[drabble] Cooking cooking~!

Siang hari yang cerah di kediaman rumah rin rin. Sosok pria berkaos coklat duduk malas di sofa panjang depan tv di ruang keluarga, dengan mata berbinar menyaksikan acara masak yang sedikit membuat perutnya berontak ingin diisi, ditambah lagi sosok wanita seksi yang menjadi chef diacara tersebut, makin membuatnya lapar…

“biasa aja kali liatnya!” celetuk rin rin yang baru datang dari dapur sambil membawa sebungkus potato chips. “eh? a-aniyo~” elak kyuhyun sedikit membenarkan posisi duduknya dan mengelap air liur yang sempat keluar.

“ckck~ dasar semua pria sama aja!” cibirnya, cemburu. (¬.¬”)

“yaa wajar kan” ujarnya balik, dan hanya dibalas gidikan bahu dari kekasihnya. Kyuhyun kembali mengalihkan pandangan matanya ke tv, kembali berbinar melihat olahan pasta yang sudah jadi, kembali membuat perutnya bergemuruh. “umm, rin-ah, kau itu…tidak adakah kemauan untuk bisa belajar masak?!”

“hah? Masak?” ia bertanya balik, tumben kyuhyun menyuruhnya belajar memasak.

“iya…masak, setahuku semua gadis seusiamu itu lagi gencar-gencarnya belajar masak, menghasilkan makanan yang lezat biar bisa dipamerkan ke kekasih mereka dan sering-sering buatkan makanan untuk kekasih mereka juga” jelas kyuhyun, menyadari ada maksud lain dari ucapan kyuhyun, rin rin hanya menatapnya datar, “bilang aja kau ingin dimasakin, iya kan?”

“hehehehee…iya rin rin sayang, sekali-kali coba kau masak makanan yang tidak biasa, kalau pasta atau omurice kan gampang buat-“

“trus kau mau makan apa?” potongnya,

“umm…samgyetang”

“hah?! Itu susah”

“makanya coba buat”

“tapi engga ada bahannya cho kyuhyun! Lagian aku juga engga tahu resepnya! Bikin ramyeon aja sana!”

“sirreo~ aku ini tamu, harus dijamu dengan baik dong!” ujarnya tak mau kalah, rin rin menatapnya dengan tatapan sadis, “bi-biar aku yang belanja dan cari resepnya rin-ah!” ucapnya lagi,

“terserah!”

***

Yak! disinilah aku berada, supermarket! Haah~ maksudnya aku tinggal duduk saja dirumahnya dan hanya melihatnya memasak. Bukan tanpa alasan aku memintanya untuk memasak, aku hanya ingin membuktikan ucapan eunhyuk hyung tempo hari yang lalu…

“wanita itu kalau sedang masak, terlihat lebih seksi dibanding kau melihat gadis memakai baju seksi” ujarnya menggebu-gebu, bercerita pada donghae hyung. Aku hanya mendengarnya asal tak jauh dari sana, mereka berdua kalau sudah bicara masalah wanita pasti ujungnya akan beryadong ria!

“jinjayo? Aku tidak pernah menyadari hal itu, dan heerin kalau lagi masak…biasa saja” balas donghae hyung,

“aiya~ coba kau perhatikan lagi, raut wajah penuh konsentrasi saat memotong sayuran, kadang keringat yang mengalir di dahinya lalu ia usah dengan punggung tangannya… aigo~~ seksinya!”

“hmmm…memang seungmi begitu?”

“tentu! Dan untungnya lagi semua masakanannya itu juara! Ah~ bahagianya punya kekasih yang bisa masak, umm, kalau kau kyu? Rin rin sama sekali engga bisa masak kan?” cibirnya yang mulai melibatkan diriku dalam pembicaraannya,

“bisa!”

“Cuma pasta dan omurice doang kan?” timpalnya,

“haha, suruh belajar ke heerin, kyuhyun-ah, masakan heerin enak tuh!” sahut donghae hyung,

Yahh, sejak itu aku jadi kepikiran, bagaimana saat rin rin masak? Selama ini aku hanya melihatnya masak ramyeon saja, karna dia memang sama sekali tidak bisa masak! Ckck~

“hmm, samgyetang itu resepnya…” kucari resep praktis memasak samgyetang dan langsung mengambil bahan yang diperlukan, dengan bantuan karyawan supermarket ini tentunya, karena banyak nama bahan yang tak kuketahui.

“sudah lengkap bahannya?” tanyaku,

“ne, ini ada bumbu praktisnya, ada yang bisa dibantu lagi?”

“umm…sudah cukup, kamsahamnida” ucapku sambil membungkukan tubuh sedikit. “apa lagi ya? Ah~ buat patbingsoo~” kuambil semua bahan yang sekiranya dibutuhkan juga beberapa camilan hingga keranjang benar-benar penuh. Haha~ rin-ah, kau harus masak yang enak!

Sesampainya dirumah, kutaruh tiga kantong belanjaan ukuran besar diatas meja makan, “i-ini semua yang harus dimasak?!”

“yap! Buat samgyetang, dan patbingsoo, oke?!”

“aku semua yang masak?!” ujarnya sedikit berteriak,

“yaa kubantu, tapi buat patbingsoo aja, ayo~ aku lapar~ ini resepnya, dijamin gampang buatnya!” ucapku, ia masih shock melihat semua bahan makanan yang ada namun akhirnya mengeluarkan semuanya, melihat resep yang ada di iPad dan mulai memilah-milah bahan yang diperlukan.

Aku duduk manis (?) Di meja makan sambil mengeluarkan lagi psp dari saku jaketku, meneruskan game yang semalam belum kuselesaikan, baru lima menit berjalan, kudengar suara gaduh dari dalam dapur…

PRAK!! BRUK! PRANGG!!

“rin? Gwaenchana?” tanyaku sedikit takut apa yang ia lakukan seperti lagi berperang!

“umm…n-ne…kyaa!! Yaa!”

“waeyo?!” tanyaku panik, dan sedikit tercengan melihat keadaan dapur saat ini… banyak panci bertebaran dan plastik-plastik. “i-ini~ ayamnya…geli~” rajuknya sambil menunjuk ayam yang tergeletak tak berdaya. “geli gimana?!”

“aku engga bisa megang daging mentah tau! Cuciin nih!” suruhnya,

“astaga~ kan bisa pake plastik rin-ah”

“mau makan enggak?!” ia malah berbalik mengancam, aish! Gadis ini benar-benar! Masa megang daging mentah engga bisa! Dan mau tidak mau aku yang mencucinya, memang sedikit geli sih megangnya.

“ini udah bersih” tunjukku setelah bersusah payah mencuci ayam mentah itu, meski tidak yakin apa sudah benar-benar bersih. Ia langsung mengambil ayam tersebut, memasukkan berbagai macam bahan sesuai resep dan memasukkan kedalam perut ayam tersebut. “nasi, gingseng, jahe, lalu…ah! Kyu, ambil bumbunya diplastik” perintahnya, dengan malas aku ambil bumbu tersebut dan menyerahkannya lalu kembali duduk di bangku dekat dapur, terus memperhatikannya yang sibuk meracik bumbu. Menurutku dia tidak terlihat seksi, malah lucu! Haha, ada kesenangan sendiri saat melihatnya yang serius memotong sayuran, mungkin inikah ‘keseksian’ yang dimaksud eunhyuk hyung?

“nah! Selesai~”

“udah?”

“hmm, tinggal tunggu ayamnya matang, katanya mau buat patbingsoo?”

“oh iya, itu bahannya” tunjuku ke meja makan, “yak! kau yang mau buat katanya!” omelnya.

Lima belas menit kemudian aku sibuk berkutat memotong buah-buahan yang tadi kubeli untuk buat patbingsoo sedangkan dia sibuk bolak-balik ke dapur, mengecek masakannya. “rin-ah, segini cukup kan?” tanyaku,

“omo~ ini potongannya terlalu besar, kau bisa motong buah gak sih?” ujarnya mengomentari hasil kerjaku, aish~! tanpa bicara lagi ia ambil alih pisau dari tanganku dan kembali memotongnya, memang sedikit lebih rapi dariku sih. “chaerim aunty kapan pulang?” tanyaku iseng sambil sesekali mencomot cherry didepanku,

“mungkin malam, dia lembur katanya” jawabnya, entah buatku senang, hohoho~

“jinja? Jadi aku harus menemanimu hingga malam” balasku antusias, namun dia malah diam sambil memandangku datar, “wae? Harusnya kau senang rin-ah, kau lupa aku tidak boleh datang ke rumahmu diatas jam 8?” balasku sedikit pundung.

“terserah” ujarnya cuek,

“lagian…kenapa dia jadi sering tinggal di rumahmu sih? memang kenapa sama apartemennya?”

“eomma yang menyuruhnya, karna rara sudah mulai masuk asrama, jadi…kau harap bersabar” balasnya. “haaaahhh~” keluhku, sesaat kami terdiam. kupandang lekat wajahnya, kenapa dia makin terlihat manis jika sedang kesal? Dan tanpa kusadari senyum mengembang dari bibirku dengan terus memandang wajahnya. “rin?”

“hn?” ia menjawab tapi masih dengan padangan mata fokus pada buah, kudekati wajahnya dan, chu~ kucium kilat pipinya, langsung merah merona!

“y-ya~”

“heheee…aigo~ manisnya gadisku” godaku sambil mengusap puncuk rambutnya, “ish! kyudong!”

“mwo? aku hanya mencium pipimu, bukan bagian tubuhmu yang lain”

“y-yaak~!”

“ah~ apa mau kucium dibibir? Sepertinya sudah cukup lama, rin-ah” godaku lagi, dan wajahnya benar-benar merah! Aigo~ aku makin ingin menciumnya! “rin?”

“w-wae?” jawabnya kikuk, sedikit tidak berani menatapku. kudekatkan lagi wajahku padanya, wajah polos tanpa make-up sedikitpun, bibir merah dan tipis… segera kudaratkan (?) bibirku di bibirnya, ia seakan membeku saat kulumat pelan bibir tipisnya, manis. Kulihat dari ekor mataku, kedua matanya terpejam, mungkin menikmati ciumanku, hohohoo~ ciuman dari cho kyuhyun memang selalu memabukkan, tapi jika kubilang terus terang dia pasti langsung menjitak kepalaku.

Sesaat kulepas tautan bibirku, ia menggigit bibir bawahnya dan wajahnya makin memerah, “gomawo” bisikku pelan, “umm…vitamin paling mujarab” lanjutku lagi, perlahan ia tersenyum, tersipu malu. “paboya” ucapnya pelan.

“kekeke~”

“ah! Masakanku!” ujarnya dan langsung berbalik ke dapur memeriksa masakannya, argh! Kenapa setiap ingin romantis harus ada yang mengganggu sih?!

“kyuhyun-ah, sini”

“wae?”

“ini, coba deh” ujarnya sambil menyuguhkan sendok makan, menyuruhku menyicipi makanannya, “otthe?”

“ugh! Asin banget rin”

“jinja?” ia bertanya balik dan ikut mencoba, “iya, asin” ia menambahkan sedikit gula kedalam panci dan mengaduknya pelan, lalu kembali menyuruhku menyicipinya lagi dan hasilnya…malah semakin abstrak! “kok makin aneh rasanya?”

“ih! Kok jadi engga enak gini sih?”ucapnya sendiri dan kembali sibuk memasukkan berbagai macam bumbu, entah itu bumbu apa saja, lalu kembali menyuruhku menyicipinya lagi, “rin…ini…makin…”

“engga enak ya?” tanyanya dengan wajah kecewa, kuambil alih sendok dan pisau, membelah ayam utuh tersebut dan daging dalamnya ternyata masih merah alias belum matang, “ini belum matang rin-ah”

“tapi bawahnya udah hampir gosong”

“apinya kegedean kali”

“yaah, terus gimana?”

“hmm…sayang kalau dibuang…” ucapku, ia diam, sepertinya berpikir keras, “ah! Dari pada dibuang mending buat nasi campur aja!” ujarnya,

“hah? Yaah samgyetangnya engga jadi dong?”

“yaa terserah kalau kau mau sakit perut makan makanan ini” ucapnya dan aku memang tidak punya pilihan lain! haah~ dia benar-benar tidak bisa masak!

Lima belas menit kemudian…

“nih, coba” ucapnya sambil menyuapiku nasi campur yang terdiri dari kimchi, sayuran serta daging ayam yang tidak gosong dan matang dicampur jadi satu. “whoa~ enak rin-ah!” seruku, sesaat kami diam, menikmati nasi campur dadakan buatannya dalam satu mangkuk besar bersama. “ckckck~ memang benar kau tidak bisa masak rin-ah” celetukku,

“bisa~!  Yaa Cuma masak ramyeon, ddukboki, nasi campur, nasi goreng”

“yayaya~ itu sih aku juga bisa, hmm…gimana kalau nanti kita menikah, kita mau makan apa nantinya?”

“UHUK!…uhuk..m-mwo?” ujarnya gelagapan, hahaa, apa aku salah bicara? “hmmpff…bhahhaaa…kau lucu rin-ah!”

“y-yaa!”

“ini minum rin rin sayang~” ucapku memberi segelas air putih, terlihat jelas wajahnya kembali merah!

“makanya, mulai sekarang belajar masak, oke?” ujarku lagi, dia hanya diam dan kembali melahap nasi, benar-benar menggemaskan!

The End

Seperti biasa, maklumin kalo makin kesini ff yang dibuat makin gak jelas, Cuma mau ngetik apa yang ada diotak, hehe… ditunggu komentarnya~~🙂

46 thoughts on “[drabble] Cooking cooking~!

  1. taeminuna berkata:

    Kyudong kalo mau isi perut terjamin sampai kedepannya jgn nikahin rinrin mending sama saia aja!!
    ditunggu next drabble kyurin lainnya,lbh gokil lagiiii.. fighting

  2. mydreamkyu berkata:

    ayo rin belajar masak dong, biar kyu makin cinta bener g kyu…

    dasar kyudong bs aja cari kesempatan dlm kesempitan dari cium pipi trs kbibir klu dterusin bs2 kblablasan loo…
    wkwkwk…

  3. Cieeeeee samgyetang gagal tapi kiseunya berhasil ya kyu? Kkkkk~
    Modus ah nih minta dimasakin sama rinrin, bilang aja mau nglamar gitu~ apa mau kiseu ya? Hahahaha xD

  4. Jung Ha Rin berkata:

    Huaaaaa lucunya couple iniiii~
    #gemes ..

    Makin mesra nd mesranya gak menjijikan .. Aku suka bgt :*

    Daebak eonnie~ di tunggu yg selanjutnya .. Semangat eonnie !!

  5. ChubbyKyuMinHae berkata:

    ciee.. KyuRin makin romantis aja nie >//< dasar kyu dong dmana pun tetep aja maen kiss2 wkwk tp gpp dech romantis ini~^^
    ditunggu ff lain nya.. hwaiting!~^^

  6. Cho Miara berkata:

    aaaaa kangen rinkyu!!
    Aigoo akhirnya
    Wkwkwk
    Si gyu mah tetep nyari kesempatan dalam kesempitan… Ciumcium
    Hahaha
    Wkwk ayo blajar masak rinrin nya…

  7. untung aja rumahnya gak kebakar ..LOL😄
    dua2nya gak bisa masak terus nekat masak =.=” ckckckkck
    ini pasti gara2 kunyuk yg bilang cewek seksi waktu masak… dasar otak yadong🙂
    keren oen~ like this deh

  8. apaan?? ini masak apa pacaran?? apa pacaran sambil masak?? apa pacaran sambil masak? *bingung sendiri* ahahhaha
    kyu kena doktrin dr hyuk yah.. sampe kyu bikin rinrin masak..
    udah kyu sabar ajaaa…. prr emang gak bisa masak ahahaha

  9. mryeoon berkata:

    Kyuhyun suka terpengaruh otak yadongnya hyuk nih -_-
    Ayoo rin semangat belajar masaknya !!! Kyu ngambil ngambil kesempatan gitu buat nyium rinrin hwahahaha … Untung masakan mereka enak walau sempet gagal .

  10. katanya lg males sama si babe.. katanya lagi bosen… maunya ke K yg satu lagi…
    mane…mane..MANE…

    alesan aja nyuruh masak, padahal emang pengen… nyuruh masak… haha…
    parah ah masa sama ayam aja geli…
    ntar kalo udah kawin ama si babe trus malem pertama masa masih geli juga….
    hwakakaka..

    hye eon juga mau dunk dimasakin rin…

  11. magnaelover berkata:

    kyaaaaaa…….. lucu bgt mereka belajar masak😀
    itu kata-kata akhirnya menjerumus ke pernikahan. kapan nikahnya dong ?! biar ga digangguin sama jinyoung terus -_-

  12. HalcaliGaemKyu berkata:

    eum…hahahahaaaa aigo manisnya cho kyuhyun
    minta rin rin belajar masak biar klo nikah dimasakin yuaaaa
    lucu bgt
    bisa bikin senyum2 gajeeee xixixixi

  13. Esa Kodok berkata:

    kalo semua wanita masak itu seksi brrti farah queen wanita paling seksi donk..hhahaha….mrk g ada matinya. hah…emang hae oppa yadong y? q kira cm hyukie aja

  14. hankimsworld berkata:

    Kyu nyuruh rinrin cuma mau tau letak ke-sexy-an yeoja klo lgi masak? Ck! Mank’a slama ini kemana aja klo aq lgi masak?#eh

    Kyu curi kesempatan-__-

    Oia thorr ‘pundung’ itu apa sich??

  15. HalcaliGaemKyu berkata:

    Hahaha… Lucu.
    Bukannya seksi malah BRAK BRUK PRANG! xixixi…
    Samgyetangnya keasinan malah ditambahin garem #tepok jidat.
    Biar gk seksi tp kyu teteeeep curi2 kisseu haha…
    Ujung2nya makan nasi campur deh. Kuah samgyetangnya dibuang kali ya kekeke…
    Pasangan ini mang bener2 deh. Keren!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s