Endless Love [Part 2]

Lee Corp.

“huijangnim…proposal kita telah diterima oleh investor dari china” lapor asisten donghae,

“hmm, kapan bisa dimulai presentasinya?”

“5 hari lagi”

“bagus, siapkan presentasi sebaik mungkin, Karena saingan kita kali ini sangat berat”

“algaesseumnida huijangnim” ucap asisten donghae dan keluar dari ruangannya.

Donghae tersenyum kecil sambil menatap sebuah bingkai foto, foto 5 tahun yang lalu. Dalam foto itu ia sedang tersenyum bahagia bersama seorang wanita yang juga seumuran dengannya.

“choi siwon-sshi…kali ini aku tidak akan kalah!” seru donghae pelan.

***

Kyunghee University…

“baiklah, jika tidak ada pertanyaan, saya akhiri kuliah hari ini” ucap Jungsoo sosaengnim,

“ne~ sosaengnim” koor 1 kelas. Rin rin memasukkan buku kedalam tas selempangnya dan keluar kelas. Ini hari pertamanya masuk kuliah.

“ehem…kyumi-sshi?” rin rin memanggil gadis yang duduk di depannya,

“wae?”

“bolehkah aku meminta tolong?”

“apa?” tanyanya ramah

“aku belum tahu benar seluk beluk kampus…”

“ooh, arraseo, ayo aku antar keliling kampus, setelah ini kita sudah tidak ada jadwal kan?”

“gomawoyo…”

“ne, khaza…”

Kyumi menemani rin rin mengelilingi kampus. Saat mereka sedang duduk di sudut taman kampus, rin rin melihat lelaki kemarin tapi kali ini dengan wanita yang berbeda.

“aish! Ternyata benar memang playboy” gumam rin rin

“wae?”

“ah…aniyo” ucap rin rin, kyumi bisa menangkap pandangan rin rin yang sedang melihat kyuhyun sedang mencoba merayu wanita,

“ooh, kyuhyun…dia memang playboy di kampus ini, dia tampan dan kaya sih, tapi sifat ke-playboy-annya itu, huft~ ampun deh”

“maksudnya?”

“dia bisa menakhlukkan wanita hanya dalam 1 hari, hati-hati, jangan sampai kau jadi korbannya” ucap kyumi serius

“haha, arraseo…lagian Cuma playboy kacangan”

“hihi…tapi dia itu sangat berkebalikan dengan kedua sahabatnya”

“oh ya? Memang kenapa?”

“mereka itu di kampus dapat julukan 3 serangkai, kyuhyun, changmin dan minho…”

“minho…choi minho?”

“iya, kau kenal?”

“ne…dia adik dari calon kakak ipar-ku”

“aah…”

“lalu?”

“hmm…kalau kyuhyun itu playboy banget, berbeda dengan changmin…dia paling dingin dengan perempuan, tidak pernah berpacaran, kerjaannya hanya ke perpus saja, selalu jadi tumpuan kedua sahabatnya” jelas kyumi semangat, rin rin hanya tersenyum melihatnya, “wa..waeyo rin-ah?”

“aniyo~ kau menyukai changmin?”

“eh…hehehee” kyumi hanya bisa tertawa garing dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal,

“kalau dia memang sangat dingin terhadap perempuan, kau harus meluluhkan hatinya”

“aku sedang berusaha, itu juga akan membantunya kan?”

“yap! HWAITING KYUMI-YA !!” rin rin menyemangati kyumi,

“ne…semoga cintaku terbalaskan..”

“lalu, bagaimana dengan minho?”

“minho itu juga sangat pintar tapi pendiam sekali, aku sih tidak begitu tahu tentangnya”

“hoo…” rin rin hanya bisa menganggukkan kepalanya.

***

Sementara itu, di kantin kampus, minho dan changmin sedang asik mengobrol, datanglah kyuhyun.

“hei !!” kyuhyun langsung mengambil posisi ditengan mereka,

“dari mana saja kau?” Tanya minho

“biasa…hehe”

“aish! Kau ini, tidak pernah puas apa?” seru changmin,

“belum, habis aku mendapatkan yang cocok untukku, lagian kau sendiri kenapa sampai saat ini masih betah sendiri?”

“changmin itu tidak bisa disentuh perempuan, kyunie-ah” sambar minho

“tidak bisa disentuh atau takut dengan makhluk indah itu?”

“hya~ kalian ini….” changmin merasa semakin terpojok,

“hahaaa…” minho dan kyuhyun hanya bisa tertawa melihat tingkah sahabatnya yang satu itu.

***

Choi Corp…

“siwon?” minna celingak-celinguk mencari –pacarnya itu di ruangannya. Ia menemukan siwon sedang duduk di tempatnya menghadap balkon ruangan dan tertidur. Minna tersenyum kecil mendekatinya perlahan. “oppa…” minna membangunkan siwon pelan, “ehm…jagiya…”

“kau lelah?”

“aniyo, sudah makan?”

“belum, ini mau mengajakmu makan, khaza, kita makan sushi yuk” ajak siwon dan hanya disambut anggukan dari minna.

selama makan siwon kebanyakan melamun, hanya beberapa potong sushi yang ia makan dan itu membuat minna sangat heran.

”oppa, gwenchana yo?” tanya minna khawatir,

”ne, gwenchana jagi…habiskan makananmu, aku sudah kenyang”

”oppa, kau tidak bisa menghindar dariku, aku tahu pasti ada yang kau pendam kan?”

”huft~” siwon menghempaskan nafas berat. Ia melipat kedua tangan di dadanya, ”entah kenapa aku punya firasat buruk”

”waeyo?”

”mengenai proyek baru itu, sainganku kali ini…donghae” ucap siwon pelan dan itu cukup membuat minna shock,

”oppa, aku yakin kau pasti bisa kok”

”keundae…kali ini dia pasti tidak akan diam saja dan pasti akan menggunakan segala cara”

”ottokhae oppa?”

”sudahlah, jika dipikirkan terus makin stress…”

***

Back to Kampus…

”rin-ah!” seru minho seraya berlari kecil menyusul rin rin yang jalan didepan,

”minho…”

”mau pulang?”

”ani, aku mau jalan-jalan sekitar kota dulu…”

”aku antar, nanti kalau pergi sendiri kesasar lagi”

”haha…geure, naik apa?”

”mobilku saja, ayo” ajak minho.

Minho mengajak rin rin berkeliling kota seoul, mulai dari myendong street hingga ke taman pinggiran sungai han.

”bagaimana jepang?” minho memulai pembicaraan,

”heh?”

”sepertinya kau betah disana”

”hem…memang betah, tapi…lebih enak negara sendiri”

”iya sih…rin-ah, jika kau memerlukan sesuatu disini, jangan sungkan untuk bilang padaku”

”ne…tenang saja, hehe…minho-ya, hubunganmu dengan siwon oppa baik kah?”

”hmmm…baik, 3 bulan lagi aku akan bergabung di perusahaan hyung”

”jinca yo?! Tapi…bagaimana dengan kuliahmu?”

”mudah saja, aku kan jenius” ucapnya dengan percaya diri membuat rin rin tertawa lepas,

”hahahaaa..percaya diri sekali kau…”

”hehehe…rin-ah, kau masih ingat perkataanku dulu kan?”

”keurom…aku masih ingat”

”aku mau kita memulainya dari sekarang” ucap minho sambil menatap rin rin dalam,

”minho-ya..

”rin-ah, please be my girlfriend…” ucap minho sambil menggenggam tangan rin rin. Rin rin tidak menjawabnya, ia hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

***

Disebuah cafe, terlihat kibum sedang asik dengan iPod di telinganya, sampai ia tidak sadar jika sudah ada orang yang sedari tadi ia tunggu.

”hei…” pria itu menyenggol lengan kibum

”ah~hyung…sudah lama datang?”

”baru saja…kau sudah makan?”

”sudah, hyung mau pesan apa?”

”coffee saja…”

”pelayan…coffee 1” pesan kibum

”kapan kau sampai disini?”

”kemarin”

”kenapa tidak memberi kabar? Lalu kau tinggal dimana?”

”ku pikir hyung pasti sibuk…aku masih di hotel, rencananya aku akan mencari apartemen dekat dengan kampus hyung…”

”kibum-ah, kau ini tidak menganggapku ya? Kau bisa tinggal dirumahku, lagi pula aku hanya tinggal sendiri”

”aniyo hyung…aku tidak mau merepotkanmu, mungkin sesekali aku akan kerumahmu” putus kibum,

”geure…aku tidak bisa memaksamu…bagaimana kabar eomma?”

”eomma baik, kapan kau akan menjenguknya?”

”hem…mungkin setelah proyekku yang 1 ini selesai”

”hyung…sampai kapan kau terus menghindar dari eomma?”

”kibum-ah…untuk saat ini aku sedang ingin fokus di kerjaan, sudah malam, ayo ku antar pulang” donghae mengalihkan pembicaraannya, kibum hanya diam, jika ia lanjutkan lagi, ia pasti akan bertengkar lagi dengan kakaknya. Donghae berjalan lebih dulu dan diikuti kibum di belakangnya.

Sesampainya di hotel, tempat kibum menginap…

”jika ada perlu, hubungi saja hyung, arraseo?”

”hem…gomawo hyung” jawab kibum sekenanya dan langsung masuk kedalam hotel.

Sesampainya di rumah, Donghae merebahkan tubuhnya di sofa. ”huuft~” ia menghela nafas panjang, mencoba meringankan beban di pikirannya. Lee donghae, pewaris tunggal dari Lee Corps. Tampan dan mapan, tapi dibalik itu semua ia memendam beban yang berat. Banyak masalah yang harus ia selesaikan, dimulai dari masalah keluarganya hingga pembalasan dendamnya pada saingan beratnya, Choi siwon. donghae menganggap karena siwon-lah, iA kehilangan orang yang dicintainya.

”hyena…sebentar lagi semua ini akan selesai, kau bisa pergi dengan tenang dan mungkin kita akan bersama lagi…” lirih donghae..

***

“KYA! jadi kau sudah resmi berpacaran dengan minho?!” seru minna, setelah rin rin menceritakan apa yang ia alami tadi siang,

“aish! onnie…kenapa jadi kau yang senang sih…”

“haha, habis, kenapa enggak dari dulu saja kalian jadian…nanti kalau nikah, bareng yuk!” minna lebih antusias lagi,

“mwo?! menikah? ani..ani..itu masih lama kali…lagian onnie kan yang udah ngebet mau nikah sama siwon oppa..haha”

“yee…wajar dong, tapi sepertinya kami tidak bisa melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat ini…”

“heh? waeyo onn?”

“kau tahu donghae kan? mereka akan terlibat dalam perebutan proyek lagi” jawabnya jadi tidak bersemangat

“tapi selama ini mereka bersaing, siwon oppa selalu menang kan? jadi kau tenang saja onnie…” ucap rin rin sambil merangkul bahu kakaknya,

“hmmm…tapi firasatku tidak enak rin-ah…aku takut kalau donghae akan melakukan hal yang diluar pemikiran kita, lalu nanti bagaimana dengan siwon…” minna tambah panik,

“hei…hei..hei…calm down onnie…lagipula akan ada minho yang membantu siwon oppa di perusahaan” rin rin mencoba menenangkan kakaknya,

“minho?!”

“n..ne…minho akan bergabung di perusahaan”

“huft~ apa mereka akan akur?”

“keuromyeon…minho akan bersaing secara sehat onnie, aku yakin itu”

“aiissh~ kau ini membela pacar sendiri” ledek minna

“hehe…wajar dong”

“yah, ku harap mereka akan saling membantu, aku juga akan membantu siwon juga…”

To Be Continue…

*annyeooonggg~~ hehehe…seperti yang sudah saya janjikan, akhirnya publish juga endless love part 2 *kmane ajae ta?* hehe… semoga ff-nya seru yaahh…saya juga lagi UTS, so, mian kalo kependekan storynya… :D*

16 thoughts on “Endless Love [Part 2]

  1. Dhikae berkata:

    huahhh makin seruuu ffnya eonn~
    hahaha changmin gak bisa disntuh cewek toh/plakk
    kekeke
    huwaaa donghae~oppa..
    apa yg akan kw lakukan?????? #sarap
    lanjut ASAP eonn

  2. soo hyo*Juliet* berkata:

    hey. . ,minna n park rin rin, sorry saya ada di pihak donghae :p
    untuk minho maaf jg untuk smntara saya berpaling!!##
    hahaaaha~~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s