[Drabble?] First Time We Meet… *Kyuhyun POV*

Dia itu gadis yang unik. Sifatnya sangat polos. Saking polosnya hingga mudah di bohongi. Tapi, Entah mengapa aku sangat menyayanginya. Disaat gadis seumuran dengannya sibuk dengan alat make up, dia malah sibuk dengan perangkat komputernya. Disaat gadis seumurannya sibuk belanja baju atau jalan-jalan ke mall, dia malah memilih untuk seharian di rumah dengan membaca komik atau menunggu download-an film, lagu, atau software gratis. Dan disaat gadis seumurannya berjuang keras untuk diet, dia malah cuek makan semua makanan, meski makanan itu mengandung lemak banyak.

Kami juga banyak memiliki ketidaksamaan. Aku sangat suka main games tapi dia tidak terlalu. Aku pemilih dalam makanan, tapi dia tidak. Aku sangat tempramen tapi dia tidak. Dia sebenarnya gadis yang sangat lembut, Hatinya yang selalu mudah memaafkan orang lain. Tapi dibalik ketidak samaan itu, kami bisa saling melengkapi.

Aku sangat menyukai senyumannya, tawanya dan keramahannya pada semua orang. Dia baik, bahkan terlalu baik. Dia gadis yang pintar menyembunyikan perasaanya. Aku tahu ia sering merasa sakit hati tapi tak pernah ia hiraukan. Ia juga sangat jarang marah, jika ia marah, ia lebih memilih untuk diam untuk meredakan emosinya.

Tapi, aku paling tidak suka jika melihatnya menangis, seperti saat pertama kali aku bertemu dengannya…

***

Maret 2009…

Semua member baru saja pulang dari serangkaian konser SS2, termasuk diriku. Mau tidur tapi mata ini gak mau terpejam. Main games sudah bosan. Jadi kuputuskan untuk keluar dorm, mencari udara segar.

Jalanan sudah sangat sepi, aku hanya memakai jaket dan kacamata. Ku putuskan untuk duduk di sudut taman dekat dorm. Langit malam ini lumayan cerah. Entah mengapa tubuhku jadi lebih segar. Ku pasang earphone di kedua telingaku dan mulai memutar music, baru saja mau ku tekan tombol play, sayup-sayup ku dengar suara perempuan dari belakangku.

“huu…huuu…”

‘omona! Apa itu hantu?’ jantungku berdetak kencang, suara itu tepat berada di belakangku. Perlahan ku putar wajahku kebelakang, benar saja, ada perempuan berambut panjang, “ha…hantuuuu…” aku terlonjak hingga jatuh kebelakang, ku tutup kedua mataku, berharap hantu ini gak seram.

“hya! Aku bukan hantu!”

“hee?” ku beranikan diri membuka mata dan terlihat seorang gadis dengan rambut yang memang acak-acakan seperti hantu da air mata yang membanjiri wajahnya… (-.-)?

“kk..kau bukan hantu?”

“yak! Aku ini manusia…” ucapnya dan kembali duduk membelakangiku, aku bangun dan mendekatinya. Untungnya masih ada sapu tangan yang bersih di saku-ku. “ini…” ku berikan sapu tangan ini padanya dan duduk disampingnya,

“gomawo..” lirihnya,

“hmm…mianh menuduhmu sebagai hantu, habis penampilanmu…dan juga ngapain gadis sepertimu malam-malam ada disini, sendirian lagi?”

“…”

“hya~ kau ini benar manusia kan?!”

“…hiks…hiks…” ia menangis lagi, aigo~ kenapa aku harus bertemu dengan gadis aneh gini sih?! Geez.

“ya sudah, aku tidak mau mengganggu acara menangismu…” ucapku dan bangkit dari dudukku, tapi ia langsung menarik tanganku untuk duduk kembali, “chakkaman…boleh aku minta tolong padamu?”

“apa?”

“temani aku disini…” pintanya sambil menunduk, terpaksa aku duduk lagi. Aku belum bisa melihat wajahnya dengan jelas.

“dengan syarat kau tidak menangis”

“iya…” ucapnya, ia menghapus air matanya dengan sapu tanganku.

Ia menegakkan wajahnya dan menghirup nafas panjang. “huuuuuuuft…huaaaaahhh…langitnya sangat cerah ya…” ucapnya dengan mata lurus menatap langit malam.

“hmm…cuaca yang bagus” lanjutku yang juga menatap ke atas,

“ne…ku harap esok juga akan jadi hari yang cerah” ucapnya pelan,

“biar ku tebak, kau habis ditinggal kekasih menikah…” ucapku asal,

“kau ini peramal ya?”

“hee? Jadi benar?” tanya ku sedikit kaget, ia hanya mengangguk, “tapi dia memang bukan kekasihku…hanya hubungan tanpa status…” lirihnya,

“tapi…memang kau umur berapa?”

“18 tahun…”

“tapi pacarmu mau menikah?!”

“dia bukan pacarku, aku hanya dianggap sebagai adiknya…umur kami terpaut 7 tahun dengannya”

“pedofil…”

“haha…iya, dia pedofil’ ucapnya sambil terkekeh pelan, ku amati wajahnya…dia cukup manis, jika tidak dengan mata sembabnya. (=.=)

“karena tidak mau menunggumu, dia jadi menikah dengan orang lain gitu?”

“aniyo…mungkin aku hanya dijadikan pelampiasannya saat hubungannya dengan kekasihnya renggang…dan bodohnya diriku, aku mau saja mengikuti permainannya, hingga aku tahu besok ia akan menikah…” jelasnya.

“jadi karena stress kau kesini?”

“hmm…lagipula ditambah dengan masalah keluargaku…”

“…tapi ini sudah malam, pulanglah, bahaya jika gadis sepertimu masih berkeliaran” ucapku,

“arra…aku akan pulang, terimakasih sudah mau menemaniku” ucapnya dan membungkukkan tubuhnya didepanku. Ia pun berjalan menjauh dariku. “gadis yang aneh…”

yah, sangat aneh, bahkan aku tidak tahu namanya dan dia tidak mengenaliku. Lebih aneh lagi kenapa aku mau saja mendengar masalahnya tadi?! Geez.

***

Desember 2010…

“hoaaamhh…” ku rengganggakan tubuhku, jam menunjukkan pukul 9 malam, semua kamar sudah tertutup rapat. Tapi aku masih juga belum mengantuk. Ku matikan laptop dan keluar rumah mencari udara segar.

Aku kembali ke taman itu. Sekilas aku ingat pertemuanku dengan gadis aneh yang sedang patah hati. “apa kabarnya sekarang ya…” pikirku, entah mengapa aku jadi ingin melihatnya lagi.

BRAKK!! Suara benda jatuh terdengar cukup keras. Ku lihat keadaan sekitar sepi. ‘aigo~ masa ada hantu lagi sih?!’ batin ku kesal. Setelah terdengar benda jatuh, ku dengar suara tangisan lagi, tapi itu seperti suara gadis itu lagi!. Ku cari arah suara itu datang.

Dibelakang semak-semak terlihat orang, tapi lebih mirip seperti hantu. Semua rambutnya menutupi wajahnya, ‘aigo~ kenapa aku selalu bertemu dengannya saat sedang patah hati mulu sih!’

“h..hei…” ku dekati dia, tapi masih menunduk sambil menangis,

“hiks…hiks…hiks…jahaa~t” lirihnya, aku membungkukkan tubuhku hingga sejajar dengannya, “hei…kau patah hati lagi?” tanyaku, dia diam dan langsung menatapku,

“n..neo…”

“iya, ini aku lagi…” ucapku sambil tersenyum, dia hanya diam menatapku lama dengan bibir yang menganga lebar lalu… BRUK!!

“hee?? Yaa! Bangun…” aigo! Kenapa dia jadi pingsan sih?! Ku angkat tubuhnya yang sedikit berat itu ke bangku taman. ku tepuk pipi chubby-nya, “hei…banguuuun !! kalau mau mati jangan disini…” ucapku terus berusaha membangunkannya.

Perlahan ia membuka matanya dan menatapku lagi dengan diam. “hei, jawab pertanyaanku kalau sudah sadar” ucapku sambil melambaikan telapak tanganku di wajahnya, “..eh! mianh…” ucapnya bangun dan menunduk tidak mau menatapku. Aku duduk disampingnya, kami sama-sama diam.

“jadi…pria mana lagi yang bikin kau sakit hati…”

“eh?! Kau…”

“kau lupa denganku? Ehm…sepertinya beberapa bulan yang lalu kita pernah ketemu di sini” ucapku lagi,

“ke..kemarin…ja..jadi kau yang…”

“iya, itu aku…kenapa? Kau tidak mengenaliku?” tanyaku, ia hanya menggeleng,

“mi..mianhae, k..kyuhyun-ssi…” ucapnya. Dia baru mengenaliku rupanya, tadi aku lupa memakai kacamata. Haha, dasar gadis yang aneh.

“santai saja, tidak usah terlalu formal padaku” ucapku, tapi dia masih diam menunduk.

“kemarin kau hanya menangis, tapi sekarang kau sampai membanting handphone-mu hingga hancur…” ucapku sambil menunjukkan kepingan ponselnya yang sudah terbagi 3 bagian.

“…”

“hya! Aku ini bicara dengan manusia kan?” gerutuku kesal,

“i…iya…tapi…”

“apa kau ELF?” tanyaku, ia hanya mengangguk, “siapa bias-mu?” tanyaku lagi dan dia jawab dengan telunjukknya yang mengarah padaku,

“kau yang pertama, kedua donghae oppa, lalu sungmin oppa, setelah itu…”

“ssst!! Aku tidak meminta kau menguruti semua bias-mu” ucapku sedikit kesal,

“..mianhae…”

“tatap mataku…”

“eh?” ia menoleh sebentar lalu kembali menunduk. Ku pegang paksa wajahnya untuk menatapku, “k..kyuhyun-ssi…”

“kalau orang sedang bicara tatap matanya”

“ta..tapi kalau begini aku bisa pingsan lagi” ucapnya, ku lepas tanganku dari wajahnya, “mianh…” ucapku,

“gwenchana…aku malah berterimakasih padamu karena sudah mau menemaniku…”

“yah…sama-sama, lalu kenapa lagi kau kesini malam-malam?” tanyaku lagi,

“…seperti biasa lagi, patah hati” ucapnya sambil menatap langit malam, “…dia pacarku, 24 hari yang lalu…”

“hee?”

“disaat aku mulai menyukainya dan mau menjalani hubungan yang serius, dia malah meninggalkanku…memulai hubungan lewat sms dan diakhiri lewat sms juga, itu pun setelah kencan pertama kami…huft~ tapi memang salahku juga sih…mau saja diputuskan begitu saja” ucapnya sambil tersenyum miris. Aigo~ perjalanan cinta yang sangat mengenaskan. Geez

“sudahlah…itu sudah jadi masa lalu-mu, mungkin dia memang bukan yang terbaik untukmu” ucapku sambil mengelus rambutnya pelan.

“…gomawo…kau selalu datang disaat yang tepat…” ucapnya dan bungkuk didepanku, sama seperti dulu saat ia mau pulang.

“aku harus pulang, kyuhyun-ssi, jeongmal gomawoyo…” ucapnya. Aku hanya diam melambaikan tanganku. Ia terus berjalan menjauh dariku, dan menghilang di tikungan jalan. Aku merasa ada ruang hampa dalam hatiku. Aku ingin bertemu dengannya lagi, ingin dia selalu ada di sampingku.

“aish! cho kyuhyun! Bahkan kau belum tahu siapa namanya” ucapku pada diri sendiri. Aku lari mengejarnya, untungnya ia belum jauh…

“HYA! Gadis aneh!” ucapku sedikit berteriak, ia menoleh heran. Ku dekati dirinya, “aneh?”

“iya…siapa nama-mu? Apa mau aku panggil dengan nama ‘gadis aneh’ huh?” tanyaku, ia tersenyum dan berkata, “rin rin, namaku park rin rin…” ucapnya…

Cukup malam itu ia menangis untuk yang terakhir kalinya. tidak akan ada lagi pria yang meninggalkannya hanya untuk menikah dengan gadis lain, tak akan ada pria yang meninggalkannya hanya karena dia tidak sempurna dimatanya, dan tak akan ada pria yang hanya bisa memberi harapan palsu padanya. Aku yang akan terus berada disampingnya, meski bukan perhatian lembut yang bisa aku berikan, tapi mungkin dengan cara lain yang lebih special yang bisa aku ungkapkan padanya…

 

*hahahaaaa…. 1 jam jadi! Okehh, inilah awal kisah percintaan RinKyu *halah!*. Dan seperti biasa isi dari ff ini memang pengalaman cinta dari sii author. Daaaann, tunggu POV-nya rin rin yoo.. 🙂*

30 thoughts on “[Drabble?] First Time We Meet… *Kyuhyun POV*

  1. hyunnie berkata:

    kerenn..
    dalem pesannya,, sedalam lautan..
    dan juga bisa mengajaknya naik tinggi keangkasa..
    *sigh* cinta..

    lanjuut.. ^^

  2. Lereen berkata:

    Short tapi jelas..🙂
    Ska sama ceritanya..
    Akhirnya bisa menemuka real lovenya…🙂
    Btw, aku reader bru.. dan ini FF pertama yg kubaca.. ^^:)

  3. Lereen berkata:

    Annyeong! Aku reader baru nie..🙂
    Pas sampai di blog ini, aku lsg baca ff ini..🙂
    Short tapi jelas.. Ska sama ceritanya..🙂

  4. hahahaha astaga, kyu ktmu hantu *dcekek rinrin* ya ampun, nie bkin ngakak dech, pertemuan pertama yg ga banget yeeeee~~~
    aiss rinrin kasian ya kisah cintanya, euh mirissss…

  5. wuaaa,. sih kyu koq so sweet gt sih,. hahaah
    mantap dhe baru x nih baca ff kyu yg terang”an pemeran cwe’a ngakuin kalo dy sparkyu,. wkwkwwk
    lanjuttt ge,. haahah

  6. Tunggu deh!! Jd ini ceritanya si kyu itu udah kenal rinrin dluan apa?? Yg diawal2 bgtu,,
    (`▽´)-σ “disaat gadis seumurannya sibuk diet dia malah memakan semua pdhal makanan itu mengandung lemak”
    Itu povnya kyu kan?? Untuk rinrin??
    *bingung sndri*

  7. YummyJ berkata:

    Critax diambil dari kisah author
    uwee…kita sama thor

    di ver.kyu
    Ini sama ky gua
    sifat gua juga sama ky di fF ini
    tpi lug dalam hal makan
    sebnyk apapun gua makan tp kgk bisa gemuk
    Tp Ga kurus” amat
    idEal lah #curhat

    hmMm..2x ketemu
    dan Sama” udah punya rasa ingIn melindungi
    hash..awal yg baik

  8. Kirain kyu uda ngincer rinrin dr dlu ,ehh bukan ternyta ,hshehe ^^v
    kyurin banyak gg sama nya , ya gpp , bagus justru , kalian bsa saling melengkapi *aseekkj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s