Our Babies #first story

seoul, 2 februari. 23.00

“aigo…baby-ya, tahan sebentar…” seorang gadis berumur sekitar 19 tahun berjalan dengan tertatih. Ia mengambil tas pakaian yang dari jauh hari ia siapkan. meraih handphone yang ada didekatnya lalu memencet nomor yang sudah ia hafal.

Tuuut…”yeobseyo?”

“hyunmi-ya…hhh, aku…mau melahirkan…aww”

“MWO?! K..kau dimana?”

“masih…dirumahh…cepatlah kesini, aku sudah tidak tahan…”

“ne..aku segera kesana…” KLIK! . rin rin duduk di bangku, mencoba mengatur nafasnya, menurut buku ibu hamil yang ia baca, jika mau melahirkan itu harus tenang dan tidak boleh panik, itu akan mempersulit dirinya untuk proses kelahiran.

“huuuft…fuaaahh…aaahh, sakiiiiiiitt…huhh..huh..huh…jangan lahir disini baby…aahhh…ahah…” rin rin terus mengusap perutnya dengan lembut.

20 menit kemudian…

“rin rin!” hyunmi langsung memapah rin rin dibantu dengan joongki, kekasihnya.

“pelan-pelan rin-ah…oppa, tolong bawa tasnya” perintah hyunmi, ia mendudukkan rin rin di jok belakang dan juga menemaninya di sampingnya. “cepaaat oppa!”

“i..iya..” joongki langsung tancap gas ke rumah sakit. selama perjalanan rin rin berusaha tenang, itu sedikit mengurangi rasa sakit di perutnya. Hyunmi dengan lembut mengelap peluh di wajah sahabatnya.

*rumah sakit*

Rin rin sudah masuk ke dalam ruang operasi. Hyunmi tidak berhentinya berdoa untuk sahabatnya. “chagiya…duduklah, rin rin pasti bisa melahirkan dengan selamat” joongki berusaha menenangkannya, tapi hyunmi tetap khawatir dengan sahabatnya itu. “ya tuhaaann…selamatkan ia dan bayinya…” doa terus terucap di bibirnya.

Sedangkan rin rin yang sedang berjuang melahirkan bayinya…

“ayo nyonya, terus tarik nafaaaas….keluarkaan…” dokter terus memberi instruksi,

“huuft..huuhh…huaaaaahhh, SAKIIITTT…AAAAHH!!!” jerit rin rin. Kedua tangannya berpegangan erat pada suster yang ada di sampingnya. “yaa…terus, kepalanya sudah terlihat…”

“HUAAAAAAHHH…SAKIIIIIITTTT” rin rin menangis sejadi-jadinya menahan sakit yang begitu sangat pada perutnya.

20 menit kemudian…

OEEEEKKKK…OOOEEKKK..

“yaahh…” semua menghela nafas lega, bayi rin rin lahir dengan selamat. Tangisannya menggema ke seluruh ruangan. Rin rin sendiri sedikit tidak percaya bahwa ia bisa melihat anaknya lahir dengan selamat. “selamat nyonya, anak anda perempuan dan sangat sehat” ucap sang dokter, air mata bahagia mengalir dari pelupuk matanya, “…bayiku…” lirih rin rin.

Setelah dimandikan, salah satu suster menyerahkan bayinya ke pelukan rin rin, “aigo…kyeopta…” puji rin rin, tak kuasa ia menahan tangis.

“cantik nyonya…” puji sang suster, “oh ya, ayahnya diluar ya?”

“…tidak ada suster…”

“maksudnya?”

“sudah tidak ada ayahnya…” ucap rin rin pelan,

“o..oh…mianhamnida”

“gwenchana, aku sudah terbiasa sendiri…ya kan gyurin?” ucap rin rin sambil tersenyum.

***

“huwaaaa…kyeopta!!” ucap hyunmi gemas saat melihat bayi rin rin. Saat ini rin rin sudah di kamar rawat untuk pemulihan. “iya, cukhae rin-ah, kau tahu, aku jadi ikutan stress gara-gara sahabatmu ini gak bisa diam!” celetuk joongki,

“jinca?”

“hya! Wajar saja jika aku khawatir, ini kan keponakanku…rin-ah aku mau gendong dong” dengan hati-hati rin rin menyerahkan bayinya ke pelukan hyunmi. “kau sudah memberinya nama?” tanya joongki,

“sudah…namanya gyurin…park gyurin” ucap rin rin yakin, hyunmi dan joongki saling berpandangan heran, “park?”

“wae? Namaku kan park rin rin”

“hmm…arraseo” hyunmi mengerti maksud rin rin dan tidak mau memulai perdebatan dengannya, “rin-ah…mata dan bibirnya sangat mirip…”

“iya…mirip ayahnya kan?” ucap rin rin santai,

“ne…”

“ah ya, aku beli makanan dulu ya, kau dari semalam belum makan” ucap joongki dan meninggalkan rin rin dan hyunmi berdua,

“rin-ah, kau tidak berminat untuk beritahu ayahnya?”

“tidak perlu…aku tidak mau mengganggu kehidupannya”

“tapi…”

“hyunmi-ya, kau mau mengajakku berdebat? Meski aku masih lemas habis melahirkan, tapi kalau urusan berdebat aku masih jago!”

“hhh…iya, aku tau! Ku harap kau bisa merawat gyurin dengan baik, dan jangan sungkan untuk minta bantuan padaku, arra?”

“ne, gomawo sahabatku sayaaangg…”

4 tahun kemudian…

“eomma…”

“…”

“eommaaa~~”

“hehm..”

“EOMMAAA!”

“apa sayaaang…eomma masih ngantuuk…” rin rin kembali menarik selimutnya. Gyurin memajukan bibirnya, ngambek karena ibunya tak kunjung mau bangun, “huwaaaaaaa…” gyurin memakai senjata terakhirnya, menangis…

“aigo…iya sayaaang…ayo makan” dengan malas rin rin bangun dan segera memasak untuk gyurin.

Beberapa menit kemudian…

“gyurin-ah…sudah siap belum?” ucap rin rin, ia menunggu gyurin yang masih didalam kamarnya, “chakkaman eomma…ayo” gyurin yang sudah siap dengan tasnya dan sambil memegang sebuah kertas ukuran A4,

“itu kertas apa?” tanya rin rin heran,

“rahasiaaa…hehe” dengan lincah gyurin keluar mendahului rin rin, ia hanya tersenyum melihat tingkah anak kesayangannya itu. “halmeoniii…annyeoong..^^” sapa gyurin ramah pada nenek tetangga sebelah yang sedang menyiram rumput,

“aigo~ gyurin-ah…”

“annyeong halmeoni…” sapa rin rin juga, “ah! Chakkaman..” nenek kim masuk kedalam rumahnya sebentar lalu kembali menghampiri keduanya sambil membawa bungkusan makanan,

“apa ini?”

“buat bekal kalian…yang kecil untuk gyurin dan 1 lagi untukmu…”

“halmeoni, kau selalu repot-repot buatkan kami bekal” rin rin merasa tidak enak, tapi berbeda dengan gyurin yang terlihat sangat senang.

“ah, kau masih sungkan saja…sudah sana jalan”

“ne, gomapseumnida…kami jalan ya, jaljaeyo”

“dadah halmeonii…” sahut gyurin,

“ne~ hati-hati…” balas nenek kim. Rin rin memasukkan bekalnya kedalam tas selempangnya dan menuntun gyurin mengantarnya ke penitipan. Hal yang selalu ia lakukan setiap harinya. Menjadi single parent adalah pilihannya saat tahu bahwa ia tengah hamil gyurin. Ia selalu bertekad bahwa tak ada rintangan yang tidak bisa ia lewati selama ia yakin ada orang yang paling ia sayangi di dunia ini, yakni gyurin, yang menjadi nafasnya untuk melanjutkan hidup.

***

“hei!” hyunmi yang tiba-tiba datang mengejutkannya,

“aish! kau ini…”

“hehe…ayo pulang” ajak hyunmi. Rin rin masih membereskan pekerjaannya yang sedikit lagi selesai. Kini ia tengah bekerja menjadi penjaga kasir di sebuah supermarket yang cukup besar di seoul, bersama dengan hyunmi sahabatnya yang saat ini sudah menduduki assistant manager. Berkat hyunmi lah rin rin bisa masuk bekerja disini dan bisa mendapat gaji yang lebih besar dari pekerjaannya yang sebelumnya.

“khaza…”

“ehm…rin-ah, hari ini aku menginap di rumahmu ya…”

“kau bertengkar lagi dengan joongki?” ucap rin rin yang sudah terbiasa melihat sahabatnya ini selalu bertengkar dengan kekasihnya,

“ehm…gitulah…percuma tinggal 1 atap dengannya jika dia masih saja belum merubah sifatnya!” gerutu hyunmi kesal, rin rin tertawa kecil melihat sahabatnya ini kesal, “kalian itu masih saja seperti anak kecil, kalau begini terus kapan kalian akan menikah? Huh?”

“jangankan memikirkan sampai ke jenjang itu rin…tau deh pusiiing… ayo pulang” gerutunya lagi dan langsung menarik tangan rin rin…

“…hmm, mereka semakin terkenal saja ya, dan sudah berubah menjadi pria dewasa” celetuk hyunmi sambil melirik rin rin. Rin rin tersenyum kecil dan berkata, “yah, baguslah…mereka semakin terkenal dan sukses” ucap rin rin dingin, hyunmi merangkul bahunya, “kau ini sebenarnya membencinya atau tidak sih?”

“aku tidak pernah benci dengannya…aku hanya ke-ce-wa” ucap rin rin dengan menekankan kata kecewa,

“tapi dia pasti sudah berubah kan? Sudah 5 tahun yang lalu rin-ah”

“apa untungnya buatku? Toh aku juga masih bisa hidup dengan tenang tanpanya…”

“aish! kau ini keras kepala sekali sih!”

“hehe…eh! Ayo cepat, gyurin pasti sudah menunggu lama” rin rin menarik lengan hyunmi agar mempercepat langkahnya.

Beberapa menit kemudian sampailah mereka di tempat penitipan gyurin, hari ini rin rin sedikit telat menjemput gyurin.

“ahjumma, mianhamnida aku telat menjemput gyurin” jelas rin rin,

“gwenchana…gyurin juga sudah tidur, seharian ia aktif sekali bermain” ucap ahjumma yang menjaga gyurin. Rin rin segera menggendong gyurin yang sudah terlelap ke alam mimpi, “aku pulang ahjumma…”

“ne…sampai jumpa besok…”

***

“rin-ah…”

“hem?”

“apa kau tidak bosan dengan hidupmu yang monoton seperti ini?” tanya hyunmi, rin rin tersenyum sambil menatap gyurin yang tidur di antara mereka “tidak, selama ada gyurin…”

“boleh aku bertanya sesuatu?”

“apa?”

“mengenai…ayah gyurin, apa ia tidak pernah bertanya di mana ayahnya?” tanya hyunmi hati-hati, rin rin diam sejenak, mengusap rambut hitam gyurin, “itulah yang aku takutkan selama ini…bilang bahwa ia tidak punya ayah, aku tidak mau membohonginya, tapi kalau aku bilang dia masih punya ayah…apa yang harus aku lakukan?”

“kau harus bilang pada ayahnya rin-ah, dia harus tahu bahwa kau memang hamil…hanya saja waktunya yang telat…” bujuk hyunmi,

“yah…sudahlah, hanya waktu yang bisa menjawabnya…” putus rin rin dan langsung memejamkan matanya.

Hyunmi tidak tega melihat sahabatnya yang selama ini berjuang menghidupi ia dan anaknya, sementara ayah dari gyurin sendiri bahkan tidak tahu bahwa ia sudah punya anak. Untungnya rin rin tidak mau ambil pusing, ia bertekad untuk melupakan semua masa lalunya dan berjalan ke masa depan bersama dengan gyurin seorang. Entah orang mau berkata apa tentang dirinya, yang penting baginya adalah ia bisa hidup tenang dengan gyurin.

***

“nah…karena besok adalah hari ayah, kalian tulis atau gambar apa yang ingin kalian sampaikan pada ayah kalian, okeee?” ucap guru gyurin, semua anak serempak meng-iya-kan, termasuk gyurin.

Sebelum pulang kerumah, rin rin sengaja mengajak gyurin ke toko es krim. “eomma…”

“hem?”

“kata guruku, besok hari ayah, lalu aku disuruh buat surat atau gambar untuk disampaikan padanya…”

“o..oh, begitukah?” rin rin merasa sangat bingung, hal ini ternyata datang juga.

“tapi…aku bingung, aku tidak pernah liat appa, hanya eomma mulu” ucapnya polos, rin rin tersenyum kecil, mengusap sisa es krim yang ada di pinggir bibir gyurin, “gyurin juga anggap eomma sebagai appa gyurin kan?”

“eh?”

“karna eomma juga bisa menjadi appa…” jawab rin rin lembut, gyurin yang meski belum mengerti yang membulatkan bibirnya. “sudah malam, pulang yuk…” rin rin menarik tangan gyurin dan keluar café.

“joongki-ya”

“rin-ah…gyurin-ah…” joongki menghampiri keduanya dan langsung memeluk gyurin gemas, “ahjussi…bawa mainan tidak?”

“hush! Gyurin-ah…” rin rin menegurnya pelan, “haha…tak apa rin-ah, nih ahjussi bawa Barbie…” ucap joongki seyara menyerahkan boneka Barbie pada gyurin, “kau ini selalu memanjakannya” ucap rin rin tidak enak,

“hehe,oh ya, kemarin hyunmi menginap disini?” tanya joongki mengikuti rin rin masuk ke rumahnya, “iya…mau minum apa?”

“apa saja rin-ah…lalu kau tahu sekarang ia ada dimana?”

“mollayo, dia pulang duluan tadi, ini…” rin rin duduk disamping joongki dan meletakkan minuman dan beberapa makanan ringan,

“huft~ kemana anak itu…” joongki mengacak rambutnya frustasi,

“makanya cepatlah kau melamarnya, dia itu sebenarnya mau menikah denganmu, tapi sifat childish-mu yang masih melekat dalam dirimu”

“dia juga childish…gampang cemburuan, kalau ada masalah selalu menghindar, membuat masalah itu makin besar…haaahh…” jelas joongki, rin rin hanya tersenyum kecil dan menggeleng kepala,

“ahjussi…” gyurin keluar dari kamarnya sambil membawa buku cerita dan duduk di pangkuan joongki, “apa cantik?”

“bacain aku cerita pangeran kodok…” pinta gyurin,

“gyurin-ah, kok minta sama ahjussi, sama eomma aja ya” ucap rin rin yang tidak enak dengan joongki, “gwenchana, sini ahjussi bacakan, tapi habis ini tidur yah…” ucap joongki dan diiyakan oleh gyurin.

Sambil menemani joongki yang sedang mendongeng, rin rin melanjutkan pekerjaan rumahnya, menyetrika. Sesekali ia memperhatikan keduanya, kadang gyurin tertawa geli dengan lelucon yang dibuat joongki, tidak jarang joongki mencubit gemas pipi gyurin yang chubby. ‘hmm…sepertinya ia memang membutuhkan ayah…’

***

Pagi harinya, saat rin rin dan gyurin tengah sarapan…

“gyurin-ah, eomma tahu siapa yang harus kau berikan surat…”

“siapa eomma?”

“joongki ahjussi”

“tapi dia bukan appa”

“dia suka membacakan kau dongeng kan? Lalu membelikanmu mainan? Dan juga suka mengajakmu ke taman bermain?” tanya rin rin dan selalu di jawab dengan anggukan dengan gyurin, “nah…berarti sama seperti appa kan? Sekalian ucapkan terimakasih pada joongki ahjussi karena sering membelikanmu mainan, otthe?”

“hemm…okei eomma” ucap gyurin sambil mengacungkan jempolnya, “bagus, itu baru anak eomma…” puji rin rin sambil mengacak rambut gyurin pelan.

To Be Continue…

Annyeooooonggg~~~

Hohoho.. saya balik lagi dengan ff yang sebenernya udah lama dibikin dan nganggur di draft, ide ini langsung muncul pas nonton film documenter ‘BABIES’ huuft~~ mereka sangat lucuuuu !! ff ini emang pendek, karna baru tahap pengenalan aja, moga suka yoo !! KOMEN>>KOMEN>>KOMEN..are welcome😀
mungkin kedepannya bakal fokus ke ff ini dulu, miaaannhh kalo byk ff yang nganggur, termasuk juliette, karena ide lagi buntu banget, di tambah tugas kuliah yang mulai berdatangan…🙂

98 thoughts on “Our Babies #first story

  1. hyunnie berkata:

    hwaaa~ anak siapa tuh..
    pasti kyu.. masa gak tanggung jawab..
    mana kyu?? kyu~!! *bawa2 golok..

    nice ff.. ^^
    lanjut ya.. kutunggu.. kekekkeke

  2. qkyufly19 berkata:

    kenapa ririn gak mau ngasih tau appanya gyurin
    ceritanya rinkyu mank udah nikahkah coz temennya rin bilang “kau harus bilang pada ayahnya rin-ah,
    dia harus tahu bahwa kau memang hamil…
    hanya saja waktunya yang telat…”

  3. hedeh s’Kyu ga tau2 #plak . .
    lanjutkan un ff’a seru . .
    penasaran ma kelanjutan’a
    oh y un cho cheondong tu siapa y ?? ko blm nongol2 hehehe
    apakah ade’a Gyurin ntar??

  4. freychullie.shinraena berkata:

    annyeong reader baru di sini…
    itu anaknya sapa ya?? ananknya kyu kah? kok g atanggung jawab gitu????/ penasaran dah.. gambarnya lucu amat….

  5. mana appa GyuRin koq ga bertanggung jawab ni…
    koq bsa ga da appana…

    Gyurin ngan anggap Jongki ajusshi sebagai appa ya…
    jangan jangan ya..

    Eonni lanjutin ya…
    gimana cerita na koq muncul2 ga da appa na si…

  6. rryetuk berkata:

    annyeong,, sy reader baru di sini..
    FFnya bikin penasaran..
    lanjutannya jgn lama2 y,, pgn tau siapa ayahnya Gyurin..

  7. addadeh berkata:

    good good good, kykny sru nih
    lanjutanny kpn ih..??
    buruan y, penasaran bgt syp appa ny gyurin *kykny sih kyu, heheheee
    ._.

  8. park minna berkata:

    huaaa….
    jd pngen punya anak gw..ahahahaaa…
    kn wktu rabu kmrn, gw ngeliat sodaranya acit yg bru ngelahirin..
    duh bayi” emg menggemaskan yaaa..😀
    ahahahahhaa….

    #d tggu juliet yaa😀

  9. hyukbumnik berkata:

    anaknya si gaemgyu tuh ya? hoho
    bagus eon. haaaa gatega ama rin rin kalo begicu!
    rin rin super girl ya? hoho

  10. chava berkata:

    udah lama gak mampir kesini heheheh…

    itu bapaknya si gyurin kyu kan ya? *sotoy* tega bgt gk mau tanggung jawab….

  11. KyuRei berkata:

    eonni!!!.. aku reader baruu~~
    wlopun udh ad part 2 nya tp aku mau comment ajaaa~~

    BAGUS.

    udah itu aja. sekian terimakasihh.. ^_^

  12. sparkyura berkata:

    Sbnrnya aku bingung ngejelasinnya
    berawal dr kesasar
    lalu menmukan ff tag kyu
    yowis saya coba
    apa ini telat utk komen?
    mian~

    haha seru, well si magnae setan itu ayahnya
    ckckck ntr di rmh biar aku marahin dy
    hehehe

  13. annyeong! Aku reader baru!
    Ini komen p’1 aku d ff. . . . .
    Kyu kah bapak y, penasaran sama masa lalu y rin rin. . . .
    Aku mau kasi pendapat, tu gyurin y umur 4 taun kan kok dia kyk umur 6 taun ya! Tp tu menurut ku ja *jgn marah ya author*
    cuma ngeluarim unek unek. . .
    Lanjut k berikut ah. . .

    • ahahaaa,,
      mengenai tingkah dan perilaku gyurin yang sepertinya lebih dewas itu aku ngikutin karakter keponakanku yang emang *sok* dewasa, heheee…
      atau aku yang lebai yah?? gp kok, gomawo masukannya..🙂

  14. Annyeong saya reader baru, siseh imnida. . .
    Ehmn. . .pasti appany gyurin si abang kyu,,
    koq bang kyu gk tw sich kalo rin rin hamil??
    Oke . . .aku loncat k next part. . .

  15. Cho Miara berkata:

    annyoeng saya reader baru……
    mia imnida…

    wah, nggga percaya klo kyu tega ngga mw tanggung jawab…
    tp saya ttp cinta…
    ckckck

    ceritanya seru nich, mw lanjut baca ah…..

  16. Huooo rin2. Anak nugu itu anak nugu?? Apa yang telah kau perbuat sampai menghasilkan anak?? #lebay
    Carita’a bagus. Kasian s rin2 harus menghidupi anak dan diri sendiri tanpa suami maupun ayah huhuhuh (˘̩̩̩.˘̩ƪ)
    Bapak’a s kyuhyun?? Abang gue (–˛ — º) Abis berbuat d tinggalin. Aigooo. Maafkan abang saya yaa #plakklagi😀

  17. di part ini lebih banyak cerita gyuri sama rin rin. belum ketahuan siapa bapaknya. tapi dari tu cover cerita udah ketahuan bapaknya si evil. kekeke latar belakang ceritanya belu ketahuan. dari pada penasaran, lanjut next part. ^^

  18. geu yeojaae berkata:

    sebenernya semi penasaran aja sih, penasaran tebakanku benr gak, soalnya di gambarnya udah ada kyu, jadi tiap ada kata appa, yang kebayang kyu…bener gak authorr???
    daripada penasaran ayo lanjooooottttt

  19. fahmalovesieunteuk berkata:

    oeenniii… anak selucuu itu mana bapaknyaaa??? haaa
    dari nmanya ud ktebak pasti si gaemgyu kn? cwo galak yg ngegemesin??😀
    huaaa knpa bsa dtinggalin gt oenn??😦
    lnjut baca yaa :*

  20. Huaaaah nyesekin nih bacanya..itu anak kyu kan..ko kyu bisa ga tau si rin rin hamil..trus selama ini kyu kemana..kasian rin rin dah 4thn besarin gyurin sendirian..

  21. HalcaliGaemKyu berkata:

    Wah… Cerita baru lagiiiiii
    krn aku blom bs ngubungin chingu buat minta password jadi cerita yg ada p.w nya aku tunda dulu (pas dipart yg ada password nya) hehe
    jd ngelanjutin kesini dulu deh
    wah bagus ff nya! Aku suka ide2 author.. Menarik dan gk ngebosenin.. Selalu bikin penasaran. Jd… Kyuhyun gk tau klo dia sdh jd appa? Ckck kasian… Pasti nanti pas tau dia langsung syok abis deh haha
    lanjut yah
    gumawo

  22. raraa berkata:

    Penasaran sama cerita masa lalunya kyu sama rin rin ? Emang apa yng terjadi sampai rin rin gag mau ngasih tau kyu kalau dia udah punya anak .

    Dr pada penasaran mari baca part selanjutnya

  23. henhen berkata:

    Kasihan rinrin selama 5 tahun dia hidup sendiri smpe melahirlkan dan berumur 4 tahun,pasti anak bang kyuhyun kan?ayo rinrin bilang aja kalo itu anak itu nak kyuhyun

  24. Anyeong! New readerssss ^^ ffnya kerenn bagus menarik, cuma aku belum dpt feel di part ini hehe gpp kan? Mungkin next part aku berfeel ria karna sudah ada konflikk hehe gomawooo sebelumnyaaa

  25. Ahhh appa gyurin kyuhyun kah? Penasaran gimana masa lalu rinrin sama kyuhyun sampe bisa punya gyurin >< ….

    Iyaaa thor kurang panjang cerita nya T_T , next chapp deh yahhh. Penasaran pas pov kyu nyaaa🙂

  26. Annyeong author, salam kenal.
    hyemin imnida. reader baru dan juga baru tersesat ke library author. ehehe
    wahhhhh,, baru umur 19 tahun udah melahirkan… gyurin pas senyum mirip ama kyuhyun kalo liat fotonya,,, next aku baca lanjutannya…

  27. GaemGyu berkata:

    Annyeong~ new reader is here…

    Aaaa itu anaknya kyuhyun kan ya,unyu unyu deh kayak appanya…penasaran sm masa lalunya rin rin

  28. siskydwie berkata:

    park rin rin hatimu mulia bgt menanggung derita sendiri.jd penasaran masalalunya seprti apa sbnrnya.
    Park gyurin lucu d gambr covernya cabi.

  29. chokyunnie berkata:

    rin rin semangat🙂 btw kyu kemana? kasian rin rin hrs jd single parent buat gyurin, apa rin rin bakal ngasih tau kyu klo mereka pny aegya?

  30. @Ennoo19 berkata:

    whuaaaahhhh kyuhyun jahaaaatt masa ninggalin Rin rin pas lg hamil hiks hiks #soktauyaaaku kkkkkk

    cukup aahh smpe disini commentnya mau lanjut baca lg kkkkkkk

  31. hankimsworld berkata:

    Rinrin jdi single parents?? Ckck appa’a gyurin kemana lgi?? Gga brtanggung jawab??

    Next part ya eon,, kyak’a seruu..

  32. Jd rin rin single parents:/
    kasian slama nie mereka cuman b2😦
    kyu gg cri rin rin , masa -_-
    heeh pasti seru deh kl kyu tau dy pnya anak , jd next ahh *bbyong

  33. apa yang terjadi nih kenapa rin rin gk ngasih tahu tentang kyuhyun sama gyurin unyu² hiksssssssssssssssss kasihan tuh gyurin dan kyuhyun berkeliaran bebas tanpa tahu punya anak ;( semoga next part gyurin bahagia dan ketemu apanya annyeong author saya reader baru izin baca ff nya yah hihi makasih🙂

  34. Cho Seul Hwa berkata:

    Anyeong eon aku readers baru disini. Ada beberapa kalimat yg rada ga baku jadi kesannya kaya ga nyatu(?) Tapi tetep bagus sih ceritanya. Mau lanjut duluuu

    • annyeooooong~
      maaf kalau masih ada kata2 yang kurang baku, hehehe
      selamat membaca ff yg lainnya, mudah2an kalau baca ke ff yang baru2 kalimatnya udah rada bener😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s