Dead at Heart PG 15 *Part 1*

ini sebenernya udah pernah di publis di twinsnc , tapi aku buat cerita khususnya, yang lebih menguras hati *halah* KOMEN yaaaaa… author sedih nih kalo gak ada komen *curcol* beri masukan buat cerita ini juga yaaah, biar aku bisa bikin ff yang lebih baik lagi.

Cho kyuhyun POV

“aku pulang…” ucapku sambil berjalan masuk kedalam rumah, kulihat sekeliling ruang tamu sangat sepi, ‘pasti dia sedang ada ditempat biasanya’ pikirku. Kuletakkan tas kerjaku di sofa dan beranjak ke taman belakang rumah kami, benar saja, kulihat yeonri, istriku yang sedang tertidur nyenyak di kursi gantung pinggir kolam. Ku duduk disampingnya, membenarkan selimut yang menutupi bagian bawahnya, ia sungguh cantik.

“heumm…oppa…” ia terbangun dari tidurnya, aku hanya tersenyum melihatnya,

“apa aku mengganggumu?”

“aniyo…mianhae tadi aku ketiduran, oppa sudah makan?”

“belum, kau?” ia hanya membalas dengan gelengan kepala, “ayo makan, kita makan diluar saja ya?”

“a..andwae oppa…pesan saja ya…” pintanya dengan wajah yang murung lagi, aku hanya tersenyum menuruti kemauannya. Ku gendong ia masuk kedalam rumah.

Lee Yeonri POV

Aku sungguh tidak becus menjadi seorang istri. Tidak bisa melayani suaminya dengan baik. Seharusnya aku menyambutnya saat pulang dari kantor, memasakkannya makanan yang lezat dan melayani semua kemauannya. Tapi apa yang bisa aku lakukan? Aku malah selalu merepotkannya, dia yang malah mengurusiku. Membantuku mandi, bahkan sampai memakaikanku baju. Setiap aku sendiri, rasanya aku ingin pergi meninggalkan dunia ini, aku lelah atas apa yang terjadi dalam hidupku. Aku memang mendapatkan suami yang baik, bahkan terlalu baik. Tapi jika seperti ini terus aku tidak mau melihatnya begini terus, aku ingin dia bahagia dan akan ada wanita yang bisa melayaninya dengan baik, sampai pada waktuku itu tiba.

Dengan penyakit yang kuderita ini malah semakin membuatku tersiksa, 6 bulan yang lalu aku divonis mengidap penyakit lupus, entah dari mana penyakit itu bisa tumbuh dalam tubuhku ini. semenjak itu tubuhku mulai sering lemas, mudah kelelahan, dan yang lebih parah lagi sekarang aku sudah tidak bisa apa-apa, setiap hari yang duduk di kursi roda. Jika sudah sendiri aku hanya bisa menangis dan merenung kapan waktu itu akan datang…

“jagiya…ayo tidur…” ucap kyuhyun saat kami sedang menonton acara kesukaan kami berdua. Kyuhyun menggendongku masuk ke kamar, setelah merebahkanku ia pun ikut berbaring disebelahku.

“oppa…” ucapku sambil memeluk lengannya,

“hem?”

“apa…kau mau melakukannya?” tanyaku ragu,

“…apa kau yakin? Nanti kalau kau lelah lagi?”

“aniyo…aku hanya ingin menjadi istri yang baik, yang seharusnya melayanimu…” lirihku, aku tahu kyuhyun menginginkannya setelah 3 bulan kami tidak pernah berhubungan,

“ta…tapi…” ku kecup bibir kyuhyun lembut, awalnya ia hanya diam tidak merespon, kubelai dadanya yang bidang dan terus melumat bibirnya. Meski kaki-ku sudah tidak bisa digerakkan, tapi bagian tubuh atasku untung saja belum lumpuh semua.

Akhirnya kyuhyun merespon ciumanku, kuusap tengkuk lehernya meminta lebih. kyuhyun melepas ciuman kami, wajah ku terasa memerah, disela cahaya redup kamar kami, akhirnya aku bisa melihat tatapan kyuhyun saat sedang bermesraan bersamaku seperti dulu, ia begitu tampan. Kubelai pipinya  hingga ke bibir dengan penuh cinta, ia kecup pelan telapak tanganku, “oppa…saranghae…” bisikku,

“naddo jagiya…” balasnya lalu mengecup keningku, “lanjutkan oppa…” pintaku,

“benar kau kuat?”

“ne…aku ingin bisa melayani suamiku lagi” lirihku,

“tapi jika kau lelah bilang, aku tidak akan melanjutkannya…” ucapnya dan ku balas dengan anggukan. Ku tarik lagi wajah kyuhyun dan kembali menciumnya…

***

­­­pagi harinya…

Saat aku sedang menyisir, kulihat banyak rambutku yang rontok, ini pasti karena penyakitku. “ottokhae…rambutku mulai menipis tuhan…”lirihku, jika begini aku tidak sanggup menahan beban ini,

CKREK!

Buru-buru kuhapus air mataku dan menyembunyikan rambutku yang rontok itu, aku tidak mau membuat kyuhyun khawatir, “jagiya…gwenchana?”

“ne…gwenchana…euh, nanti kau pulang kapan?”

“seperti biasa, memang kenapa?” Tanya kyuhyun balik dan menghampiriku kedepan meja rias,

“nanti rin rin akan datang…aku ingin kita makan malam bersama…”

“oh, dia akan tinggal disini?”

“ne…dia akan melanjutkan kuliahnya disini…sekalian menemaniku”

“geure…nanti aku akan bawakan makanannya…” ucapnya.

Kuharap dengan adanya rin rin disini, akan menghapus sedikit bebanku. Rin rin 2 tahun dibawahku, sudah 3 tahun ini ia tinggal di china, sejak ia tahu bahwa aku sakit, dia langsung ingin pindah kesini untuk menjagaku, karena hanya dia keluarga yang aku punya. Appa dan eomma sudah meninggal 2 tahun yang lalu.

***

Author POV

Incheon Airport…

“kau mau langsung pulang ke rumah kakakmu?” Tanya seorang pria pada gadis disampingnya yang sedang sibuk dengan PSPnya,

“…”

“aish! Rin-ah!” ucap minho sedikit kencang karena gadis itu tidak mendengarkannya,

“eh? Wae??”

“kau ini…bisa tidak sih untuk lepas dari psp itu barang sedetik saja…” keluh minho,

“hehe…habis tinggal dikit lagi aku bisa menang…eh, tadi kau Tanya apa?”

“hu’uh, selama dipesawat kan kau sudah main itu terus hingga aku didiamkan”

“hehe…mianhae yeobo…kau mau kemana? Aku langsung pulang ke rumah yeonri onnie”

“hmm…ya sudah, aku balik ke apartemenku, kau hati-hati ya…”

“ne…annyeong…” balas rin rin,

“rin-ah, chakkaman…CHU~” minho menarik lengan rin rin dan memberinya sebuah kecupan manis di bibir rin rin,

“aish! kau ini, ini tempat umum tau!” keluh rin rin,

“hehe…bye..bye..chagiya…”

*Di rumah yeonri*

“eonni…” ucap rin rin sambil memeluk yeonri. rin rin sedikit terkejut dan sedih saat melihat kondisi orang yang paling disayanginya ini, terakhir bertemu kondisi kakaknya masih sangat sehat,

“rin-ah…bogoshipoyo na dongsaeng”

“naddo eonni…mianhae, aku baru bisa menjengukmu sekarang…” ucap rin rin sambil menangis,

“gwenchana…istirahatlah, kau pasti lelah”

“aniyo…aku mau menemanimu saja…”

***

Sudah 3 hari ini rin rin berada disini, ya…sedikit mengurasi rasa sepiku. Tapi saat melihat kami bertiga berkumpul, aku melihat banyak kesamaan antara rin rin dan kyuhyun, mereka sama-sama suka games dan rin rin yang periang bisa mengimbangi kyuhyun yang pendiam. Mungkin ide-ku ini sangat gila, tapi hanya ini jalan yang terbaik untuk kyuhyun…

“rin-ah…”

“ne?”

“hmm…eonni punya 1 permintaan padamu, apa kau bisa mengabulkannya?”

“apa eonni? Jika aku bisa lakukan, pasti akan aku lakukan…permintaan apa?”

“menikah…”

“mwo? Sekarang eon?”

“…iya, tapi dengan kyuhyun…” ucap yeonri, seketika ia menjatuhkan psp yang ada di genggamannya,

“a..apa maksudmu eon?!”

“rin-ah…aku tahu hanya kau yang bisa menggantikan posisiku untuk kyuhyun” ucap yeonri dengan berlinang air mata,

“tapi bukan ini caranya eon, aku tidak habis pikir sampai kau mempunyai ide gila seperti ini !”

“mianhae…hiks…mianhae…tapi hanya ini yang bisa aku lakukan, aku tidak bisa menjadi wanita yang sempurna, aku tidak bisa melayaninya, bahkan aku tidak bisa memberikannya keturunan!”

“tapi…eon, kenapa wanita itu harus aku?” lirih rin rin, ia berlutut di depan kursi roda yeonri,

“aku ingin kyuhyun mempunyai anak yang masih ada hubungan darah denganku, dan itu kau…ku mohon rin-ah, ini permintaan terakhirku…”

“eonni, kau pasti sembuh, aku yakin itu…” ucap rin rin sambil menggenggam kedua tangan yeonri,

“kenapa kau seyakin itu? Kau sudah lihat kondisiku sekarang kan? Apa yang bisa aku lakukan? Aku hanya menunggu waktu rin-ah…”

“andwae…aku tidak bisa eon…maaf…” lirih rin rin, ia berdiri meninggalkan yeonri,

“rin-ah ! apa kau harus bersujud dulu di depanmu, hingga kau mau?” teriak yeonri, BRAKK !!

“eonni !!” yeonri nekat jatuh dari dari kursi rodanya, “aku mohon rin-ah…hanya kau harapan terakhirku…” mohon yeonri, keduanya menangis, rin rin yang juga tidak tega melihat kakaknya seperti ini hanya bisa pasrah, ia juga ingin melihat senyum bahagia dari yeonri seperti dulu lagi.

“baiklah…jika itu mau eonni…” ucap rin rin pasrah, ia mengusap airmata di wajah yeonri dan memeluknya erat.

Setelah bisa menenangkan yeonri, rin rin memutuskan keluar rumah, ia masih tidak percaya bahwa akan dinikahkan oleh suami dari kakaknya sendiri. Bagaimana dengan hubungannya dengan minho yang sudah sejauh ini.

*disebuah klub*

“tam..bah lagi..” ucap rin rin yang sudah setengah mabuk, “kau sudah mabuk nona”

“tambah lagiii !!” rancau rin rin, ia menyandarkan wajahnya di meja bar, ia hanya ingin meluapkan semua kesedihan dan kegundahan dihatinya,

“rin-ah !” seru minho dari belakang, seharian ia berusaha menghubungi rin rin hingga akhirnya rin rin bilang bahwa ia ada di klub, “hik…minho-yaaa…” rin rin kabur ke pelukan minho,

“apa dia sudah lama disini?” Tanya minho pada waiter didepan mereka,

“dari tadi sore, sepertinya dia sudah sangat mabuk”

“oh…ini bill-nya…trims” ucap minho, ia memapah rin rin masuk kedalam mobilnya,

“waeyo rin-ah?” Tanya minho yang heran melihat kondisi pacarnya itu, “hik…oppa~~ saranghae…” rancau rin rin sambil menyandar ke lengan minho, “kita pulang ya, kakakmu pasti khawatir” ucap minho sambil mulai menjalankan mobilnya,

“andwae!! aku ke apartemenmu saja…aku tidak mau pulang”

“iya…iya…pulang ke rumahku”

Sesampainya di apartemen minho, minho memapah rin rin ke kamarnya. Membuka heels rin rin dan juga jaketnya. Sebelum minho keluar, ia semat membelai wajah rin rin, menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajahnya. “tidur yang nyenyak ya..” bisik minho, baru saja minho mau bangun tangannya ditahan oleh rin rin, “minho-ya…”

“wae?” minho kembali duduk disamping rin rin, rin rin kembali bangun dari tidurnya, membelai pipi minho lembut, “…apa kau mencintaiku?” lirih rin rin, minho mengangkat dagu rin rin, “apa kau masih meragukan cintaku?”

“ani…tapi, bagaimana jika nantinya kita tidak berjodoh?”

“aku yakin kau adalah takdirku, kau yang akan menemaniku seumur hidupku…” ucap minho yakin, rin rin hanya diam.

*pagi hari*

“ugh!” kurasakan sakit yang amat sangat di kepalaku, kupaksa membuka mataku. Seluruh kamar berantakan, bajuku dan…minho bertebaran dimana-mana. Minho masih pulas tidur disampingku.

‘Apa yang aku lakukan semalam? Dengan begini aku akan lebih menyakiti hatinya’ jeritku dalam hati, aku segera bangun, memakai semua pakaianku dan bergegas pergi, yeonri eonni pasti sangat khawatir aku tidak pulang.

“rin-ah…semalam kau tidak pulang?” ucapan kyuhyun oppa mengejutkanku, ku lihat ia sedang membaca Koran di taman samping,

“eh…a..aku menginap di rumah teman oppa…” ucapku begitu saja dan masuk ke dalam, langsung aku masuk ke kamar mandi dan membasuh tubuhku ini. ‘apa aku masih pantas untuk dinikahkan dengan kyuhyun oppa? Aku sudah menyerahkan semua yang ada dalam diriku pada minho karena aku yakin jodohku adalah dia…tapi sekarang…? Minho-ya…ottokhae?’ jeritku dalam hati, aku hanya bisa menangis dalam diam.

***

Author POV

“apa yang mau kau bicarakan jagi?” Tanya kyuhyun saat yeonri meminta ia dan rin rin untuk bicara di ruang tamu. Rin rin hanya diam menunduk, ia tidak berani menatap yeonri, apalagi kyuhyun.

“aku…aku ingin kau menikah lagi” ucap yeonri yakin,

“m…mwo? Apa yang kau bicarakan?!”

“aku mau kau segera menikah dengan…rin rin”

“jagiya, lelucon macam apa ini…?!”

“aku serius…aku…”

“sebaiknya aku keluar eon…” putus rin rin, tidak seharusnya ia berada di tengah mereka, rin rin masuk kedalam kamar, ia kembali menangis, masih terdengar jelas yeonri dan kyuhyun bertengkar hebat,

“kenapa kau membuat keputusan seperti itu?”

“aku Tanya padamu…apa kau bahagia dengan hidup seperti ini?”

“yeonri …aku mencintaimu tulus dari hatiku yang paling dalam”

“aku tau…kau sangat mencintaiku, tapi aku ingin kau bahagia oppa…aku bukanlah istri yang baik, aku tidak bisa melayanimu, malah…aku selalu merepotkanmu…aku tidak bisa menjadi wanita yang sempurna dan semua kesempurnaan itu ada dalam diri rin rin” jelas yeonri dengan tegar,

“semua alasanmu tidak masuk akal yeonri …”

“oppa…hiks…bahkan aku tidak bisa memberimu anak…”

“tapi aku bahagia hidup denganmu”

“tapi tidak selamanya aku bisa menemanimu…”

“sstt ! sampai detik ini aku masih yakin kau akan sembuh yeonri …asal kau ada kemauan untuk sembuh” ucap kyuhyun sambil memegang wajah yeonri,

“andwae…oppa…aku tahu penyakitku tidak akan bisa disembuhkan, semua pengobatan yang selama ini aku jalankan hanya untuk menunda waktu hidupku saja” lirih yeonri, kyuhyun diam, shock atas semua ucapan yeonri,

“keinginan terakhirku hanya 1, melihat kau bahagia…setidaknya jika waktu itu tiba, kau tidak sendiri, aku mencintaimu oppa…melebihi jiwa dan ragaku…” ucap yeonri, ia memegang wajah kyuhyun,

“apa dengan ini bisa membuatmu bahagia?”

“aku bahagia jika melihat kau bahagia oppa…”

“tapi bagaimana dengan cintaku? Hati dan ragaku hanya untukmu, yeonri”

“aniyo…aku yakin dengan berjalannya waktu, kau akan menerima rin rin”

“bagaimana dengan rin rin?”

“ia setuju…”

“…”

“oppa…ku mo…hon…” belum sempat yeonri melanjutkan perkataannya, ia jatuh pingsan,

“yeonri-ya?! Rin-ah…tolong yeonri” teriak kyuhyun, rin rin langsung keluar dari kamarnya membantu menggendong yeonri dan langsung melarikannya ke rumah sakit,

*di rumah sakit*

“ia terlalu banyak pikiran, itu yang membuat kondisi tubuhnya makin melemah…jika bisa selalu hibur dia, jangan buat ia sedih atau merasa bersalah” jelas sang dokter,

“ne…saya mengerti dok…” ucap kyuhyun, setelah dokter pergi, kyuhyun duduk disamping yeonri yang sedang terbaring lemah. “jagiya…aku mencintaimu, cintaku hanya untukmu…jika ini memang bisa membuatmu bahagia, akan aku lakukan semua yang kau mau…” janji kyuhyun lalu mengecup kening wanita yang paling ia cintai.

Dengan berat hati, kyuhyun menyetujui permintaan yeonri. Hal itu membuat  kesehatan yeonri lebih cepat membaik, rencananya acara pernikahan kyuhyun dan rin rin dilakukan sangat sederhana, rin rin sendiri meminta untuk tidak diadakannya resepsi, hanya upacara pernikahan saja yang ia mau. Meski begitu, masih ada 1 persoalan yang belum rin rin selesaikan, hubungannya dengan minho.

“rin-ah…” sapa minho, hari ini rin rin berencana untuk memutuskan hubungannya dengan minho,

“hai…”

“kenapa kau lesu sekali? Apa kau sakit?” Tanya minho sambil mencoba mengelus rambut rin rin tapi langsung ia tepis,

“aniyo…minho-ya, ucapan ini tidak akan aku ulangi lagi dan ku harap kau bisa menerima keputusanku” ucap rin rin,

“memang apa yang ingin kau bicarakan?”

“…ini” rin rin mengeluarkan kartu undangan pernikahannya dan diberikan pada minho,

“kau…menikah?!”

“jadi kau sudah mengerti kan? Aku akan menikah…”

“ta..tapi…dengan kyuhyun hyung?!”

“yeonri eonni yang memintaku untuk menikah dengannya”

“dan kau menyetujuinya?”

“hanya itu yang bisa aku lakukan…mianhae minho-ya, jeongmal mianhae” ucapnya sambil membungkukkan badan lalu berbalik pergi,

“hya! Maksudmu kau mau memutuskan hubungan dengan ku begitu?” sergah minho sambil menarik lengan rin  rin kasar,

“ne…tolong hargai keputusanku…bukan hanya kau yang tidak suka, aku pun juga begitu, tapi ini permintaannya minho…permintaan terakhirnya”

“tapi kau akan selamanya menjadi milik kyuhyun hyung!”

“minho-ya…mungkin kali ini kita tidak berjodoh…mianhae, jeongmal mianhae” ucap rin rin lalu pergi meninggalkan minho yang masih shock.

***

*hari pernikahan*

“rin rin..” ucap yeonri dari depan pintu kamar rin rin,

“eonni…masuklah” ucap rin rin yang sedari tadi duduk di depan meja rias,

“gomawo, kau mau memenuhi permintaanku”

“…asal ini bisa membuat eonni bahagia”

“aku juga berharap kau bahagia bersama kyuhyun”

“eon…aku dan kyuhyun oppa masih yakin eonni akan sembuh”

“sstt…tidak ada yang tahu kan kapan waktu itu datang kan?”

Rin rin hanya diam. Rumah yang di sulap menjadi sebuah altar kecil, menjadi saksi pernikahan kyuhyun dan rin rin. Rin rin berusaha untuk tersenyum didepan yeonri, meski dalam hatinya ia menyimpan rasa sakit hati yang amat sangat.

*malam, setelah pernikahan*

“kenapa oppa kesini?” Tanya yeonri heran yang melihat kyuhyun masuk kedalam kamar mereka,

“ini kamarku kan?”

“oppa…temani rin rin…”

“tapi…”

“ini malam pertama kalian”

“hh…geure…arraseo” kyuhyun keluar kamar dan beralih ke kamar rin rin yang ada di depannya,

Park rin rin POV

Tok tok “rin-ah”

Omo~ kyuhyun oppa ke kamarku?! Ottokhae?

“n..ne oppa, masuk saja”

“yeonri menyuruhku…untuk tidur disini, tapi jika kau tidak mau aku bisa…”

“aniyo…kalau kau tidur diluar, nanti eonni sedih lagi…aku bisa tidur di sofa, oppa disini saja” ucapku,

“ani…aku yang tidur di sofa saja…” ucapnya. kuberikan selimut dan bantal kepadanya. Kami saling diam, hanyut dalam pikiran masing-masing. Aku mencoba memejamkan mata tapi tetap tidak bisa, “rin-ah…apa kau sudah tidur?”

“oppa belum tidur?”

“hmm…aku tidak menyangka kita menikah”

“begitu juga denganku oppa…menikah dengan suami dari kakakku sendiri”

“mianhae rin-ah…aku hanya ingin melihat senyuman bahagia dari yeonri”

“aku mengerti oppa…aku juga ingin melihat eonni tersenyum lagi”

“meski kau harus mengorbankan orang yang kau cintai?”

“…oppa…”

“aku tahu kau sudah mempunyai kekasih…”

“mungkin aku memang tidak berjodoh dengannya…”

To be Continue…

KOMEN..KOMEN..KOMEN..KOMEN..

COMMENT..COMMENT..COMMENT..

🙂🙂🙂🙂

 

71 thoughts on “Dead at Heart PG 15 *Part 1*

  1. salut sama Yeonri ngerelain suaminya ma adek’a demi kebahagian suami’a . . .

    lanjut unnie . .
    cerita’a bagus bahasa’a juga bagus . . .
    cuman satu lagi unnie cerita’a kurang panjang #plak . .

    lanjut unnie secepat’a ya aku suka ama ni ff🙂

  2. hyunnie berkata:

    akkhh.. kasian rin rin..
    minho gmn tuh.. huhuhu..
    minho sma akunja gma?? wink. wink.. *dilempar sendal sma author..

    ayo lanjut2.. heheheh^^

  3. cho's2203 berkata:

    Ksian yeonri!😥
    i like this story! mian ud lama aq ga comment..🙂 maap yah chingu

    bls pesan fb aq y.. cho taery. kamsahae ^l^

  4. Aqu Rahmah berkata:

    anyeong i’m new readers haha
    oya ini admin twinsnc yaa?
    ternyata ada blog nya sendiri toh😀
    chingu, pnasaran bgt nih sama kyu oppa nd rin rin nyaa hahahaa ngga nyangka juga onnie nya nyuruh kyu oppa nikah lagi sama ade nyaa huhu klo aku jadi dia BERAT bgt haha🙂
    lanjut yaaa🙂

  5. eunchae berkata:

    uwahhhh….^^
    aku sukaaaaaaa…hiks…knapa sih FF disini bagus2…authornya Daebak =D
    kompleksitas konfliknya ada…
    hiks…gimana perasaannya yeonri…pasti aslinya gga rea tuh,,,,

    aku tunggu part 2nya..

  6. soo hyo*Juliet* berkata:

    minho emank gag brjodoh sama rin rin..
    karna minho pasti balik kembali dengan soo hyo mantan kekasihnya!!
    hohohoo ^,~

  7. 1 kata buat yeonri EGOIS~~
    ak tau dia sakit, tapi tidak seharusnya dia mengorbankan banyak perasaan seperti ini~~
    kasian MinKyuRin kan, hikzzz ak sediiiiih…..
    huhuhu~~~ knp ga sekalian RinRin hamil aja ya, kan pernah ‘maen’ tuch ama minho, biar ribet sekalian, hehehehe…

  8. JJFact berkata:

    haaaa…….. eonnie…. =(
    sedih bgt ceritanyaaa…… #baru baca
    kasian rin-rin harus merelakan diri mnjadi istri dari suami kakaknya….
    dan meninggalkan minho….. hiks…hiks.. sedihhh.. bgtt..

  9. kisahnya mengenaskan sekali…
    minho broken heart,, T_T
    Kyuhyun dan Rin rin merana……………. semua ini salah Yeonri >.<

    alur ceritanya sih biasa tapi pembawaan cerita Onnie keren cz bahasanya asyik buat dibaca ^^ hehehehe
    #lanjut baca dulu Oen🙂

  10. aku dah baca ff ini di blog sebelah pas dibaca lagi beneran nyesek… ga tahu knp kesannya yeonri egois banget maksa2 rinrin bwt kawin ma kyu cuman karena pengen punya anak yg ada hubungan darah ma yeonri huhuhu….
    kasian rinrin ma minhonya…..
    lanjut author, fighting!

  11. HalcaliGaemKyu berkata:

    Kereeeennnn!!!
    Rin ah hrs menikah dgn suami dr kakak kandungnya sendiri! Tp rinrin dan minho kan sdh…
    Lalu bgmn klo nanti rinrin hamil?
    Kya… Yeonri yg terkena penyakit lupus apakah akan sembuh yah?
    Daebak! Daebak!
    Suka bgt
    lanjut ah..

  12. hyun-aH berkata:

    ini cerita knp ngenes bgtny hahaha ;'(
    hhhmmm tpi ko rsany pndek bgt ya pas baca part 1 ini wkwkwk ;p
    ok skrg lnjut baca part 2nya😄

  13. Novi utami berkata:

    Omo. . .Ini Trun ranjang bkn nma’y? Jd ingt film istri utk suamiku. . .Ksian minho.
    Kren chingu. . .

  14. Diana Park berkata:

    Menyayat hati…kasian minho ya..lupus memang penyakit paling kejam n blm da obatny..kyu yg sabar ya..lanjut

  15. mira berkata:

    sedih bgt critanya,,
    awalnya masing2 pasangan hidup bahagia trz tiba2 ad konflik yg mmbuat mreka mengorbankan cintanya, demi permintaan terakhir kakaknya.
    critanya keren chingu,, konfliknya pas.
    jd pnsaran ma klnjutannya,,

  16. EviLkyu Fishy EverLastingFriend berkata:

    hmm,,
    koq jd kayak gitu sie
    kesan ny kayak jd org ke tiga

    tp gpp deh
    cerita ny bagus koq🙂

  17. Choi Im Jung berkata:

    waah ada ya kaya begitu eonninya minta deosaengnya nikah sama suaminya sendiri? kereeen haha eh itu rin rin udh ‘begitu’ ceritanya sama minho?

  18. tragis amat ceritanya huwaaaa….salut sama yeonri udh rela berbagi suami sama ade sendiri TT bahasanya bagus chingu,jelas…cuman alurnya kecepetan + kurang panjang hehe
    oke next chap dulu…

  19. lutkyu berkata:

    ahh kasian minho sma rin rin nya T.T itu gmana kalo rin rin hamil . . Andwe! Keren! Idenya bgus. .
    Sdkt koreksi aja,alurnya terlalu cpet. Tapi seru,aq lanjt. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s