Our Babies #fourth story

Sebelumnya…

“saya ibu mertuanya” ucap wanita paruh baya yang ada disampingnya tegas, “i…ibu mertua?!”

Brak!!”

“rin-ah! K…kau harus lihat siapa yang datang” ucap hyunmi tergesa-gesa, “waeyo?”

“i..itu…diluar”

“sia…eommanim?!”

***

“…eommanim…”

“kau…rin rin…aigo~” seketika ibu kyuhyun limbung, memegang kepalanya yang pening,

“eommanim!” “eomma!” ucap ahra dan rin rin bersamaan dan langsung memapah ibu kyuhyun masuk ke dalam rumah.

“ini…minum dulu eommanim, eonni…” rin rin menyerahkan segelas air pada ibu kyuhyun yang masih shock, “dimana dia? Dimana cucuku?”

“gyu…gyurin…”

“namanya gyurin?”

“mianhamnida eommanim…aku…”

“kenapa kau berbuat seperti ini rin-ah?!”

“aku sungguh minta maaf…aku merahasiakan ini semua juga untuk kyuhyun”

“tapi kau menanggung beban yang berat nak…meski kau dan kyuhyun sudah bercerai tapi kau tetap anakku, kau tetap bagian dari keluarga kami” lirih ibu kyuhyun, tak kuasa rin rin menahan tangis, ia peluk ibu yang telah ia anggap sebagai pengganti orang tuanya, “mianhae…hiks…jeongmal mianhae eomma…” isak rin rin,

“…Kembalilah ke rumah rin-ah”

“…eommanim…”

“Pintu rumah kami masih terbuka lebar untukmu…” Ucap ibu kyuhyun penuh harap,

“Mianhamnida eommanim…kalau untuk itu aku tidak bisa…aku…”

“Tapi…”

“Eomma…baiknya beri rin rin waktu untuk berfikir, semua ini terlalu terburu-buru…” Ahra menengahi,

“Tapi sampai kapan? Eomma mau cucuku tinggal bersama kami” putus ibu kyuhyun, rin rin hanya mendesah pasrah.

“Beri rin rin waktu eomma…” Ucap ahra sekali lagi,

“Eommanim…keadaan saat ini sudah tidak memungkinkan aku untuk kembali…tapi aku janji, aku akan sering mengajak gyurin ke rumah” janji rin rin

“tapi tetap saja…”

“Eomma…” Ahra mencoba menahan keinginan Ibunya, ia tahu ini pasti berat bagi rin rin,

“Geure…seringlah main kerumah…aku kesepian jika semua orang tidak ada…tapi kau harus ingat rin-ah, kami selalu menunggumu kembali ke rumah kami…” Ucap ibu kyuhyun penuh harap,

“Ne…algaesseumnida eomma…” ucap rin rin pasrah.

“tapi, Dimana dia?”

“Ne?”

“Cucuku”

“Ooh…lagi keluar bersama hyunmi, sebentar lagi juga pulang…”

“Ini fotonya?” Tunjuk ahra pada foto gyurin dan rin rin yang ada di pojok ruangan, “ne…itu saat ulang tahunnya kemarin eonni…”

“Sangat mirip dengan kyuhyun, ya kan eomma?” Ucap ahra sumringah,

“Iya…sangat mirip, bibir dan matanya…” Ucap ibu kyuhyun sambil memandang sayang foto gyurin yang membuat hati rin rin makin terenyuh.

“Keundae…apa kyuhyun yang beritahu eomma?” Tanya rin rin ragu,

“Managernya, kalau bukan dia yang beritahu kami…awalnya pun kami tidak percaya, junhyung sengaja menjelaskan pada kami agar bisa mencari jalan keluarnya, ia hanya memikirkan karir kyuhyun saja…dan jika dia tidak menjelaskan pada kami, kalian tidak akan bilangkan?” jelas ibu kyuhyun,

“Bukan itu maksudku…kyuhyun juga baru tahu…” Ucap rin rin murung,

“…apa alasanmu sebenarnya? Kau menghilang dan kini sudah ada gyurin…” Ujar ibu kyuhyun,

“Mianhae eomma…aku juga tidak tahu kalau waktu itu aku hamil, aku hanya tidak mau merepotkan kalian, apalagi kyuhyun…aku hanya menjadi penghambat karirnya…”

“Jangan pernah berpikir seperti itu rin-ah! eomma tahu hal ini pasti sangat berat bagimu, tapi kau masih punya kami…kau dulu janjikan akan selalu menganggap aku sebagai ibumukan?”

“eomma…” lirih rin rin, ia tak sanggup berkata-kata lagi dan kembali memeluk ibu kyuhyun. pelukan seorang ibu, meski kini ia telah menjadi ibu, ia juga merasakan kehangatan dari ibu kyuhyun yang selama 5 tahun ini tak pernah ia dapatkan.

Beberapa saat kemudian…

“Eomma !!” Seru gyurin yang baru saja pulang dan langsung kabur ke pelukan rin rin, “gyurin-ah, beri salam pada halmeoni”

“Ne? Annyeonghasseyo halmeoni…” Ucap gyurin sambil memberi hormat, “ahra ahjumma…”

“Annyeong ahjumma…” Ucap gyurin polos, “aigo~ kyeopta! Benar-benar duplikat kyuhyun!” Seru ahra,

“Gyurin-ah…sini sama halmeoni” ucap ibu kyuhyun sambil menarik tangan gyurin lembut kedalam pangkuannya,

“Halmeoni?”

“Ne…ini nenek gyurin, ibu dari kyuhyun appa” jelas rin rin,

***

“Haahhh…” Rin rin memijat kepalanya yang terasa penat, ia selimuti gyurin yang tengah terlelap, “gyurin-ah…apa yang harus eomma lakukan?” Lirih rin rin pelan, ia kecup kening gyurin lembut dan keluar, menemui hyunmi dan joongki yang masih ada di luar.

“Makan rin-ah” ucap joongki, “iya, kau seharian belum makankan?” Sahut hyunmi seraya menaruh kimchi di meja makan,

“Ne…” Jawab rin rin lesu, dengan malas ia mengambil nasi,

“Lalu…apa yang akan kau lakukan setelah ini?”

“Nanmollayo…aku bingung, semua orang sudah tahu…apalagi keinginan eommanim untuk aku kembali ke rumah itu…aku takut mereka akan mengambil gyurin…”

“Kau harus menikah lagi” celetuk hyunmi,

“Hya! Hyunmi-ya!”

“Itu satu-satunya jalan, setidaknya gyurin punya ayah dengan status yang jelas, meski itu ayah tiri…”

“Aigo…tidak pernah terpikir olehku untuk menikah lagi…”

“tapi omongan hyunmi ada benarnya juga…apalagi tidak ada nama ayah kandungnya yang jelaskandi akte kelahirannya?” ucap joongki,

“ah~ sudahlah, aku pusing memikirkan ini semua, hmm…lebih baik memikirkan persiapan pernikahan kalian…sudah sampai mana?” Tanya rin rin mengalihkan pembicaraan,

“ooh…i..itu…”

“waeyo?” Tanya rin rin heran, karena keduanya sama-sama bingung, “chagiya…minta bantuan pada rin rin saja ya…” ucap joongki,

“tuhkan! Kau masa tidak bisa bantu sama sekali sih?” gerutu hyunmi, rin rin hanya diam memperhatikan kedua sahabatnya ini bertengkar, hal yang selalu ia lihat selama ini…

“kan sudah aku bilang kalau dalam dua bulan ini aku sedang sibuk-sibuknya…lagipula kan ada rin rin, kalau sudah mendesak, aku pasti bantu chagi”

“tapi…”

“sudaaahhh…kalian mau menikah 2 bulan lagi? Oke, aku akan bantu…tenang saja joongki-ya, aku akan pilihkan gedung dan baju pengantin yang terbaik untuk kalian…” ucap rin rin menengahi,

“gomawo rin-ah…chagiya…sama rin rin saja ya”

“haah! Terserah kau lah” gerutu hyunmi.

***

Malam harinya rin rin sama sekali tidak bisa tidur. Ia terus memandangi gyurin dengan gelisah. Banyak pikiran berkecamuk di dalam hatinya. Rasanya ia ingin keluar dari semua masalah ini. Ia ingin kembali ke masa lalu, bahkan masa dimana ia belum mengenal dengan kyuhyun…

Tak lama rin rin bangun, ia mengambil sebuah kotak berukuran sedang. Kbenda yang sudah bertahun-tahun tak pernah ia sentuh. Kotak berwarna coklat tua yang sudah berdebu itu ia buka perlahan, di dalamnya terdapat boneka sapi kecil, hadiah pertama yang ia dapatkan saat masih pacaran dulu dengan kyuhyun.Ada juga diary warna pink dengan gambar kucing didepannya, diary yang berisi seluruh isi hatinya yang tergila-gila dengan kyuhyun. Hingga sebuah kotak kecil berwarna merah, yang berisi sebuah cincin bermata satu, cincin pernikahannya dulu dengan kyuhyun. Ia usap lembut cincin yang dulu sangat ia jaga, benda yang pernah menjadi tanda bukti statusnya sebagai milik dari kyuhyun.

Bulir air mata pun perlahan mengalir di pipi chubby-nya. Kenangan yang selama ini ia kubur kembali mencuat kepermukaan, rin rin menyadari perasaannya pada kyuhyun sampai kapan pun tak akan berubah. Ia akan tetap mencintai kyuhyun…

“tuhan…apa yang harus aku lakukan…aku ingin melepasnya, tapi kenapa…kenapa ia tidak bisa pergi dari hidupku…” isak rin rin, ia peluk erat kotak coklat yang penuh dengan kenangannya bersama kyuhyun, “aku mencintainya…aku sungguh mencintainya tuhan…” lirih rin rin,

***

“kyu…kira-kira sampai kapan ya kita akan bersama?” Tanya rin rin yang saat itu baru saja mereka merayakan hari jadi pernikahan mereka yang pertama,

“aish! rin rin pabo! Kenapa kau bertanya seperti itu?!”

“hya! Wajarkan aku bertanya seperti itu?! Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, makanya aku bertanya padamu, tuan cho kyuhyun!” balas rin rin dingin, kyuhyun tersenyum kecil dan merangkul istrinya, “aku tidak mau berkata yang aneh-aneh, tapi yang jelas, sampai kapan pun kau harus selalu berada disampingku dan menjadi menantu kebanggaan eomma” ucapnya yakin, rin rin hanya tersenyum kecil dan menunduk malu,

“ahahahaaa…sepertinya aku sudah bicara yang berlebihan” celetuk kyuhyun,

“mwo?”

“wajahmu sangat tidak cocok kalau begitu…kau hanya cocok kalau lagi cerewet dan marah-marah!” ujar kyuhyun sambil menjawil hidung rin rin,

“yaakk!! Cho kyuhyun pabo! Bisa tidak sih kau bersikap romantis?!” omel rin rin, tak lupa ia mendaratkan jitakan di kening suaminya, “aww! Yak! tuh kan? Kau itu memang cocok kalau galak! Ahahaaa”

***

Dddrrrrttt!! Handphone rin rin berdering, tertera nama kyuhyun di layarnya. Segera rin rin menghapus air matanya dan mengatur nafas… “…yeobseyo?”

“rin-ah…” ucap kyuhyun sedikit salah tingkah,

“ada apa? Ini sudah malam” ucap rin rin berusaha bicara acuh,

“aku mau menanyakan kabar gyurin…apa dia sudah tidur?”

“hmm…ini sudah jam 10 malam, kyuhyun-sshi”

“arraseo…oh ya…mengenai kedatangan eomma…”

“huft~ nanti saja kita bicarakan, kepalaku penat” putus rin rin, baru saja ia mau menjauhkan handphone dari telinganya…”arraseo…mianhae rin-ah, ini pasti sangat berat untukmu…err, sudah malam, tidurlah…sampaikan salamku untuk gyurin…” klik! Telfon terputus, rin rin hanya memandang layar handphonenya dalam diam, meski air matanya kembali mengalir.

Sedangkan di hotel tempat kyuhyun menginap, ia memandang sayang layar handphonenya…

“…maukah kau membuka hatimu untukku lagi?” ucap kyuhyun pelan, ia raih kalung dari sakunya, kalung dengan bandul sebuah cincin yang sama persis dimiliki oleh rin rin, yang diam-diam selama ini ia jaga dengan baik,

“…apa bisa kita kembali seperti dulu lagi?” lirih kyuhyun, ia pakai kalung tersebut ke lehernya, “… aku janji eomma…aku akan membawa kembali anakmu yang sempat hilang dulu…”

***

“nah! Anak eomma sudah cantik…” ucap rin rin sehabis menyisir rambut ikal gyurin, “eomma, pakaikan aku ikat rambut yang ini…” pinta gyurin,

“waah, bagusnya, kau dapat dari hyunmi ahjumma?”

“ahni…appa yang membelikannya” ucap gyurin riang, “o…ooh…”

“eomma, appa mana?”

“ne? eomma tidak tahu sayang…appa sedang sibuk-sibuknya…”

“hu’uh…aku mau appa lihat aku menari” ucap gyurin murung, rin rin memangku gyurin dalam pelukannya dan sambil mengusap tangan gyurin, “appa pasti datang…tapi mungkin untuk saat ini tidak bisa main dengan gyurin…nanti eomma yang akan bilang…”

“benar eomma?!”

“ne…eomma janji, kita jalan sekarang?”

“ayo! Nanti aku ada latihan lagi…” ucap gyurin yang kembali riang, rin rin hanya tersenyum kecil melihat tingkah buah hatinya itu.

***

Ddrrrtt !!

Sender : kyuhyun

Appa ingin bertemu denganmu, sebentar lagi ku jemput.

“Mwo?! Aigo! Hyunmi-ya ottokhae?!”

“Waeyo?”

“A..ayahnya kyuhyun ingin bertemu denganku, apa yang harus aku lakukaaann?,” ujar rin rin panik,

“Ya…harus bertemu lah, siap-siapsana!”

“Hya! Kau lupa dengan permintaan ibunya?! Mereka menginginkan aku kembali !” Ucap rin rin makin panik,

“Tenang Rin-ah! Mungkin mereka hanya ingin bertemu dengan gyurin, ingat! Kau berhutang penjelasan pada mereka tentang gyurin, kalau kau mau selesaikan masalah ini dan cari jalan keluar yang terbaik” jelas hyunmi bijaksana, rin rin hanya menunduk sedih, tak tahu jalan keluar apa yang akan ia ambil.

1 jam kemudian…

“Appa!!” Seru gyurin saat melihat kyuhyun datang dan kabur ke pelukannya, “aigo~ annyeong anak appa yang cantiiiikkk !!” Ucap kyuhyun gemas dan mencubit pipi gyurin,

“Appa kemana aja?”

“Mianhae, appa sibuk kerja, siap kerumah halmeoni?”

“Ne…aku siap! Eomma ayo jalan” seru gyurin riang, beda halnya dengan rin rin yang malam memperlihatkan wajah suram,

“Siap rin-ah?” Tanya kyuhyun,

“Mau tidak mau…ayo jalan” ucap rin rin datar dan langsung masuk ke mobil diikuti kyuhyun dan gyurin.

***

“Nah! Sudah sampai…” Ucap kyuhyun, sedangkan rin rin hanya diam dengan wajah pucat dan gyurin yang terlelap di pelukannya,

“Rin-ah…gwenchana?”

“N…ne…” Ucap rin rin gugup, ia menggendong gyurin dan keluar dari mobil. Sejenak ia tatap rumah mungil nan asri yang cukup banyak berubah saat 7 tahun yang lalu ia tinggalkan.

“Sini…” Kyuhyun mengambil alih gyurin dari pelukan rin rin dan jalan mendahuluinya,

Ting tong…

“Kyunnie !” Seru ahra yang membukakan pintu, “annyeong noona…”

“Ayo masuk! Appa dan eomma sudah menunggu, gyurin tidur ya? tidurkan saja di kamarmu…ah~ rin-ah, ayo masuk” ucap ahra riang, yang sepertinya masih menganggap rin rin sebagai bagian dari keluarga mereka,

“N..ne eonni…” Jawab rin rin canggung.

Rin rin disambut sangat hangat oleh semua anggota keluarga kyuhyun, layaknya seseorang yang masih menjadi menantu dari keluarga ini dan juga seorang anak yang baru datang lagi, rin rin merasa sangat canggung saat memberi hormat pada kedua orang tua kyuhyun,

“Abeonim, eommanim…jeongmal mianhamnida…” Ucap rin rin sambil menunduk,

“Ehm…kita semua tidak percaya akan kehadiran gyurin yang selama 5 tahun ini kau sembunyikan dari kami semua” jelas ayah kyuhyun yang makin membuat rin rin makin merasa bersalah,

“Jeongmal mianhamnida abeonim…aku pun bingung harus bagaimana saat tahu bahwa aku hamil gyurin…dan aku tahu, keberadaan gyurin akan membuat…karir kyuhyun terganggu..” Jelas rin rin tanpa berani menatap semua orang,

“Tapi bukan ini caranya rin rin, kau masih ada kami…” Ujar ibu kyuhyun,

“Tapi kondisinya aku bukanlah istri kyuhyun eomma…” Balas rin rin,

“Ya sudah…kalian menikah lagi saja dan tinggal di rumah kami…” Putus ayah kyuhyun,

“”Mwo?!!”” Seru rin rin dan kyuhyun bersamaan,

“Abeonim…tapi…”

“Apa? Kalian saling menyukaikan? Dulu kalian cerai karena suruhan dari managermu itu…”

“Tapi abeoji…” Elak kyuhyun, “yeobo…keputusan untuk menikah masih terlalu cepat, beri mereka waktu lagi…” Ibu kyuhyun menengahi,

“Baiklah…baiknya kalian pikirkan lagi mengenai hubungan kalian…kasihan juga dengan gyurin, rin rin, kau harus pikirkan perasaan gyurin juga” ujar ayah kyuhyun, sementara rin rin hanya mengangguk pasrah.

“Rin-ah…kau menginap saja ya…”

“Eommanim…aku”

“Ssst…sekali ini saja, anggap saja ini benar-benar rumahmu…” Pinta ibu kyuhyun, “n..ne…arraseo eomma…” Ucap rin rin pasrah.

Tak butuh waktu lama bagi gyurin untuk beradaptasi dengan keluarga kyuhyun, segala tingkah lakunya membuat gemas semua orang.

“Hoaahmm…”

“Aigo~ cucu halmeoni sudah mengantuk huh?” Ucap ibu kyuhyun, “enggak…aku belum ngantuk” ujar gyurin yang masih tetap mau bermain,

“Gyurin-ah, sudah jam 9…ayo tidur”

“Belum ngantuk eomma…” Rajuk gyurin,

“Besok bisa main lagi sayang…” Bujuk rin rin, “sayang, besok main sama halmeoni lagi ya, sekarang minum susu dan bobo” tambah ibu kyuhyun sambil menyerahkan susu hangat untuk gyurin,

“Tidur di kamar kyuhyun saja rin…biar kyuhyun tidur di kamar sebelah”

“Ne eomma…” Ucap rin rin, ia menuntun gyurin dan masuk ke kamar kyuhyun, kamar yang dulu juga pernah ia tempati.

Setelah masuk kamar, sejenak rin rin memperhatikan kamar yang 7 tahun yang lalu ia tinggalkan. Tak banyak yang berubah di kamar ini, hanya yang membedakan barang-barang rin rin yang sudah tidak ada.

1 jam…

2 jam…

3 jam…

‘Haaah…kenapa gak bisa tidur?’ Batin rin rin, sejak tadi ia terus gelisah tidsk bisa tidur. Ia rapatkan selimut gyurin dan beranjak mengelilingi kamar kyuhyu yang dulu juga pernah menjadi kamarnya.

Kamar yang sangat rapi, meski jarang di tempati oleh pemiliknya, namun kamar ini tetap bersih. Rin ri. Menuju meja belajar kyuhyun yang masih tetap ada, hanya saja isinya yang sudah berubah. Foto-foto bersama member super junior, foto kyuhyun pertama kali memenangka kontes dan juga pialanya dan masih banyak lagi. Rin rin hanya tersenyum kecil melihat semua itu.

Tak lama ia beranjak keluar kamar. Sepi. Semua orang sudah tidur, rin rin berjalan ke pekarangan belakang rumah dan duduk di pinggir kolam. “huft~ apa aku bisa melewati ini semua?” ucapnya pelan, sambil memandang kolam,

“kau belum tidur?” ucap kyuhyun yang sudah berdiri di ambang pintu, “kau juga belum?”

“ahni, tidak bisa tidur…” ucapnya dan duduk disamping rin rin,

Sejenak keduanya saling diam.

“bagaimana perasaanmu saat tahu kau hamil?” kyuhyun memulai pembicaraan,

“hmm…semua perasaan bercampur menjadi satu…sedih, marah, menyesal…tapi ada rasa senang yang luar biasa, karena aku akan menjadi seorang ibu…”

“…” kyuhyun hanya bisa diam mendengarkan rin rin dengan menatap gadis yang yang penting dalam hidupnya,

“…saat itu aku sangat bingung, memberitahu-mu mnegenai kehamilan ini, sama saja menjatuhkan karirmu…jadi, sejak saat itu aku putuskan untuk menghilang dan memulai hidup baru bersama calon bayiku…untungnya aku masih mempunyai hyunmi, yang selalu ada disaat aku sedang kesusahan…saat gyurin hadir, kebahagiaanku bertambah…aku mempunyai seorang malaikat kecil yang cantik…dan sangat mirip denganmu…”

“mirip?”

“ne…gyurin sangat tidak suka sayuran…tapi dia suka jjangmyeon, gyurin juga pintar menyanyi, meski masih belepotan…gyurin juga jahil…seperti dirimu…gyurin…gyurin sangat berarti bagiku…aku akan lakukan apapun, asalkan gyurin bisa bahagia dan tetap berada disisiku” ucap rin rin, air mata mulai membasahi pipinya, “rin-ah…”

“aku selalu berusaha menjadi orang tua yang baik baginya…menjadi ibu, sekaligus seorang ayah…tidak peduli orang lain berkata apa tentang diriku yang hamil diluar nikah lah…yang dibilang wanita penggoda…aku tidak peduli semua itu, tapi yang terpenting…gyurin bisa merasakan kasih sayangku sebagai ibu sekaligus seorang ayah…” jelas rin rin,

GRAB! Kyuhyun reflex memeluk tubuh mungil rin rin, hingga membuat tangis rin rin pecah, “hiks…kau…kau tidak ingin memisahkan gyrin dengankukan? Meski kita…kita tidak bisa bersama…aku…aku bingung kyu…apa, hiks…apa yang harus aku lakukan?” isak rin rin dalam dekapan kyuhyun, dengan sabar kyuhyun mendengar keluh kesah rin rin, ia elus rambut rin rin penuh sayang.

Tak dipungkiri kyuhyun pun masih sangat menyayangi rin rin. Ia ingin menjaga dua wanita yang sangat berarti dalam hidupnya.

“mianhae rin-ah…mianhae…” lirih kyuhyun, ia melepas pelukan rin rin dan menghapus air mata di wajahnya, seketika kedua mata mereka bertemu dan… chup~ kyuhyun mengecup bibir rin rin lembut,

Tiba-tiba…

“huweeee….eomma…” terdengar gyurin yang menangis dari dalam kamar kyuhyun, reflex rin rin mendorong tubuh kyuhyun dan melepas ciumannya, “menikah denganku rin-ah! Kita bangun lagi keluarga kecil…kau, aku dan gyurin…” ujar kyuhyun sambil mengenggam erat tangan rin rin,

“ta…tapi…”

“aku janji…aku janji akan menjaga kalian” lanjut kyuhyun, rin rin hanya diam, tidak menjawab dan menepis tangan kyuhyun lalu berlari ke dalam kamar.

“…aku akan menepati janjiku appa…eomma…rin rin akan kembali kerumah ini…” lirih kyuhyun selepas rin rin pergi.

To Be Continue…

Hya~~~ seperti biasa, ngaret ! yah, kmaren abis sakit dan sekarang gara-gara tugas yang menumpuk, (-____-“) mianhae readers yaa… tapi moga puas deh sama part ini, mungkin 2 part lagi cerita ini akan selesai, so tunggu terus kelanjutannya yaa… *deep bow* skali lagi, kalo ada yang mau nagih ff misalnya, follow me @sherinadiita yoo… J

74 thoughts on “Our Babies #fourth story

  1. melisha elf berkata:

    oh mai gat,,kren sgd critany >.< seruu,bkin reader naik trun em0siny,daebak thor,dtnggu klanjtnny y,nice ff ^^

  2. haera eunhae berkata:

    Ya ampun MeTal bgt sih ni ff bkin aq nangis bombay… Mna aq bcanya smbil dnger lgu kyu yg hope is a dream tht never sleep lg mkin kluar ja airmata ku… Y_Y
    Smga kyurin bsa brg lg y?? Klo bsa happy end y jgn sad end…

  3. huaaaa….
    mewek trus setiap baca ff ini..

    rin-ah dorongan untuk kembali pada kyu sudah ada dri berbagai arah..
    jadi jangan ditrolak lg >,<

    gyurin gunakan kepolosanmu untuk membuat appa umma mu bersatu ya nak~

  4. mian Eon baru baca…
    aduh Rinrin balek aja ama KyuHyun.. yg laen da pada setuju tu.. wkwkwk
    kan ntar Gyurin senang…

    Gyurin bntu Eomma mu biar mau blek ge ma Appa..
    ok Gyurin.. aku tunggu epi selanjutnya..

  5. TheClaretNeesa berkata:

    Aku baca dari 1st story, tp cuma comment disini.. ^^ Mianhae, author-ssi..
    Aku suka ceritanya, KEREN! Aku sampe deg2an gini pas baca😀

  6. addadeh berkata:

    aq br bca dr part 1, komen ny d sni aj y thor skalian
    hehehe
    bgus bgus,, ayoo lnjut
    aq bgung mw komen apa, sgini aj y🙂
    ._.

  7. AmayaKawaii berkata:

    Huaaaaaaaaaaa….
    Daebak….
    seruuuu2. . . *sambil munyungin bibir*
    Ta, knpa sih si gyurin pkek acra nangis sgla kan kl g’ nngis *otak yadong ktularan dea*
    Lanjutin cpetan dng ta sblm uas nih, ya ya ya ya ya ya ya ya ya ya ya…….😀
    Tdi mlai bca bner2 pas pd presentasi TPI, hahaha

  8. HUAAAA
    sempat kehilangan link blognya gara2 kompi diinstal><
    gak apa terlambat yang penting masih bisa baca kekek

    kyu gak akan tega misahin gyurin sama ibunya sendiri
    jalan buat jadi keluarga bhagia terbuka lebar
    apa yang dicemaskan????
    sparkyumah gak udah diikirin #digalok

  9. Cho Miara berkata:

    ninggalin jejak dulu ah nanti baru coment…
    mian takut ngga bsa soalnya kdang hp error n plsa modem abis…
    hehe

    tp yg paasti aku suka jalan ceritanya dr awal….

    n pastinya ampe akhir….
    hehehe

    di tunggu kisah slanjutnya y chingu….
    pokoknya keren deh chingu…
    saya suka apa lagi yg berhubungan dgn kyu oppa….
    hehe

  10. SarahHapshari berkata:

    astagaaaaaaaaaaa
    mengharukan sekali ceritanya di akhir chapter ini, seneng campur aduk deh tapi bahagia klo kyu bisa bersatu lagi ;D

  11. cieeee…cieeee…. dikiseu-kisseu ma dilamar ma kyu, chukaeeee…… demi grurin terima aja, apalagi ibu mertua ma ayah mertua masih nganggep anak, soal karir kyu yg bakalan ancur gpp, abaikan aja, kan si kyu masih bisa kerja di kona beans ato ngurus sekolah yg di taiwan *plaakkkk*
    lanjut author^^ semangat nulisnya ya🙂

  12. Jurig klo si rinrin ga mau nikah sama lo,, gw mau kok!! Aheeeeeeyyyyy
    Wakwkwkwkwkwkwk

    Btw si PM disini sadis amat yax??
    Nyuruh si rinrin cere sama jurig!!
    Ganteng ganteng yah,, kelakuan bgtu amat!!
    Ckckckckckckckckck

  13. Author~ah jweosonghamnida komen q yg di part 3 eror😥 nan mollasseo kok jd spt itu, komenny kepotong bnyk. Mungkin hp.q yg eror = =v

    kyaaa ffny makin lama makin tambah penasaran dan menegangkan >.<

  14. fahmalovesieunteuk berkata:

    huaaa sediiihh bgd part inii😥
    gak bisa bgd ngebayanhin gmna prsaan ny rin rin skrg😦
    untuung kluarga kyu baik, tdiny kirain aq bkal jahat kyak di pelem pelem gt hehehe
    ayoo kyuppa berjuang dpetin hati rin rin lagii \^o^/

  15. Ampun dah authornya pinter banget maenin perasaan readers nih..pas dah mau nangis jadi seneng lagi trus sedih lagi..jalan ceritanya daebak deh..tuh rin jangan keras kepala dong,jujur aja sama perasaan sendiri,ga usah takut sama apapun,kan ada kyu.

  16. HalcaliGaemKyu berkata:

    Kya….. Kenapa semakin seru….
    Knp ide mu daebak bgt chingu..
    Mau aku tunda bacanya.. Tapi klo seru kyk gini.. Kan sayang… Krn lagi seru2 nya malah TBC >///<
    jadi bacanya hrs dilanjutkan kembali…
    Lanjuuuuuutttt
    maju terus pantang mundur
    kekeke

  17. raraa berkata:

    Sepertinya kyuhyun bakalan berhasil membawa rin rin ke sisinya lg .
    Ayooo oppa semangat sedikit lg perjuangan akan membuahkan hasil🙂

  18. henhen berkata:

    Akhirnya kyuhyun ma rinrin sadar kalo merek masih menyukai palagi keluarga cho menyambut rinrin dengan hangat

  19. Ahh so sweet ><

    Kan kasian juga gyurin, oke semoga di next chap rinrin udh yakin sama perasaannya dan mau rujuk sama kyuhyun .. Okede next chap ^^

  20. chokyunnie berkata:

    ayoo rin rin buka hatimu kembali.. rinkyu msh saling mencintai satu sama lain
    lagian klo rinkyu kembali gyurin pasti seneng🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s