[Part 2] Second Chance

*recommended song : ost rooftop prince – hurt*
http://www.4shared.com/get/lZnJWduO/Ali_-_Hurt_Rooftop_Prince_OST.html 

-why are you leaving me? I loved you more than life, I’m still stuck in that love,
looking for you while calling you out like crazy-

 “namsan tower, jam 7 malam, dia pengusaha kaya, seumuran denganmu” ujar yoora, wanita berumur 33 tahun yang tak lain adalah adik dari ibu rin rin.

“aunty, aku sibuk!” tolak rin rin dan terus berkutik dengan setumpuk laporan pemasukan keuangan  butiknya bulan ini.

“harus mau! Dan untuk kali ini jangan ajak si kembar! Mereka akan kujemput dari sekolahnya, arraseo?” lanjut yoora sambil tersenyum puas sedangkan rin rin hanya mengangkat bahu, malas menanggapinya. Setelah yoora keluar ruangannya, rin rin langsung mengambil ponselnya dari saku jaketnya, menghubungi satu-satunya pria yang paling bisa membantunya untuk masalah ini, choi minho…

“minho-ya!”

“waeyo rin?”

“malam ini jam 7 di namsan tower, apa kau bisa?”

“umm, mianhae aku sudah ada janji dengan soohyo malam ini, kenapa kau tidak coba saja untuk kali ini berkencan rin?” bujuk minho,

“ya~ tidak usah! Ya sudah aku cari pria lain yang bisa kuajak kerjasama!” ujar rin rin ketus lalu mematikan telfonnya.

Sementara itu di lain tempat, minho hanya menghela nafas panjang setelah sahabatnya itu memutuskan telfon begitu saja. Ini sudah keempat kalinya ibu rin rin mengatur kencan untuk anak gadis satu-satunya dan seperti biasa, rin rin selalu punya seribu akal untuk membuat pria yang berkencan dengannya jera.

“blind date lagi?” celetuk gadis berambut hitam panjang sambil membawa secangkir coklat panas,

“hmm…dan seperti biasa, dia meminta bantuanku lagi jagi” ujar minho dan menyesap coklat hangat buatan kekasihnya. “mau dibatalkan saja rencana kita nanti malam?” balas soohyo yang sudah sangat memaklumi kedekatan rin rin dan kekasihnya itu, karena rin rin lah, soohyo dan minho bisa bersatu, jadi tidak ada salahnya jika soohyo berbalik membantu rin rin dan bahkan ia senang saja jika si kembar juga ikut memanggilnya eomma.

“jangan, kita kan sudah janji untuk bertemu dengan orang tuamu, paling dia akan mengajak si kembar, haah~ anak itu benar-benar bertekad untuk tidak menikah! Aku yang pusing jadinya” gerutu minho, mendengarnya soohyo tersenyum kecil dan berkata, “mungkin dengan dia tidak menikah, itu adalah kebahagiaan yang ia cari, hanya dengan si kembar baginya sudah cukup oppa” jelas soohyo,

“mungkin, tapi…jika mengingat masa lalunya, rasanya aku ingin menghajar pria-pria yang membuatnya trauma!” ujar minho geram,

“ya…pasti mereka akan mendapat balasannya, mungkin juga kalau aku tidak bertemu denganmu, kau yang akan menikahinya, iya kan?”

“mwo? haha…tidak akan jagiya~ sekuat apapun aku berusaha untuk mencintainya itu tidak akan bisa, kami hanya akan jadi sahabat, selamanya” ucap minho yakin dan sambil merangkul gadis yang tak lama lagi akan resmi menjadi miliknya.

***

New York

“ini berkas kepindahanmu ke seoul” ujar Victoria seraya menaruh map biru berisi surat kepindahan kyuhyun ke seoul. Kyuhyun hanya diam sambil memandang gemerlapnya kota new York di malam hari dari atas gedung kantornya. Melihat ekspresi kyuhyun yang masih saja datar, victioria kembali menghela nafas berat, sedih hatinya jika terus-terusan melihat kyuhyun seperti ini. awalnya ia pun tak percaya jika perasaannya pada kyuhyun yang menjadi atasannya akhirnya diterima, meski ia harus menunggu selama satu tahun lamanya untuk membuat hati kyuhyun luluh. Victoria pun memaklumi butuh waktu lama untuk kyuhyun membuka hatinya setelah ia tahu kisah kelam kyuhyun dan berniat untuk kembali membangkitkan gairah hidup kyuhyun yang selama empat tahun ini begitu tidak berwarna.

Victoria mengambil sebuah foto yang ada dalam map tersebut, foto dua anak kembar, perempuan dan lelaki. Foto itu berhasil ia dapatkan setelah meminta bantuan pada seseorang di seoul untuk menyelidiki bagaimana rupa wajah anak kandung kyuhyun.

 

“mereka mirip denganmu, cantik dan tampan…namanya sunkyu dan hwan hui” ujar Victoria lalu menyerahkan foto tersebut pada kyuhyun. Kyuhyun menatap nanar foto yang ada di tangannya, sedikit bergetar melihat dua bocah kembar yang ada dalam foto tersebut, mereka tumbuh menjadi anak yang manis dan terlihat bahagia, membuat kyuhyun merasa bersalah dan ingin menebus semua kesalahannya meninggalkan mereka dulu.

Victoria beralih mengusap punggung kyuhyun pelan dan memeluknya, “bukalah lembaran baru, lupakan semua masa lalu dan jadikan kenangan bersama seohyun menjadi kenangan yang indah, lalu lanjutkan hidupmu bersama kedua anak kembarmu” ucap Victoria,

“kau terlalu baik qianie…”

“anggap saja itu sebagai langkah awal untukku menjadi ibu yang baik bagi mereka” ujar Victoria sambil tersenyum manis dan diberi kecupan lembut dikeningnya.

 ***

N Seoul Tower

Seorang gadis kembali menyesap coklat panasnya, matanya masih nyaman memandangi terbenamnya matahari dari atas menara. Setelah puas melihat matahari terbenam, ia berjalan ke sudut menara dimana banyak ribuan gembok cinta yang terkenal disini, memegang gembok yang 6 tahun lalu ia pasang dengan seseorang yang sampai detik ini masih juga belum bisa ia lupakan…

“ya~ ppali, ini tempatnya masih kosong” ujar rin rin begitu bersemangat, sedangkan pria yang mengikutinya dari belakang sedikit kewalahan melihat antusiasme kekasihnya itu.

Sebelum menaruhnya, rin rin menulis nama dan juga nama kekasihnya serta harapan cintanya pada gembok warna hijau itu lalu dipasangkan. Kris, nama kekasihnya ia mengacak rambut rin rin pelan lalu memeluknya dari belakang. “semoga permintaanku terkabul” ucap rin rin pelan namun masih bisa didengar kris.

“kau memang minta apa? Bukannya kau sudah punya diriku?” tanya kris percaya diri,

“haha, aku memang punya dirimu, tapi aku hanya meminta agar kau benar-benar bisa menjadi jodohku kelak” ucap rin rin sambil tersipu malu. Kris membalikkan tubuh rin rin dan menatap gadisnya dalam, kecupan lembut pun mendarat di bibir rin rin, makin membuat wajahnya merah padam.

“y-ya~ kau ini!”

“wae? Lagian ini sudah sepi, ayo kita ke restoran, aku lapar” ucap kris dan merangkulnya, pergi dari sana.

Flashback end

Rin rin tersenyum pahit, mengingat kenangan yang indah dulunya namun kini masih terasa sakit. ia duduk di salah satu bangku yang ada disana, mengeluarkan kalung yang selama empat tahun ini tak pernah ia lepas, kalung berinisial K pemberian dari kris yang masih ia pakai. “aku masih belum bisa melupakanmu…melupakan luka hati yang kau tinggalkan sampai saat ini…” lirihnya dengan mata berkaca-kaca, menahan agar cairan bening itu tak turun dari wajahnya.

Waktu menunjukkan pukul Sembilan malam dan ia masih saja jalan-jalan disekitar namsan tower, hanya sendirian. Harusnya hari ini menjadi hari kencan buta untu kesekian kalinya yang telah diatur yoora, namun ia sengaja tidak datang, malas rasanya jika harus mengikuti bind date yang tidak pernah ia inginkan.

Ddrrrtt!! *minho calling*

“yeobseyo?”

“neo eoddiya?”

“aku? Lagi di jalan mau pulang, waeyo?”

“kau tidak datang ke tempat kencanmu?”

“kau sudah tahu jawabannya kan? pasti eomma yang menghubungimu…” balas rin rin jengah,

“lalu kau sekarang dimana? Kapan mau pulang? Aku sedang di rumahmu saat ini, si kembar mencarimu terus”

“sebentar lagi aku pulang, umm…mau temani aku minum dulu?”

“ne?”

“kutunggu di tempat biasa” ucap rin rin dan memutuskan telfon, bergegas ia ke kedai minuman yang biasa ia datangi dengan minho. Suasana hatinya kali ini tidak begitu baik, ingatannya akan kenangan dengan kris serasa berputar kembali dan itu membuatnya tidak nyaman, ia merasa rindu.

Minho baru saja sampai di kedai restoran yang tak jauh dari rumah rin rin. Matanya mencari sosok gadis dan ia temukan seorang gadis duduk sambil melamun di sudut kedai, ia tersenyum kecil dan langsung duduk disamping rin rin.

“hei”

“o-oh, kau mau makan apa? Aku tadi hanya memesan makanan ringan saja” ucap rin rin lalu meneguk cola miliknya.

“ddukboki saja”

“tadi kenapa ke rumah? Mengkhawatirkanku?” ucap rin rin, dan langsung diberi jitakan pelan oleh sahabatnya itu, “yaa~”

“kau itu, ibumu khawatir mencarimu, lalu seperti biasa, aku selalu dihubungi pertama kali kalau anak gadisnya yang satu ini hilang” gerutu minho,

“haha, mianhae…lagian kau tahu sendiri hari ini aunty mengatur kencan lagi, ya sudah aku kabur saja” balasnya cuek lalu melahap ddukboki miliknya. minho terus memperhatikan wajah sahabatnya itu, ia tahu perasaan sahabatnya hari ini sedang tidak baik. Terlihat dari wajah rin rin yang memancarkan kesedihan, meski gadis itu tetap berusaha tersenyum. Kadang jika melihat rin rin yang seperti ini membuat minho sedih, ia tahu betul masa lalu sahabatnya yang menurutnya begitu kelam. Ia pun paham jika sahabatnya ini sering merasa kesepian dan hanyalah seorang gadis lemah, namun bukan rin rin namanya jika ia tidak mampu menyembunyikannya. Ia tetap berusaha tersenyum di depan semua orang dan hanya berani menangis di depan makam seohyun saja.

Minho tersenyum kecil lalu mengacak rambut rin rin pelan, membuat gadis itu menghentikan aktifitas memakannya, ia toleh wajahnya menatap minho bingung. “wae?”

“jangan bohong lagi, hanya aku yang tidak bisa kau bohongi rin” ucap minho dan menuangkan minuman soju kedalam gelas kecil. Rin rin kembali diam, ia taruh sumpitnya dan menghabiskan cola dalam satu tegukan. “cinta…pasangan hidup…keluarga…aku punya cinta dari si kembar, dan aku juga punya keluarga, dan itu juga dari mereka…tapi pasangan hidup…” rin rin menghentikan ucapannya, lama ia hanya diam memandang kosong gelas yang ada di tangannya.

“ibumu hanya ingin ada seseorang yang bisa menjagamu rin, yang bisa membuatmu bahagia” ucap minho, “…beliau hanya ingin…jika saat beliau meninggalkan kalian, satu yang membuatnya bisa pergi dengan tenang adalah melihatmu menikah…aku paham perasaanmu, aku tahu bagaimana rasa sakit hatimu pada ketiga pria itu hingga membuatmu trauma, tapi…tidak dengan begini caranya, itu sama saja kau menyiksa hatimu sendiri” jelas minho, rin rin masih saja diam, jauh dalam lubuk hatinya ia ingin kembali ke masa dimana ia masih bisa membuka hatinya untuk seorang pria. Ia ingin memutar kembali waktu disaat ia masih bersama kris dan meyakinkan kris bahwa dia adalah yang terbaik untuk kris.

“kau tidak perlu menjawabnya, kau renungkan dan pikirkan baik-baik apa yang aku katakan barusan, aku hanya ingin melihat sahabatku juga bahagia dan kembali menjadi rin rin yang ceria seperti dulu” lanjut minho lagi dan mengusap rambut rin rin. Gadis itu masih diam dan tak berucap, seakan otaknya lelah jika memikirkan hal ini.

bahagia? Kebahagiaan apalagi yang harus aku raih minho-ya? Hati ini telah mati, membeku. Cinta yang ku punya pun hanyalah untuk sunkyu dan hwan hui…

“gomawo sudah menemaniku” ucap rin rin sambil membuka seatbeltnya,

“sudah biasa, oh ya, lusa jangan lupa, sunkyu harus control ke rumah sakit” ucap minho memperingati, gadis itu kembali tersenyum, begitu beruntungnya ia memilik sahabat yang baik, yang benar-benar bisa memposisikan dirinya sebagai ayah.

“arraseo, aku tidak akan lupa, aku masuk ya, kau hati-hati” balasnya dan keluar mobil, setelah memastikan mobil minho menghilang dari hadapannya ia pun baru memasuki pekarangan rumah mungilnya.

 Sebelumnya ia sempatkan untuk ke kamar si kembar, namun tak ada keduanya dikamar, “dia tidur di kamarmu rin” celetuk ibunya yang baru keluar dari kamar rin rin yang berada didepannya,

“oh~ mianhae aku pulang telat eomma”

“tapi tadi bersama minho kan?” ibunya bertanya lagi dan dibalas anggukan rin rin, ia pun langsung masuk ke dalam kamarnya dan menatap sayang dua anak kecil yang tidur saling berhadapan. Segurat senyuman pun tergambar diwajahnya, ia rapatkan selimut yang membaluti tubuh si kembar dan mencium kening keduanya sayang.

***

Incheon Airport

Seorang pria tampan memakai kemeja biru berjalan sedikit cepat dari terminal kedatangan, matanya mencari sosok pria yang akan menjemputnya. Sambil menunggu orang yang akan menjemputnya, tubuhnya menyandar di salah satu pilar gedung, memandang sekelilingnya dan tersenyum kecil. “aku kembali hyun-ah” ucapnya dalam hati lalu memandang sayang gambar seorang gadis yang ada di layar ponselnya.

“kyuhyun-ssi?” ucap seorang pria berusia sekitar 45 tahun yang jalan tergopoh-gopoh mendekatinya,

“ne, jisuk ahjussi?”

“ah~ selamat datang kembali tuan, kupikir anda lupa denganku” ujar lelaki tersebut dan tersenyum ramah, kyuhyun hanya membungkuk pelan dan mengikutinya yang membawa troli kyuhyun.

“kita mau kemana tuan muda?” tanya jisuk setelah mereka berada dalam mobil kyuhyun,

“bisa antarkan aku ke makam seohyun?”

“ah~ geure” ucap jisuk dan mulai melajukan mobilnya. Kyuhyun merebahkan kepalanya di sandaran jok mobil dan menghela nafas panjang, cukup lelah setelah perjalanan panjang new York-seoul. Jemari lentiknya memijat pelan keningnya. Rasa bimbang kini yang ia rasakan setelah ia kembali ke tanah kelahirannya, masih tidak yakin apa ia bisa bertemu dengan kedua anak yang dulu ia tinggalkan begitu saja lalu kini ingin ia ambil kembali.

“sudah sampai tuan muda” ucap jisuk, kyuhyun mengerjap pelan kedua matanya, melihat hamparan rumput hijau dan bukit-bukit kecil disana. ia keluar dalam diam dan langsung menuju ke satu makam yang selama empat tahun belakangan ini tidak pernah ia lihat.

Kyuhyun berlutut dihadapan makam seohyun, istrinya. Perasaannya makin tak karuan, pandangan matanya kosong namun menyirat kesedihan dan juga kesepian. Rasa cintanya pada seohyun tidak pernah bisa ia lupakan begitu saja, meski saat ini telah ada Victoria. Dadanya terasa begitu sesak jika terus menatap makam seohyun hingga pertahannya pun akhirnya runtuh. Bulir air mata keluar dari mata kyuhyun, menangis dalam diam. Kedua tangannya mencengkeram kuat pahanya hingga bergetar hebat. “mianhae…hyun-ah” ucapnya tercekat,

“selama ini aku berharap bisa melihat wajahmu dalam mimpiku, meski hanya sekali…tapi kau tak pernah sekalipun datang…apa kau membenciku hyun-ah? Apa karena aku meninggalkan anak kita? Sampai saat ini pun aku masih belum bisa mengikhlaskan kepergianmu, aku masih ingin kau kembali hyun-ah…berada disampingku…jebal…” isak kyuhyun pilu.

“…maafkan aku hyun-ah, aku janji akan menebus semua kesalahanku, aku akan mencari kembali anak kita, anak yang harusnya kujaga…aku…akan jadi ayah yang baik…aku janji…” lirih kyuhyun. Tak lama kemudian ia pun  bangkit dari sujudnya, mencium nisan seohyun dan beranjak pergi.

***

Seoul International Hospital

“keadaan jantungnya makin membaik dan juga dengan stamina yang ia punya saat ini makin memungkinkan untuk melakukan operasi jantung secepatnya” jelas dokter, rin rin dan minho yang ikut menemani sunkyu periksa rutin.

“baik dokter, aku mengerti, tapi kadang dia suka mengeluh kalau bagian dadanya terasa sakit setelah bermain”

“itu memang kadang terjadi, makanya sebaikanya sunkyu jangan beraktifitas yang mengelurkan banyak energy, ia juga jangan terlalu lelah, ini demi stamina yang ia butuhkan saat operasi nanti”

“lalu kapan sunkyu bisa menjalani operasi tersebut dok?” tanya minho,

“bulan depan, jika kondisinya makin membaik kita bisa memulai operasinya, makanya mulai minggu-minggu kedepan aku akan terus mengamati perkembangan kesehatan sunkyu” jelas dokter dan dibalas anggukan dari minho dan rin rin.

Sunkyu tertidur dalam gendongan minho sambil memeluk lehernya, sedangkan rin rin berjalan disebelahnya dengan mata yang masih sibuk memperhatikan hasil pemeriksaan sunkyu. “hwan hui sedang di butik bersama soohyo” celetuk minho membuyarkan konsentrasi rin rin,

“oh? Geure kita langsung kesana saja”ucap rin rin dan kembali konsentrasi pada kertas yang ada ditangannya. Minho melihat sekeliling rumah sakit, baru menyadari beberapa orang disana memperhatikan mereka, mungkin banyak orang menganggap kalau mereka adalah sepasang suami-istri, membuat minho tersenyum kecil.

“aku seperti punya dua istri” celetuknya,

“mwo?”

“kau dan soohyo…apa kau mau kunikahi juga rin-ah? Kau hanya percaya padaku kan?” ucap minho namun langsung diberi jitakan oleh rin rin, “jangan gila minho-ya! Aku tidak sudi juga jika akhirnya harus menikah denganmu dan membagi cintaku dengan soohyo!” gerutu rinrin kesal, minho hanya terkekeh pelan sambil mengusap rambut ikal sunkyu yang makin nyaman dalam gendongannya.

***

Kyuhyun masih terlihat bimbang, untuk kesekian kalinya ia menjulurkan tangan untuk menekan bel, namun kembali ia urungkan. Sudah hampir setengah jam ia berdiri didepan rumah mungil yang tidak banyak berubah sejak terakhir kali ia meninggalkan rumah ini, rumah kediaman mediang istrinya, seohyun.

Kyuhyun kembali menjulurkan tangannya untuk menekan bel, namun bersamaan dengan seseorang yang baru keluar dari dalam, sosok ibu yang amat ia kenal. Seketika tangannya berkeringat dingin dan gugup saat melihat ibu mertuanya lagi. “nuguseyo?” ucap ibu rin rin,

“n-nae…kyuhyun, omoni” ucap kyuhyun gugup, ibu rin rin sesaat terpaku melihat pria yang ada dihadapannya saat ini, rasanya tidak percaya jika pria ini kembali lagi dihadapannya, pria yang dulu ia percayai bisa membahagiakan anaknya namun pergi begitu saja meninggalkan kedua cucunya yang masih sangat kecil.

“mau apa kau kesini?” tanya ibu rin rin sinis,

“mianhamnida omoni…”

“bicara di dalam saja” ucap ibu rin rin dingin lalu kembali masuk ke dalam rumahnya diikuti kyuhyun. Ia menyuruh kyuhyun duduk dan ia duduk di depan kyuhyun dengan menyilangkan kedua tangannya di dada, menatap angkuh pria yang tertunduk dengan wajah menyesal.

“apa tujuanmu kesini?”

“aku tahu omoni pasti membenciku, dulu aku meninggalkan anak-anakku begitu saja tanpa pernah melihatnya…aku menyesal omoni, harusnya aku menjaga mereka, satu-satunya sosok pengganti seohyun…aku ingin melihat mereka, aku ingin menebus semua kesalahanku dimasa lalu omoni” jelas kyuhyun sambil tertunduk dan meremas tangannya.

Ibu rin rin menatap pria ini kalut. Di satu sisi ia senang ayah si kembar mau menganggap kedua anak kandungnya, namun disisi lain bagaimana perasaan rin rin jika ia mengetahui hal ini. ibunya tahu betul kyuhyun adalah pria yang amat dibenci rin rin.

“omoni, aku ingin melihat mereka…aku ingin menjadi ayah yang baik untuk mereka…” mohon kyuhyun dengan bersujud dihadapan ibu mertuanya.

“rin rin yang lebih berhak memutuskan, karena dia adalah ibu mereka…kau yang harus meminta maaf padanya” ucap ibu rin rin tanpa mau memandang kyuhyun.

***

Malam harinya…

“minum rin” ucap ibunya yang baru datang dari dapur sambil membawa minuman hangan untuk rin rin, “ne, gomawo eomma” ucapnya dan kembali berkutata pada kertas-kertas pekerjaannya. Ibu rin rin dima memperhatikan anak gadisnya, bingung harus memulai dari mana ia beri tahu mengenai kedatangan kyuhyun yang ingin mengambil sunkyu dan hwan hui.

“jadi…kapan sunkyu bisa operasi rin?”

“hm? Bulan depan kalau kondisi fisiknya baik sudah bisa eomma” balasnya, ia singkirkan kertas-kertas kerjanya yang sudah satu jam ia kerjakan, merebahkan tubuhnya di sofa dan memijat keningnya pelan. “semoga saja kondisi sunkyu makin membaik dan operasi berjalan lancar” ucap rin rin, digenggamnya tangan rin rin, “pasti bisa, sunkyu anak yang kuat rin” ucap ibunya memberi semangat.

“rin”

“ne?”

“eomma…jadi berpikir, seandainya…kyuhyun kembali”

“mwo? eomma~ kenapa kau menyebut nama pria itu lagi? Tumben sekali” ucap rin rin sambil terkekeh pelan, ibunya hanya diam dan memandang sedih rin rin. “tidak akan mungkin eomma, dan dia tidak akan mungkin bisa merebut sunkyu dan hwan hui” jawab rin rin tegas dan ibunya pun mengerti, tidak akan mudah bagi kyuhyun untuk kembali mengambil si kembar.

“geure…dia tidak akan bisa mengambil cucu eomma…”

“tapi kenapa eomma jadi ungkit namanya lagi?” tanya rin rin heran,

“a-ani…eomma hanya mengira, bisa saja hati seseorang berubah kan rin?” ibunya bertanya balik, sejenak rin rin diam lalu tersenyum kecil dan mengangguk, “bisa saja eomma”

“lalu dirimu? Apa…juga sudah berubah?”

“mollayo eomma, sepertinya masih tetap sama” ucapnya lalu ia beranjak pergi masuk ke kamarnya. Dipandangnya punggung rin rin dengan tatapan sedih, ibu mana yang tidak sedih jika melihat hati anak gadisnya yang selalu kosong. Berusaha tetap tersenyum namun sebenarnya hatinya selalu merasa sedih dan kesepian?

***

“jadi kau belum bertemu dengannya?”

“belum…sepertinya akan sedikit sulit” ucap kyuhyun dengan wajah murung,

“tapi belum dicoba kan?” ucap Victoria lembut, berusaha menyemangati kekasihnya.

“entahlah, aku tidak yakin anak-anakku bisa kembali padaku, qianie…” ucap kyuhyun tercekat dan makin membuat gadis yang berada jauh disana ikut sedih, rasanya ingin ia berada didekat kyuhyun dan memberi semangat untuk pria yang ia sayangi.

“tetaplah berusaha kyu, setidaknya mereka tahu siapa ayah mereka” ucap Victoria.

Setelah memutuskan telfon dari Victoria, kyuhyun memejamkan kedua matanya, lelah. Lelah fisik dan juga hati. Beban dihatinya makin berat saat tahu apa yang terjadi setelah ia meninggalkan kedua anaknya…

“bisakah kau tidak mengambil si kembar dari kami?” pinta ibu rin rin penuh harap,

“omoni, aku…”

“sunkyu dan hwan hui…hanya mereka penyemangat hidup rin rin, dia telah mengabdikan hidupnya hanya untuk si kembar, menjadi ibu sekaligus seorang ayah…saat tahu kau pergi meninggalkan mereka, hal itu makin membuatnya trauma dengan pria…dalam satu waktu ia kehilangan dua orang yang ia cintai, seohyun dan kris… sejak saat itu, aku merasa kehilangan kedua anakku, selama ini rin rin tersenyum hanya untukku dan si kembar…lalu apa yang akan terjadi jika kau mengambil mereka?” jelas ibu rin rin sambil menangis membuat kyuhyun makin merasa bersalah.

“aku sudah kehilangan seohyun, dan aku tidak ingin kehilangan anakku lagi…”

“ottokhae hyun-ah? Aku hanya ingin mengambil apa yang harusnya menjadi milikku…anak-anak kita..” lirih kyuhyun.

***

Mademoiselle Boutique

 “eonni, ada yang mencarimu” ujar salah satu pegawai di butik milik rin rin,

“nugu?”

“mollayo, umm…seorang lelaki tampan, mungkin pria yang akan mengajakmu berkencan eonni” candanya,

“aish! kau ini, lalu dimana dia?”

“ada diruanganmu, tadi kusuruh tunggu disana” ucpnya lagi, rin rin hanya mengangguk kecil kaku beranjak ke lantai 2, ruang kerjanya. Saat ia masuk, seorang pria berjas hitam berdiri membelakanginya, sejenak ia berpikir mungkin pria yang kemarin mengajaknya kencan tapi ia kabur begitu saja.

“um…nuguseyo?” tanyanya ramah, namun seketika senyum diwajahnya menghilang saat pria itu berbalik menatapnya, memandangnya dengan tatapan takjub. Rin rin masih ingat betul wajah pria yang dulu telah mengecewakannya, “neo?!”

“annyeonghasseyo, rin-ah…” ucap pria itu berusaha tersenyum, meski sulit.

To be continue

38 thoughts on “[Part 2] Second Chance

  1. ihhhhhh…. pengen bejek-bejek kyuhyun!!! grrr… pengin kugigit segigit-gigitnya. uda ninggalin anaknya, sekarang balik gitu aja. sudah, rin. jangan diterima si kyuhyun. buang aja. tendang ke laut kalau perlu. *emositingkattinggi*

  2. arrgghhhh…kyu jahat ihhh..udh ninggalin anak’y mlh seenak’y kmbli lg mw ngmbl t anak..
    jgn mau d kasih rin,biar kyu tw rasa tu gmna sdih’y khlngn anak2 jg..

  3. nadeeia berkata:

    Ahhh,, jengkel beraatt ama kyu,, pokoknya author kyu tdk boleh rebut si kembar dari tangan rinrin,,, jebaaaaalll,, gak rela aku,,,
    Makin penasaran ama lanjutannya,,, curiga aku yang datang sebenarnya dikantor rin rin itu malah kris,,, lanjut authoorr,, percepat,, pkoknya kyu tdk bole ambil si kembar,, klo perlu kyu dikasih jatuh cinta ama rin rin,,,

  4. Di sini kyu jahat banget ya, hmm lebih ke ga tau diri kali ya? Seenakenaknya banget mau ngambil si kembar nan lucu gitu aja -_-”
    Di poster cuma ada 3 cowok, jadi kemungkinan nanti Rinrin tetep sama satu di antara 3 orang itu *sok tau* haha. Tapi jgn sama Minho~ berbagi lagi nanti kayak ff sebelah haha😄

  5. Jung Ha Rin berkata:

    yah yah yaaaaaaaaah~
    Endingnya sumpah bikin galau !!!
    Wkwkwkwkwkwk … Eonnie … Penuh dngan teka teki dan aku suka ~

    Kyaaaaaa jgn lama2 eonnie .. Aku mati penasaran :p
    #sumpahlebe

  6. Kim eun mi berkata:

    Sekian lama nunggu ni ff akhir’a publis juga…
    O?!siapa yg dtg? Kyu ato kris?
    Penasaraaaaann…
    Ayo di lanjuutt ^^

  7. Cho Miara berkata:

    wow kyu balik lg? Ckck
    Masih pny nyali jg ya…
    Dan setelah 4 taun dy bru balik dan skrg mw ambil sunkyu n hwan hui, jahat bgt… Udah nikahin rin rin dan tinggalkan victoria #plak
    Biarkan victoria sm changmin #eh
    Hehehe

    Ah makin seruuu ini mengharukan… Dan kris numpang nama yee
    Hehe
    Ah minho-ya calon appa yg baik *cium2*

  8. mydreamkyu berkata:

    ya kyu kok nyebelin sich…enak aja mau ngambil sikembar g tau apa mulai bayi rinrin yg membesarkan sendiri…
    dtunggu part 3 scptnya…

  9. akhir’a ni ff nongol juga,,,
    sebal bgt ma Kyu dgn rasa tdk tau malu’a mw ngambil si kembar dr Rin rin,,
    kasihan Rin rin,,ayo Rin p’tahankan anak2mu…
    Pantesan aja Seo ga mau dtng d mimpi’a Kyu,,dy jga ps kecewa ma Kyu…
    Lanjutan’a jgn lama2 ya…

  10. mryeon berkata:

    Yakkk kyuu !!! Kenapa harus ninggalin anak kembarmu ituuu sih , pantes seohyun ga pernah dateng ke mimpimuuu -_-
    Ia kyu emg harus buka lembaran baru tapi bukan sama vic dooong rinrin lebih tepat😀
    Untung ada minho yang jadi penyelamat rinrin selama ini

  11. Uwahh~ SIAPA DIA?? >0< … cepet publish ya part 3 nya
    penasaran tingkat dewa…
    DAEBAK oen~🙂 keenakan minho kalau rin rin jadi istri ke duanya😄

  12. Soo hyo berkata:

    Kyaa~ pacar akuh lebih sibuk sama sahabatnya neh!!
    *envy sama rin rin*
    Ahahaa
    Jangan2 minho juga suka sama rin rin neh!!
    *curiga*
    Trus nanti jadi cinta 2 hati deh ;D
    Owkeh ditha gue tunggu cerita selanjutnya
    yee😉

  13. sebel….sebel…sebel….. m kyuhyun knp dia begitu bgt sih….mau y bejek2 baru deh maafin kyuhyun kasian rin rin y udah dikeja mpe trauma gt n ngurus sikembar sendiri berjuang sendiri…….
    bqkal maafin kyuhuun klo kyuhyun nanti jadi sama rin rin…ayo chibgu buat nerwka jadi pasangan nanti y n buat kyuhyun jatuh cinta k rin rin…….
    siapa cwo yg bemuin rin rin ya???? Kyuhyun???? Kris?????
    Lanjut jgn lama2 ya penasaran abis soal y……

  14. Park minrin berkata:

    Huaa bingung mau coment apa.. Bru baca tp udh nangis hiks T.T
    Lanjut dong ,mian coment nya dikit,,cz bingung mau coment apa, DAEBAK DAEBAK DAEBAK

  15. parkhyerinn berkata:

    lagi-lagi seru-serunya baca dan tiba-tiba TBC eon ._.
    hehhehe…

    aduh itu yang ketemu sama rinrin sapa eon?
    jadi gregetan sendiri…
    kasian rinrin aihhh~
    kris sama kyu jahat bener di sini eonn~

    Minho ceritanya selalu jadi malaikat pelindung hihihihi~
    semangat eonn lanjutinnyaa!!
    ceritanya kereeeen😀

  16. Eaaaaaaaaaa tbc nya becanda nih…!!! Lg seru2 gini malah tebece,, eaaaaaaaaaaa
    Jd pria yg ada diruangan si rinrin itu sape?? Jurik yax?? Pasti dia,, ye kan?? Wakwkwkwkwk *maksa

    Ngapa kyutoria to twit gini siiiihhh??? Qiani ngertiin jurik banget dah “anggap saja ini awal aku menjadi ibu mereka” «– yakin banget yeee si qiani bakal dikawinin jurik klo udahj dpt anaknya itu,, ckckcckck

  17. Purple Egg berkata:

    kupikir udah tamat…. T^T /cekewa/ xD
    aduuuuuuuh, ini knp kriskyu ku dibikin kejam begini??? andweeeeeee~~ mereka suami baik2 kok… cungguh deh… lol… :p
    knp disini aeri jd jahat?? O.o hump~ msh gak rela.. kkk….
    baca lagi… mari lanjuuut…. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s