Because I’m Stupid [PG 15]

Cast :

  • Cho kyuhyun
  • Kwon Ji yong (G-Dragon)
  • Park rin rin
  • Choi Seung Hyun (TOP) *cameo*

Genre : sad/romance

Notes : dalam ff ini banyak menggunakan adegan kekerasan dan mungkin kata-kata yang kasar, trus watak tokoh yang ada dalam ff ini mungkin terbalik dengan yang di kenyataan… J pliiiss jangan marah sama aku kalo ada diantara reader biasnya aku bikin imagenya jelek yaaahh… peace.. ^^ ini hanya imajinasi berlebihan dari sii author.. ᆿᆿᆿᆿ disarankan sekali sambil dengerin lagu-lagu sedihnya suju oke?? ^^

==============================================================================

“rin-ah…janji akan sering mengabariku ya”

“oppa juga! Seringlah mengirimi aku surat, pasti aku balas”

“iya, aku janji…aku berangkat ya…jaga diri baik-baik” pamit kyuhyun, ia pun melangkah masuk ke dalam pesawat. Rin rin terus melihat kepergiannya hingga hilang dari pandangannya.

1 tahun kemudian…

“rin-ah…ada surat baru” ucap ny. Lee, tetangga rin rin, “huwaaa, gomawo ahjumma” dengan semangat rin rin mengambil surat yang rutin ia terima setiap bulannya, dari kyuhyun. Seperti biasa, setelah membacanya ia simpan semua surat itu dengan rapi di sebuah kotak yang berisi puluhan surat dari kyuhyun.

“sampai kapan kau mau membaca surat itu?”

“ji yong oppa! Mianhae, aku baru saja mau menyimpannya” rin rin segera membereskan kotak itu dan menarik ji yong keluar kamarnya,

“mau kemana kita?”

“hemm…ikut aku” ji yong menarik rin rin untuk masuk kedalam mobilnya dan langsung menuju tempat yang sidah disiapkan ji yong sebelumnya.

Beberapa menit kemudian sampailah mereka di sebuah tebing yang sedikit curam. Dengan hati-hati ji yong menuntun rin rin sampai ke ujung tebing.

“hati-hati rin-ah” ji yong memperingatkan rin rin.

“aduuh…kenapa ribet gini sih…” keluh rin rin.

“hehe…nah, sekarang tutup matamu, ingat jangan ngintip!” ucap ji yong,

“iyaaa…” rin rin menutup kedua matanya. perlahan ji yong menarik tali yang tak jauh dari sana, “buka matamu…” suruh ji yong. Rin rin membuka matanya, seketika ia kaget melihat apa yang ada di hadapannya,

“i..ini…” rin rin menutup bibirnya, sebuah kain berwarna biru laut bertuliskan ‘WILL YOU MARRY ME?’ dengan diikat puluhan balon biru siap dilepas ji yong.

“jika kau menerima, ambil cincin yang ada di tali ini, tapi jika kau menolaknya…kau bisa melepas tali ini…” jelas ji yong. Rin  rin mendekatinya dna meraih tali ini, ia diam sejenak memperhatikan cincin bermata 1 dan tersenyum kecil, “bagaimana bisa aku menolakmu…” ucap rin rin bersamaan ia menyematkan cincin di jari manisnya. Ji yong tersenyum lebar dan langsung memeluk gadis mungil yang ada di hadapannya.

“gomawo chagiya…” lirih ji yong,

Beberapa bulan kemudian…

Park rin rin POV

“hei…” Ji yong memelukku dari belakang,

“oppa…”

“tidak dingin disini?”

“ani…disini sejuk”

“chagiya…” bisiknya sambil mencium bahuku, “waeyo?” tanyaku lembut,

“aku ingin kita punya anak…” pintanya, ku balikkan tubuhku dan memandangnya sedikit heran, “anak?”

“hmm…”

“tentu saja aku mau yeobo…” balasku, ia tersenyum manis.

***

2 minggu kemudian…

“Aku hamil !” teriakku senang melihat hasil tes dokter yang menyatakan aku positif mengandung. Ji yong pasti senang dengan kabar gembira ini. aku langsung pulang kerumah dan masak makanan kesukaannya, ini adalah suatu kebahagiaan yang terbesar dalam hidupku. 1 tahun menjalin rumah tangga dengannya akhirnya aku bisa hamil.

“waahh, tumben kau masak banyak sekali chagi?” Tanya Ji yong heran,

“iya, aku lagi mau masak banyak, ini kesukaanmu semua kan? Ayo cepat dimakan” ucapku sambil mendorongnya untuk duduk, ia makan sangat lahap.

Seusai makan, seperti biasa kami duduk di depan tv sambil memakan buah. “oppa…”

“hmm?” iya hanya berdeham dengan matanya yang masih tertuju ke tv, ku tarik tangannya ke perutku, “waeyo rin-ah?”

“aku hamil…”

“m..mwo?”

“ne, tadi siang aku ke dokter dan aku dinyatakan hamil…” jelasku, ia masih menganga lebar setelah mendengar ucapanku. “benar kau hamil?”

“iya oppa…”

“aigo~~ aku akan jadi ayah!” ia langsung memelukku erat, “ne oppa…”

“gomawo chagiya…hai baby, ini appa…” ucapnya sambil mengelus perutku. Saat ini aku merasa seperti wanita yang paling bahagia didunia ini.

***

Kebahagiaanku tidak berjalan lama, saat kehamilanku mencapai umur 3 bulan aku mengalami keguguran karena terpeleset di kamar mandi, tidak hanya kehilangan bayi, aku pun akan sulit untuk hamil karena rahim harus diangkat. Aku tahu ji yong pasti sangat sedih, begitu juga denganku, aku merasa bukan wanita yang sempurna.

Setelah keluar dari rumah sakit, hubungan kami seperti lebih canggung. Aku sudah jarang melihatnya tersenyum lagi padaku, ia lebih pendiam.

“minum oppa…” ku taruh the hangat kesukaannya di meja, ji yong hanya melihat sekilas lalu melanjutkan membaca majalah. “mianhae oppa…karena kecerobohanku…”

“sudahlah…semua sudah terjadi rin-ah” putusnya lalu pergi masuk ke kamar. “kau berubah oppa…apa kau membenciku?” lirihku, aku tidak tahu harus berbuat apa. aku pun sedih, sangat sedih malah, tapi…

Author POV

Kini rin rin tengah duduk dengan cemas, ia terus melihat ke arah pintu masuk café, menunggu seseorang yang datang. Tak lama, orang yang ditunggunya pun datang. Seorang pria mengenakan jaket hitam dengan polo shirt biru tua tak lupa kaca mata hitam yang bertengger menutupi kedua matanya yang indah. “rin rin?” sapa pria tersebut, rin rin sedikit heran tidak mengenali orang yang ada di hadapannya, “neo…oppa!” seru rin rin senang saat pria tersebut melepas kacamatanya, reflex rin rin langsung memeluk kyuhyun. “aigo~ apa kabar rin-ah?”

“baik…kau ini, 2 tahun lebih di L.A banyak berubah!”

“apa? makin tampan?”

“hmm…yah lumayan, apa kau dapat wanita yang kau cari disana?”

“haha…aku masih suka produk dalam negeri” ucap kyuhyun seraya duduk di hadapan rin rin,

“cih~ haha…”

“lalu bagaimana kabarmu? Sudah jarang kirim surat, sombong kau” gerutu kyuhyun, rin rin mencubit pipi kyuhyun gemas, “mianhae…bukannya sombong, tapi aku sibuk oppa” jelas rin rin,

“sibuk apa? mengurusi suami?”

“eh? Hehe…”

“dimana dia? Aku ingin lihat pria mana yang berhasil merebut dirimu dariku?” canda kyuhyun,

“dia orang yang sibuk, lain kali saja aku kenalkan padamu” elak rin rin.

***

Malam Harinya…

BRAKK!! Ji yong membanting pintu rumahnya dan berjalan terhuyung-huyung, rin rin yang sedari tadi menunggunya langsung menghampirinya, “oppa…”

“ARGH!” Ji yong menepis tangan rin rin, “kau mabuk?” Tanya rin rin heran, selama ini suaminya tidak pernah minum sampai mabuk begini.

“kau! Sini kau!” Ji yong menarik lengan rin rin kasar dan melemparnya ke kasur,

“akh!…oppa waeyo?”

“kau masih tanya kenapa?! Apa sejak kau keguguran kau jadi berubah seperti ini?!”

“mwo? Apa yang berubah oppa” tanya rin rin, ia takut dengan ji yong yang saat ini ada dihadapannya, bukan ji yong yang ia kenal.

“diam-diam kau jalan dengan pria lain, berpelukan…sedangkan suami-mu ini banting tulang mencari uang untukmu ! HAH!”

“i..itu, kau salah paham…dia…” PLAK! Tangan ji yong  melayang bebas ke pipi rin rin, seketika mereka diam. rin rin memegangi pipinya yang merah karena tamparan ji yong.

“hiks…kau…kau yang berubah…” lirih rin rin, ji yong mendekatinya, mengangkat wajah rin rin, mengusap air matanya dan tersenyum kecil,

“jika aku memang berubah…itu semua karena kau…” ucap ji yong tajam, ia mendorong bahu rin rin kasar dan langsung melumat bibir rin rin kasar. Rin rin terus berusaha meronta, tapi semakin ia mengelak, ji yong makin menyiksanya…

***

Pagi harinya…

Park rin rin POV

Tubuhku sakit semua… bibir ini tidak bisa ku gerakkan. Ji yong masih tidur nyenyak disampingku. Ku pakai lagi semua pakaianku yang bertebaran. ‘Aku pikir ini hanya mimpi, dia bukan ji yong. Ji yong yang selalu tersenyum manis, yang selalu menunjukkan wajah aegyo-nya…dia bukan suamiku’ jeritku salam hati, hanya air mata yang keluar dari kedua mataku…

Setelah mandi ku siapkan sarapan untuknya. Mungkin saat ia bangun, perasaanya sudah lebih baik.

“rin-ah?” panggilnya, tanganku sedikit gemetar, takut ia akan memukulku lagi seperti semalam,

“rin rin?”

“n..ne, a, aku di dapur” ucapku pelan, ji yong menghampiriku yang sedang menyibukkan diri menata meja makan.

“chagiya…” ji yong menarik lenganku dan mengangkat wajahku, kali ini ekspresi wajahnya penuh kesalahan,

“mianhae…semalam aku kalut, aku sedang emosi, sampai aku menyakitimu seperti ini…”

“gwenchana oppa…mungkin kau sedang lelah”

“aigo~ bibirmu sampai terluka seperti ini…” ji yong mengelus bibirku lembut, air mataku jatuh lagi, ia langsung menarikku ke pelukannya, “mianhae rin-ah, sungguh itu bukan diriku yang sebenarnya…” jelasnya.

Setelah makan ji yong mengobati luka-ku. Aku menjelaskan perihal pertemuanku dengan kyuhyun yang membuatnya salah paham. Ia sedikit mengerti, karena aku sudah menganggap kyuhyun sebagai kakak kandungku.

***

Ku pikir setelah kejadian malam itu ji yong kembali seperti semula, tapi perkiraanku salah besar, ia sering mabuk dan melampiaskan kekesalannya padaku. Tak jarang ia menggunakan kekerasan padaku. Tiap malam tak ada siksaan yang tidak aku dapatkan. Mulai dari sering menamparku, melempar semua barang-barang, dan yang paling menyakitkan…dia memaksaku untuk selalu ‘melayani’nya.

Tapi ini adalah kesalahanku, aku sudah mengecewakannya. Aku yang membuatnya begini, makanya aku selalu sabar, menerima semua kelakuan kasarnya. Aku masih berharap ia akan berubah, tapi dugaanku juga salah, yang paling fatal saat ia membawa temannya yang ia akui sahabatnya, Seung Hyun.

Ku kira seung hyun akan bertamu saja, tapi ji yong malah menyuruhku untuk melayaninya…

“hei…rin-ah! Sini kau!” bentaknya, ji yong menariku ke dalam kamar lalu menguncinya, “AKH! oppa! Buka pintunya…”

“hai rin rin” ucap seseorang dari belakangku, kulihat seung hyun sudah topless, ku gelengkan wajahku, “andwae…tolong, jangan…” aku terus memohon, tapi percuma, ia terus mendekatiku, membelai rambutku dan menciumnya, ia menyeringai seakan ingin memakanku hidup-hidup. “kau memang cantik rin-ah, dan suami-mu sendiri yang menyuruhmu kesini kan?”

“ku mohon…lepaskan aku~” aku terus berusaha berontak, tapi percuma, tenaganya jauh lebih besar dariku, seung hyun menghimpitku ke dinding dan menciumku dengan paksa, “hmpft!! Le..lepaaas!!”

“DIAM!” bentaknya, ia melemparku ke kasur dan kembali mencoba menciumku lagi, “hmmppf!! Tolong, jangaaannhh…” teriakku, kuraih botol minuman yang ada disamping dan langsung memukul kepalanya, BUKK!!

“AARGGGHH!! YAK! Sialan kau!” aku bangun dari kasur dan berlari ke pintu, tapi nihil, pintunya dikunci dari luar oleh ji yong. “jangaaan…hiks…AKH!” seung hyung mendorong wajahku hingga membentur sudut meja hingga darah mengalir di pelipisku, ku ambil lagi botol tadi dan kembali memukul kepalanya, ia langsung pingsan seketika. Ku buka jendela samping, dan langsung lari secepat mungkin meninggalkan rumah yang sudah seperti neraka bagiku.

Author POV

Rin rin berjalan terhuyung-huyung, darah masih keluar dari pelipisnya. Ia sudah pasrah jika ia harus mati sekarang. “hiks…eomma…tolong aku…”lirihnya pilu. Ia berhenti di tengah jalan berbarengan dengan datangnya sebuah mobil dengan kecepatan yang cukup kencang.

CIIIIIIITT BRAKK!!

“aigo!…”kyuhyun berhenti mendadak saat mobilnya hampir menabrak seseorang, ia segera turun, “gwenchana yo?” Tanya kyuhyun khawatir, ia memegang bahu wanita itu yang bergetar kencang karena takut,

“hiks…hiks…”

“ri…rin rin?!” ucap kyuhyun saat mengetahui orang itu adalah rin rin, “oppa…”

“hya~ waeyo?”

“hiks…hiks…” belum sempat rin rin bicara, ia langsung jatuh pingsan. Kyuhyun tercengang melihat kondisi rin rin saat ini, ia memasukkan rin rin ke dalam mobil dan langsung membawanya ke rumah sakit.

Cho Kyuhyun POV

Ku lihat wajahnya sangat pucat, tubuhnya pun semakin kurus. Banyak luka di dahi dan bibirnya. Sungguh mengenaskan aku melihat kondisinya sekarang, apalagi kata dokter ia habis diperkosa. Aku duduk di sampingnya, mengelus pipinya yang dahulu terlihat chubby sekarang semakin tirus. “rin-ah…apa yang telah terjadi pada dirimu?”

“…euh…” ia mulai membuka matanya, “rin-ah?”

“o…oppa…aku…” ia mencoba bangun dan duduk dari tidurnya,

“kau dirumah sakit, semalam aku hampir menabrakmu dan kau pingsan…aku hubungi suami-mu ya..”

“andwae… jangan hubungi dia…” ucapnya mulai menangis,

“waeyo rin-ah?”

“hiks…hiks…dia bukan suamiku, aku…hiks…”

“hei…tenanglah, aku tidak akan memberi tahu suamimu, tenangkan dirimu dulu, kau masih shock, makan ya…dari semalam kau belum makan” ucapku, ku ambil bubur dan menyuapinya sedikit demi sedikit. “sudah oppa…” lirihnya,

“tapi baru 3 suap” ia kembali menggeleng dan menunduk, ku letakkan bubur di meja dan duduk di pinggir ranjangnya, “jika aku boleh tahu, apa yang terjadi tadi malam”

“aku…selama ini aku selalu…selalu menjadi bonekanya” ucapnya dengan isak tangis,

“boneka?”

“dia bukan Ji young yang aku kenal dulu…sikapnya berubah, setiap hari…aku selalu disiksanya, aku hanya dianggap sebagai budak seksnya…hiks…ia selalu memaksaku, kapan pun ia mau, jika aku menolak, ia akan memukul dan…menamparku…” jelasnya dengan terbata-bata, aku hanya bisa diam, kaget dengan apa yang baru saja aku dengar, ku kira selama ini ia bahagia dengan Ji yong …

“…aku kabur dari rumah semalam. dalam keadaan mabuk, ia pulang kerumah dengan membawa temannya, mereka…hh…berdua…”

“ssstt…jangan lanjutkan lagi rin-ah” ucapku yang langsung memeluknya, tangisnya makin kencang dalam pelukanku. sungguh aku seperti tidak mengenal rin rin. Rin rin yang aku kenal tidak pernah menangis seperti ini.

“aku takuut…aku takuuut Ji yong akan menemukanku lagi…”

“sst…kau aman disini, ada aku yang menjagamu…”janjiku, aku akan terus menjaganya.

***

Author POV

sudah 3 hari rin rin dirawat. Selain mengalami tekanan fisik, rin rin juga terkena tekanan batin. Ia menjadi mudah ketakutan jika sendirian. Kyuhyun dengan sabar selalu menemani rin rin.

“rin-ah…hasil dari tes visum ini bisa menguatkan bukti untuk menjerat Ji yong…” ucap kyuhyun sambil memegang map hasil pemeriksaan rin rin, rin rin hanya memandangnya lemah,

“kau tidak usah takut…aku akan selalu melindungimu”

“oppa…”

“kau tenang saja, biar aku yang mengurus semuanya” janji kyuhyun.

Seminggu kemudian rin rin diperbolehkan keluar dari rumah sakit. untuk sementara waktu ini ia tinggal di apartemen kyuhyun. “oppa…aku selalu merepotkanmu…”

“gwenchana…kita ini keluarga kan?”

“hmm…entah jika aku tidak bertemu denganmu, mungkin aku sudah…”

“sstt…sebentar lagi kau akan keluar dari bayang-bayang kehidupannya”

Park rin rin POV

Berkat kyuhyun oppa, aku mulai bisa tersenyum kembali. Aku merasa nyaman berada di dekatnya. “hmm…makanan kesukaannya? Jjangmyeon…aku akan masak masakan yang lezat untuknya..” ku ambil semua bahan masakan, saat memasak…

TING TONG

“hm? Tumben masih sore dia sudah pulang…”

TING TONG

“ne, sebentaaar…tumben oppa pulang ce…” omonganku terputus, ku kira kyuhyun oppa tapi ternyata…

“chagi?”

“neo!” segera ku tutup pintunya, tapi sayang Ji yong langsung menahannya, ia mendorong pintu kuat hingga aku terlempar ke lantai, “akh!” ia terus mendekatiku dengan senyuman evilnya, aku terus mundur, tubuhku serasa menggigil, “kau mencoba kabur dariku sayang?” ucapnya, ia membelai rambutku pelan dan “AAKHH!!”menjambak dan menarik rambutku, “KAU INI ISTRIKU!”

“le..lepasin oppa…sakiit…”

“hah? Sakit? apa ini juga sakit hah?” ia terus menjambak rambutku hingga rontok dan melempar hingga wajahku terbentur lantai, “hiks…hiks…apa mau..mu?” lirihku,

“mau ku? Aku hanya mau kau! Pergi dari rumah dan lari bersama lelaki lain? Bagus sekali kelakuanmu!!”

“kau jahat…kau…AAKHH!! Sa…sakit…hhh” Ji yong menginjak perutku, “KAU HARUS MENDAPAT HUKUMAN RIN-AH!!” Ji yong menarik tanganku kasar “andwae…oppa…”

“ikut aku!” Ji yong terus menarikku keluar apartemen kyuhyun, tanpa peduli banyak orang melihat kondisiku yang terus menangis dan ditarik paksa olehnya. Ia mendorongku begitu saja ke dalam mobil dan membawaku lagi ke tempat yang paling aku benci.

“ku…mohon…lepaskan aku…” lirihku, ia menarikku keluar dari mobil, dan melemparku ke sofa, “melepasmu?! Kau tidak akan bisa lepas dariku rin-ah!” ia melepas ikat pinggangnya dan mulai memukulnya ke seluruh tubuhku, aku hanya bisa meringkuk kesakitan, “sakiiittt…hh..”

“kau tahu rin-ah! Aku sangat menanti bayi itu! Tapi kau malah membuatnya pergi!” ucapnya, dan memukulku makin kencang,

“ma…maaf…AKH!! Hhh…mian..hae…hhh” lirihku, ‘aku pun juga sangat kehilangan bayiku, asal kau tahu itu oppa..’

“maaf! Kau juga tidak bisa melayaniku dengan baik ! apa perlu ku ajarkan kau menjadi istri yang baik hah?!!” bentaknya, ia melempar beltnya, menarik lenganku dan melemparnya ke tempat tidur, “ja..jangan oppa…AAKHH!!” aku takut, badanku serasa hancur. ‘kyuhyun oppa…tolong aku…’ lirihku,

tuhan…jika aku harus mati saat ini juga…aku ikhlas, aku tidak sanggup menahan penderitaan  semua ini tuhan…

Author POV

Tak kuat menahan siksaan Ji yong, rin rin pingsan. Ji yong masih melakukan ‘aktivitasnya’ sampai ketika ia mendengar suara sirine polisi mengepung rumahnya.

“ANDA SUDAH TERKEPUNG!!”

“aish! apalagi!” Ji yong menghentikan aktifitasnya, membenarkan celananya dan keluar…

“ada apa ini?!” sergah Ji yong,

“bawa dia pak” perintah kyuhyun,

“HYA! KAU!!” Ji yong berusaha lari dari pegangan polisi. Berhasil membawa Ji young, kyuhyun langsung mencari rin rin ke seluruh isi ruangan…

“ri…rin rin!!” kyuhyun shock bukan main melihat kondisi rin rin yang lebih parah dari sebelumnya.

“rin-ah…” kyuhyun mengangkat tubuh mungil rin rin dan langsung membawanya ke rumah sakit.

***

Ji yong keparat! Teganya ia menyiksa rin rin seperti ini. aku tidak sanggup melihat kondisinya saat ini, ini lebih parah dari yang kemarin. Rin rin sampai jatuh koma. Ia harus menerima jahitan di organ vitalnya dan juga di kening dan bibirnya.

“rin-ah…sadarlah, penderitaanmu akan segera usai…aku yang akan membalas semua perbuatannya…” bisik kyuhyun di samping telinganya, tapi tak ada respon darinya, matanya terus terpejam. Sambil memegang tangan rin rin, kyuhyun menangis. Ia menyesal karena tidak bisa melindunginya. Dulu ia pergi meninggalkan rin rin hingga rin rin menikah dengan ji yong tanpa sepengetahuannya. kyuhyun baru menyadari bahwa ia menyayangi rin rin lebih dari sekedar adik. Kyuhyun amat mencintai rin rin.

3 hari rin rin bisa melewati masa kritisnya. ia masih harus melewati perawatan yang intensif. Kyuhyun dengan setia selalu menjaga rin rin hingga saat rin rin mulai pulih dan keluar dari rumah sakit…

“sudah siap?”

“ne oppa…” jawab rin rin lesu,

“rin-ah, semua bukti sudah siap dan aku sudah menyewa pengacara handal, tinggal menunggu kau datang ke pengadilan sebagai saksi…” jelas kyuhyun, rin rin kembali murung jika mengingat hal itu lagi, baying-bayang ji yong masih menghantuinya.

“…ne, aku siap oppa…jika bisa secepatnya masalah ini selesai”

“pasti, lusa kita ke pengadilan ya…” ucap kyuhyun, ia mendorong kursi roda rin rin dan meninggalkan kamar rawat.

***

Hari persidangan tiba. rin rin yang masih duduk di kursi roda hanya diam menunduk. Kyuhyun memberikan setumpuk laporan visum rin rin kepada hakim dan hasilnya ji yong kalah telak atas semua bukti yang di beberkan kyuhyun.

“apa ada pembelaan dari terdakwa?” Tanya hakim, ji yong hanya diam menatap rin rin tajam,

“tidak ada. Keputusan sidang jatuh pada nyonya park rin rin, menjadi korban dari kdrt dan anda terdakwa, kwon ji yong dikenakan pasal *sekian* dengan hukuman penjara 15 tahun dan denda uang sebesar 10 juta won, serta tuntutan cerai dari nyonya rin rin sah. Sidang di tutup!” ketukan palu mengakhiri jalannya sidang. Suasana sidang riuh oleh tepuk tangan. Ji yong di giring dengan paksa oleh polisi, “RIN RIN !! KAU TIDAK BISA LEPAS DARIKUUU!! LIHAT NANTIIII!!” teriak ji yong, mendengar suara ji yong seperti rin rin mendengar hantu, ia menutup telinganya kuat dan menangis, “andwae…hiks…pergi…peergiii…” jerit rin rin,

“tenang rin-ah…ada aku…” kyuhyun menenangkan rin rin dan mendorong kursi roda rin rin keluar ruang sidang.

***

1 tahun kemudian…

“huweeeee…” anak perempuan dengan rambut di kuncir dua tiba-tiba menangis kencang karena rambutnya di tarik oleh teman lelaki di sampingnya, “eonniiii, chandong nakaaaall…”

“aigo…chandong-ah, kenapa kau tarik rambut min ji?” rin rin memisahkan keduanya, menarik min ji ke pangkuannya dan duduk di kelilingi anak-anak yang lain,

“habis rambut min ji lucu…” jawab chandong polos,

“cup..cup..min ji jangan nangis ya, gimana kalau eonni berdongeng?”

“HOREEEEE…”koor seluruh anak-anak,

“cerita pangeran katak yaaahh” sahut chandong dan diikuti oleh murid laki-laki lainnya,

“jangaaan, cerita Cinderella ajaaa” koor murid perempuan,

“iya..iya, aku cerita Cinderella dulu baru pangeran katak yah…” jelas rin rin, semua anak duduk manis dan rin rin memulai dongengnya…

—-

“kyuhyun-ah…” panggil kim sosaengnim, pemilik sekolah ini,

“oh, ahjumma…”

“baru datang?” Tanya Kim sosaengnim yang juga bibi kyuhyun,

“ne…ku kira jam pelajaran sudah usai…”

“memang sudah usai, tapi ada pelajaran tambahan dari rin rin…oh ya, ada yang ingin aku bicarakan padamu” ucap kim sosaengnim lalu meninggalkan kelas rin rin,

Di ruang kepala sekolah…

“apa rin rin baik-baik saja?”

“ne, 6 bulan ini rin rin sudah berubah banyak, apalagi dengan anak muridnya, tapi…aku sering melihanya melamun sendirian jika jam pulang sekolah usai, ia seperti kesepian…” jelas kim sosaengnim. Kyuhyun hanya diam. “ia membutuhkan seseorang yang ia sayangi dan juga menyayanginya” lanjutnya,

“ne, aku mengerti ahjumma…aku permisi untuk bertemu rin rin dulu,”

“ya…silahkan”

***

“hai…” sapa kyuhyun, rin rin yang sedang membereskan mainan sedikit kaget melihat kedatangannya, “oppa…kapan kau datang?”

“dari tadi, aku ngobrol sebentar dengan ahjumma…”

“o..oh, duduk oppa…”

“kau sehat?”

“yah…seperti yang kau lihat. aku juga betah disini, apalagi mengajar mereka…” ucap rin rin sambil tersenyum kecil mengingat keceriaan anak muridnya, “benarkah? Tapi Kau tidak menanyakan kabarku?”

“eh? Oppa baik-baik saja kan?”

“hm, hehe…rin-ah, mungkin aku tidak akan kembali ke sini lagi…”

“oh…aku tahu, oppa pasti akan tambah sibuk setelah perusahaan yang di luar tambah maju kan?”

“tapi aku mau kau ikut denganku…” ucap kyuhyun, rin rin menoleh dan menatap wajah kyuhyun. “oppa…”

“dulu…aku menyayangimu sebagai adikku, tapi perasaan ini berubah sejak aku tahu kau menikah, aku menyesal kenapa tidak menyadari perasaan ini lebih awal…”

“…”

“apalagi saat kau melewati masa sulit itu, aku merasa pria yang paling bodoh karena membiarkan orang yang aku sayangi tersiksa…”

“aniyo oppa…kau sudah banyak membantuku, entah apa yang harus aku balas untuk semua kebaikanmu…” ucap rin rin, air mata mulai membanjiri kelopak matanya,

“menikahlah denganku rin-ah…jika kau sudah berada disampingku, hatiku akan tenang, setidaknya ada aku yang melindungimu”

“…tapi, aku tidak bisa oppa…aku bukanlah wanita yang sempurna…” ucap rin rin, kyuhyun berlutut dan memegang kedua tangan rin rin, “apa yang kau takutkan rin-ah? Aku tahu kau selalu merasa kesepian kan?”

“mianhae oppa, masih banyak wanita lain yang lebih sempurna dari diriku…aku tidak pantas untukmu” isak rin rin,

“ani…aku menerima dirimu apa adanya…meski kau tidak bisa memberikanku keturunan, kita bisa mengadopsi dari panti asuhan, terserah kau mau mengangkat anak atau tidak…” jelas kyuhyun,

“…hiks…”

“rin-ah, jebal, hatiku akan tenang jika kau ada disampingku…menikahlah denganku” ucap kyuhyun sekali lagi meyakinkan rin rin. Rin rin diam, disatu sisi ada rasa sayang yang dalam pada kyuhyun.

“aku takut oppa…aku…”

“sstt…apa kau percaya padaku?” rin rin hanya mengangguk, di tariknya rin rin kedalam pelukan kyuhyun, tangisnya makin kencang. “…aku janji rin-ah, tak akan ada kesedihan di wajahmu lagi…” janji kyuhyun, ia mengecup puncak kepala rin rin lembut.

“gomawo…gomawo oppa…” ucap rin rin di sela isak tangisnya.

-The End-

Huwaaaaaaa…gombal abis nii ff !! wkwkwkkk… yaah, kalo aku pas bikinnya sih ampe berlinang air mata *lebeiii* hehehe…

 

27 thoughts on “Because I’m Stupid [PG 15]

  1. chava berkata:

    itu si ji young jahat bgt!! untung si kyu mau nerima rin rin apa adanya *halah*….
    rin rin kasian bgt gak bisa punya anak lagi…… gak tega… hiks.. *lebay*

  2. kereeeeeeeen eonn !!
    aku emosi sendiri bacanya *siksa jiyong*

    aku malah ketawa pas JiYong terkepung *pletak*
    aku suka suka suka ><

    si kyu angel bgt ya disitu? *cium kyu*

  3. ulanbenciantis berkata:

    Huhuhu T.T sedihh ee kasian g dragon masuk penjara. Nanti siapa yang ngerep di bigabang ? Hhuhu. FFnya gombal hhuhu. Nice FF chingu🙂

  4. Vii2Junshuuu_kim berkata:

    jiyoung kasarr…
    argggggghhh gha kebayang,,, hehehe

    yak… kyu bertransformasi jdi angel…
    wkwkwkw

    ceritanya menyentuh eon ^ ^

  5. Ditttt qo ini sedih sih????
    Jiyoung qo jahat amat??? -____-
    Dia stress krn anaknya maati? Kan bisa cerai terus cari istri baru ya??
    Emg stress aja tuh (ˇ_ˇ”)

  6. hankimsworld berkata:

    Ckckck!! Jiyong!! >:o

    Parah banget!! Kan yg lebih sedih rinrin dy yg dah mngndung wlwpun cuma 3bulan tpi kan..*tuuuut*

    Next^^🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s