[PG 15] Get Married ~Part 8~

From get to after marriage~

Krek!

“loh, rin rin?” ujar ibunya yang baru saja merapikan ruang tamu, rin rin hanya diam cemberut, tanpa mengidahkan panggilan ibunya, dia langsung naik ke atas ke kamarnya. BRAK!!

“aish! kenapa lagi dia?!”

“ahjumma…” hee rin diikuti seungmi dibelakangnya menyusul rin rin,

“hee rin-ah, kenapa dia?”

“err…biasa ahjumma, lagi sensitive”

“bertengkar dengan kyuhyun?”

“yaa…begitulah, ahjumma, aku pulang dulu ya, ini belanjaan rin rin, tadi dia bilang dia gak mau pulang dan…gak mau lihat kyuhyun”

“Mwo?! Memang kenapa sih?” Ibu rin rin mengajak duduk hee rin dan seungmi untuk duduk dan menjelaskan semuanya. Mau tidak mau hee rin menceritakan foto kyuhyun yang tersebar luas itu.

Awalnya ibu rin rin marah, tapi jika dilihat lagi, itu semua memang tidak disengaja, mungkin saja orang yang mengambil foto tersebut saat moment yang tepat atau hanya editan orang jahil.

“Tapi siapa artis itu?”

“Itu…”

“Kata donghae, dia salah satu pengisi acara dari thai, dan katanya memang teman lama kyuhyun” jelas hee rin setelah mendapat kabar dari donghae.

“Hhh…mereka itu sudah menikah, masih saja seperti anak kecil, mana sekarang mau jadi orang tua lagi” ujar ibu rin rin, hee rin dan seungmi hanya diam. Mereka pun merasa ikut di komentari ibu rin rin, karena hubungan rumah tangga mereka masih seperti bermain-main.

“Kalau begitu, kami pulang dulu ahjumma…” Pamit hee rin,

“Hmm, hati-hati…jangan ngebut-ngebut rin” ibu rin rin memperingati,

“Hehee, tenang saja ahjumma, ada aku yang slalu ngomelin dia nih kalo dibawa ngebut” celetuk seungmi.

Setelah mengantar mereka sampai gerbang, ibu rin rin segera masuk ke kamar rin rin. Ibu rin rin hanya tersenyum kecil melihat rin rin yang hanya duduk di balkon, ingatannya kembali teringat, saat rin rin masih gadis dulu. Kalau anaknya itu ngambek, dia pasti melamun di balkon sambil menekuk kedua lututnya, tapi kali ini berbeda. Anak gadis kesayangannya sudah dewasa dan menikah, bahkan saat ini sedang mengandung calon cucunya.

“Rin” panggil ibunya pelan, dan hanya dibalas dehaman malas darinya. Ia duduk disamping rin rin. “Kaktusnya udah mati semua eomma” ujarnya sambil menatap jejeran pot kaktus kecil yang dulu menjadi tanaman favoritnya.

“Mianhae, eomma kadang lupa sirami, menyuruh adikmu juga mereka malas-malasan” jelas ibu rin rin,

Rin rin memeluk lengan ibunya dan menaruh kepalanya di bahu ibunya. Nyaman. Ia menghembuskan nafas berat, seakan telah menyimpan beban yang berat. “Kau harus percaya pada suamimu rin…” Ujar ibunya dan hanya dibalas dengan helaan nafas berat.

“aku sebal melihatnya eomma…” gerutunya,

“yah, ibu hamil memang suka labil!” celetuk ibunya,

“yaaa~ eomma…kan wajar kalau aku cemburu” rajuk rin rin,

“hmm, eomma juga dulu begitu rin saat hamil kamu dulu, malah eomma gak mau lihat wajah appamu itu…eomma sebal” cerita ibunya, rin rin terkekeh pelan. Ibunya sedikit lega bisa melihat rin rin bisa tersenyum lagi.

“hahaaa….aaww!” reflex ia memegang perutnya lagi, “aigo~ dia aktif sekali eomma..” ujar rin rin sambil mengusap perutnya yang ada sedikit benjolan di samping,

“hmm, sepertinya laki-laki ya rin?” tebak ibunya sambil ikut mengusap perut rin rin,

“hhhh, mungkin eomma…” ujarnya sambil terus mengusap perutnya hingga benjolan itu menghilang. “Eomma buatin samgyetang ya, bagus untuk janinmu” ujar ibu rin rin dan dibalas dengan anggukan kecil olehnya lalu kembali meninggalkan rin rin sendirian.

“Huuuhhh…baby-ya, kalau kau besar nanti, jangan jadi penyanyi seperti appa-mu…kasihan nantinya sama orang yang akan jadi pacarmu” ujar rin rin pada perutnya sendiri, “aahh… Aish! Kau marah karna kubilang jangan jadi artis huh?” Ujarnya lagi yang merasa bayinya kembali menendang. “Baby-ya…perjuangan eomma dulu bersama appamu tidak mudah…makanya, eomma tidak mau kau sampai begitu…” Ujar rin rin lagi sambil terus mengusap perutnya hingga bayinya kembali tenang.

 Ia ambil ponselnya dan langsung menyetel lagu kyuhyun. Hal yang selalu ia lakukan sejak hamil.

***

Malam harinya,

Kreeek…

Rin rin berjalan dengan mata yang masih berat untuk dibuka. Tangannya meraba-raba dinding mencari saklar lampu.

Masih belum sepenuhnya sadar, ia terus menguap lebar dan ke dapur mencari apa saja yang bisa ia makan.

Kriiuuukk!

“Aigo~ kau masih lapar?…padahal tadi aku sudah makan 3 kali baby~” ujar rin rin sambil mengusap perutnya. Ia buka kulkas dan yang ada hanya samgyetang yang sudah dingin, baru saja ia ambil mangkuk makanan itu, sebuah suara mengagetkannya dari belakang.

“rin-ah…”

“KYAA!!”

PRANGG!! “yaakk!!” serunya kesal, setelah melihat kebelakang, bahwa kyuhyun sudah berdiri dibelakangnya,

“mi..mianhae…”

“aish! jadi gak bisa dimakan kan?!” gerutunya makin kesal, sedikit susah berjongkok ia bereskan tumpahan soup, tapi langsung dicegah oleh kyuhyun. Kyuhyun menarik lengannya pelan untuk minggir dan ia membersihkan tumpahan sup tersebut. Rin rin membiarkan kyuhyun membersihkan sementara ia mengambi cookies yang ada di lemari.

“kubuatkan ramyeon ya” ujar kyuhyun sambil memasang tampang malaikat (?) rin rin hanya melihatnya sekilas dan menganggkat bahunya,

15 menit kemudian…

“ini, gak banjir kuah kan?” ujar kyuhyun sambil meletakkan mangkuk ramyeon yang masih panas dihadapan rin rin.

“hem!” balas rin rin jutek, ia ambil sumpit dan langsung menghabiskannya, tak peduli jika ia masih marah dengan kyuhyun, yang penting perutnya tidak lapar, urusan memarahi kyuhyun bisa nanti.

“kenapa kau disini?!” Tanya rin rin ketus sambil menyuap suapan mie terakhirnya. “tadinya mau menjemput istriku, tapi…”

“siapa istrimu?!” sela rin rin masih dengan tatapan judes, kyuhyun hanya melongo mendengar pernyataan darinya, “kirain betah di sana, skalian aja…gak usah balik!” ujar rin rin sambil membanting sumpit dan beranjak kembali kekamar,

“hya~ kau ini kenapa?” ucap kyuhyun sambil menahan tangannya,

“kenapa?! Kau pikir saja sendiri, lepasin! Aku mau tidur” sergahnya melepas pegangan kyuhyun,

“m..mwo?! kau marah dengan foto itu?! Itu benar-benar bukan yang kau kira rin-ah”

“oh, mana ada pria yang mengaku kalau selingkuh hah?!” ucap rin rin dengan nada sinis,

“astaga! Kau menuduhku selingkuh sementara aku tahu kau lagi hamil anakku?”

“loh, kupikir kau lupa dengan kami…lagian kau begitu biar bisa merasakan apa yang tidak bisa aku berikan saat hamil ini kan?!”

“astaga rin-ah! Memangnya aku sudah gila sampai berbuat seperti itu?!” sergah kyuhyun yang kini malah jadi kesal,

“Kau….kau bilang aku gila?” Suara rin rin sedikit pelan, matanya sudah berkaca-kaca,

“Bu..bukan itu maksud…”

“Kau jahat!” Buk! Rin rin mendorong tubuh kyuhyun dan langsung lari masuk ke kamarnya dengan membanting pintu.

“Aarrrgghh!!!” Sergah kyuhyun gusar sambil mengacak rambutnya frustasi.

***

Pagi harinya…

“Kyuhyun…”

“Euhmm…eommanim” kyuhyun mengerjap pelan, tubuhnya sedikit lelah karena harus tidur di sofa yang sempit sementara tubuhnya itu panjang (?).

“Kenapa gak tidur dikamar?” Tanya ibu rin rin heran,

“Semalam…dikunciin sama dia eommanim, dia sepertinya masih ngambek” ujar kyuhyun murung,

“Haduuh! Dasar anak itu! Ya sudah, sarapan dulu sana” ujar ibu rin rin, dengan wajah kusut kyuhyun beranjak ke meja makan yang sudah ada ayah rin rin,

“Pagi abeonim…” Sapa kyuhyun, sedikit membungkuk,

“Pagi, makan kyu…”

“N…ne…” Baru saja kyuhyun meminum orange juice, ia kembali menghampiri ibu rin rin yang tengah membawa nasi ke meja makan, “eommanim, apa ada kunci cadangan kamar rin rin?”

“Sepertinya ada…”

“Boleh aku pinjam? Kalau aku minta buka, pasti dia tidak akan membukakannya” jelas kyuhyun.

Setelah mendapat kunci tersebut, kyuhyun langsung menuju kamar rin rin, ia kembali mengunci kamar rin rin dari dalam, untungnya rin rin sedang mandi di dalam. Kyuhyun merebahkan tubuhnya di kasur.

Kyuhyun POV

“Haaahhh….” Benar-benar meleahkan tidur disofa yang pendek itu! Dan lebih kejamnya lagi dia! Suami sendiri tidak boleh tidur dikamar!  Щ(˚̩̩̩Д°̩̩̩щ)

Tapi yang lebih menyebalkan lagi itu orang yang menyebar foto tersebut! Bisa-bisa memfitnah, padahal di foto itu siwon hyung yang merangkul, tapi kenapa jadi tanganku yg ada dipinggang wanita itu?! ( ˘͡ -˘͡)

Krek!

Pintu kamar mandi pun terbuka, rin rin dengan perutnya yang mulai membesar keluar kamar mandi hanya dengan memakai bathrobe, seksi….

Entah dia melihatku atau tidak, tapi yang jelas tatapan wajahnya itu sangat dingin! Dia duduk membelakangiku didepan meja rias. Memiringkan wajahnya untuk mengeringkan rambut coklat panjangnya. GLEK! Kenapa….dia makin terlihat seksi? Apalagi dengan leher jenjang yang terlihat, dan juga tetesan air dari rambutnya… (*o*)

“Ngapain kesini?!”

Jederrr!!! Dua kata yang buat merusak suasana! ╰(◣﹏◢)╯

“Rin-ah….mau sampai kapan kau begini?” Ujarku, berdiri dan terus menatap wajahnya dari pantulan kaca, rin rin hanya diam menunduk. Ku putar kursi hingga menghadapku dan berlutut dihadapannya. “Sumpah demi tuhan itu semua fitnah…”

“Sejak dulu aku sering mengalami hal seperti ini….tapi kenapa…kenapa kali ini sangat menyakitkan….” Ucapnya dengan suara yang melemah, aku menunduk dikedua pahanya dan menggenggam kedua tangannya, terasa tetesan air mulai membasahi ubun-ubun kepalaku, dia menangis…..

“Rin-ah….” Ujarku speechless, selama kami berpacaran hampir tidak pernah aku melihatnya menangis, kecuali saat hubungan kami yang sempat putus dulu,

“Hiks….hiks….”

“Ya~ uljima…aku paling benci melihatmu menangis,” ujarku sambil mengusap air matanya yang terus mengalir, “ap…apalagi semalam kau membentakku…hiks….kau…kau jahat~” isaknya lagi, ku rengkuh tubuhnya dalam pelukku. Wangi tubuhnya yang kusukai dan entah kapan terakhir aku bisa memeluknya seperti ini?

Aku terus memeluknya erat sampai tangisnya mereda. Tubuhnya masih bergetar pelan. Ku usap punggungnya pelan, dan ia makin mengeratkan pegangannya di kaosku.

“Mianhae….bukannya aku bermaksud untuk membentakmu…aku hanya kesal kenapa kau berpikir seperti itu…kau kan sangat mengenalku rin-ah…lima tahun lebih kau bersamaku, tapi kemarin kau seperti sama sekali tidak memahamiku…” Jelasku, rin rin melepas pelukanku dan mengusap air matanya,

“Itu juga bukan mauku…” Rajuknya,

“Lalu mau siapa?”

“Molla…kau harus minta maaf padanya” ujarnya,

“Hee? Sama siapa?”

“Dia~” ucapnya sambil menunjuk ke perutnya, “arra~ annyeong baby-ya…a…appa minta maaf, meski itu bukan salah appa sih…”

“Cish~ siapa bilang itu bukan salahmu?” Celetuk ibunya, aku hanya melihatnya sekilas, lalu kembali ke perutnya sambil mengusapnya pelan, “yah, baby…kau harus sabar sama eomma, dia memang sangat sensitif!” Ujarku lagi tapi malah diberi jitakan olehnya,

“Aww!”

“Jangan mengajarkan yang tidak-tidak padanya!” Ujarnya,

“Ish~ pakai baju sana…atau mau aku yang pakaikan?!” Godaku tapi malah dikasih jitakan *lagi* olehnya. (˘_˘”)

***

Author POV

Malam harinya…

Setelah akhirnya rin rin mau diajak pulangmeski harus dengan bujuk rayuan dari kyuhyun dulu. “nih susunya” ujar kyuhyun yang baru masuk kamar dan membawakan susu hamil untuk rin rin. Ia duduk disamping rin rin, memperhatikan rin rin yang sedari tadi sibuk melihat desain kamar untuk bayi. Kyuhyun melirik sedikit ke layar laptop lalu kembali berbaring.

“huaaahhh…pegalnya…” keluh kyuhyun sambil merengganggkan tubuhnya. Dari samping ia peluk pinggang rin rin sambil mengusap perut istrinya itu, hal yang selama ini tidak pernah kyuhyun lakukan.

“tidur rin…”

“hmm, bentar…kyu, kapan mau dekor kamar bayinya? Desainnya lucu-lucu deh” ujar rin rin masih focus pada layar laptop, “mau buat kamar bayi sekarang? Apa gak kecepetan? Dia juga belum bisa tidur sendiri kan?”

“iya~ tapi buat persiapan aja, nih, liat deh…aku mau yang warna biru…”

“hmm, bagus yang biru…tapi biru kan buat cowok, emang anak kita cowok?”

“gak tau, warna coklat juga lucu ya…”ujarnya, kyuhyun hanya tersenyum kecil, ia peluk rin rin dan menyandarkan kepalanya di bahu rin rin. “…jangan marah lagi…aku sudah pusing dengan perubahan sikapmu yang jadi manja setelah hamil ini” ucap kyuhyun,

“mwo? Aku berubah?”

“ne~ kau itu jadi gampang nangis dan sangat merepotkan, tapi bagiku tidak apa, yang penting jangan seperti kemarin lagi…aku takut saat kau bilang tidak ingin melihatku lagi” lirih kyuhyun murung, rin rin tersenyum kecil dan mengusap pipi kyuhyun pelan, “mianhae…”

“hmm…”

“ah…aww…” rin rin kembali merasakan nyeri perut bagian kanannya, “sakit lagi?” Tanya kyuhyun sambil mengusap perut rin rin,

“sedikit…huuuhh…babi-ya…kau aktif sekali sih…” ujar rin rin yang ikut mengusap perutnya, kyuhyun mencium perut rin rin dan menempelkan telinganya agar bisa ikut mendengar detak jantung bayinya. “baby…jangan nakal…” bisik kyuhyun,

“Hihii…kau tahu kyu…ternyata menjadi seorang ibu itu adalah anugerah terindah bagi seorang wanita…” ucap rin rin, kyuhyun berbalik menatap rin rin, bersiap mendengarkan.

“bayangkan saja, dari sebuah sel telur yang telah dibuahi, dia terus berkembang menjadi sebuah janin…semakin hari janin itu makin membesar, perlahan pun organ dalam tubuhnya pun mulai terbentuk, dari segumpal darah, berubah menjadi daging…tumbuh hidung…telinga…jemarinya yang kecil…kakinya…hingga akhirnya ia siap lahir kedunia…selama 9 bulan dia terus bersama ibunya didalam perut, ia memakan apa yang dimakan ibunya, bahkan kadang ia juga bisa bermimpi…bergerak mencari posisi yang ia inginkan yang kadang membuat ibunya kesakitan… bukannya kesal karena kesakitan, tapi dia bahagia…ada interaksi antara bayi dan ibunya…setiap hari ibunya pasti selalu mengajaknya bicara, mulai dari perut bayi itu sudah diajarkan yang baik-baik…saat waktu kelahiran tiba, tak peduli seberapa sakitnya proses melahirkan, tapi ibu itu terus berjuang agar bisa melahirkan bayi yang selama ini kehadirannya sangat ditunggu-tunggu…saat mendengar tangis kencang dari bayinya, ia malah menangis bahagia, dan semua rasa sakit dalam sekejap sirna…rasa sakit itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan melihat makhluk kecil yang selama 9 bulan itu berkembang dalam perutnya…pertama kali dalam hidupnya ia menggendong darah dagingnya sendiri…memeriksa apa ada yang cacat dalam tubuh bayinya, lalu suaminya pun yang selalu berada disampingnya saat proses kelahiran ikut merasakan kebahagiaan mereka…” jelas rin rin, kyuhyun hanya diam memandang rin rin takjub. Ada rasa bahagia dan rasa sayangnya pada rin rin makin besar. Kyuhyun tersenyum dan mengusap rambut rin rin, “sepertinya kau sudah siap menjadi seorang ibu” puji kyuhyun,

“harus siap…anak itu adalah anugerah kyu…aku malah kasihan jika ada wanita yang tega menggugurkan bayinya…padahal bayi itu tidak bersalah, ingin hadir kedunia pun bayi itu tidak menginginkannya, orang tuanya lah yang membuatnya hadir di dunia” lanjut rin rin. “Yah.. Memang benar…” Ujarnya.

Kyuhyun menyingkirkan laptopnya dan duduk dihadapan rin rin sambil mengenggam kedua tanganya. “rin-ah…kita buat perjanjian…”

“perjanjian?”

“ne…janji akan jadi orang tua yang baik, menghilangkan semua sifat yang kekanak-kanakan” ucap kyuhyun, rin rin terkekeh pelan mendengar ucapan kyuhyun, “siapa juga yang masih childish, huh?”

“ish! Kau juga kadang begitu kan? janji?”

“oke…aku janji…ah! Kau juga harus janji kalau nanti saatnya lahiran tiba harus menemaniku, kalau bisa rekam ya… dan juga kalau nanti bayinya udah lahir jangan sering-sering tinggalin kami dengan show-mu itu, harus sering mengajaknya bermain, gentian menaninya..dan…..” ucapan rin rin terhenti saat bibir kyuhyun membungkam bibirnya. Kyuhyun mengecup lembut bibir rin rin dengan sedikit lumatan pelan.

“ya~”

“semua itu memang tanggung jawabku sebagai ayah rin…aku janji” ujar kyuhyun, jarak wajah mereka hanya beberapa senti, kyuhyun  terus menatap kedua mata rin rin dan kembali menciumnya. Rin rin menyambut bibir kyuhyun saling memiringkan wajahnya, menikmati sensai ciuman yang, entah kapan terakhir kali mereka berciuman. Tangan rin rin memegang erat kaos kyuhyun, sedangkan tangan kyuhyun yang mulai tidak bisa diam, mengelus perut rin rin dan terus keatas, perlahan menarik tali baju tidur rin rin, mengusap bahu dan punggung rin rin dengan seduktif yang makin membangkitkan hasrat keduanya.

Ciuman kyuhyun makin dalam, tangannya mulai mengeksplore kedua dada rin rin yang hampir menyembul keluar, “euhmm..st..stophh…hh…” rin rin reflex memegang kedua dadanya dan melepas ciuman kyuhyun, bibir keduanya basah dan merah, kyuhyun mengelap bekas saliva miliknya yang tertinggal di bibir rin rin, “waeyo?”

“kau…yakin mau melakukannya? Bukannya…”

“boleh kok…setahuku, diatas usia 4 bulan, masih bisa berhubungan…” ujar kyuhyun sambil mengusap bibir rin rin. Masih sedikit ragu kyuhyun perlahan menarik tangan rin rin yang menutup dadanya, “ta..tapi…kau jangan kecewa kalau postur tubuhku…”

“gendut? Kupikir malah seksi…” ujar kyuhyun sambil menunjukkan senyum evil andalannya. Ia tarik kedua tangan rin rin dan kembali melumat bibir rin rin. Tangan kanan rin rin mengambil bantal dibelakangnya untuk mengganjal pinggangnya.

Perlahan ciuman kyuhyun turun ke leher jenjang rin rin, meninggalkan banyak kissmark yang makin membuat rin rin mendesah hebat.

SKIIIIPPPP !!😄

“Kyu~ lelah…” Ucapku, ia menyelimuti tubuh kami berdua  dan memeluk tubuhku erat. “Terimakasih…” bisiknya dan mengecup pipiku, tangannya masih tidak bisa diam yang terus mengusap perutku.

“Hn?”

“Terimakasih karna tuhan mempertemukan kau untukku…terimakasih kau sudah mau bersabar menungguku selama 5 tahun…terimakasih kau mau menerimaku sebagai suamimu dan….terimakasih karna kau akan memberikanku seorang anak…” Ucapnya, aku berbalik menatap kedua mata indahnya. Keringat yang masih sedikit mengucur dari pelipisnya, ku lap dengan telapak tanganku.

 Kuraih tangan kanannya dan menciumnya, “aku pun berterimakasih karna tuhan mempertemukanku denganmu…mempercayakan hatiku hanya untukmu…dan kau tidak akan meninggalkanku…” Balasku sambil tak kuasa menahan senyum termanisku hanya untuknya, kyuhyun ikut tersenyum dan  mencium kening, hidung hingga bibirku.

“Saranghae…” Ucapnya, sedikit kaget saat dia mengucapkan kata itu! “Kyu…kau bilang apa?”

“Tidak bisa diulang…hehee…”

“Ish! Keudae…mianhae, sudah menuduhmu berselingkuh…” ucapku, kyuhyun kembali mencium bibirku, “gwenchana…aku memaklumi karna kau lagi hamil, dan ternyata bercinta dengan istri yang sedang hamil memang lebih enak rin-ah…”

“mwo?! Aish kau ini…”

“hahaa, sudah…tidurlah, sepertinya si baby juga kelelahan setelah ‘kujenguk’”

“ish! Bukan dia yang lelah, tapi aku…” balasku, ia hanya terkekeh pelan. Memang lelah, tapi menyenangkan. Bisa dibilang ini kali pertamanya kami bermesraan setelah hamil dan disaat-saat seperti ini, kami bisa mengungkapkan isi hati kami yang sebenarnya dan disaksikan oleh calon bayi kami…. (’⌣’)

***

In the morning…

Kuraba tempat tidur sebelah sudah kosong. Apa dia sudah pergi?. “morning…” pintu terbuka dan ternyata kyuhyun yang hanya mengenakan boxer masuk sambil mebawa nampan berisi roti bakar dan susu coklat. “woow…”

“special untuk ibu hamil yang manja” ujarnya sambil menjawil hidungku,

“ish! Manja? Tapi ada angin apa kau buatkan ku sarapan? Dikamar lagi?” tanyaku aneh, tapi tetap melahap roti panggang buatannya,

“gak ada salahnya kan melayani istri? Lagi hamil lagi kan? biar anak kita tambah gemuk! Hehee…ini susunya, mumpung masih hangat, kau tidak suka susu yang dingin kan?” ujarnya, aku hanya tersenyum. Kubetulkan sedikit selimutku dan menghabiskan sarapan, benar-benar pagi yang indah. (˘▿˘ʃƪ)

“kyu…”

“hn?”

“aku..sudah buat keputusan…” ucapku, ku taruh nampan di bawah tempat tidur. “kau masih ingat mengenai keinginanku untuk buka usaha wedding organizer kan?”

“masih…kau mau buka usaha itu?” Ujarnya tepat sasaran, dan aku mengangguk pelan, “lalu pekerjaanmu sekarang?”

“aku…mau berhenti…” ucapku, kyuhyun masih diam, kaget mendengar pernyataanku. “setelah melahirkan nanti aku benar-benar ingin mengurusnya, dan kupikir dengan pekerjaanku yang sekarang pasti akan menyita waktu banyak, aku gak mau kalau nantinya waktu untuk si baby sedikit…kalau aku sibuk dan kau juga sibuk, siapa yang akan menemaninya? ya kan?” jelasku, kyuhyun langsung tersenyum lebar dan memelukku erat,

“aigo~ ternyata kau benar-benar telah siap jadi ibu…haha…semua kuserahkan padamu rin, kau yang menjalaninya…jika memang itu yang terbaik, ya sudah…” ucapnya sambil mengacak rambutku pelan,

“memang harus begitu kan?”

“yapp…ehm…” kyuhyun melihatku atas hingga kebawah, “waeyo?”

“lagi ya? Aku mau bermain dengan baby lagi…”

“m..mwo?! lagi?! Ini udah pagi kyu!” elakku, tapi percuma kyuhyun mulai beraksi lagi, ia langsung menyibak selimutku dan kembali ‘menjenguk’ bayi kami dari dalam hingga aku pun mulai bernyanyi kembali. Memang dasar kyuhyun yadong! (≥///≤)

***

@seoul hospital

“bayi anda sehat…dan memang sangat lincah” jelas dokter yang tengah memeriksa perutku. Aku masih terpana dengan layar yang ada dihadapanku, itu benar-benar bayiku…kadang aku masih tidak percaya jika akan memiliki bayi. Makhluk yang dititipkan tuhan padaku, makin hari makin berkembang. Usia kehamilanku sudah memasuki bulan kelima dan ia makin membesar, juga postur tubuhku tentunya.

Kulihat ke kyuhyun yang ada disampingku, dia tidak berkedip melihat bayi kami di layar monitor, sepertinya dia juga terpesona dengan perkembangan bayinya.

“nah, kembali lagi sebulan lagi ya…ohya, apa kalian masih sering melakukan hubungan intim setelah hamil?” Tanya dokter, aku dan kyuhyun saling berpandangan, malu.

“sebenarnya memang tidak apa melakukan hubungan sex saat hamil, hanya saja jangan terlalu sering, karena bisa berakibat fatal pada si bayi dan juga ibunya, bisa juga mengalami persalinan lebih cepat” jelas sang dokter, kami hanya mengangguk pelan. Dan keluar dari ruang dokter.

“tuh kan! tahan nafsumu sampai aku melahirkan!” ujarku setelah keluar ruangan,

“hehehe…baby-ya mianhae, habisnya salahkan eomma-mu juga, lagian lagi hamil makin menggoda” ujarnya yang malah bicara dengan perutku, “ish! Dasar kau…” ujarku sambil menjitak kepala kyuhyun pelan.

Author POV

15 menit kemudian…

“Hati-hati rin-ah” ucap kyuhyun saat menurunkan rin rin di halte terdekat, karena habis ini kyuhyun masih ada jadwal menyanyi lagi,

“Arraseo…” Setelah memastikan rin rin naik bus, kyuhyun menuju ke gedung kbs, disana sudah berkumpul member super junior yang lainnya dan sepertinya sedang ada kabar gembira dari siwon…

“Cukhae wonnie…semoga habis ini si heechul juga menyusul” ucap leeteuk,

“Jadi benar ririn hamil?” Tanya donghae masih tidak percaya,

“Baru 3 minggu…” Balas siwon dengan tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya itu, meski kehamilan ririn tadinya sangat diluar rencana, karena mereka berniat masih menunda kehamilan sampai kuliah ririn selesai.

“Lalu heechul hyung kapan nih?!” Celetuk eunhyuk,

“Nanti saja…tunggu istri kalian punya anak dulu, jadi nanti anakku yang akan jadi magnae” ujar heechul,

“Aish! Alasan yg tidak masuk akal hyung!” Gerutu pada dongsaengnya. Tak lama setelah itu, acara pun dimulai. Kyuhyun sempat melihat ke ponselnya, takut ada telfon dari rin rin lalu bergegas mengikuti para hyungnya masuk ke studio.

1 jam kemudian…

Selesai mengisi acara, para member kembali ke ruang ganti dan bersiap pulang, tak lupa kyuhyun kembali mengecek ponselnya, dan ternyata ada…”3 missed call dari rin rin?!” Ujarnya, dengan segera ia menghubungi kembali rin rin, takut sesuatu terjadi oleh istrinya,

Tuuuutt…tuuuutt…

“Ayo angkat rin-ah…” Lirihnya khawatir,

Klik! “Yeobseyo?! Rin-ah!”

“….kyu…hhhh…cepat…hhh pulang….sakiiiitthh!!” Lirih rin rin dari seberang telfon,

“Kau kenapa?!”

“Jatuh…cepat pulaaaangg….hiks…hiks….”

“A…arra! Aku segera pulang” ucap kyuhyun panik, ia segera menyambar tasnya hingga semua hyungnya heran, “waeyo kyu?!”

“Rin rin jatuh! Aku pulang duluan”

“Kalau ada apa-apa kabari kami!” Teriak leeteuk pada kyuhyun yang sudah melesat pergi dari sana.

@ rinkyu’s house…

“Aduuhh..baby jangan sekarang…kumohon jangan sekarang tuhan” lirih rin rin, ia mencoba merelekskan tubuhnya dan tidur di sofa. Perutnya terasa amat nyeri karena jatuh di kamar mandi tadi. Tadinya tidak terasa sakit, tapi 5 menit kemudian perutnya seperti diinjak-injak dan makin terasa sakit. Untuk jalan pun terasa sulit.

“Kyu…hhh…cepat pulang….sakiiitt…” Lirihnya sambil menangis, setelah itu pun ia merasa basah dari daerah kewanitaannya, dilihatnya darah segar mengalir dari selangkangannya, “andwae! Baby-ya…jangan…hiks…”

BRAK ! “Rin-ah!!” Seru kyuhyun, tangis rin rin makin kencang, “sakiiittt…ini…darah…” Isaknya, “omo! Kkkita ke rumah sakit!” Ujar kyuhyun yang makin panik. Dengan sekuat tenaga ia gendong rin rin dan langsung membawanya kerumah sakit terdekat…

***

“Kyuhyun….” Ujar ibu dan ayah rin rin yang baru datang. Rin rin terbaring lemah di tempat tidur, setelah mendapat penanganan cepat, rin rin langsung diberi obat penenang untuk penghilang rasa sakit diperutnya.

“Eommanim…mianhamnida sudah membuat kalian khawatir” ucap kyuhyun,

“Tapi kondisi bayinya?” Tanya ayah rin rin,

“Bayi kami tidak apa-apa, kata dokter itu hanya pendarahan kecil, ia juga sudah diberi obat penghilang rasa sakit di perutnya dan rin rin memang harus bedrest” jelas kyuhyun.

Keesokan harinya…

“Kyu~ mau pulang” ucap rin rin yang baru selesai makan,

“Nanti, kau harus bedrest rin-ah…jangan banyak bergerak…”

“Tapi bosan…”

“Ish! Gak boleh, dirumah siapa yang mau jagain?”

“Biat eomma yang jagain” ucap ibu kyuhyun yang muncul dari balik pintu,

“Eomma…” “Eommanim” ujar mereka bersamaan,

“Aigo~ aku sampai stres mendengar kabar kau jatuh rin…tapi gak kenapa-kenapa kan? Cucuku baik-baik saja kan?” Ujar ibu kyuhyun khawatir,

“Gwenchana eommanim… Hanya pendarahan kecil…” Balas rin rin.

Akhirnya, seperti yang dikatakan ibu kyuhyun, ibu kyuhyun untuk sementara tinggal dirumah mereka. Dan sepertinya kehadiran kedua orang tua kyuhyun, malah membuat kyuhyun sedikit risih, karna merasa ibunya over protective pada rin rin, hingga kyuhyun sendiri tidak bisa memberi perhatian pada rin rin…

“Ngapain kyu?” Tanya ibunya saat melihat kyuhyun ke dapur,

“Buat susu, tapi dimana susunya ya?”

“Oh, susu buat rin rin, udah eomma buatin…ini” ucap ibu kyuhyun seraya menyerahkan susu hangat yang sengaja sudah dibuatnya, kyuhyun cemberut.

“Sana kasih…”

“Arra…” Kyuhyun pun masuk ke kamarnya dengan wajah yang masih cemberut,

“Ini susunya” ucap kyuhyun saat masuk kedalam kamarnya,

“Kau yang buat?”

“Bukan, eomma…” Ucapnya sambil cemberut, ia tiduran disamping rin rin yang masih sibuk memakai iPad miliknya, “hoo…”

“Rin-ah…”

“Hn?”

“Kau gak merasa eomma itu over protective padamu?”

“Hee? Enggak, waeyo?”

“Haahh! Ya sudah lah…” Keluh kyuhyun dan tidur membelakanginya, rin rin hanya tersenyum kecil, “yah, dasar anak bungus” celetuk rin rin,

“Mwo?”

“Aku ini anak pertama kyu, dan aku paham bagaimana rasa iri dirimu karna perhatian eomma hanya tertuju padaku” ucap rin rin, membuat kyuhyun sedikit salah tingkah,

“A…ahni…”

“Kau tidak bisa membohongiku…eomma itu hanya takut saja kyu…oh iya, liat ini deh…” Ucap rin rin seraya memeperlihatkan layar iPad pada kyuhyun, “baby shower?”

“Ne! Tadi siang aku sudah ngomong sama seungmi dan hee rin eonni, lalu kita sepakat mau buat acara baby shower pas 7 bulan nanti…”

“Kalian bertiga?!”

“Keurom…dan kau tahu yang paling setuju itu hyuk oppa, katanya sih biar irit…hihi..mau ya”

“Hmm…terserah lah…aku ngantuk!” Ujar kyuhyun yang masih ngambek, “ish! Dasar childish” balas rin rin yang heran melihat tingkah suaminya benar-benar seperti anak kecil!

To Be Continue…

***

Review for next part…

“APA?! KAU ITU MASIH SUKA PADANYA KAN?! AKU TAHU DIA ITU CANTIK, MODIS, MODEL DAN LEBIH FEMINIM!!”

PRANGG!!

BRUKK!!

BRAKKK!!

“m..mwo?! apa kau bilang?! Aww!! Semua tidak seperti yang kau pikirkan rin-ah!!”

“lalu kenapa tadi kau terlihat mesra haahh?!”

“aaaakkhhh!! Sakiiitt!! CHO KYUHYUUUUUNNNN!!”

“YAAAKK! LEE DONGHAE !! TANGGUNG JAWAAABB!! JANGAN CUMA MAU ENAKNYA DOANG PAS BUANYAAAAAAA”

“HUWEEEE~ HYUK OPPA…SAKIIIIIIIITTHH!!”

Kyuhyun, donghae, eunhyuk : “TUHAN TOLONG KAMI…” Щ(˚̩̩̩Д°̩̩̩щ)

Haluuuu~~ ehehhehehehe, saya kembali setelah…err…lama juga yah hiatusnya,, makasih banget semua reader kalo masih ada yang nunggu ff abal ini.. sengaja buat teaser next part, mau Tanya juga nih, apa part besok mau dijadiin part terakhir ato lanjut?? Hehehee… SKALI LAGI GOMAWO YAAA,, 

57 thoughts on “[PG 15] Get Married ~Part 8~

  1. ari berkata:

    orang hamil bner2 sensitif hahahahahh
    kyu bs ngerayu?? 0.oa
    kyu ketagihan bgt “jenguk” anaknya hahhahahahhaahh ><

  2. hai,, maaf ya author baru komen sekarang coz aku biasanya baca ff lewat hp jd klo komen itu suka error,,, tp Alhamdulillah autornya ga terlalu ngamuk2 dan protek ni ff gara2 banyak silence readers,, jujur aja aku suka FFnya klo pun aku setiap hari OLnya lewat komputer aku pasti komen,,krn komen juga kan untuk menghargai kerja keras author tp insya Allah aku usahain komen klo ke Warnet,,, wkwkwkwk
    btw Si Rin rin kasihan ya jd cemburuan gitu maklumlah orang hamil tp si Kyu juga harus jga sikap dong biar Rin rinnya ga cemburu,,,, penasaran euy sama part selanjutnya si Rin cemburu ma syp tu?????
    eh iya aku juga salah satu Wires jd klo mau bikin Seokyu juga aku setuju2 aja….hahahha

    • ne~ gomawo yaa,
      meski emg masih jengkel sama sr, tapi kata kyuhyun banyak bersabar aja..😀

      waah, wires juga yah? tapi paling kalo buat seokyu gak bisa jauh dari prr sepertinya, heheee

  3. mana next chapternya??,,,,Щ(˚̩̩̩Д°̩̩̩щ)

    rin rin, dasar ibu2 hamil yang terlalu sensitive,,,
    author sepertinya paham bener ya sama perasaan ibu hamil???!! hehehehe ^^v #pendalaman karakterya# asyii~~k

    sepertinya next chaptern, nasib malang menimpa KyuEunHae =.= ckckckckck

  4. waahhhh
    Kyu spa tu ce Thai na???
    Ibu hamil emank bawaan sensi truss yahhhh…
    ohh Kyu jangan sering men”jenguk” anakmu.. ntar dia bosan(?).. ahhhaha
    disini Kyu dikit roman eon.. hehhe

    owhh next part na yg seru yahh eon..
    truss eon ngan blg ada selingkuhan??? aku tidak mauuuuu…
    haha.. kyk next part Rinrin SeungMi and HyeRin bkal melahirkan bareng2 yahh Eon..

  5. hyunnie berkata:

    haloha~
    lama tak komen disini.. kekeke

    gmna c kyu kabarnya nih..
    hehehe

    aigo~.. ckckck
    makin yadong c kyu..
    pasti salah unyuk.. ato mmg yadong dri sononya..
    kekeke

    brarti next part udh lahiran donk..
    asyik dpt adek batu.. eh, baru maksudnya..
    hehehehe..

    ayo ditunggu next part ya.. ^^

  6. Cieee kyu…. Rajin amat ‘ngobrol’ ama babynya, hahahha denger tuch kata dokter, jgn sering2 ‘ngobrol’ gtu, ◦°◦”̮♡hϱ♡hϱ♡hϱ♡”̮◦°◦ ◦°◦”̮♡hϱ♡hϱ♡hϱ♡”̮◦°◦
    Ampun dech pake pendarahan, untg gpp ya babyny, cob klo mpe keguguran, aaa ga tega dech~~~
    Part selanjutnya adegan rinrin melahirkan ya, eh apaan itu, adegan cemburunya msh lanjut, wah makin seru dh ne kyanya, dtunggu dtunggu🙂

  7. jijisasyrawrr berkata:

    ah.. udh lama ga ubek2 ff eonni.. (?)
    baca dikebut.. dan komen bermuara di 1 ff gpp kan? ><

    crita'a keren.. yg pertama si rin2 yg ngambek, skrg kyu yg ngambek
    trus klo anak'a lahir.. anak'a yg ngambek ama gajog nya.. haha.. #plakk

    haha.. daebak eon.. next part nya kira2 kpn muncul? hahaha..
    udh tunggu lama bgt bwt part ini.. hehe.. ^o^
    keren..keren.. *wait for next part kkk~*
    hwaiting!! ^o^

  8. Wooow😀
    Sudah 5 bulan yaa? waaa serruu ^^
    Kyu jgn deket2 sama model dongg.. k
    asian anak sama istrinya.. haha
    Palingg suka pas Rin rin bilang proses ‘pembuatan bayi’ (?)
    Bagusss bangett! ^^
    Okk🙂
    Ditunggu part selanjutnya eon
    Fighting! ^^

  9. Chava berkata:

    Huwe… Udah lama ditunggu-tunggu akhirnya keluar juga…..
    Ckckck… Kyu udah tau istri hamil masih aja napsu!! Haha
    Part selanjutnya mau lahiran ya?? Pokoknya part selanjutnya asap ya… Hehehe

  10. cindyy berkata:

    udh panas dingin takut keguguran.. haha kyu cemburu aja ama eomma sndiri.. next chap seru nih hahaha sepertinya bakal ada masalah baru tuh kkkk~

  11. Occie_EVilHyuk berkata:

    hahaha~
    Hyukyuhae kwalahan’n ya ngurusin istri2’a. .hehehe~

    Wahhh, .
    Part slanjut’a ad konflik’a, .

    Aduh, dskip lagy. .
    Bgy ya full’a donk onn~

  12. AzraKyu berkata:

    Keke.. Kyuppa cemburu tuuhh.. Huu.. Padahal yag didperhatiin kan anak sma istrinya kenapa harus cemburu sihh? Ada” aja deh hhu

  13. henhen berkata:

    A…kayaknay chapter depan bakal rusuh nich,haduh untung rinrin jatoh tapi gak kenpa-kenapa sama bayinya

  14. Joy berkata:

    eummm hati-hati eon jgn jth lg!
    ish si kyu ma gitu tegaan ninggalin eonni di halte!!~~
    MOGA BAYINYA SEHAT2 AJA Y KYURIN COUPLE!!^^

    DAEBAK AUTHOR

  15. siskydwie berkata:

    mana ada calon appa ngiri ama istri gara2 oemmanya lbh perhatian dasar kyuppa bnr2 chaldis spt kata rinrin oennie.

  16. chokyunnie berkata:

    kkk kyu keluarin jg tuh jurus rayuannya🙂
    kyu rajin bgt jenguk baby cho, kkk
    hmm deg2an waktu rin jatuh, untung baby cho gpp :’)

  17. irul berkata:

    suka sekali sama ff yang ini, tolong bikin sekuelnya yg banyak ya. hehe..
    kalo boleh saya minta pw nya dong thor..biar tuntas bacanya, penasaran banget nih
    ^^. gomawo.

  18. Esa Kodok berkata:

    ini g ada lairan masal kan? q geli bc pas kyu iri dgn prhatian eommanya..aigo……sprti proses mnnuju pndwasaan ssungghnya ff ini mncrtkn.proses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s