[RinKyu] The truth…

Notes : tau jinyoung B1A4 kan? Dsini aku pake cast dia, tp sengaja dibuat bukan sbg artis yaa..🙂

***

Seoul, 17 november 2011

“rin! Besok breaking dawn keluar, nonton yuk!” ujar hyunmi, sahabatnya. Rin rin menurunkan novel yang tengah ia baca dan mengangkat alisnya sebelah, “kau mengajakku? Lalu joongki?”

“ya kita nonton bertiga lah, atau aku nonton sama kau dulu, baru sama joongki…yah, aku kan memahami perasaanmu yang MASIH sendiri rin” ucap hyunmi dengan penekanan kata MASIH,

“aku malas” ucap rin rin pendek dan melanjutkan membaca novel,

“yaa~ aku sudah berbaik hati mengajakmu rin…”

“lalu? Aku lagi malas nonton”

“tapi bukannya kau suka sama Cullen?”

“memang, tapi nanti saja lah, kalau sekarang bioskop masih ramai” ucap rin rin cuek, hyunmi cemberut. “hu’uh! Jalan pikiranmu itu sulit ditebak tau!” gerutu hyunmi kesal. Rin rin hanya tersenyum kecil mendengar keluhan sahabatnya itu. Bukannya ia tidak mau, seorang park rin rin tidak akan melewatkan hal yang telah ia tunggu selama ini, breaking dawn yang sangat ia dambakan akhirnya rilis juga namun, akan lebih menyenangkan lagi jika bisa menonton dengan kekasih sendiri.

Dari jauh-jauh hari ia sudah memikirkan rencana nonton premiere breaking dawn bersama kyuhyun, jika kyuhyun tidak mau, ancamannya hanya satu, rin rin tidak akan datang di SS4 sabtu nanti.

“Aku pulang” ucap rin rin merapikan tasnya, tak lupa ia menghabiskan cappuchino miliknya,

“Pulang?!”

“Ne~ aku masih harus menyiapkan properti untuk syuting, sudah ya…” Pamit rin rin begitu saja.

Sambil menunggu bus, ia kembali membuka notes kecil dan mengecek keperluan untuk syuting hari minggu nanti.

Sekilas rin rin melihat ke smartphone miliknya, tak ada sms masuk ataupun telfon. “Ish! Apa aku yang harus selalu menghubungmu, orang menyebalkan?!” Gerutunya pelan. Entah mengapa akhir-akhir ini intensitas komunikasi mereka sangat berkurang. Apalagi sejak kyuhyun menghabiskan liburannya di spain. Dan sampai detik ini mereka belum bertemu lagi. Rin rin sibuk, kyuhyun pun tidak kalah sibuknya, maka dari itu rin rin berniat untuk mengajak kyuhyun ke premiere film breaking dawn, meski ia tahu pria itu pasti tidak akan suka.

***

Keesokan harinya, jum’at 18 november 2011…

“Eonni, kau pasti dapat tiket super show gratis kan?” Celetuk rara yang saat itu tengah ada di kamar rin rin, memakai laptop kakaknya,

“Ahni…” Jawab rin rin pendek dan duduk di meja rias sambil mengeringkan rambutnya,

“Jinca?! Tapi aku dikasih sama…”

“Sama kibum?! Kau masih berhubungan dengannya?!” Tanya rin rin penasaran, yang langsung membuat rara sedikit salah tingkah,

“..y..ya siapa lagi…tapi aku menolaknya” ucapnya ketus,

Waeyo?! Bukannya itu kemajuan?”

“Apanya yang kemajuan? Dia memberi tiketnya padaku, tapi pada akhirnya aku disuruh nonton sendiri, makanya kalau ada eonni, aku mau datang”

“Memang dia tidak bisa datang?”

“Iya, makanya kalo eonni dateng, aku mau dateng deh” ucapnya dan beralih ke laptop lagi. Rin rin hanya diam, sedikit enggan rasanya untuk datang ke konser itu, karena sampai detik ini, kekasih tercintanya itu belum menghubunginya juga! ( ˘͡ -˘͡)

Dddrrrtt!! *jinyoung calling*

“yeobseyo?” jawab rin rin malas,

“rin-ah, apa hari ini kau ada acara?” ujar jinyoung, teman sekelasnya di kampus,

“hmm, obseo, waeyo jinyoung-ah?”

“apa kita cari property sekarang saja? Kan lusa kita sudah mulai syuting” ujar jinyoung, rin rin diam sejenak untuk berpikir, “oke, aku bisa…”

“geure, kujemput 1 jam lagi, oke?”

“hmm, arraseo…” KLIK! Senyum pun mengembang di bibirnya, setidaknya dengan pergi dengan jinyoung perasaannya bisa lebih baik.

“Siapa eon?!”

“Jinyoung, sudah…aku mau siap-siap..”

“Jinyoung itu…teman sekelasmu kan? Kau selingkuh!”

“Mwo?! Yak! Aku hanya pergi cari properti film tau!” Elak rin rin, “…dan lagipula, semua orang tau bahwa aku ini single, ra-ya” ujar rin rin sambil menunjukkan smirknya. Ra ra hanya menggelengkan kepalanya heran.

1 jam kemudian jinyoung menjemputnya. Banyak property yang harus mereka beli untuk tugas kampus, yakni membuat sebuah film. Rin rin bertugas sebagai cameramen dan juga bagian property sedangkan jinyoung ia menjadi talent utama di film mereka sekaligus ketua dan editor.

Tak lama kemudian sampailah mereka di pasar china yang memang harganya sangat murah. Rin rin membuka list barang yang diperlukan dan dengan lihai ia menawar semua barang hingga jinyoung pun takjub dengan keahlian rin rin dalam tawar menawar yang bahkan uang dari kelompok masih sisa banyak.

“huaaahh! Asik juga belanja kayak gini, hahaa” ujar rin rin, sambil merenggangkan tangannya. Setelah semua barang yang mereka dapatkan, jinyoung mengajak rin rin makan di kedai patbingsoo disekitar sana.

“kau itu sama saja seperti ibuku, jago menawar!”

“loh! Wanita Memang harus pintar menawar…”

“hmm, gak percuma kutunjuk kau jadi bagian property juga…” ujar jinyoung, rin rin hanya terkekeh pelan,

“…tapi ada satu masalah nih…” lanjut jinyoung,

“masalah apa?”

“pemeran utama wanitanya, kemarin dia menghubungiku kalau…sepertinya dia tidak bisa”

“mwo?! Kok bisa? Lusa kan udah mulai syuting!” ujar rin rin panic,

“makanya, aku harus cari talent lagi…atau…kau saja rin-ah” ucap jinyoung,

“a..aku?!”

“ayolah…untuk kelompok kita…lagian perannya kan sedikit, hanya diawal dan akhir, oke?”

“tapi…aku tidak pernah acting…”

“aku juga, yang penting coba saja dulu! Ini naskahku, kau baca saja” ujar jinyoung, memberi naskah yang cukup tebal, “ish! Aku belum bilang iya jung jinyoung!” ujar rin rin sedikit kesal, namun jinyoung hanya terkekeh pelan, ia malah senang jika rin rin sudah memanggil nama panjangnya yang orang lain sangat jarang memanggilnya dengan nama itu, bahkan mungkin hanya rin rin yang memanggilnya seperti itu.

Rin rin masih serius membaca tiap baris dialog yang menjadi perannya. Raut wajah serius yang sangat jinyoung sukai dari gadis ini. Tak kuasa jinyoung menyunggingkan senyumannya dengan terus menatap gadis dihadapannya itu. Rambut panjang dan culry yang terurai begitu saja, ditambah lagi dengan topi kupluk yang selalu ia kenakan menjadi ciri khas dari gadis ini.

 

Ddrrttt!!

Seketika jinyoung membuang muka dan mengalihkan padangannya keluar café, sedagkan rin rin sibuk mencari ponselnya yang terus berdering dengan ringtone dari adam Levine – stereo hearts, lagi favoritnya.

Dddrrttt!! *GyuDong calling*

“ish! Ternyata nomorku masih disimpan diponselnya” ucap rin rin dingin, dengan malas ia mengangkat telfon dari kekasih rahasianya, “aku…permisi sebentar ya” pamit rin rin dan sedikit menjauh dari jinyoung. Sementara itu jinyoung yang sedikit curiga terus memperhatikan ekspresi wajah rin rin yang sedikit kecewa.

5 menit kemudian rin rin kembali duduk dan menghela nafas berat. “Dari kekasihmu?”

“M…mwo?! Ahni…haha”

“Oh, kirain…”Balas jinyoung dan beralih ke minumannya. Sejenak keduanya terdiam. Rin rin masih fokus pada ponselnya, membalas sms dari kyuhyun yang akhirnya menghubunginya, meski berujung pada pertengkaran.

“Jinyoung?” Celetuk seseorang gadis yang lewat di meja mereka,

“Eh, soora-ya…” Ucap jinyoung sedikit kaget melihat soora, yang tak lain adalah sepupunya.

“Kau…sama pacarmu?” Tebak soora dan melihat kearah rin rin,

“A…aku…”

“Ahni soora-ya, dia temanku, rin, kenalkan soora, sepupuku dan soora, ini rin rin”

“Annyeong, soora-imnida” ucapnya ramah dan sambil mengulurkan tangannya pada rin rin, “ne, anyyeonghasseyo…”

“Oh ya, saengil cukhae jinyoung-ah, aku hampir lupa ulangtahunmu, keluargamu juga masih di china kan?” Celetuk soora, sontak rin rin langsung menatapnya kaget.

Setelah soora berbincang sedikit dengan jinyoung, ia pun segera pamit pulang. Seperginya soora, rin rin masih menatap jinyoung tajam, “aigo~ ada yang berulang tahun rupanya…saengil cukhae” ujar rin rin dan mengulurkan tangannya,

“Hehe…gomawo…”

“Tapi kenapa tidak bilang sih?! Aku kan juga jadi tidak enak denganmu” gerutu rin rin kesal, jinyoung pun masih terkekeh mendengarnya. “jadi kau tidak merayakan ulang tahunmu?” Tanya rin rin,

“untuk apa? Tidak begitu penting…ulang tahun itu tidak butuh pesta besar, yang dibutuhkan hanyalah perubahan sikap menjadi lebih dewasa lagi” jelas jinyoung,

“aigo~ gaya bahasamu itu…hmm… chakkaman…” rin rin segera bangun dan beranjak ke konter depan, memesan sebuah tiramisu cake ukuran kecil dan meminta lilin kecil. Setelah  mendapatkan apa yang ia mau, ia kembali ke bangkunya dengan jinyoung yang terus menatapnya sedikit terkejut,

“ayo make a wish, ya…anggap saja ini kado dariku…memang saat bertambahnya umur kita juga harus merubah sikap lebih dewasa, tapi tidak ada salahnya jika ada pesta kecil kan?” ucap rin rin, jinyoung hanya tersenyum. Ia memejamkan kedua matanya lalu meniup lilin tersebut.

“gomawo rin…”

“gwenchana…hehe, nih dimakan…” ucap rin rin, keduanya pun larut kembali dengan perbincangan seru. Tak jarang jinyoung membuat lelucon yang garing, hingga rin rin terus mengejeknya.

***

Sedangkan di Olympic stadium, semua member super junior tengah berlatih keras, menyiapkan diri untuk konser super show mereka yang keempat esok hari.  Sambil menunggu yang lain rehasal, kyuhyun duduk di sisi panggung sambil terus berkutat dengan ponselnya.

Satu jam kemudian semua persiapan telah selesai dan tinggal melakukan sedikit latihan untuk esok harinya. Semua member bersiap pergi ke suatu restoran, demi merayakan kesuksesan drama yang dibintangi oleh siwon.

Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit dari stadium, sampailah mereka di sebuah restoran yang memang sudah menjadi langganan para member jika mengadakan pesta makan. Bersamaan dengan itu pula kyuhyun melihat sosok gadis yang amat ia kenali dari seberang jalan, bersama dengan lelaki.

“rin rin?” pikirnya dalam hati, ia yakin itu rin rin dan banyak pertanyaan dan dugaan muncul dalam hatinya. ‘pantas kau mengacuhkanku, jadi pria itu lagi’ geramnya membatin. Dengan wajah masam kyuhyun langsung masuk kedalam dan langsung memesan soju, demi menenangkan hatinya.

“ya~ kyunnie… jangan minum banyak, besok konser, kau ingat?” sungmin memperingati, tapi kyuhyun hanya diam dan terus meneguk soju miliknya. Ia raih ponsel dan langsung mengirim sms, sekedar mengecek dimana keberadaan gadisnya…

Sender : Me

Neo eoddiya?

10 menit kemudian..

Ddrtt!!

Sender : Rin-dingdong

Baru mau pulang…

Hanya itu?  Pikirnya makin kesal. Semua member terlihat menikmati makan mala mini, namun tidak untuk kyuhyun. Setelah makan seadanya, ia pun pamit duluan, dan semua hyungnya merasa tidak ada yang beres dengan magnae mereka dan sudah hafal dengan kebiasaan magnae mereka yang jika sudah bertengkar dengan rin rin, ia langsung bad mood.

***

Han river…

“benar tidak apa rin?”

“ne~ aku masih ada urusan lagi, aku titip barangnya ya” ucap rin rin,

“geure…hati-hati kau dan gomawo atas hari ini” ujar jinyoung sambil mengembangkan senyum manisnya. Setelah memastikan jinyoung pergi dari hadapannya, wajah rin rin kembali murung. Ia sengaja di turunkan di sungai han dengan  bilang bahwa ada keperluan pada jinyoung, padahal ia hanya ingin menenangkan dirinya yang sebenarnya memang bad mood, untungnya hari ini jinyoung benar-benar bisa menghiburnya.

Rin rin duduk di bangku kosong yang ada disana. ia menekuk kedua lututnya, angin malam semakin dingin dan kadang tubuhnya menggigil. “huuuuff~~ ottokhae? Kenapa perasaan ini sungguh tidak nyaman?” lirihnya pelan, sesekali ia meniupkan kedua tangannya yang hampir membeku. Ia lihat kembali ponselnya, teringat kembali percakapannya dengan kyuhyun tadi siang…

Flashback

“yeobseyo?” ucap rin rin ketus,

ku kirimkan tiketnya lewat kurir ya, takut tidak sempat aku mengantarnya kerumahmu…”

“sudah? Itu saja yang ingin kau katakan?”

“mwo? Memangnya?”

“…aku tidak akan datang” putus rin rin makin kesal, berharap kyuhyun menelfonnya untuk menanyakan kabarnya,

“mwo?! Yak! kau harus datang!” sergah kyuhyun tak mau kalah,

“…ck! Kau saja tidak menepati janjimu untuk nonton bersamaku, jadi untuk apa aku nonton konsermu?” KLIK! Rin rin langsung me-reject telfon kyuhyun.

End of flashback

“kapan aku bisa merasakan masa pacaran yang sebenarnya? Aku tidak meminta banyak darimu kan?” lirih rin rin, tak bisa ia pungkiri kesedihannya. Perkara tidak menonton sebenarnya bukanlah alasan utama rin rin. Ia merasa kyuhyun sedikit menjauh darinya, ia merasa… telah diabaikan, bahkan tidak dianggap…

Hampir setengah jam rin rin terus duduk, sesekali ia menyesap kopi hangat yang ia beli tak jauh dari sana. Malas rasanya untuk pulang ke rumah, toh tidak ada yang mencarinya.

“yak! apa kau mau mati kedinginan disana huh?!” ujar seorang lelaki yang datang dari arah sampingnya, masih dengan wajah masam. Rin rin mengalihkan wajahnya kea rah sungai han dan kembali meminum kopinya. Kyuhyun, yang akhirnya bisa menemukannya setelah ia kerumah rin rin, memastikan apa ia ada dirumah, tapi nyatanya gadis itu belum juga pulang, dan tebakannya pun benar, rin rin pasti ada di sini…

“jadi kau sudah nonton film cengeng itu kan?” ucap kyuhyun dengan tidak  menatap rin rin sedikit pun. Rin rin melihatnya sekilas dan kembali membuang muka, “…sampai kapan kita mau begini terus?” ucap rin rin dingin, reflex kyuhyun langsung menatapnya, “mwo?!”

“apa kau menganggapku ada? Apa status…pacaran ini masih penting bagimu?” ucap rin rin pelan sambil menatap kyuhyun intens. Seketika amarah kyuhyun hilang, menjadi sebuah kecemasan. Ia baru menyadari wajah lelah dari gadis ini, lelah fisik dan juga batin…

“…rin…”

“kutunggu jawabanmu… pikirkan baik-baik tentang hubungan ini…kuharap kau bisa memikirkannya matang-matang kyu…aku tidak akan memaksa atau mengekangmu, itu hakmu…aku pamit” ucap rin rin dan pergi meninggalkannya. Kyuhyun masih diam, mencerna tiap kata dari bibir rin rin.

“kau bicara itu seperti meminta pisah dariku, atau memang karena lelaki itu?” ucap kyuhyun yang berbalik marah, rin rin hanya tersenyum simpul dan berbalik menghadapnya, “jika kau berpikir semua karena jinyoung, kau salah besar…introspeksilah dirimu…” ucap rin rin dan berbalik pergi.

***

Kyuhyun pulang dengan lesu, ia masih memikirkan semua perkataan rin rin. Introspeksi. Saat masuk ke kamar, dilihatnya sungmin tengah berbincang lewat telfon, mungkin tengah bicara dengan shin ra, kekasihnya.

Ia rebahkan tubuhnya diranjangnya, kembali memikirkan kesalahan apa yang telah ia perbuat hingga rin rin bisa bicara serius seperti tadi.

“ey~ tadi jadi ketemu rin rin?” tebak sungmin,

“eh? Jadi…besok apa semua pacar kalian akan datang?”

“keurom, memang rin rin tidak?” Tanya sungmin dan dibalas gelengan oleh kyuhyun. “hyung…jika seorang gadis mengatakan agar kita untuk memikirkan lagi tentang hubungan pacaran mereka, apa itu artinya dia meminta putus?” Tanya kyuhyun terus terang pada sungmin,berharap ia bisa mendapat jalan keluarnya,

“rin rin bilang itu padamu?” Tanya sungmin dan dibalas anggukan oleh kyuhyun.

“aigo~ memangnya kau sudah berbuat apa sampai rin rin bicara seperti itu?”

“molla…aku merasa tidak melakukan kesalahan…justru tadi aku yang ingin marah karna lihat dia jalan dengan si jinyoung itu!” gerutu kyuhyun kesal, sungmin hanya tersenyum kecil, ia paham yang terjadi dengan pasangan yang paling cuek ini.

“aku hanya mengingatkan saja kyu, secueknya rin rin padamu, tapi dia itu tetap gadis biasa yang hatinya pun bisa sakit… sulit menemukan gadis yang bisa dengan sabar menjalin hubungan denganmu…dan ingat, semua orang atau teman kampusnya hanya tahu bahwa rin rin itu masih menjomblo, dan pria yang kau sebut itu, bisa jadi dia yang akan merebutnya darimu, karna dia bisa memberikan apa yang tidak bisa kau berikan” jelas sungmin, kyuhyun masih diam. Ia membelakangi sungmin dan terus merenungkan semua perkataan sungmin.

***

Keesokan harinya, di rumah rin rin…

“390 ?! aigo~ kau habis keluyupan semalam kan rin?” ujar chaerim khawatir. Rin rin hanya diam dan menarik kembali selimut birunya hingga sebatas hidung. Kepalanyaterasa penat dan tubuhnya masih sangat panas sejak semalam, ya, bagaimana tidak jika sampai jam 12 malam saja ia masih berada di luar dengan suhu yang amat dingin.

“aunty… ini buburnya” ujar ra ra yang baru sampai sehabis membeli bubur untuk rin rin,

“ah~ ini rin, makan dulu” ujar chaerim, dan dibalas gelengan olehnya, “sedikit saja, biar ada tenaga rin…atau ku telfon ibumu” ancam chaerim,

“ah~ aunty…lidahku pahit”

“sedikit saja, habis ini kita ke rumah sakit”

“mwo? Andwae~ aku hanya panas aunty” rengek rin rin tak bertenaga,

“aku takut typus mu kambuh rin, atau mau tidak mau aku telfon ibumu” ancam chaerim sekali lagi, dan rin rin hanya cemberut. “Habiskan ya, kalau sudah selesai panggil aku” ucap chaerim dan keluar dari kamarnya.

Rin rin menghela nafas berat. Ia lirik ponselnya, tak bergeming. Ia hanya menunggu jawaban atas pertanyaannya pada kyuhyun semalam. Ia yakin dengan keputusannya, dan ia merasa biarkan kyuhyun yang memutuskan semua ini, meski ia sudah menyiapkan akhir yang pastinya akan sangat menyakitkannya.

“eomma…nan bogoshipoyo…” lirihnya dengan mata berkaca-kaca, ia kembali meringkuk didalam selimut, berusaha mengatur nafasnya yang masih tidak teratur karena menahan tangis.

Dddrttt!! *GyuDong calling*

“k…kyu…” detak jantungnya langsung bergerak cepat, siap tidak siap, ia pun tetap harus menerima semua keputusan dari kyuhyun…

“…yeobseyo?” ucap rin rin sedikit serak,

“…kau…baik-baik saja?” Tanya kyuhyun sedikit khawatir,

“gwenchana…aku baru bangun…” jawab rin rin bohong. sesaat keduanya terdiam dan rin rin masih menunggu apa keputusan kyuhyun…

“…mianhae…” ucapnya pelan, membuat rin rin sedikit tertegun, “…jangan pernah berpikir bahwa kau tidak kuanggap…dan sampai detik ini kau ada milikku…” ucap kyuhyun yakin. Rin rin masih diam dan tersenyum simpul. “apa kau yakin?”

“…maaf atas sikapku selama ini padamu… maaf jika aku kurang perhatian padamu dan tidak menghubungimu…” jelas kyuhyun dengan terus meminta maaf, membuat rin rin menangis dalam diam hingga pandangan matanya kabur dan pingsan…

***

@ sj dorm

“…maaf atas sikapku selama ini padamu… maaf jika aku kurang perhatian padamu dan tidak menghubungimu…” Tuut…tuutt

“rin? Rin-ah!! Yak!” ia lihat rin rin mereject telfonnya, dan kyuhyun kembali menelfonnya terus-menerus, “aish! kenapa tidak diangkat? Yak! park rin rin, kau masih cari masalah lagi?!” ujarnya kesal dan membanting ponselnya ke kasur.

“kyunnie, ayo jalan…” ucap sungmin dari luar pintu,

“hmm…” kyuhyun mengambil kasar tasnya dan segera keluar menuju stadium untuk rehasal kembali.

***

@ rin’s house…

“rin makannya ud…astaga! Rin rin…raa!! Tolong raa!!” teriak chaerim histeris melihat rin rin yang sudah tergeletak dibawah. Pingsan. Ia segera menggendong rin rin dan membawakannya kerumah sakit.

Sesampainya disana ia segera diber penanganan intensif. Benar saja darah rendah dan juga typhusnya kumat kembali hingga ia harus dirawat inap.

“aunty…mana ponselku?” Tanya rin rin yang baru sadar setelah diberi infuse.

“masih di kamarmu…nanti biar ra ra yang ambilkan…”

“hmm, boleh kupinjam ponselmu? Ah, dan kumohon jangan bilang eomma, apalagi kyuhyun jika aku masuk rumah sakit ya…” Tanya rin rin,

“waeyo?”

“aku tidak mau buat mereka khawatir aunty…lagi pula hari ini kyuhyun konser” lirih rin rin, chaerim hanya tersenyum kecil.

Dengan segera rin rin mengetik sms dan mengirimnya ke nomor yang sangat ia hafal, ia berharap kyuhyun akan memaklumi ketidak hadirannya di konser hari pertama mereka.

***

@olympic stadium

Kyuhyun masih duduk sambil terus memainkan ponselnya jenuh. Pikirannya terus melayang saat rin rin memutuskan telfonnya.

Dddrtt!!

Sender : chaerim aunty

Mianhae, batre ponselku habis, fokus ke konsermu, untuk masalah kita, bicarakan lain kali, oke? -rin rin-

“Aish! Dengan begini makin buatku khawatir rin” gerutu kyuhyun, segera ia menelfon ke chaerim aunty,

“Yeobseyo?”

“Apa kau benar-benar tidak bisa datang?” Tanya kyuhyun langsung,

“….mianhae…fokus saja ke konsermu kyu…”

“Ya~ kau sudah mendengar keputusanku kan?”

“Arra~ habis konser ini…kutunggu kau di….rumah sakit seoul….”

“Rumah sakit?! Kau sakit?!” Tanya kyuhyun yang makin khawatir,

“Ahni…pokoknya datang saja, oke? Semoga konsernya sukses ya…dan…percayalah, aku masih menyayangimu kyu…dan tidak pernah berpikir akan meninggalkanmu” lirih rin rin dan segera mematikan telfonnya. Kyuhyun masih diam. Ucapan rin rin sedikit meringankan hatinya, yah, ia sadar selama beberapa minggu ini hubungan mereka sedikit meregang dan kyuhyun pun kurang memperhatikannya.

“Yak! Kyunnie, giliranmu rehasal lagi” ujar leeteuk, ia kembali naik ke atas panggung dan mulai memainkan harmonikanya.

Super Show 4 Seoul, it’s show time!

Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Seluruh stadium terpenuhi dengan ribuan ELF yang dating tidak hanya dari seoul saja, namun hamper dari seluruh dunia, demi menyaksikan ke Sembilan pria tampan itu.

Dengan pembukaan lagu super man, super show kali ini memang berbeda dari konser sebelumnya. Bertema world tour, mereka memberikan penampilan yang maksimal hanya untuk semua fans mereka. Panggung yang megah, kecerian semua member dna juga fans sedikit mengalihkan perhatian kyuhyun dari rin rin. Apalagi saat gilirannya tampil solo dengan membawakan lagu isn’t she lovely, lagu yang ia pilih sendiri dan kini ia bawakan khusus untuk seorang gadis, yang saat  ini tidka hadir dalam konser tersebut…

“this song is for you…rin” ucap kyuhyun dalam hati sebelum menaiki panggung. Dengan harmonica dan dilanjuti piano, ia pun mulai menyanyikan lagu tersebut…

Isn’t she lovely
Isn’t she wonderful
Isn’t she precious
Less than one minute old
I never thought through love we’d be
Making one as lovely as she
But isn’t she lovely made from love

Isn’t she pretty
Truly the angel’s best
Boy, I’m so happy
We have been heaven blessed
I can’t believe what God has done
Through us he’s given life to one
But isn’t she lovely made from love

Isn’t she lovely
Life and love are the same
Life is Aisha
The meaning of her name
Londie, it could have not been done
Without you who conceived the one
That’s so very lovely made from love

 ***

Selesai konser…

Setelah konser selesai, mereka pun istirahat sejenak, beberapa hoobae mereka yang bias hadir terus memberi ucapan selamat dan bergabung untuk acara makan-makan setelah ini, kecuali kyuhyun yang segera bersiap untuk meneui rin rin.

“kyuhyun oppa, dia tidak ikut?” Celetuk taeyeon yang tidak sengaja melihat kyuhyun keluar terburu-buru,

“Dia masih ada urusan lagi, khaza” ajak sungmin yang tahu kyuhyun pergi kemana, sebenarnya ia tahu bahwa rin rin dirawat, itu pun ia tahu dari pacar donghae, hee rin. Hanya saja ia sengaja merahasiakannya pada kyuhyun, takut konsentrasinya pada konser akan terganggu.

***

@ rumah sakit

Kyuhyun langsung menuju kamar rawat yang rin rin bilang, feelingnya berkata rin rin dalah keadaan tidak baik, dan benar saja di depan pintu 102, ia bisa melihat rin rin tengah berbaring dengan selang infus yang tertancap di lengannya. Gadis itu hanya diam sambil memejamkan kedua matanya, dan earphone yang terpasang di kedua telinganya.

Krek!

“Rin…” Ujar kyuhyun yang langsung mendekatinya, rin rin hanya tersenyum kecil, ia melepas earphonenya dan sedikit menaikkan sandaran tempat tidurnya,

“Konsernya sukses?”

“Neo…aish! Jinja! Kenapa kau sampai masuk rumah sakit gini?! Kenapa kau tidak bilang padaku hah?!” Omel kyuhyun kesal, rin rin hanya tersenyum kecil, ia tarik tangan kyuhyun agar duduk di pinggir ranjangnya, “sepertinya kekasihku yang dulu sudah balik lagi…” Ucap rin rin, sejenak kyuhyun memandangnya dalam, lalu menarik tubuh ringkih itu dalam dekapannya. Bisa rin rin rasakan detak jantung pria ini bergerak begitu cepat.

“Maaf atas ucapanku kemarin…”

“Jangan katakan kau tidak kuanggap lagi rin…jebal…” Ujarnya makin mengeratkan pelukannya pada rin rin, perlahan rin rin melepas pelukannya, mengelap peluh kyuhyun dengan telapak tangannya, wajah ini begitu lelah dan sorot matanya begitu terlihat sedih.

“…aku hanya merasa kau menjauh…dan…” Seketika wajah rin rin tertunduk,

“Dan apa?”

“…saat kau pergi liburan dan sejak saat itu kita tidak pernah bertemu, aku mulai merasa bosan…aku…sempat berpikir, sampai kapan aku terus begini?…kapan aku bisa merasakan pacaran seperti orang biasa…” Ucap rin rin pelan,

“…jadi…kau mau meng…hhppff!!”

“Aku tidak mengatakan itu…dan jangan pernah katakan itu…aku mohon…” Ucap rin rin sambil terus membekap bibir kyuhyun. Kyuhyun hanya bisa mengangguk dan membentuk huruf ‘V’ dikedua jarinya.

“Kau juga…jangan terus-terusan dekat dengan pria itu” ujar kyuhyun dengan wajah yang cemberut,

“Jinyoung? Aigo~ dia hanya teman kyu…”

“Tapi kalau dia menyukaimu?”

“Mollayo…makanya kau bilang padanya, bahwa aku ini sudah punya pa…” Ucapan rin rin terputus, ia memejamkan kedua matanya sambil memegang keningnya,

“Kau sakit lagi?”

“A..ahni..” Rin rin segera berbaring dan diselimuti kyuhyun,

“Memang kau sakit apa?”

“Darah rendahku kumat dan tifus…” Lirih rin rin masih memejamkan matanya,

“Mianhae…harusnya aku mengantarmu semalam…” Jawab kyuhyun pundung,

“Gwenchana…sudah malam kyu, kau harus istirahat…”

“Ahni, aku disini saja…” Ucap kyuhyun dan kembali duduk dipinggir ranjang rin rin,

“Ya~ besok kan kau harus konser lagi”

“Sirreo! Aku tetap disini, sudah tidur…” Ucap kyuhyun dan memaksa menutup mata rin rin,

“Ish! Bawel…” Gerutu rin rin kesal, mau tidak mau ia memejamkan kedua matanya dengan kyuhyun yang terus memandangnya hingga terlelap.

Aku tidak akan melepas tangan ini dan juga tidak akan menyerahkan tangan ini pada tangan lain, karna jika aku melepasnya, akan sulit lagi menemukan tangan yang aku butuhkan….park rin rin…

iseng sambil nunggu donlotan, heheee… kalo cerita makin garing, mianhae~~~ hehehee.. tapi tetep KOMENTARNYA yaaa… 

 

51 thoughts on “[RinKyu] The truth…

  1. phufff… gimana ya komennya..
    *saya butuh napas buatan dari kyu neh* hehe

    cie akhirnya di romantisin sama si evil..
    duh kok ga pake cium seh… kisseunya mana kyu buat istri muda mu ini…

    istri muda perlu dijenguk sama aku ga???
    hahaha

    cool as always ta…
    lovin it…

    • cihuiikyuhyun berkata:

      Ehehehee…
      Kisseu?? Next ff kalo istri muda udah sembuh~ wkwkkk

      Jenguk dungs~
      Titip evil yak! Slama istri muda sakit, ㅋㅋㅋㅋ

      • hati-hati si evil suka curi-curi kesempatan cium loh..

        jenguk??? bener neh mau dijenguk??
        mau dibawain apa?? choding apa kolding(kolak dingin)
        haha..

        titip evil??? yakin cuma mau nitip si evil?? si yeol, minho ga mau dititip juga??

        PS: thanks buat pencerahannya.. meski masih kurang cerah neh… butuh adegan ngeselin dari dia…😀

      • Die pan emg demen nyosor.. Aduh, jd inget ‘transferan coklat’ nih!! Hahaaa

        Yaa~ bawa si choding sama aja bikin brantem lagi…
        Cukup kyu yg saya titipkan! Biar minho ama choding yg nemenin saya! Wkwkwkk

        Haha, kurang cerah yee?? Hemm, tengilnya emg kurang sih.. Kkk

  2. wuah,. so sweet nih cerita,. hahah
    hayoloh sih rin” mau d’rebut sih jinyoung loh,. hahaha
    jinyoug poto’a unyu” dhe ching.. heheh
    wuah sih rin” jd um ntn breaking down nih? saiia jg um ntn nih,. mau ntn brng gx? wkwkwkw
    #nasib gx pnya cwo.. wkwkwk

  3. Sithyijahh berkata:

    Waww kerenn hahaha…
    Rin rin nya sakitt omoo cepat sembuh ya rin..
    Aku gag bisa berkata kata lagi bingung mau coment apa?? Ff nya bagus sihh aku suka sama rinkyu couple:D

  4. ahh kyu lola!!!!!
    tp te”p kereeeeeennnnn…..
    mank donlot aph mpe kpikiran bwt ff pke tema kyk gini???
    kug sempet y???
    waahh klo aq sich butek,g sa mikir aph”…
    yg ada malah strezz nunggu donlotan slse….
    author kereeeeennnnn!!!!!!!!!

  5. Chava berkata:

    Ecie bgt dah…. (?)
    Rinkyu romantis2an itu sesuatu bgt… Hahaha
    Itu si kyu mau ngomong apa sih? Udah keburu di bekep(?) rin rin hahah…
    Buat rin rin, gws ya…..

  6. KyuRin couple ini lama2 kaya pasangan real d kehidupan nyata (??)
    So sweet sX mereka. Aku jadi iri ㅠ.ㅠ
    Jd kebayang kalo crita2 beginian beneran kejadian *galausendiri*

  7. Hikss..*apusairmata*
    hoaahhh…crta’y sdih…😦
    kyu qm k mna aja gk pulang2,gk ada kabar…huhuhu..
    Tp ending’y coo cweet deh..lbih cweet lg kalo ada kisu2’y..kkkkkk

  8. Wahhh ffnya bikin penasaran aja sih
    aku kirain rin rin ma kyu putus T_T
    emang susah sih pacaran sama kyu
    apalagi dia artis n kyu juga orangnya cuek bgt

    emang bner a si Jinyoung demen ma rin rin?
    ditunggu cerita lainnya
    gomawo ^^

  9. momonjaa berkata:

    tau bgt reaksi kyu pas liat rinrin diinfus!! pasti shock!! *pengalaman*
    kenapa sih perkataan rinrin selalu bikin kyu beranggapan yg tidak2??
    hehehee…
    tp rinrin jagolah merangkai kata, kesannya minta putus pdhl enggak.. biar kyu pusing sendiri aja hahahaa

  10. ceritanya ga garing koq eon… aku suka..
    bgus eon bisa buat ff dalam waktu menunggu donlodan..

    sedihh eon pas eon blg “apa kau menganggapku ada? Apa status…pacaran ini masih penting bagimu?” ucap rin rin pelan sambil menatap kyuhyun intens. Seketika amarah kyuhyun hilang, menjadi sebuah kecemasan. Ia baru menyadari wajah lelah dari gadis ini, lelah fisik dan juga batin…
    langsung keluar nihh air mata eonnn…
    kenapa pas aku lagi dikantor baca ff eon.. kan takut kna marah ma bos.. hehe
    kalau dirumahkan aku keluarin aja nihh air mata ga ush disimpan eon..

    eon aku masi nunggu ffmu yang Juliette lohh.. masi penasaran yang jadi couplena Juliette.. kapan dilanjutakan??

    • Hehee, gomawo yaa, ini stengahnya nambahin pas lg ngedonlot, tdnya sbagian buat ff yg gagal…

      Hahaa, aku pas ngetik itu juga ampe berkaca2, asa ngomong ama pacar sendiri #eh ??😄

      Huwaaa~ yg juliette cast aslinya juga udh pada nagih, cuma blom dpt feel buat ff itu, so masih vakum yaaa… Mianhae~

  11. JJFact berkata:

    aduh… author Aq bingung mau kasih komen apa….
    tapi,,, aq suka bgt sama RinKyu Couple….. # jangan pisahh… (˘̩̩̩.˘̩ƪ)
    Kalau baca cerita yg Romantis…. = Senyum2 #bahagia…hehhee….
    yang Galau… = selalu bwt nangis…
    tapi ini,,, habis nangis, senyam-senyum sendiri…. hahaha

    Sukses bwt Author….!!
    Tq.

  12. aihhh kyuhyun sweet juga ternyata :p beneran kesempatan ss4 udah didepan mata tapi ditolak, kalo aq langsung semangat nton didepan, gratisan sih #plak
    *lanjut bca ff lainnya*

  13. Occie_EVilHyuk berkata:

    ommo~
    Da jinyoung b1a4 ya, .
    Tetep cuma ngelirik kyuhyun,hehe

    Hahaha~
    So sweet jga nyh couple, .
    Knpa ya yeoja couple kyu i2 g’da yg peka, .
    Gemes deh rasa’a,#gubrak. .

    Suka,suka,suka
    Kyuhyun cemburu ma jinyoung. .

  14. (⌣_⌣”)• ‎​Ĥůůů…….fff°˚˚˚°•!!! Untung ga beneran jadi putus mereka ber2..syukur deh baikan lagi.kyu jangan terlalu cuek ma rin rin, nanti direbut jin young baru tau rasa deh.

  15. HalcaliGaemKyu berkata:

    Uh romantis bgt eonni. Aku envy
    =3=
    mmg ya.. Pasangan rinkyu bener2 bs bikin hati meleleh #jiaaa..
    Liat..ternyata mereka msh saling khawatir satu sm lain. Jd jgn putus ya rinkyu kekeke…
    Keren eonni

  16. shin min rin berkata:

    Seerrruuu… Ada konflik nya tp ending nya tetep ramantis.. Eonni.. Perbanyak ya ff yg banyak konfliknya… ЂË•⌣•ЂË••ЂË•⌣•ЂË…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s