To Love You More [part 3]

Take me back in the arms I love
Need me like you did before
Touch me once again
And remember when
There was no one that you wanted more

Author POV

Seminggu telah berlalu. Hari ini adalah hari yang bendebarkan bagi rin rin, karena ia ada janji dengan min hyo dan juga kyuhyun yang akan mendiskusikan konsep pernikahan mereka. Sungmin menyadari bahwa sahabatnya itu sedang gelisah. Dari pagi tak satupun pekerjaan yang bisa ia lakukan dengan baik. Seperti menerima telfon, menumpahkan kopi yang dia buat sampai salah memesan karangan bunga, untuk saja tante chaerim dan sungmin selalu siap membantunya.

Saat sungmin sedang menunjukkan foto-foto yang baru sungmin ambil di pulau jeju, masuklah hija memberi tahu bahwa min hyo sudah datang.

“rin…min hyo-sshi sudah datang…” ucap hija, mimic wajah rin rin langsung pucat dan ia hanya bilang “ o-oh, langsung masuk aja”

“apa aku keluar saja?” Tanya sungmin

“jangan, temani aku disini” ucap rin rin sambil memegang tangan sungmin dan sungmin pun meng-iyakan lalu berdiri di sebelah rin rin

“annyeong…”sapa min hyo

“annyeong min hyo-sshi…silahkan duduk” ucap rin rin berusaha untuk lebih ramah

“ne, oh ya kenalkan ini kyuhyun” ucap min hyo memperkenalkan kyuhyun. Kyuhyun yang baru masuk tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, melihat sosok gadis yang sangat ia kenal dan…disayanginya.

“annyeonghasseyo…choneun Park rin rin imnida” rin rin  berusaha ramah pada kyuhyun

“…n..ne, kyuhyun imnida” balas kyuhyun gugup

“dan ini adalah fotografer kami, sungmin”

“sungmin imnida” sungmin pun memperkenalkan diri pada kyuhyun dan min hyo

“mari, silahkan duduk” ajak rin rin

Mereka pun duduk, kyuhyun masih tertunduk, tidak berani menatapi rin rin, rasanya ia ingin segera keluar dari ruangan ini. Dan sungmin terus memeperhatikan kyuhyun dengan tatapan yang tajam.

“ini paket pernikahannya, silahkan anda lihat-lihat dulu…” ucap rin rin seraya memperlihatkan brosur

“oppa…kita mau ambil yang mana?” Tanya min hyo, tapi kyuhyun tidak menjawab,

“ehm, sebaiknya kalian diskusikan dulu saja, aku akan keluar sebentar” ucap rin rin lalu menarik sungmin keluar

Setelah keluar ruangan, rin rin langsung pergi ke toilet dan tetap masih diikuti sungmin.

“rin-ah…gwenchana yo?” Tanya sungmin dari luar

“…ne, gwenchana…” ucap rin rin dari dalam toilet

Park Rin rin POV

Setelah keluar dari ruanganku, aku langsung masuk ke toilet. Tadinya aku yakin untuk tidak menangis, tapi hati ini tidak sekuat dengan otakku.

“rin-ah…gwenchana yo?” Tanya sungmin dari luar, aku berusaha mengatur suaraku agar tidak ketahuan menangis

“…ne, gwenchana…”

Ya tuhan…3 tahun aku tidak pernah melihatnya, sekarang dia ada dihadapanku tapi bersama dengan tunangannya. Aku tahu Dia terihat sangat terkejut dan gugup, makanya aku sengaja keluar agar ia lebih leluasa berdiskusi dengan tunangannya.

Setelah aku merasa sudah baikan, aku keluar dari toilet dan sungmin masih setia berdiri menungguku. Saat aku kembali ke ruanganku, kulihat kyuhyun sudah tidak ada.

“bagaimana? Sudah diputuskan?” tanyaku

“sudah, kami akan memilih paket yang ini” ucapnya

“ooh, baiklah, lalu untuk gaun pengantinya?”

“ah ya, aku memilih gaun yang ini…” ucapnya sambil menujuk sketsa gaun pengantin yang aku buat

“hmm, okei…untuk foto prewednya mau dilakukan dimana?”

“aku ingin di taman nami, auntum sonata saja, aku hanya ingin yang simple saja” ucapnya

“baiklah…kapan akan bisa dimulai foto prewed dan mencoba gaunnya?”

“2 minggu lagi? Habis kyuhyun masih harus balik ke Singapore”

“oh, geure…tunangan anda sudah pergi duluan?” tanyaku

“iya, sepertinya dia ada urusan mendadak, kalau begitu aku permisi dulu, annyeong” pamitnya

“ne, annyeong”

***

Aku sengaja untuk pulang cepat hari ini, karena suasana di kantor yang sudah bikin aku mumet. Sungmin terus berusaha menghiburku, tapi tetap saja hati ini masih sakit.

Saat aku turun dari mobil, aku melihat seseorang sedang bersandar di samping mobilnya yang di parkir di depan rumahku. Dia menoleh padaku dan setelah ku perjelas penglihatanku ternyata dia adalah kyuhyun! OMONA~ apa yang harus aku lakukan?! Ah, aku pura-pura tidak melihatnya saja, tapi baru aku mau melangkah masuk ke rumah, dia memanggilku…

“rin rin…” panggilnya. Berat rasanya badan ini untuk berbalik menghadapnya. Aku menghela nafas panjang “ ada apa?” ucapku masih dengan memunggunginya.

“bisa kita bicara?” ucapnya

“apa yang mau kau bicarakan?” ucapku dingin

“bisakah kita bicara di tempat lain?” ucapnya, aku pun berbalik dan mencoba untuk menatapnya,

“bicara di sana saja…” ucapku lalu berjalan ke taman dekat rumahku

“cukhae…” aku memulai pembicaraan, ia menoleh padaku

“mianhamnida…” ucapnya lalu menundukkan kepalanya

“kau tahu, selama 3 tahun aku menunggumu…ku pikir suatu saat kita bisa bersama lagi, tapi…” ucapku lalu tersenyum sinis

“ini semua bukan kemauanku rin-ah, aku…masih menyimpan perasaanku padamu” ia menatapku dengan tatapan matanya yang sayu

“sudahlah…simpan perasaanmu untuk calon isterimu nanti, dia adalah jodohmu dan anggap saja diantara kita enggak pernah ada hubungan apa-apa…” ucapku lalu beranjak pergi, tapi dia menarikku ke dalam pelukannya, aku berusaha melepasnya, tapi pelukannya sangat kencang

“kyuhyun-sshi, lepaskan aku!” bentakku tapi dia tidak mendengarkannya

“saranghae…” bisiknya di telingaku membuat aku berhenti untuk memberontak, ku rasakan air mataku sudah mengalir

“saranghae…saranghae rin rin-ah” ucapnya lirih

“kau tahu betapa sakitnya aku ketika melihat orang yang aku cintai…orang yang aku harapkan akan menjadi pendampingku di altar nanti malah bersanding dengan wanita lain?!” jeritku masih dalam pelukannya

“rin-ah…”

“aku menunggumu 3 tahun kyu~ aku sudah berusaha untuk melupakanmu,tapi…tapi…” aku sudah tidak sanggup bicara lagi dan tangisanku makin kencang.

Ia melepaskan pelukannya dan mengusap air mata di pipiku “2 bulan yang lalu appa meninggal…dan dia menginginkan aku agar menikahi min hyo, anak dari sahabat appa”

“lalu kenapa kau kembali kesini?” tanyaku ketus

“min hyo yang ingin menikah disini…sungguh aku tidak ingin pernikahan ini ada, aku..”

“sudahlah, hubungan kita memang sudah berakhir…mulai sekarang dan seterusnya” potongku lalu berjalan pergi meninggalkannya.

***

Aku masuk lagi ke mobil dan pergi. Ku telfon sungmin agar menemuiku.

“rin…” panggil sungmin sambil berlari kecil ke arahku

“sini duduk” ucapku

“kau kenapa lagi?”

“…kyuhyun menemuiku”

“Mwo?! Lalu?”

“jika dia memang enggak mau menikah dengan min hyo, kenapa dia harus kembali ke sini…” ucapku dengan isakan tangis. Dengan sigap sungmin merangkul pundakku.

***

Lee sungmin POV

aku tidak tahu harus berkata apa. bibir ini seperti terkunci. Aku sudah lelah melihatnya menangis seperti ini. Jika aku bisa,aku akan lakukan apa saja agar kau bisa tersenyum rin…

“kau pasti sudah bosan melihat aku menangis kan?” ucapnya, aku memegang wajahnya dengan kedua tanganku dan berkata “iya, apa yang harus aku lakukan agar kau tidak menangis?” tanyaku, ia hanya menggeleng pelan

“kau tahu perjanjian kita saat smp dulu?” tanyaku,

“iya…lalu?”

“mianhae…aku melanggar perjanjian kita” ucapku, aku pikir inilah saatnya untuk mengungkapkan perasaanku

“sungmin-ah…”

“entah sejak kapan aku mulai mencintaimu bukan sebagai sahabat, melainkan sebagai lelaki pada wanita…rin-ah, kelemahanku adalah melihat kau menangis, aku merasa menjadi pria yang sangat bodoh jika terus membiarkan kau menangis seperti ini” jelasku

“sungmin-ah…kau…” ia terlihat sangat terkejut mendengar pernyataanku barusan

“aku akan membantumu untuk melupakannya…apa kau mau mengizinkanku untuk mengisi hatimu?”

Ia terdiam sejenak dan berkata “beri aku waktu untuk menjawabnya” ucapnya

“geure…aku tunggu jawabanmu secepatnya…” ucapku lalu mengecup keningnya

***

Park Rin rin POV

Aku masih shock dengan apa yang dikatakan sungmin barusan!. Apa yang harus aku lakukan?! Apa aku menerima tawarannya saja? tapi, memang sangat wajar dia punya perasaan lebih padaku, kami sudah bersama bertahun-tahun. Tapi dengan perasaanku sendiri, aku pun tidak tahu. Sungmin memang sangat baik padaku, dia rela melepas pekerjaannya di new York demi menemaniku disini menjadi fotografer di WO milikku.

“sungmin-ah…ottokhae…” aku terus memikirkannya sampai-sampai aku tidak bisa tidur.

Aku ke kamar ra ra, untungnya dia belum tidur…

“ra?” panggilku di depan pintu

“Ne? masuk aja onn” ucapnya, lalu aku masuk ke kamarnya, kulihat dia masih asik didepan laptopnya

“onni belum tidur?” tanyanya

“gak bisa…kau masih chattingan sama kibum?”

“iya, hehe..abis jam segini dia baru ada waktu untukku”

“ooh…”

Oh ya, kibum itu adalah pacar adikku. Mereka sudah berpacaran selama 2 tahun. Kibum saat ini sedang meneruskan studinya di kanada dan dengan setia ra ra menunggunya. Ahh seandainya aku bisa seperti ra ra.

“kenapa gak bisa tidur?” Tanya ra ra, aku duduk disebelahnya,

“hhhh…aku pusing ra…”

“onni…aku tahu ini pasti berat banget buat onni…” ucapnya sambil merangkul pundakku

“ehmm, tadi kyuhyun menemuiku”

“jinca?? Berani sekali dia”

“aku tahu dia masih mencintaiku, begitu juga aku…aku kesal dengannya, kenapa dia harus balik lagi kesini, kenapa dia enggak nikah aja di Singapore…” ucapku yang menangis *lagi*

“onni…kenapa dari awal menerima project itu, kau juga kan yang tersiksa…”

“arraseo…tapi, tadi sungmin menyatakan cinta padaku, tapi aku tidak tahu harus bilang apa..”

“aigo~ kau itu sebenarnya beruntung onn, ada sungmin oppa yang sangat baik padamu…kalau menurutku sih kau harus menerima sungmin oppa, dia itu adalah pria yang sangat baik onn…” ucapnya meyakikan diriku

“begitukah? Tapi apa aku bisa membalas cintanya…”

“kau itu sudah bersahabat dari kecil…pasti ada rasa sayang untuknya, mulailah untuk mencintainya dan melupakan kyuhyun…”

“hmm, akan aku coba…gomawo…” ucapku sambil mengacak rambutnya pelan lalu berbalik kembali ke kamarku

“ne..onni, HWAITING !!!”  panggilnya lagi dan menyemangatiku

“ne..HWAITING!!…tidurlah, besok kau harus membantuku”

“arraseo onni, hehe”

***

Author POV

Keesokan harinya. Rin rin melakukan aktifitas seperti biasanya. Pikiran dan hatinya sudah lebih fresh. Ia datang ke kantor dengan menyunggingkan senyuman di bibirnya.

“pagi tan…” sapa rin rin pada tantenya yang sedang sibuk memilih bahan

“pagi..eh, sepertinya hari ini kau lebih fresh”

“haha, memang harus begitu kan tan..oh ya, sungmin sudah datang?”

“sepertinya belum, kenapa?”

“aniyo, aku hanya ada perlu dengannya, sudah ya…”

“ne…” ucap tante chaerim

***

“rin?” panggil sungmin dari depan pintu

“haii…tumben jam segini baru datang?”

“hehe, abis ada urusan bentar” ucapnya lalu masuk ke ruangan rin rin

“temenin aku makan…” ajak rin rin yang lalu menarik sungmin

“n..ne?”

“udah ayook, aku udah laper banget nih”

Sungmin pun  menuruti ajakan rin rin. Sesampainya di restoran, enggak tanggung-tanggung rin rin mesen boodae chigae dalam porsi yang jumbo, sampai sungmin pun bingung melihat sahabatnya itu.

“kau yakin bisa menghabiskan mie itu?” Tanya sungmin ragu

“tentu saja…hehe”

Sungmin tersenyum lega, karena bisa melihat rin rin  bisa tertawa lagi.

Setelah makan, mereka tidak langsung kembali ke kantor, karena rin rin mengajak sungmin untuk membeli es krim.

“aigoo~ kau ini, makan es krim sampai belepotan gituh” ucap sungmin sambil membersihkan sisa es krim di sudut bibir rin rin

“sungmin-ah…”

“ne?”

“ehmm…apa aku boleh menjawab pertanyaanmu yang semalam?” Tanya rin rin

“bo..boleh, apa jawabanmu?” sungmin sedikit takut dengan jawaban yang akan diberikan rin rin

“saranghae…” ucap rin rin malu

“M..Mwo?!”

“lee sungmin, aku mau menjadi pacarmu” ucap rin rin lantang membuat sungmin tertawa dan mencubit kedua pipi rin rin

“aduuh, sakiittt” sambil mengelus pipinya

“hahaha, gomawo rin-ah”

“aku yang harus berterimakasih padamu dan teruslah berada disampingku, arraseo?” pinta rin rin

“ne, aku akan selalu berada disampingmu…my jagiya, hehe”

“bhahaha, aneh mendengar kau memanggilku jagiya”

“yaah, kau belum terbiasa, sudah yuk kita balik ke kantor…”

“eehh, tapi jangan bilang sama orang di butik ya”

“waeyo?”

“hehe, biar mereka tahu sendiri saja, oke?”

“iya, terserahmu lah” ucap sungmin lalu menggandeng tangan rin rin

‘aku janji rin, aku akan selalu berada disampingmu…’ batin sungmin

***

Pagi hari dirumah rin rin…

Drrrrtt handphone rin rin bergetar

Sender : Sungmin-a

Heii, keluarlah dari kamar, sampai kapan kau mau tidur? ^^,

From : me

Mwo?! Kau ada dimana?!

Sender : sungmin-a

Sedang mencicipi masakan ibumu, hehe

“aigo~ rajin sekali anak itu, pagi-pagi udah numpang sarapan, haha” ucap rin rin yang baru saja selesai berpakaian lalu turun kebawah

“hyaa~ sedang apa kau?” Tanya rin rin yang melihat sungmin lagi asik ngebantu ibu rin rin menyiapkan sarapan

“menyiapkan sarapan…seharusnya kau yang membantu” cibirnya

“iya rin-ah…kau itu bagaimana, sungmin sudah datang pagi sekali, kau malah masih asik tidur” timpa ibu rin rin

“arraseo, kalian memang paling bisa mencibirku” balas rin rin lalu duduk di meja makan

“haii oppa” sapa ra ra yang juga baru turun

“hei ra..”

“omma, kayaknya mulai sekarang kau harus menyiapkan porsi sarapan lebih deh”

“loh memang kenapa?” Tanya ibunya heran

“kayaknya setiap hari kita bakal kedatangan tamu nih..” ledek ra ra sambil melihat rin rin dan sungmin

“maksudnya?” Tanya ibunya masih bingung

“tuh, “ tunjuk ra ra pada rin rin dan sungmin masih-masing diam karena malu

“benarkah? Kalian jadian?” Tanya ibu rin rin

“hehe” rin rin hanya bisa tertawa, tapi ibunya terlihat sangat senang mengetahui rin rin mempunyai pacar, apalagi lelaki itu adalah sungmin.

“aigo~ selamat ya…kenapa enggak dari dulu aja sih kalian jadian, haha” ucap ibu rin rin senang

“eh? Hehe” sungmin hanya bisa tertawa garing

***

“hari ini kita mau kemana?” Tanya sungmin yang sedang bersiap-siap

“hmm…aku harus ke florist, percetakan undangan dan membeli bahan gaun”

“oke, ayo jalan…”

“naik motor?” Tanya rin rin heran

“iya, lebih hemat waktu”

“ehm, okeii”

Sungmin melaju motornya pelan, dan rin rin berpegangan erat di pinggang sungmin. Tapi ada sepasang mata melihat kea rah mereka tajam.

***

Kyuhyun POV

Miris hatiku melihat ia bersama dengan sungmin. Aku tahu dia itu sahabat rin rin, Dulu rin rin pernah menceritakannya padaku.

Aku sangat merasa bersalah padanya. Dulu aku meminta padanya untuk menungguku, tapi aku malah menyakiti hatinya. Ahh, seandainya aku bisa menolak pernikahan ini, aku juga tidak mau pernikahan ini terjadi. ‘rin…aku masih sangat mencintaimu…’

Kriiiiiinggg

“yeobseyo?”

“oppa, hari ini jadi ke tempat rin rin-sshi lagi kan?”

“ne…” jawabku malas

“kita langsung ketemu disana saja ya”

“hmm”

Sesampainya di butik rin rin…

Aku melihat rin rin sedang sibuk memilih-milih gaun dengan min hyo. Sekarang, Dia terlihat makin cantik. rin, aku ingin sekali berbincang denganmu seperti dulu…

“oppa, baru datang?” Tanya min hyo membuyarkan lamunanku

“ne…”

“ini…silahkan bisa di coba gaun dan tuxedonya” ucap rin rin seraya memberikan tuxedo untukku dan min hyo.

Author POV

Kyuhyun keluar terlebih dahulu sedangkan min hyo masih memakai gaun di dalam. “ehm, maaf…” ucap rin rin lalu membenarkan dasi kyuhyun yang miring. Kyuhyun hanya terdiam dan memandang rin rin dalam, sedangkan rin rin masih serius membetulkan posisi dasinya, meski jantung rin rin berdegup sangat kencang.

“nah, sudah benar posisinya…” ucap rin rin, tapi tangannya reflex di pegang oleh kyuhyun “kyu..kyuhyun-sshi”

BRAKK

Tirai terbuka, rin rin langsung menarik tangannya dari genggaman kyuhyun dan beralih pada min hyo. “ waah, gaunnya sangat pas dan cocok” puji rin rin tulus “gomawo, aku sangat suka dengan gaun ini” balas min hyo

“foto yuk” ajak rin rin

setelah sesi pemotretan, kini mereka sedang mendiskusikan dekorasi gedung. “rin..” panggil sungmin sambil menghampiri rin rin dan tidak lupa mengecup pipi rin rin yang membuat mata kyuhyun melebar. (O.O)?

”aih~ kalian memang pasangan yang cocok” celetuk min hyo

”e..eh?” rin ri jadi salah tingkah

”kalian memang berpacaran kan?” tanya min hyo, ”hehe, iya…” jawab sungmin santai yang sukses membuat kyuhyun tambah shock tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya bisa diam memperhatikan mereka.

”waah, kapan nyusul nih?” min hyo bertanya lagi

”eeh? Nyusul?!” ucap rin rin dan sungmin kompak

To Be Continue…


Cuap-cuap author :
Haaaiiiii~~ hho,
Oh ya, foto yang ada gambar gaun pengantinnya tu Cuma buat gambaran gaun yang bakal dipake ama min hyo, tadinya mukanya mau diburemin, tapi kayaknya gak usah deh *anggep aja ntu model yakk* Semoga hidangan fanfic ini bisa menghibur para readers yoo, hehe
Daaaan, jangan lupa tinggalkan komen dari kalian yaa..
Makasii,.😉

39 thoughts on “To Love You More [part 3]

  1. dhikae berkata:

    umin ma rin rin emg jdoh kyknya tuh…
    tuh kan si kyu nyesel…
    makanya jgn cpt2 kawin… *kyu: ikut cmpur ja si lo reader??
    hahaha
    lanjut eonnie… aku msh pnsaran kpn umin n rin rin brstu…
    hahai

    • dhikae berkata:

      hahaha iya tkanan batin bwt authornya…
      antar kyu ma umin kan ssah dipilih..
      hahahaha
      gpp kok
      slmt bingung yah eonnie.. *digaplok bolak – balik
      aku stia nunggu ffmu kok…🙂

  2. annyeong… nyu rider nih… hehe….
    kyuhyun kapok lo… nggak cepet ngenalin rinrin k appax c.. *sotak*
    lanjut, thor… *author: tar tor tar tor..*

  3. ~*ChoKyuLate*~ berkata:

    hai onn ! *ditta : onn ? emg umur lo brapa ?* -lol-
    hadu.hadu ~
    makin bgz aja nie ff🙂
    Lanjutkan ! Lebih cepat lebih baik ! -lol-😀

  4. rawrr~ xD
    yah…bingung saia mau komen apaan -.-a
    ah, itu rin rin ama umin ajalah~
    kyu ama saia *dijitak dita onn ganti2 cast*
    monggo dilanjut onn~

  5. Ami_cutie berkata:

    haduh..saia ga bisa bikin cerita romantis kayak gini..
    keren eonn…lebih dari keren pokoknya!
    lanjuuuttt

  6. yeyyyy! rin-rin sama sungmin😀 *pelukcium eunhyuk* (?)
    bagus thor,ffnya daebaaaak!
    udah sama sungmin aja,baik gitu -_-
    walaupun kyu juga baik,tapi kasian sungmin kalo lagi* dia harus ngalah sama kyu *cerewet banget ni anak banyak komen*
    ^^

  7. wkwkwk,. iiya nih kapan nyusul? haahaha
    ngundang” yah,. haha
    wuah kyu sakit ati,. wkwkwk
    emg’a enak,. hahah
    udh rin sma umin aja seperti yg d’katakan sih rara.. hahah

  8. sumpah, baca part yang ini jantung aku dag dig dug der . . .
    ikutan shock kaya kyu. sakit banget orang yang kita sayang malah melupakan kita dan jadian sama orang lain.

  9. fahmalovesieunteuk berkata:

    tuuh rasaain kyu.. akhirnya si rin jtuh kepelukan umin kaan :p
    jaahaat sii ngombang ambingiin persaan org lama bgd
    makiin deg2an pnasran ma end ny crta inii kyak apaa :0
    lnjuut bacaa oeen😀

  10. HalcaliGaemKyu berkata:

    Asik asik asik…
    Seru bgt chingu… Keke
    kyknya ada yg lg kebakar emosi nih haha..
    Cemburu nih ye… Makanya bang..jgn srh org nunggu klo dikau sendiri gk bakal dateng
    #ditabok
    lanjut!!!

  11. raraa berkata:

    nah lo kyu , kamunya juga sih gag bisa mempertahankan cintamu sama rin rin .

    Kalau udah gini apa yng kamu lakuin ?
    Kalau udah tau rin rin sama sungmin pacaran

  12. Ehh bntar deh , aq bru sadar ternyata ff ini uda lama banget , 4 tahun yg lalu , aigoo bru nyadar , kkkkk
    telat banget baca nya , hehehe
    ehm kyu km emang paling ahli deh memporak poranda kan hati wanita #eeaaaaaa
    ehm kalian berdua ngrjalanin hubungan am pasangan masing” tp hati kalian masih saling sayang , hadeuh gg kebayang sakit nya kayak apa:/
    tp kl jodoh gg akan kemana kok🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s