.:Boys Next Door:.

Mokpo…

“eun ja-ya, kalau disana jangan suka merepotkan mereka ya..”

“ne omma, tenang saja”

”dan 1 lagi, selalu turuti perintah dan aturan mereka, arrachi?”

”arraseo omma, aku jalan ya, annyeong” ucapku sambil memeluk omma

”ne, jika sudah sampai, kabar omma disini”

”siap boss,. Hehe…sampaikan salamku untuk appa dan kangsan ya”

”ne~~”

’seoul..i’m comming !! hho’

annyeong, namaku park eun ja, 20 tahun. Hari ini aku berangkat ke seoul untuk kuliah disana dengan beasiswa yang kudapat. Disana aku akan tinggal bersama keluarga Lee. Dulu keluarga Lee dan keluarga kami bertetanggaan sangat dekat dan aku sering juga bermain dengan kedua anak lelaki mereka. Tapi 10 tahun yang lalu mereka pindah ke seoul karena pekerjaan Lee ahjussi.

Semenjak Lee ahjumma tahu aku kuliah ditempat yang sama dengan anak-anak mereka, aku di ajak untuk tinggal bersama mereka di sana, yah itung-itung menghemat biaya. Hehe…

Memang sudah lama sekali aku tidak pernah bertemu dengan mereka. Apa kabarnya mereka yah? Apa mereka masih ingat padaku?? …

***

Seoul..

aku menyusuri jalanan. Dengan bermodalkan kertas berisi alamat tempat tinggal mereka, aku mencari rumah mereka. Tiba-tiba…

CRRROOOOTTT *gak enak amat bahasanya*

”aaahh, baju baruku !!” seseorang dengan motornya berjalan ngebut sampai aku kecipratan kubangan air yang berada didepanku

”HYAA!! KALAU JALAN LIAT-LIAT !!” aku mencoba untuk teriak, tapi percuma, motornya kencang sekali. Tapi aku ingat plat nomor dan model motornya. Awas saja akan kubalas jika ketemu. Ugh !!

”aegesshi, gwenchana yo?” tanya seorang namja yang lewat dari belakangku

”eh, ne…gwenchana”

”pakai ini” ia menyodorkan sapu tangannya padaku

”kamsahamnida” aku membungkukkan badan, tapi setelah aku perhatikan wajahnya, sepetinya aku mengenalnya, dia…”leeteuk oppa?!”

”eh? Kau…ah, eun ja?”

”benar kau leeteuk oppa?!”

”iya, waah, apa kabar, tidak menyangka bisa bertemu disini”

”hehe…” aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Aku perhatikan penampilannya sekarang, sangat berbeda, dia…terlihat lebih tampan !! hoho.

”ku kira kau akan tersesat”

”untung saja tidak oppa, tapi aku masih bingung mencari rumahmu”

”sudah dekat dari sini, ayo…” ucapnya sambil mengambil salah satu tas yang aku bawa.

Rumahnya tidak terlalu jauh, hanya 3 blok dari tempatku tadi. Kami sampai didepan rumah yang ukurannnya tidak begitu luas namun terlihat sangat asri dengan taman bunga didepannya.

”nahh, kita sudah sampai” ucap leeteuk oppa

”waah, cantiknya…pasti ahjumma yang merawatnya” pujiku

”haha, bersama aku juga, ayo masuk”

”omma, lihat siapa yang datang…” ucap leeteuk oppa

”eun ja?! Aduuh, apa kabarnya?” ucap lee ahjumma dari dapur

”baik ahjumma…”

”aku takut kau akan kesasar disini, tapi syukurlah kau sampai dengan selamat, kalian bertemu dijalan?”

”ne ahjumma, untung saja bertemu dengan leeteuk oppa, hehe”

”baguslah, eh tapi kenapa bajumu kotor?”

”aah, tadi aku kecipratan”

”hmm, yasudah kau mandi dan istirahat, pasti lelah sekali..teuki, antar eun ja ke kamarnya ya”

”ne omma…”

”nahh, ini kamarmu, kamar mandi ada di sana ya dan istirahatlah” tunjuk leeteuk oppa

”ne, gomawo oppa…”

***

setelah mandi dan membereskan pakaianku, aku turun ke bawah.

”ahjumma, ini dari omma…” ucapku seraya memberikan bungkusan dari omma

”waah, terimakasih yah, kau sudah mengabari ibumu disana?” tanyanya yang sambil mengaduk kimchi

”sudah, mereka kirim salam padamu…hmmm dimana leeteuk oppa dan yang lainnya?”

”leeteuk sedang menyiram tanaman diluar, kalau ayahnya sedang dinas…”

”donghae?”

”dia dari kemarin belum pulang, paling menginap dirumah temannya, hhh..anak itu makin besar, makin tidak bisa dibilangin”

”haha, memang masih nakal seperti dulu ahjumma?”

”iya, sering pulang malam, nari-nari enggak jelas, mending kakaknya teuki, dia anak rumahan..haha”

”ooh,kalau gitu, aku kedepan dulu ya”

”ah ya, sekalian lihat koleksi bunga ahjumma ya..”

”ne” ucapku lalu menghampiri leeteuk oppa yang sedang asik menyiram tanaman.

”hai oppa…” sapaku

”eh, tidak istirahat?”

”hmm, sudah tadi, hanya tiduran saja, hehe..wah, bunganya cantik sekali” pujiku pada salah satu bunga mawar yang ada di pot yang terpisah

”itu bunga kesayangan ibuku, makanya sangat dirawat”

”ooh, sini, ku bantu oppa…” aku mengambil selang dari genggamannya dan mulai menyiram,

”kalau bunga yang kecil, sedikit saja dan dengan arus air yang kecil menyiramnya, karena dahan dan tangkainya gampang patah” jelasnya

”arraseo, kau tahu banyak hal tentang tanaman ya?”

”yah, lumayan…aku sering menemani omma bertanam”

”hmmm” aku hanya manggut-manggut kepala.

”nah, sudah selesai semua..” leeteuk oppa membereskan selang yang dipakai lalu mengajakku duduk di gazebo samping taman.

” kau ingat tidak saat kita lagi asik bermain dipinggir laut?” sesaat aku mengingat masa kecil kami

”ah ya…pas ada ubur-ubur yang dikira donghae itu plastik, padahal sudah aku bilangin, tapi tetep aja dipegang, alhasil badannya gatal-gatal semua,”

”hahaaa, aku ingat sekali ekspresi wajahnya yang seperti itu…lucu sekali”

”hmmm, kau banyak berubah eun ja”

”ne?”

”ya, 10 tahun tidak bertemu kau tumbuh menjadi gadis yang cantik…” puji leeteuk oppa.

CESSS

Wajahku merah padam karena pujiannya. Dia ini kalau memuji tidak tanggung-tanggung.

”hehe, masa iya? aku ini kan enggak ada femininnya sama sekali” ucapku. Memang penampilanku jauh dari kesan feminim. (>///<) !!

”meski kau tidak feminim, kau masih terihat manis..”

”haha, oppa bisa saja…oh ya apa oppa masih ingat tentang permintaan yang selalu aku ucapkan padamu?”

”ucapan…*mikir*…ah ya, kau ingin menjadi pengantinku kan?”

”hehe, kau masih ingat juga…”

”tentu, saat aku bilang ingin menjadi isteriku, donghae pasti langsung marah besar, haha”

”oh ya, ngomong-ngomong dimana bocah itu?”

”biasanya jam segini dia lagi jalan sama eunhyuk, sahabatnya”

”ooh…”

”kau penasaran ingin bertemu ya?” ledek leeteuk oppa

”haha, aku hanya penasaran saja, habis kata ahjumma dia itu tambah nakal ya…”

”hmm, memang, eh, kalian 1 universitas kan?”

”jinca?”

”iya, donghae juga di seoul Univ. Tapi 1 tingkat diatasmu”

”ooh…”

”jadi kalau ada perlu apa-apa tanya dia saja…”

”ne, arraseo, tapi oppa kuliah dimana?”

”juga disana, tapi sudah hampir selesai, lagi menyusun skripsi..”

”ooh…”

***

Setelah selesai makan malam. Aku masuk ke kamar, sengaja untuk tidur lebih cepat karena aku tidak ingin telat dihari pertamaku di kampus. Aku melewati kamar donghae yang berada tepat disebelah kamarku. ’hmmm, kemana anak itu yah?’

—–

Pagi harinya, saat aku mau berbalik, kurasakan tempat tidur ini jadi lebih sempit. Dan saat berbalik, aku mengucek mataku, kulihat seseorang sedang tertidur pulas !!!

”KYAAA!!!” sontak aku berteriak sampai dia jatuh dan dia hanya memakai boxernya !!

GUBRAK

”HYAA!! Apa yang kau lakukan dikamarku?!!” teriakku lagi

”HEI !! ini kamar…” dia melihat keadaan sekitar

”apa?! Ini kamarku!!” sakutku tidak mau kalah

”kau..kau…” ucapnya gagap

”eun ja, ada ap…DONGHAE?!” leeteuk oppa sudah berdiri didepan pintu kamarku

”oppa, orang ini salah masuk kamar” ucapku ketus

”hya~ donghae, kenapa bisa salah kamar gitu sih?!”

”kamarku berantakan, jadi aku ke kamar yang ini, lagian mana aku tahu jika kamar ini ada orangnya” ucapnya sambil mengambil bajunya dan keluar dari kamarku begitu saja

”aish ! kau ini…eun ja-ya gwenchanayo?”

”ne oppa…” balasku lesu

”pasti dia habis minum-minum lagi semalam, maafkan dia ya…oh ya mandilah, habis itu kita sarapan”

”ne, gomawo oppa…”

BLAM

’cih! Kenapa dengan anak itu, apa dia sama sekali tidak mengenaliku!mana tidak minta maaf lagi!’ umpatku dalam hati

***

Setelah rapi, aku turun ke bawah. Di meja makan sudah ada leeteuk oppa, ahjumma dan donghae yang sedang berkutat dengan lauk dihadapannya.

”pagi semua” sapaku

”pagi eun ja, ayo sarapan” ucap ahjumma dan aku mengambil tempat di sebelah leeteuk oppa.

”nanti berangkatnya bareng sama donghae saja” ucap ahjumma

”Mwo?!” donghae tersentak kaget

”kenapa? Kalian kan 1 kampus, lagi pula eun ja belum begitu mengenal seoul” jelas ahjumma, aku hanya diam saja.

”ne..arraseo” ucapnya tapi sama sekali tidak melihatku.

—–

Setelah selesai sarapan kami pun bersiap untuk jalan. Donghae berjalan menuju motornya dan aku mengekornya dari belakang. Ia mengeluarkan motor dari garasi samping, keluarlah motoh tiger berwarna merah, eh..tapi sepertinya aku pernah melihat motor itu, tapi dimana yaa…*mikir*

”ayo cepat naik…” ucapnya sambil menyerahkan helm padaku

”ah ya! Aku ingat !” teriakku

”hei, kau ini suka banget teriak sih”

”hya! Kemarin kau yang buat baju kesayanganku kotor!”

”mwo? Apa maksudmu?”

”kau tidak ingat? Kemarin siang kau jalan ngebut sampai melewati genangan air yang menyiprat ke bajuku!”

”oh ya? Aku tidak tau…” balasnya cuek

”aish ! kau ini, minta maaf kek”

”hei, aku tidak tahu…cepat kalau mau pergi, aku tidak punya banyak waktu tau!”

’cih~ kenapa jadi dia yang lebih galak, harusnya aku yang marah’ umpatku dalam hati. Dengan wajah yang cemberut aku naik di belakangnya, ”pegangan…”

”ne?” belum saja aku mendengar dengan jelas dia ngomong apa, dia langsung menancap gas tinggi. Mau tidak mau aku memegang pinggangnya sangat erat. (>.<)

—-

Sesampainya di parkiran kampus…

PLAK !!

Aku memukul kepalanya yang masih memakai helm.

”HYAA!! Kenapa memukulku?!” omelnya lalu melepas helmnya

”kau itu kalau mau mati jangan ajak aku, aku masih mau ngerasain kuliah”

”MWO?!”

”donghae pabo !!” ucapku ketus lalu meninggalkannya, ”huft~ semoga ini bukan awal yang buruk di hari pertamaku tuhaaan~” aku bicara pada diri sendiri.

***

Mata kuliah hari ini berjalan lancar. Anak-anak di kelas ini juga sangat ramah, terutama minzi, sejak tadi dia bercerita banyak tentang seoul.

”eun ja-ya, mau ku ajak berkeliling?”

”keliling kemana?”

”sekitar kampus, biar kau lebih tahu tentang seoul”

”jinca? Huwaa, jeongmal gomawoyo minzi, hhe”

”ayo jalan..”

Aku pun berjalan dengan minzi. Saat ingin keluar gerbang, aku melihat donghae sedang nge-dance dengan beberapa teman lelakinya.

”cih! Anak itu lagi…” ucapku

”kenapa eun ja?”

”ah, aniyo, aku hanya lagi kesal dengan seseorang” ucapku dengan menatap donghae dari jauh

”oh, donghae sunbae…”

”kau kenal?”

”siapa yang enggak tahu donghae sunbae, dia itu salah satu dancer terbaik yang pernah kukenal” jelasnya semangat

”ooh, apa dia sangat terkenal?”

”iya, apalagi hyungnya, leeteuk sunbae…”

”kau juga tahu leeteuk…?”

”iya, banyak yang menyukainya di kampus ini” jelasnya lagi. Yah memang wajar leeteuk oppa banyak yang suka. Dia orangnya sangat ramah dan baik, dan wajar juga jika aku pun menyukainya sejak dulu…

”hei, kok melamun?” tegur minzi

”eh, aniyo, ayo jalan…”

”tapi kenapa kau kesal dengannya??”

”hanya ada insiden kecil kemarin, bajuku kecipratan motornya, tapi dia tidak mau bertanggung jawab…”

—-

”jadi kau tinggal 1 atap dengan mereka?!” ucap minzi sedikit terkejut. Saat ini kami sedang berada di cafe seberang kampus. Cafe disini lumayan nyaman, dengan dekorasi ruangan yang bernuansa vintage.

”iya, mereka teman masa kecilku sewaktu di mokpo. Setelah ahjumma tahu aku akan kuliah disini, ia menyuruhku untuk tinggal disana deh” jawabku santai

”waah, kau sangat beruntung eun ja” ucapnya dengan berbinar

”hah? Maksudmu?”

”iya, di kampus banyak yang menyukai donghae dan leeteuk sunbae…mereka kakak-beradik, tapi keduanya mempunyai sifat yang sangat bertolak belakang…”

”ya, sangat berbeda…” ucapku mantab.

***

tidak terasa 3 bulan berlalu. Aku sudah merasa betah tinggal di seoul. Meski tiap hari selalu saja dihiasi dengan pertengkaranku dengan donghae !! hu’uh, aku heran dengan anak itu, enggak bisa buat hidupku tenang. Tapi untungnya ada leeteuk oppa yang selalu membelaku, kekekeke…

—-

BRAK

”appa kecewa denganmu donghae-ya…” ucap lee ahjussi setelah melihat transkrip nilai donghae, sedangkan orangnya hanya menunduk saja.

Saat ini Kami sedang duduk diruang tamu, sedang menginterogasi donghae !!

”appa sudah memberi kebebasan untukmu, tapi kau menyia-nyiakan apa yang appa berikan…” lanjut lee ahjussi

”mianhae appa…” ucap donghae lirih

”mulai sekarang berhenti menari yang enggak jelas itu dan serius belajar!” ucap lee ahjussi tegas

”mwo?! Appa, sebentar lagi aku akan ada kompetisi”

”kau masih berani menentang appa, setelah nilaimu yang turun drastis”

”ne, arraseo appa…”

”dan 1 lagi, karena kau mengulang pelajaran yang sama dengan eun ja, kau harus belajar banyak darinya, eun ja-ya tolong kau bimbing donghae, aku percayakan donghae padamu” ujar lee ahjussi yang sukses membuat mulutku menganga lebar. Kenapa namaku dibawa-bawa?! (=O=)?

”mwo?!” sentak donghae

”n..ne..ahjussi…” ucapku pasrah

”appa, aku bisa belajar sendiri kok” donghae tetap menolak

”apa jaminannya? Kau harus buktikan, kau harus meraih IPK setidaknya 3.7”

”ti..tiga koma tujuh?!” donghae tambah kaget

”sudah, sana kau belajar, eun ja, ahjussi mohon bantuanmu ya” ucap ahjussi lalu meninggalkan duduknya dan masuk ke kamar. Sekarnag hanya tinggal aku, donghae dan leeteuk oppa.

”sudahlah donghae-ya, kau belajar yang benar..”

”AISH !!” ia pun langsung masuk ke kamarnya

”huft~~” aku menghela nafas panjang

”fighting eun ja-ya..” ucap leeteuk oppa sambil mengusap rambutku pelan

“hmm, ne oppa…” ucapku lesu

***

Aku berjalan masuk ke kamarku dengan wajah lesu. Hmm, mengajarinya sama saja membuatku mati perlahan… ”omma, kuatkanlah anaku ini” ucapku pada diri sendiri sambil mengadahkan kedua tanganku.

Lalu…

BRAK

BLAM

Donghae masuk dan langsung tiduran di ranjangku dan mengambil rubik yang ada di meja samping tempat tidurku.

”hei, kau mau apa?” tanyaku ketus

”kau tadi dengar kata appa kan ? kau harus buat agar aku mendapat IP 3.70 ” ujarnya cuek

”hya! Bukan aku, tapi karena usaha dari dirimu sendiri…” ucapku lalu duduk di meja belajar

“yaudah, ajari aku tentang ini…” ujarnya sambil melempar buku sastra inggris.

‘huft~ sepertinya aku akan melewati malam yang panjang’ batinku.

To Be Continue

Cuap-cuap Author :
haluuu~~ hehehe,
ff ini terinspirasi dari sebuah komik yang berjudul sunshine on your hair, tapi saya ngambil dari kisah percintaannya aja, selain itu murni dari otak saya, mian kalo ceritanya garing, tapi selama menikmat yaa, semoga sukaaa,.
setelah baca, jangan bosen-bosen untuk komen yaahh… d(^.^)b
~gomawo~

26 thoughts on “.:Boys Next Door:.

  1. dhikae berkata:

    wuahhh ksh cnta sgita nih bkl jdinya *mulai ngarang ndiri
    sini hae aku ajarin kmu ja *diplototin elfish
    hahahaha lanjut eonn..
    seruuu

  2. hyunnie berkata:

    waaahh..
    bakal ada perang dunia ke-3 ni mah klo eunja ngajarin hae..
    ujung2nya pasti berantem..
    ckckck..
    penasaran nih ma lanjutannya..
    ayo lanjut2..

  3. hyukbumnik berkata:

    aku abis liat poto hae di skip beat jd feelnya dapet pisan baca ini hahaha
    keren eon. typo di kuatkan anaku harusnya anakmu kurang m eon🙂

  4. suka,,suka,,suka,,, paling suka sama cerita yang tokohnya badboy🙂 muehehehehehehe

    haeppa te2p ya… mainnya sama Eunppa… haduu~h cemburu saya

    #lanjut baca next chapter dulu aa~hhh🙂

  5. NieTeuk Mutzy berkata:

    Donghae…..jutek,gak cocok akh swMi ak khan org’x baik hti,tdk smbng,lucu,imut” gmNa gto_he….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s