[AeKris Story] Loving You

Recommended song : TTS – Love Sick
http://www.4shared.com/get/77upZ3rN/TTS_-_Love_Sick.html

6 november 2011

“kita putus…”

“n-ne?”

“hubungan kita sampai disini saja, aeri-ya” ucap pria tinggi nan tampan dengan nada begitu dingin. Gadis yang berada didepannya masih mencerna setiap kata yang keluar dari bibir pria tersebut, keputusan yang terlalu cepat baginya. “mianhae…kau bisa cari pria yang lebih baik dariku”

“wae? Apa karena sebentar lagi kau mau debut?”

Pria itu menyandarkan punggungnya di dinding, menatap langit yang makin gelap, ia menghela nafas panjang, keputusan terberat yang harus ia ambil, melepas orang yang ia sayangi.

“ne…tak lama lagi, hidupku akan berubah aeri-ya, aku tidak akan bisa menjadi sosok kris yang kau kenal dulu, kuharap kau bisa menerima keputusanku”

“andwae…aku tidak bisa…melepasmu” ucap aeri datar dengan pandangan mata menatap kris dalam,

“aeri-ya, jebal…aku tidak mau melanggar peraturan perusahaan dan juga tidak mau mengecewakan fansku nantinya, mianhae…carilah pria yang benar-benar bisa melindungmu, bukan sepertiku” jelasnya dan ia pun beranjak pergi, meninggalkan gadis yang masih diam membeku dengan air mata yang terus mengalir.

“jangan pergi…kumohon…jangan pergi…” isaknya pilu, ia berlutut, memeluk kedua lututnya yang terasa lemas, terus menangis, berharap semua ini hanyalah mimpi dan pria yang ia sayangi berbalik, memeluknya dan hanya mengucapkan satu kata, saranghae

***

Brak!!

“astaga! Aeri!” seru ibunya sedikit kesal, Ia lihat anak gadisnya masuk rumah dengan wajah tertekuk. Gadis itu hanya diam dan langsung masih ke dalam kamarnya.

“aeri-ya~ kau sudah makan belum?” tanya ibunya sedikit berteriak, namun ia masih saja diam, duduk lesu, memandangi jejeran fotonya bersama lelaki tinggi berambut hitam, foto yang diambil saat tahun kedua kris bergabung menjadi trainee di sment.

Air bening itu pun kembali mengalir dari kedua matanya yang sembab. Ia ambil boneka teddy biru ukuran sedang, pemberian kris, memeluknya erat dan terus menangis semalaman, berharap hatinya akan sedikit tenang, meski ia belum bisa menerima kenyataan bahwa hubungannya dengan kris telah berakhir.

***

Starbucks coffee

Empat gadis duduk di pojok café, saling terdiam, tenggelam dalam pikiran masing-masing. Namun satu kesamaan diantara keempatnya, memikirkan pria yang sebagian masih menjadi kekasihnya dan ada juga yang sudah menjadi kenangan masa lalunya…

“aku tidak yakin dia bisa meminta putus dariku…” ucap gadis berambut coklat panjang serta berkacamata bingkai besar memecah keheningan, gadis didepannya tersenyum kecut, “tak lama lagi minyoung-ah, perlahan tapi pasti” ucap hyera yakin, membuat minyoung menghela nafas berat, menempelkan wajahnya di meja.

“kalau kau, yerim? Apa kai sudah memutuskan hubungan denganmu?”

“kami sudah sama-sama berkomitmen mengenai hal ini, dan memutuskan untuk kembali pada hubungan kami seperti dulu, teman masa kecil…” jelasnya,

“haah~ seandainya bocah itu bisa sedikit lebih dewasa seperti kai… kalau kau, hyera? Bagaimana keputusan joon myun?”

“kami sepakat untuk mengakhirinya, ini juga demi kebaikan dirinya dan juga diriku, mungkin saat ini kita belum berjodoh, dan semoga saja dilain kesempatan…” ucapnya menggantung lalu kembali diam, berusaha tegar sepertinya tetap saja tidak bisa, tetap merasakan kehilangan orang yang disayangi…

Minyoung berbalik menatap teman senasibnya yang wajahnya lebih murung dari kedua temannya, “dan kau, aeri…”

“aku…aku akan membuatnya menarik semua ucapannya kemarin!”

“m-mwo?!” koor ketiganya,

“kalau pun kami harus berpisah, bukan begini caranya…hubungan ini terjalin dengan baik-baik dan harus juga diakhiri dengan baik pula kan? pemutusan hubungan kami kemarin…aku masih belum yakin dengan keputusannya” jelas aeri,

“yah…semoga saja hubungan kalian bisa berakhir lebih baik dari kami” hyera menyemangati.

***

Sejak pemutusan hubungan kami, pria itu tak pernah sekalipun menghubungiku, nomor ponselnya pun kini sudah tidak aktif lagi. Menemuinya apalagi, sangat sulit, dan aku yakin mereka pasti tengah sibuk latihan untuk persiapan debut mereka. Aku senang akhirnya dia bisa debut menjadi seorang idola, menjadi trainee selama empat tahun akhirnya membuahkan hasil. Mungkin jika aku memang tidak bisa menjadi kekasihnya lagi, aku…akan menjadi fans nomor satu untuknya…

31 Maret 2012, Korea the Olympic Hall of the Olympic Park, Seoul

“Ta da~ lihat apa yang aku dapat!” Seru yerim yang baru datang sambil membawa kartu pass masuk backstage, tak perlu bingung dia bisa dapat dari mana, pasti ada campur tangan kai dibelakangnya.

“lalu?”

“ish! pakai ini, temui dia disana” ucapnya lebih mirip seperti perintah, aku memandang lesu kartu tersebut, tak yakin apa cara ini berhasil atau tidak, terlebih lagi memang dia yang tidak pernah mau melihat wajahku lagi.

“ayolah~ kalau belum dicoba kau tidak akan tahu hasilnya” sahut minyoung, aku masih diam namun akhirnya mengambil kartu tersebut.

“nah! Sekarang cari dia, kata kai dia masih di ruang ganti” lanjut yerim,

“lalu kalian?”

“kami tunggu di bangku penonton ya, nanti kau menyusul” balas minyoung. Aku memberanikan diri masuk ke pintu masuk belakang, tampak kru yang sibuk bolak-balik namun untungnya tidak begitu memperhatikanku, untungnya juga aku memakai kaos hitam sama sama dengan kru. Setelah melewati lorong cukup panjang, aku menemukan ruangan bertuliskan ruang ganti exo, dan baru saja mau meraih kenop pintu, seseorang menepuk bahuku dari belakang… “aeri?”

“eh? yi-yixing…hampir saja!” ujarku melihat sosok pria tampan yang tinggnya hampir sama denganku, pria berlesung pipi itu tersenyum manis, “kau cari gege?”

“…apa kau melihatnya?”

“tadi sih baru keluar, mau kupanggilkan?”

“a-ani, biar aku menunggunya, kau pasti sibuk bersiap-siap kan? aku hanya mau memberi ini, untuk kalian semua” ucapku sambil memperlihatkan tas besar berisi makanan yang khas dari negeri asal kris, china, khusus kubuatkan untuk mereka.

“whoa~ gomawo…ah! Itu gege! Kris ge!” seru yixing, kuikuti pandangan matanya, beberapa langkah didepanku, pria itu berdiri dengan raut wajah yang sama saat terakhir kami bertemu dulu, begitu dingin. Banyak yang berubah dari dirinya, penampilannya dan juga ketampanannya makin bertambah.

Berharap ia akan menghampiri kami, sepertinya itu hanya harapanku saja, ia hanya menyuruh yixing untuk segera bersiap, tanpa melihatku sedikitpun. “a-aeri-ya, sepertinya…”

“gwaenchana, ini bawalah untuk semua member, sampaikan salamku pada mereka ya” balasku tetap berusaha tersenyum, “n-ne, maafkan sikapnya ya”

“tak apa, aku sudah memakluminya, sukses showcasenya” ucapku dan bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut.

Suasana diluar stadium sudah sepi, pasti sebentar lagi acara akan dimulai. Ponselku terus berdering, minyoung dan yerim pasti mencariku, tapi untuk melangkahkan kaki masuk ke dalam saja sudah sangat berat.

Kembali mengingat tatapan dinginnya, dia bukan wufan yang kukenal selama dua tahun belakangan ini. Kenangan dua tahun bersama tak ada yang tersisa, ia seakan membenciku…

“Aeri pabo!…” Lirihku, dan kembali menangis, merutuki bodohnya diriku, mencintainya, hanya sendirian…

***

“Whoaa! Makanannya enak!” Seru xiumin dengan terus melahap dimsum buatan aeri diikuti luhan dan sehun.

“Ini semua aeri yang buat?” Tanya suho,

“Hmm, harusnya sih spesial buat gege” sahut kai, suho melihat sekilas ke arah kris yang sejak selesai showcase hanya diam berkutat dengan ponselnya. Ia hampiri kris dan duduk disampingnya. “gege…”

“Hn?”

“Makanlah masakannya, setidaknya hargailah sedikit usahanya” ucap suho, menasihati. Kris tersenyum kecil dan hanya mengangguk pelan. “Memang waktu yang sulit bagi kita saat ini, tapi…ini memang resiko kan” lanjutnya lagi, tersirat kesedihan pula jika mengingat harus melepas gadis yang ia sayangi, hyera…

Malam harinya, saat tengah bersiap ke china untuk melakukan showcase kedua…

“Gege..” Yixing masuk ke kamarnya dan duduk, memperhatikan kris yang tengah merapikan pakaian,

“Hn?”

“Hubunganku dengannya sudah usai, kemarin…” Ucap yixing dengan tertunduk, sontak kris menghentikan kegiatannya, berbalik menatap yixing, tadinya ia pikir adiknya ini tidak akan bisa melepas kekasihnya yang sudah cukup lama ada disampingnya. Ia tahu betul sebesar apa rasa sayang yixing pada gadis itu, sama halnya dengan dia menyayangi aeri.

“Boleh kukatakan sesuatu ge?”

“Apa?”

“Mengenai aeri…dia belum bisa merelakanmu, sebaiknya perbaiki lagi hubungan kalian…”

“Hubungan kami sudah selesai lay” potong kris,

“Hanya kau yang menyelesaikan, tapi tidak dengannya…jangan juga kau menghindarinya ge, berpisahlah dengan baik-baik” jelas yixing, kris hanya diam, jauh dalam lubuk hatinya ia pun tak ingin menyakiti gadis itu. Peran aeri selama masa ia menjadi trainee cukup banyak membantunya, disaat ia ingin menyerah, gadis itu selalu hadir, meski hanya semangat yang bisa ia dapatkan darinya.

“…kuncinya hanya satu, ikuti kata hatimu, dan kau akan tahu arti kebahagian itu sebenarnya” ucap yixing lagi lalu beranjak keluar kamar.

***

A few month later, after debute EXO…

“Kau benar-benar mau ke beijing?!” Seru minyoung, heboh seperti biasanya. Aku tersenyum dan mengangguk pasti.

“Astaga! Park aeri! Usahamu kali ini sudah terlampau jauh!” Serunya lagi,

“Namanya juga cinta, minyoung-ah, biarkan saja” celetuk hyera yang baru datang, sedangkan yerim hanya bisa menggelengkan kepalanya. Mungkin ini ide paling gila, tapi hanya saja ini kesempatan terakhirku dan ini adalah jalan terakhirku untuk bisa benar-benar melepasnya…

“Tapi beijing itu luas! Memang kau bisa bahasa mandarin?!”

“Ish! Shin Minyoung! Kau lupa siapa kekasihnya?! Pasti sedikit-sedikit dia bisa bahasa mandarin, ya kan?” Balas hyera gemas,

“umm…sebenarnya tidak bisa, kris tidak pernah ngajarin, hehe…” ucapku sedikit menciut, sontak ketiga gadis didepanku melebarkan matanya, “MWOYA?!” koor ketiganya,

“Yaa~ semoga engga nyasar disana dan usahamu kali ini engga sia-sia” ujar yerim,

“Hmm…semoga saja”

“Noona!” Seru pria jangkung dengan senyum ceria diikuti dua pria tampan dibelakangnya, kai dan suho. Mereka baru saja datang setelah melakukan perform di music bank dan langsung ke cafe milik keluarga yerim. sedikit iri melihat pasangan-pasangan ini, meskipun status mereka bukan lagi sepasang kekasih, tapi masih bisa menjalin hubungan baik, tidak seperti aku dan kris…

“Ya! Oh sehun! Berhenti panggil aku noona!” Omel minyoung, dan seperti biasa terjadi perseteruan kecil diantara pasangan noona-dongsaeng ini.

“oh ya, sepertinya saat ulang tahun gege, mereka sedang di Nanjing, kemarin aku meminta jadwal mereka, ini alamat hotel dan juga jadwal mereka” ujar suho,

“ke Nanjing?!”

“hmm, baiknya temui dia menjelang malam, aku sudah bilang ke min seok hyung, dan kau bisa menghubunginya”

“kenapa harus ke xiumin? Kenapa engga langsung ke kris?”

“aish! minyoung ahjumma! Kalau begitu bukan surprise namanya!” timpal yerim,

“haha, yaa semoga berhasil aeri-ya”

“aeri hwaiting!” koor semuanya, aku jadi sedikit merasa yakin kalau cara ini akan berhasil. “ne, wish me luck”

***

Nanjing, 6 November 2012

Ini kali pertamanya aku pergi ke negeri orang, sendirian, Rasa percaya diriku kembali menciut saat menginjakan kaki di negeri kelahirannya. haruskah aku senang karna ingin bertemu dengannya? Dan hari ini, tepat satu tahun kami berpisah, satu tahun yang lalu, hari dimana harusnya kami merayakan ulang tahunnya, menjadi hari yang kelam bagiku, namun hari ini…aku bertekad akan membuat kenangan manis untuknya, terakhir kalinya…

Hari mulai gelap dan aku segera bergegas ke hotel yang disebutkan suho kemarin, untungnya hanya dengan menyerahkan alamat hotel tersebut, supir taksi itu mengerti, karena aku sama sekali tidak bisa bahasa mandarin. Tak sampai 30 menit taksi sampai didepan hotel cukup mewah, keadaan diluar hotel cukup ramai, mungkin karena ada EXO M di dalamnya. Setelah check in aku kembali menghubungi xiumin oppa, dan untungnya mereka baru saja selesai recording dan sudah ada di hotel ini.

Dddrrt!! *xiumin oppa calling* “oppa…”

***

“aku ke kamar luhan dulu, kris” ucap xiumin setelah mengirim pesan pada aeri untuk ke kamarnya dan kris. “ngapain?”

“umm…ada barang yang tertinggal, kau mau nitip sesuatu?”

“ani~” ujarnya, xiumin mengangguk pelan lalu beranjak keluar kamar. Setelah keluar ia lihat sosok gadis yang berdiri tak jauh dari kamarnya, “aeri-ya” panggilnya, gadis itu tersenyum kecil, terlihat jelas ia sangat gugup. “oppa…”

“ini duplikat kuncinya, kris hyung baru saja selesai mandi, gudluck aeri-ya” ujar xiumin dan memberi kartu kamar, sedikit ragu aeri menerimanya, namun ia kembali memantapkan hatinya masuk ke dalam kamar tersebut. “oppa…gomawo” ucap aeri sebelum xiumin pergi dan dibalas anggukan kecil dari xiumin.

Perlahan ia buka kenop pintu kamar, sepi. Baru beberapa langkah ia masuk kedalam, sosok pria tinggi memakai kaus hitam dan celana panjang berdiri memunggunginya, “cepat sekali kau” ucapnya masih belum berbalik, bibir gadis itu sedikit bergetar, akhirnya ia bisa melihat kris dalam jarak sedekat ini.

“kris…” ucapnya pelan, namun sontak membuat raut wajah kris berubah, menyembunyikan keterkejutannya dengan wajah dinginnya, ia berbalik melihat gadis yang selama ini jauh dalam lubuk hatinya ingin ia lihat. “kau-“

“saengil cukhae” ucap aeri tercekat, menahan diri untuk tidak menangis. “kau kesini hanya untuk mengucapkan dua kata itu?”

“A-aku-“

“pulanglah, tempatmu bukan disini” potongnya dingin lalu berbalik meninggalkan gadis itu, namun langkahnya terhenti seketika saat tangan kecil memeluk pinggangnya erat, begitu erat seakan tak pernah ingin melepasnya. Aeri menenggelamkan wajahnya di punggung kris dengan air mata yang tak bisa ia bendung. “hanya sekali ini…aku ingin memelukmu, untuk terakhir kalinya…katakan kau masih mencintaiku…kris…kumohon…” ucapnya disela isak tangis.

Kris masih diam, kedua tangannya mengepal kuat, menahan gejolak untuk tidak berbalik memeluk gadis yang selama ini tidak pernah bisa ia lupakan.

“butuh waktu satu tahun lamanya…untuk aku bisa bertemu denganmu seperti ini…dan aku hanya ingin mendengar satu kata itu, aku janji tidak akan menganggumu hidupmu lagi, jebal…”

Kris menghela nafas berat, memejamkan kedua matanya, satu sisi ia ingin mengatakan hal tersebut, namun disisi lain bagai ada tebing penghalang yang membuatnya tidak bisa mengatakannya.

Kuncinya hanya satu, ikuti kata hatimu, dan kau akan tahu apa arti kebahagiaan itu sendiri…

Hampir lima menit berlalu, kris masih tetap diam, tak ada satu kata pun terucap dari bibir keduanya. Perlahan pelukan tangan aeri melonggar, ia menghapus air matanya dan tersenyum kecut. “…benarkah kau sudah melupakanku?” tanyanya, namun pria itu masih diam “jika iya…maaf sudah mengganggumu, aku tidak akan pernah muncul lagi di hadapanmu” ucap aeri dengan wajah tertunduk, perlahan melangkah pergi menuju pintu kamar, namun… ikuti kata hatimu

“A-aeri” kris melangkah pasti kearah gadis itu, menarik lengannya dan langsung menautkan bibirnya pada bibir aeri. Kris hanya mengikuti kata hatinya, tak peduli perjanjian untuk tidak mempunyai hubungan spesial dengan gadis manapun. Ia hanya ingin gadisnya tetap berada disampingnya, hanya untuknya.

Aeri memeluk kris makin erat, bibirnya terus mengikuti irama bibir kris yang menciumnya begitu lembut, ciuman yang satu tahun ini tak pernah ia rasakan kembali. Kris mendekap erat tubuh gadisnya, tangan besarnya mengangkat tubuh aeri, masih dengan bibir yang saling terpaut, kris membaringkannya di ranjang. Sesaat keduanya melepas tautan bibir, memandang dalam dan penuh sayang. “mianhae aeri-ya…aku-“ aeri membungkam bibir kris dengan telunjuknya, ia tersenyum kecil, “katakan kau mencintaiku, itu sudah lebih dari  cukup, kris…” ucapnya pelan,

“saranghae…jeongmal saranghae…saranghae…” bisiknya dengan sesekali mencium seluruh wajah gadisnya lembut.

***

Terasa begitu nyaman berada dalam dekapannya seperti saat ini. aku tak ingin ia melepas lagi genggaman tangannya padaku, dan juga aku tak ingin melepas hatinya, egois memang, tapi…aku hanya ingin menjaga apa yang aku miliki, kris…

kupandang tangannya yang semalaman melingkar di perutku, tanpa pernah melepasnya sedetikpun. Bisa kulihat wajahnya yang terlihat lelah, tidur begitu pulasnya, ia memang semakin tampan. Melihatnya dari layar kaca memang sangat berbeda daripada melihatnya secara langsung, dengan jarak yang sangat dekat seperti ini.

“belum puaskah melihat wajahku?” ucapnya membuyarkan lamunanku, masih dengan mata terpejam.

“tidak akan pernah puas, kalau bisa aku akan terus memandangmu” balasku, ia membuka matanya, memindahkan tangannya yang tadi di perutku, menjadi mengelus rambutku dengan sesekali menciumnya. “aku harus pulang, urusanku disini telah selesai” ucapku, membuatnya menghentikan gerakan tangannya.

Aku bangun, sedikit merapikan bajuku. Ia masih saja diam, apa yang tengah dipikirkannya saat ini? aku pun tidak tahu bagaimana kelanjutan hubungan kami…

“kau harus janji untuk sering kesini”

“n-ne?”

“aku tidak mau melepas gadisku untuk kedua kalinya” ucapnya yang duduk menghadapku sambil membelai pipiku lembut. “jadi…”

“mungkin menjalani hubungan ini terasa berat, aku juga tidak mau mengekangmu, kau berhak mendapatkan kekasih yang bisa menjagamu dan selalu ada disampingmu, bukan aku…”

“tapi kita belum mencobanya kan?” tanyaku penuh harap, seulas senyum tergambar diwajahnya, “kita akan mencobanya” ucapnya, aku kembali memeluknya erat, “gomawo…”

“tapi jika kau merasa tersiksa dengan hubungan ini, bilang padaku aeri-ya, jangan kau pendam sendiri” ucapnya, aku hanya membalasnya dengan anggukan pelan.

***

Sedangkan didepan pintu kamar kris-xiumin…

“ppali hyung, buka aja langsung pintunya!” seru tao makin penasaran apa yang dilakukan hyung kesayangannya semalaman suntuk!

“tapi, kalau ternyata kita lihat mereka lagi melakukan hal yang iya-iya (?) gimana?” ujar xiumin masih ragu,

“tenang, kris gege bukan tipe pria seperti itu” bela chen,

“ppali baozi-ya~” celetuk luhan, dan akhirnya xiumin pun menempelkan kartu kamar yang semalam ia bawa, dan belum sempat mereka membukanya, pintu sudah terbuka dari dalam, terlihat kris masih dengan wajah tidurnya namun terlihat lebih cerah dengan tangannya yang menggenggam jemari aeri. “e-eh, kalian sudah bangun?” ucap xiumin sedikit kaku.

“gomawo oppa, leader kalian aku kembalikan lagi” canda aeri dan membungkukkan tubuhnya kearah kelima member exo. Kelimanya saling berpandangan aneh, namun senyum pun mulai tergambar diwajah mereka, mengerti apa yang tengah terjadi semalam.

“kau mau langsung kembali ke korea?” tanya luhan,

“ne, aku pamit ya” pamit aeri pada kelima member, kris hanya diam dengan terus menatap gadis berambut panjang yang memunggunginya hingga pada sampai aeri berbalik padanya, juga melakukan hal yang sama. “aku pulang, kris…” ujarnya, meski dalam hatinya masih ingin bersama pria ini. kris tersenyum dan mengusap puncuk kepala aeri, “kabari aku jika sudah sampai” balasnya, membuak kelima anak buahnya hanya diam sambil sedikit iri melihat adegan perpisahan kekasih tersebut.

“jadi…kalian kembali bersama?” celetuk lay setelah aeri pergi, semua mata tertuju pada kris, menunggu jawaban. “aku hanya mengikuti kata hatiku” ucapnya pendek dan kembali masuk ke kamar, namun tetap saja jawaban yang kris ucapkan tidak membuat kelima member puas dan terus menerornya dengan berbagai pertanyaan!

The End

Yak! mian kalo kurang seru ^^, maksudnya mau buat special ultah kris, tapi kayaknya kelamaan nunggunya, jadiiiii buat skarang aja deh. KOMEN YAAAAAAAAA~~ yang komen disayang ama biasnya, kekeke~

41 thoughts on “[AeKris Story] Loving You

  1. Qo sehun-minyoung jadi dongsaeng-noona sih???
    Kan umurnya samaan -______- *gapenting* *tapipenting*
    Selalu di bully dimana2.. Yah ahjumma lah yah tante lah (⌣́_⌣̀)
    Kamu puasa qo bikin yg sedih2 gini sih?? Endingnya juga ttp sedih rasanya.. Kenapa yah dit? Apa biasa baca kyurin kali yah, aekris jd lain😀

  2. Cieeeeeee~ Aeri-Kris~ hahahaha xD
    Aaaw, aku iri nih~ manis ya endingnya, akhirnya balikan, setelah disusul ke nanjing haha. Tapi aku sama kai engga, hiks haha xD
    Adegan depan pintu kocak ah, itu si Xiumin udah mikir cem macem aja, yg iya iya, haha xD

  3. park minna berkata:

    huaaaaa…udah lama nih gw absen baca taa😀
    tidaaaaakkkk,, kris hanya untukku :*
    AHAHAHAHAHAHAHAAAAAAAA
    *evil laugh*

  4. mydreamkyu berkata:

    kyaaa…2 jempol buat semangat aeri utk mendptkan kris…

    kasian jg ama pacar member yg lain, g bs pertahanin hubungan mereka..emang susah ya pacaran ama artis…
    ckckck…

  5. nov berkata:

    Ckckckck
    Ni story bikin sedih ja, awalny kirain ud ng balekan lg
    Yg ad hny after story yerim, aeri ja, yg minyoung sm hyera kok ng da
    “NAGIH. FF”
    Wkwkwkwk

  6. seru koq eon..hahhaa
    couple yang membuatku iri,,, wkwk
    lucu juga liat couple ni.. so sweet…
    eon pi koq Aeri n Kris aja.. yang couple lain juga lahhh…
    ditunggu couple yang lain…

  7. kenapa gak jadi putus.. eah~ ^^V
    keren..keren, melouWW~ ceritanya.
    ngapain tuh ya semalam suntuk? di kamar? kekkekeke😄
    ditunggu ya oen next story🙂

  8. Ini ff castny kris pertama yg q baca -g ada tnya-
    umm Aeri g jd nonton showcase yg di olympic ea = =a
    g nyangka setelah perpisahan yg menyakitkan mereka bisa balikan lagi

  9. parkhyera berkata:

    weew..
    selingkuhanku~
    jdi dsni aq ama suho??
    waaa
    pdahal aq pngenx ama kai..
    *author : sapa sih lu? emg gue bkin ff bwt lu?
    me : annyeong- hyera imnida..
    keke..

    bleh request ff dgn cast utama kai ga?

  10. huwaaa!!! makin sayang ma aa’ Kris *digaplokaeri
    kris itu emang swiit ya..mau deh jadi kopelnya #eaaa
    eon aekris makin seru deh ceritanya. angkat aku jadi adekmu dong T.T

  11. Verin berkata:

    Emang aeri n kris ngelakuin yg iya iya ya dikamar? Kkk~
    Oh ya hampir lupa
    annyeong gue reader baru disini.. Gue fangirl nya kris..
    Salam kenal

  12. Purple Egg berkata:

    ahaaaaaaayy…. akhirnya aekris bersatu lg… hahahaha….😀
    kris sih belagu, sok2 kuat trus jual mahal… /ditavok/ lol…
    lanjuuuuuuuuuuuuuuuuttttt….. banyakin ff aekris ya dit…. aku lg kesemsem sm kris nih soalnya… dia udh jd bias aku skg… /dicium baekhyun/ xD

  13. Anggrianidewi berkata:

    yaumpinnn huh.. berasa gimana gitu bacanya setelah lama gak mengunjungi wordpress kaka dita tmnnya kaka riri
    semakin kece euy ceritanya^^

  14. cen berkata:

    waaaahh~ daebak chingu
    aku suka banget ff yg cast nya kris kkkk
    kasihan banget aeri nya😦
    tp akhirnya mereka bersama juga😀

  15. Sudah lama jarang berkunjung~ sedikit gelusukan di blog ini. hehehe..

    Oh, sebelum baca aku download dulu lagu recommend-nya haha😀

    Aeri berani sekali mengejar cintanya sampai cina..
    aku akan berkeliling lagi..~ semangat update ff terbarunya lagi 9^o^9

  16. kang hae ra berkata:

    eon, kok bikin cerita kayak gini sih, jadi rada nyesek bacanya
    keinget klo idol sana mmg dilarang buat pacaran karena kasian nanti pacarnya apalagi klo kena terror dr sasaeng fans jd sblm debut pasti pd putus deh sm pacarnya…huhu(mendadak keinget chanyeol, d.o, lay)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s