Crispy Wifey~! | Part 3

| Part 1 | Part 2 |

“honey~ aku tahu betul siapa kris, dia memang tidak akan semudah itu melupakan Josephine, tapi…aku akan membuatnya jatuh cinta pada aeri tanpa harus melupakan Josephine…aku lakukan ini juga untuknya, aku ingin melihat hidup kris lebih berwarna lagi” ucap Mrs. Wu melemah, sedih hatinya jika mengingat semangat hidup kris yang menurun drastis setelah kepergian Josephine. Suaminya tersenyum lembut dan menggengam tangan Mrs. Wu erat. “lakukanlah yang menurutmu itu terbaik untuk anak kita”

“jadi kau mendukung?!”

“untuk anak kita, mengapa tidak?”

“assa~! Aku yakin aeri itu gadis yang tepat untuknya dan aku sepertinya harus meminta bantuan granny”

“granny?!”

***

Pagi hari yang cerah di The Moon café. Suasana café terlihat tenang dan tentram, pelanggan café di pagi hari ini tidak begitu banyak dan membuat beberapa pegawai hanya duduk bersantai di pantry.

“aeri? Kau…baik-baik saja?!” tanya minyoung heran, aeri hanya diam dan mengangguk lalu kembali meneguk habis kopinya. Lingkaran hitam terlihat jelas dibawah matanya, ya~ bagaimana tidak, semalaman ia tidak bisa tidur dan bahkan sempat pingsan akibat ulah ‘hantu’ kemarin malam.

“aku…harus cari tempat tinggal baru” lirihnya.

“wae? kau tidak betah disini?”

“aku betah, hanya saja…apa kau tahu di café ini ada penghuninya?” ucapnya tanpa ekspresi, malah membuat minyoung tertawa geli, “hahaa~ ekspresimu lucu aeri-ya~ lagipula aku tidak percaya ada hantu! Apalagi di café ini” elak minyoung. Aeri menghela nafas berat dan menyandarkan wajahnya di atas meja. “semalam aku tidak bisa tidur, dan aku melihat sendiri kalau majalah yang ada di meja jatuh sendiri” lirihnya,

“yaa~ itu hanya halusinasimu saja!”

“beneran eonni~ aku lihat sendiri majalah itu jatuh begitu saja, berarti kan memang ada penghuninya” ucapnya lesu, “ya~ terserah, tapi selama aku kerja disini, aku tidak pernah dengar ada hantu!”

“tapi si bos sendiri yang bilang, dan habis dia bilang itu…”

“ya! Kemarin kau habis pergi sama si bos?” ujar minyoung mengalihkan pembicaraan, malah makin membuat aeri lesu jika mengingat makan malam bersama orang tua kris. “begitulah…jadi kekasih palsu ternyata pekerjaan yang lebih berat daripada hanya jadi seorang waitress”

“jinjayo?! Kalian makan malam dimana? Asal kau tahu, si bos saat mencarimu dia terlihat panik! Tapi tetap saja memasang wajah dingin! Lalu bagaimana makan malamnya?” ujar minyoung, antusias.

“di 63 building dan bersama kedua orang tuanya” ujarnya datar.

“m-mwo!? JINJAYO?!”

“aish~ ! eonni~ kecilkan suaramu! Aku makin pusing!”

“ta-tapi…lalu gimana kesan orangtuanya setelah melihatmu!?”

“molla~ mungkin mereka tidak suka denganku, apalagi saat tahu aku dari panti asuhan, pasti mereka tidak suka dan tak lama lagi menyuruh memutuskan aku dan…tugasku sebagai kekasih palsu, se-le-sai!” jelas aeri yakin.

“hmmm…bisa juga begitu sih, tapi-“

“sudah! Kembali bekerja!” ucapnyadan menghabiskan kopi sebelum keluar pantry. “oh~ ya, eonni tapi bantu aku carikan kamar sewa ya”

“hn~ nanti kusuruh sehun bantu carikan, sepertinya dekat tempat tinggal kami ada kamar murah”

“sehun? Nugu?”

“ah~ nae namjachingu” ucapnya sambil tersenyum lebar.

***

Malam harinya…

“ahjussi, Hoedeok-nya satu lusin” ujar aeri, dan setelah membayar pesanan pancake khas korea terlezat didekat tempat tinggal yerim, ia segera menuju tempat tinggal sahabatnya itu, sedikit takut ia menemui yerim kali ini karena temannya itu pasti akan marah besar padanya setelah ia meninggalkan konser kemarin tanpa menghubunginya.

“yerim-ah~ semoga kau sudah tidak marah lagi!” ucapnya pelan sambil menenteng ‘sogokan’ untuk yerim.

 “oh- chanyeol-ah” dilihatnya chanyeol yang membukakan pintu untuknya.

“masuk, yerim lagi keluar beli makanan, kau bawa apa?”

“o-oh, ini Hoedeok, hehee…umm…apa dia masih marah padaku?” tanya aeri sambil mengekori chanyeol dan duduk di ruang tv. Pria itu hanya *selalu* tertawa, “memang kau kemana? Pergi begitu saja?”

“haah~ ceritanya panjang yeol-ah, aku-“

“yak! PARK AERI!” seru yerim tiba-tiba yang baru datang, “e-eh? yerim-ah~ mianhaeeee~” >.<

“aish! kau itu! Jangan tunjukkan aegyo didepanku! Tidak mempan!” ujar yerim gemas,

“chagiya…mending makan dulu, oke? Aku lapar” chanyeol menengahi, dan hanya dengan menunjukkan creepy smile yang ia miliki, langsung membuat hati yerim luluh. “ish~! beruntung ada chanyeol disini, kalau tidak…kau sudah kuabisi!” balas yerim dingin dan hanya dibalas cengiran lebar dari aeri dengan memasang tampang watados.

“cepat katakan~! kau kemana saja kemarin malam?!” tanya yerim masih dengan nada judes. “itu…ada kerjaan yang harus kukerjakan, hehe”

“jinjayo? Tapi katanya kau sudah izin pulang lebih dulu…”

“itu…ya~ kau tahu kan aku ini masih pegawai baru dan tidak bisa seenaknya saja pulang cepat” ucap aeri mencari alasan, masih belum puas jawaban aeri, yerim terus melihat raut wajah aaeri yang terlihat gugup, yakin sahabatnya ini menyembunyikan sesuatu darinya. “lalu si Mr. Angry ? sampai bosmu sendiri yang menelfon?”

“itu-“

“Mr. Angry? Nugu?” sela chanyeol polos,

“bosnya”

“kau juluki kris hyung itu?!”

“i-iya…ya habis kerjaannya marah terus! Sudahlah~! Aku minta maaf atas kejadian kemarin malam dan lupakan!” ujarnya berusaha menutup topik pembicaraan tersebut meski yerim belum puas, namun chanyeol menepuk punggung tangannya pelan, menyuruhnya untuk diam. “ha’ah~ kali ini kumaafkan! Tapi…kalau kau sampai merahasiakan sesuatu padaku, jangan harap aku bisa memaafkanmu!”

“rahasia? Hahaa, aniyo~ kau tenang saja, oke?” balas aeri yakin, dalam hatinya pun ia yakin sebentar lagi ia akan terlepas dari permainan kris sebagai kekasih palsunya, sangat yakin.

Setelah kembali dari dorm yerim, dengan berat hati ia langkahkan kakinya kembali ke café. Maksudnya ia ingin menginap di dorm yerim, namun sepertinya akan mengganggu aktifitas yerim dan chanyeol malam ini. “haaah~ pasti malam ini tidak bisa tidur lagi, di café sendi…rian…eh? masih ada orang itu?!” ujarnya sedikit lega saat melihat mobil kris terparkir didepan café dan juga lampu di lantai dua masih menyala.

Segera ia naik ke lantai dua dan saat baru mau masuk ke kamarnya, sedikit ia bisa dengar suara dari dalam ruang kerja kris, “dian tidak sendiri?” pikirnya dan berusaha menghiraukan namun ia urungkan kembali niatnya untuk masuk kekamar setelah mendengar suara…

“ahhh~ hyung! Pelan…pelan…”

Seperti suara…tao… batin aeri dan menempelkan daun telinganya di pintu. “aah~ hyung~ pelan-pelan pinggangku sakit~” rajuknya manja,

“ish~ ini hukuman bagimu! Makanya diam!” balas kris dingin namun tetap dibalas oleh erangan (?) oleh tao yang makin membuat pipi aeri merona mendengarnya. Omona~ jangan-jangan mereka…sering melakukan yang iya-iya! jadi…kris benar-benar GAY! Batin aeri sambil menutup bibirnya, syok!

“haaah~! Selesai! Lain kali jangan begitu lagi!” ujar kris dan masih terdengar erangan dari tao hingga…

Krek “aeri?” suara bass dari pria setinggi 188 cm menatap aeri dengan tatapan datar. “e-eh, i-ini tadi cincinku jatuh d-disini” ucapnya gugup dan pura-pura meraba lantai. “hyuuuuuung~ masih sakit~” celetuk Tao dari dalam sambil memegang pinggangnya. Mendengar suara Tao kembali membuat pipi aeri merah, sedikit malu membayangkan apa yang barusan mereka ‘lakukan’

“eh? aeri noona!”

“a-annyeong Tao-ssi, umm…bos, aku kembali ke kamarku, p-permisi” ujarnya tanpa mau melihat wajah kris maupun Tao. “kenapa dia terlihat kikuk?” pikir Tao,

“entahlah, kau bisa pulang sendiri kan?”

“hmm…gomawo hyung”

“hati-hati, lain kali jangan coba main basket tanpa pemanasan dulu! Jadi kram kan pinggangnya” ujar kris menasehati, Tao hanya menggembungkan pipinya dan menangguk pelan lalu jalan dengan sedikit pincang ke bawah.

Setelah mengantar Tao ke depan café, kris kembali menuju kamar dimana aeri berada. Gadis itu masih sedikit syok dengan apa yang ia bayangkan dan juga sedikit malu jika berhadapan dengan kris nantinya. “aeri-ya! Buatkan aku kopi” perintah kris dari luar kamar.

“n-ne bos!”

Beberapa menit kemudian secangkir kopi sudah tergeletak (?) di atas meja pantry, dan *masih* bersikap angkuh, menyesap sedikit demi sedikit kopi tersebut. “sudah kan? aku bisa kembali-“

“duduk” potong kris, langsung membuat raut wajah aeri berubah kusut. “jangan berpikir yang macam-macam” ujarnya dingin.

“m-mwo? a-apa maksudmu?” tanya aeri gugup dan terus menghindari tatapan tajam kris. kris menyunggingkan bibirnya lalu sedikit memajukan tubuhnya, terus mendekati aeri, makin membuat gadis itu menciut dan jantung berdegup kencang. “b-bos…” ucapnya saaaangat pelan, namun kris terus mendekatkan wajahnya pada wajah aeri yang sudah merah padam, hingga gadis itu perlahan menutup kedua matanya. Bersamaan dengan itu… tuk! “pervert” ujar kris setelah menjitak pelan kening aeri, lalu kembali duduk ditempat semula.

“y-yak! siapa yang pervert?! Kau yang pervert! Melakukan itu di tempat umum! Mana memaksa lagi!” ujar aeri menggebu namun sadar ucapannya salah, ia reflex menutup bibirnya. “melakukan?! Apa maksudmu?!”

“i-itu…m-maksudku…aish! aku mengerti! Aku janji tidak akan bilang ke ibumu, ya~ aku juga mengerti hubungan kalian bagaimana” jelas aeri makin ngelantur.

“hubungan?! Maksudmu hubungan apa?!”

“haah~ bos…aku bisa jaga rahasia, kau tenang saja, dulu aku juga pernah punya teman yang sepertimu, jadi aku bisa memaklumimu” ucapnya percaya diri dan sambil menepuk pundak kris, makin membuat pria itu tercengang dengan ucapan ngelantur dari gadis itu. “kau…KAU PIKIR AKU GAY?!” sergah kris dan aeri –dengan memasang tampang watados- mengangguk pelan.

“aku mengerti bos, makanya kau sampai menyewaku sebagai kekasihmu kan? aku janji akan bekerja secara professional!” ucapnya lagi, kris memasang wajah datar dan menepuk keningnya, gusar, bingung harus bersikap bagaimana dengan gadis aneh yang pernah ia temui ini.

“I’M. NOT. A. GAY” ucap kris tajam.

“gwaenchana~ kalau kau malu, kau tidak usah berbohong padaku seperti itu bos” balas aeri santai, kris kembali menepuk wajahnya, bisa stress jika ia berhadapan lama dengan gadis aneh ini, pikirnya. “kau…masih belum percaya kalau aku pria normal?”

“e-eh?” kris kembali mendekatkan tubuhnya pada aeri, menarik dagu gadis itu, sontak kembali membuat jantungnya berdegup kencang. “b-bos…”

“aku bisa saja buatmu-“

BRUK! Tiba-tiba terdengar suara buku resep yang berada tak jauh dari keduanya, reflex kedua ata mereka melihat kearah tersebut, “kenapa-“

“i-itu…ha-han…” pats! “KYAAAAAA!!” reflex aeri memeluk leher kris saat lampu diseluruh ruangan padam, bisa kris rasakan jantung gadis itu berdegup kencang, ketakutan. “y-ya~”

“jebal~ jangan tinggalkan aku sendirian….i-itu p-pasti ulah h-hantu…itu lagi” ucapnya gugup dan makin mengeratkan pelukannya. “hantu?! Y-ya! Lepas dulu, aku tidak bisa jalan!” ujar kris jengah dan melepas tangan aeri dan beranjak keluar pantry, namun gadis itu dengan cepat memegang apapun yang ada di tubuh kris untuk menjadi pegangannya. “yak! kau cari kesempatan untuk terus memelukku?!”

“a-ani”

“cukup pegang bajuku!” ucapnya dingin dan mau tidak mau aeri hanya berani memegang ujung kaos kris. aeri makin ketakutan dan tidak berani melihat ke belakang, sementara kris mencari saklar listrik hanya dengan pencahayaan dari ponselnya. “b-bos…hantu yang k-kau bilang..”

“tsk~ kau masih percaya hantu?”

“mau tidak mau! Ini kedua kalinya ada buku jatuh sendiri! dan café ini memang ada penunggunya…seperti yang kau bilang” ucapnya, pundung.

“kau benar-benar percaya kalau ada hantu disini?” tanya kris sambil terus berkutat dengan sekring lampu.

“aku melihatnya sendiri, bos! Dan mati lampu ini pasti karna hantu itu!”

“bukan! Sekring lampunya putus, dan besok baru bisa dibetulkan” ucapnya sambil sesekali mengibas kedua tangannya yang kotor oleh debu. “b-besok?”

“hmm…sudahlah, aku pulang”

“b-bos” ucap aeri pelan dan kembali takut, kris hanya melihatnya jenuh, namun gadus itu terus memasang wajah paling melas yang ia punya, “ha’ah~! Baiklah! Cepat cari lilin” perintah kris dan mengurungkan niatnya untuk pulang ke rumah. Sontak wajah aeri kembali ceria, “gomawo bos! Kau yang terbaik!” ujarnya dan lalu bergegas mencari lilin.

Aeri menyalakan kurang lebih 10 lilin diseluruh ruangan kris dan ia bahkan menyiapkan kasur kecil untuknya di lantai sementara kris hanya berbaring di sofa. “apa harus kau nyalakan semua lilin?!”

“harus! Biar hantu gak berani kesini! Aku juga sudah menabur garam diseluruh ruangan”

“m-mwo?! astaga~! Apa pengaruhnya garam dengan hantu?!”

“hantu itu takut garam! Itu sih ajaran dari ibu panti, hehe” balas aeri dan lalu bersiap tidur, kris hanya menggeleng wajahnya, ia bisa jadi ikutan aneh jika berlama-lama dekat dengan gadis itu, pikirnya.

Pagi harinya, kris bangun lebih dulu dan melihat gadis itu tidur dengan posisi abstrak serta selimut yang sudah terlempar jauh. Kembali ia menghela nafas, heran ada gadis yang begitu cuek dan teledor. Bahkan semalaman ia hampir tidak bisa tidur karena aeri terus mendengkur dan sesekali mengigau menyebut nama kyuhyun.

Ia ambil selimut dan kembali menyelimuti aeri, sesaat ia pandang wajah gadis yang terlihat begitu polos saat tertidur. Gadis aneh, apa ada pria yang bisa menyukaimu, apalagi bisa menerima sifatmu yang aneh? Tsk~, batin kris. tak ia pungkiri aeri memang manis dan menurutnya gadis itu lebih manis lagi jika ia tertidur.

***

The orphanage

Seorang pria tampan berpipi chubby terlihat mengamati gedung cukup tua di pinggir kota seoul. Dengan segenggam kertas lusuh ditangannya, ia pun dengan yakin melangkahkan kakinya masuk ke dalam gedung tersebut. Gedung tua namun terasa hangat saat ia melangkah masuk untuk pertama kalinya setelah 12 tahun ia meninggalkan tempat tersebut. Senyum pun tak pernah lepas dari bibirnya. Setiap inchi atau sudut dalam gedung ini menyimpan banyak kenangan untuknya. Tidak banyak yang berubah, dan kuharap kau tetap tidak berubah. Batinnya.

“umm…nuguseyo?” sapa salah seorang penjaga panti asuhan.

“o-oh, apa aku bisa bertemu dengan Min ahjumma?”

“M-min ahjumma?”

“mungkin kau lebih mengenalnya dengan sebutan Ny. Min”

“oh~ kebetulan beliau ada diruang kerjanya, sudah ada janji sebelumnya?”

“belum, tapi apa aku bisa menemuinya?”

“hmm, bisa, mari kuantar-“

“ah~ tak usah, aku tahu ruangannya” balasnya yakin, sedikit membuat penjaga tersebut sedikit bingung.

Sampai pada depan ruangan dengan pintu kayu tua, ia menghirup nafas dalam-dalam lalu menarik kenop pintu. Kedua matanya sibuk melihat ruangan yang bahkan sampai saat ini tak banyak berubah, hanya saja dinging yang sudah mulai lusuh termakan usia. Mencium aroma khas melati yang juga tak pernah berubah, makin menambah kerinduannya akan tempat ini.

“nuguseyo?” ucap suara wanita berumur 60 tahun sedikit serak dari balik meja kerjanya.

“min ahjumma…” lirihnya saat melihat wanita yang dulu sempat merawatnya, dan ia anggap sebagai ibu kandungnya. “kau…”

“aku min seok, ahjumma…kim min seok”

 ***

The Moon Café

“aeri-ya~ ada satu kamar kosong di dormku, kau mau?”

“jinja? Aku mau! Umm…tapi murah kan eonni?”

“iya~ bisa kujamin! Kau mau lihat tempatnya dulu?”

“ne! habis jam kerja saja, otthe?”

“hmm, geure!”

Haah~ akhirnya~! Aku bisa lepas dari tempat berhantu ini! batinnya dan merasa kembali bulu kuduknya merinding jika kembali membayangkan kejadian semalam.

Dan seperti yang dijanjikan, seusai jam kerja keduanya menuju kawasan pinggir kota seoul, kawasan yang tidak sekumuh tempat tinggal sebelumnya. Sebuah kondominium 3 tingkat berdiri cukup strategis, karena dekat dengan minimarket serta jalan besar.

“ini tempat tinggalku, aku tinggal di lantai 2 dan kamar kosong yang kau mau ada di lantai 3, kajja~” ucap minyoung antusias dan menarik tangan aeri menuju lantai 3.

“whoa~~ ini lebih dari cukup eonni~! Dan jauh lebih baik dari tempatku yang dulu, hehe” ucapnya dan melihat-lihat sekeliling kamar yang tidak terlalu besar, namun didalamnya sudah terdapat kamaar mandi, dapur kecil serta kulkas kecil.

“jadi kau ambil kamar ini?”

“hmm, aku bayar uang mukanya sekarang” ucapnya setelah keluar dari kamar tersebut. “kau tinggal sendirian?”

“hmm, tapi kadang-kadang sehun suka tinggal disini, hehe” balasnya dan dibalas bulatan kecil dari bibir aeri. “ah~ kau belum coba samgyupsal disini kan? kalau tinggal disini, kau harus sering-sering kesana, ayo! Sehun sudah menunggu disana” ujarnya dan tanpa dijawab aeri, minyoung langsung menarik tangannya menuju kedai sederhana tak jauh dari dorm tersebut.

“sehun-ah!” serunya pada pria manis dan tampan yang duduk di sudut ruangan, hampir tak percaya kalau itu adalah namjachingu minyoung karena pria itu terlihat lebih muda dibanding umur sebenarnya.

“jadi kau aeri?”

“n-ne, aeri imnida”

***

“kau banyak berubah, min seok-ah” ucap Min ahjumma, masih tak percaya salah satu anak kesayangannya kini kembali berada dihadapannya. Min seok atau xiumin, nama Chinese yang diberikan orang tua angkatnya hanya bisa tersenyum. “ya~ kecuali pipi ini” candanya.

“yah~ itu yang menjadi ciri khasmu”

“tapi tak banyak yang berubah dari tempat ini, selalu terasa hangat…aku juga minta maaf karena baru kali ini kembali lagi ke seoul, ahjumma”

“gwaenchana~ pasti kau sudah jadi orang yang sukses kan disana? bagaimana kedua orang tuamu?”

“mereka baik, ahjumma…aku baru selesaikan studiku disana dan berencana untuk pindah lagi kesini, umm…apa dia masih ada disini?”

“hn? Nugu?”

“aeri…apa dia juga sudah diadopsi?”

“oh…gadis itu…” ucapnya terhenti dan raut wajahnya seketika berubah murung, sontak membuat xiumin sedikit takut, menerka-nerka apa yang telah terjadi pada sahabat kecilnya. “dia…baik-baik saja, kan?”

“aeri tetap jadi gadis yang selalu ceria, tak peduli sesedih apapun dia, ia pasti selalu tersenyum” ucapnya sambil menerawang, membayangkan kembali wajah gadis itu. “…sampai lulus sekolah ia tinggal disini, namun setelahnya ia memutuskan untuk pergi dari tempat ini, dia punya kemauan yang kuat untuk menghidupi dirinya sendiri, dan dia membuktikan dengan bisa membiayai uang kuliahnya sendiri” jelas Min ahjumma.

“apa ahjumma tahu dia tinggal dimana?”

“hmm, chakkaman, sepertinya ia pernah memberi alamatnya” ucapnya dan beranjak bangun ke meja kerjanya, mencari kertas alamat kamar sewa aeri. “ah~ ini dia, kau mau menemuinya?”

“hmm… aku masih merasa bersalah karena dulu pergi tanpa pamit padanya”

“aeri memang kesal dan sedih saat kau pergi dari sini dulu, bahkan sampai satu minggu lebih ia tidak mau keluar kamar” ucap Min ahjumma, sedikit memunculkan kembali rasa bersalah xiumin. “…tapi kau tahu kan kalau dia gadis yang selalu ceria? Dia bisa melewati hari-hari berat itu, min seok-ah” lanjut Min ahjumma, xiumin tersenyum dan mengangguk pelan.

Setelah mengunjungi rumah lamanya, xiumin langsung menuju alamat yang ada pada kertas kecil tersebut. Meski sudah tinggal di Taiwan selama 12 tahun, ia masih ingat jalanan di seoul dan ia tak pernah melupakan kota kelahirannya, meski sejak ia dilahirkan ke dunia, ia sudah sendiri. xiumin ditemukan Ny. Min saat umurnya beum genap satu bulan di rumah sakit. tak ada yang tahu keberadaan orang tuanya, ia hanya ditinggalkan di rumah sakit begitu saja setelah dilahirkan. Nasibnya pun sama dengan aeri, gadis kecil yang ditemukan didepan pintu panti asuhan, keduanya dekat, sangat dekat bahkan. Aeri menganggap xiumin adalah kakaknya dan satu-satunya keluarga paling dekat dengannya, hingga harus menerima kenyataan bahwa xiumin telah diadopsi.

“dia…tidak tinggal disini?” tanya xiumin, tersirat kekecewaan didalamnya.

“dia bahkan masih berhutang padaku, apa kau temannya?! Kalau iya, bilang padanya untuk lunasi hutang kamarnya!” balas ahjumma judes, xiumin mengambil dompetnya dan memberi beberapa lembar won, cukup banyak. “ini…apa cukup?!”

“hmm, lebih dari cukup”

“kalau dia datang kesini untuk bayar hutang, bisa hubungi aku?” ucapnya sambil menyerahkan kartu nama miliknya, “ha’ah~ geure, beruntungnya dia punya teman sepertimu” balas ahjumma tersebut lalu kembali masuk ke dalam.

Xiumin menghela nafas berat, sepertinya akan sulit menemukannya di kota sebesar ini, pikirnya. Ia pun tak tahu dimana aeri kuliah atau tempatnya bekerja, ia bahkan mungkin tidak bisa mengenali wajah aeri yang sekarang. “aku pasti bisa menemukanmu, pasti aeri…” ucapnya yakin.

***

Minggu pagi, saat café hanya buka setengah hari, ia gunakan untuk pindah ke tempat barunya. Tak banyak yang ia bawa, hanya koper besar yang ia miliki. “kau jadi pindah?” tanya kris yang saat itu sudah ada di kantornya. “ne! gomawo atas tumpangannya di café bos~!”

“hn…ingat! Jangan pernah telah datang kerja” ucapnya, tetap dengan nada dingin dan datar. Baru saja aeri melangkahkan kakinya menuju lantai bawah, terdengar suara dari wanita yang amat ia kenal dan tak mungkin ia lupakan…

“kris~ oh- aeri~!”

“n-ne…Mrs. Wu”

“apa aku mengganggu kegiatan kalian berdua?”

“a-aniyo-“

“itu koper siapa? Milikmu?”

“i-iya, aku baru saja ingin pindah”

“pindah?! Maksudmu?”

“jadi…”

Dan setelah penjelasan singkat aeri tinggal di café…

“ya~! Kris! kenapa kau tega membiarkannya tinggal disini?!”

“i-itu aku yang meminta, Mrs. Wu”

just call me, Mom, okay sweety?”

“e-eh?”

“kris, cepat antar dia” ujar ibunya, dan kris hanya menghela nafas berat, terpaksa menurutinya, agar ibunya tidak curiga.

“kupikir ibumu tidak akan setuju” ucap aeri yang sudah di dalam mobil kris.

“maksudmu?”

“kenapa ibumu menyuruhku memanggilnya…mom” ujarnya melemah, firasatnya kian memburuk saat bertemu dengan Mrs. Wu tadi.

“akan kupikirkan rencana selanjutnya” balasnya dan tetap focus menyetir.

Sesampainya di dorm baru aeri, kris hanya bisa tercengang melihat kondisi dorm tersebut, baginya, itu adalah tempat tinggal terburuk yang pernah ia lihat!

“kalau tidak mau masuk, tak apa, kau bisa kembali ke café bos” ucap aeri seakan tahu pikiran kris. “ani, cepat masuk, dimana kau tinggal?”

“itu, lantai 3, mungkin tidak lebih baik dari yang di café, tapi tempat ini cukup nyaman” ucapnya yang jalan lebih dulu dari kris.

Kris mengamati tiap inchi kamar tersebut, kamar yang bahkan lebih kecil dari kamar mandi rumahnya. “maaf jika kamarnya sangat sederhana” celetuk aeri, setelah menaruh koper miliknya. kris hanya diam dan terus mengamati isi kamar tersebut, bahkan mengecek apa kran air serta aliran listrik berfungsi dengan baik.

“minum bos, maaf hanya ada air putih”

“bisakah kau tidak bilang maaf ?”

“hehe, mianhae~ takutnya kau tidak terbiasa dengan situasi seperti ini” balas aeri, kris hanya diam meliatnya lalu duduk di lantai, diikuti aeri disebelahnya. “tempat ini tidak terlalu buruk…untukmu” ucapnya,

“keurom~ harga sewanya juga murah” timpalnya. Keduanya kembali terdiam, membuat sedikit canggung dan tak tahu harus mengatakan apa.

“apa rencana hidupmu?” tanya kris tiba-tiba,

“rencana hidup?”

“hmm…”

“umm…mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya”

“mwo?!”

“aku tak punya rencana hidup jangka panjang, bisa makan hari ini saja, sudah cukup bagiku” ucap aeri sambil tersenyum pelan, kembali membayangkan masa sulitnya dulu saat tidak punya uang sepeserpun, cukup membuat kris tertegun.

“ya~ kumpulkan uang sebanyak yang kau inginkan” balas kris, aeri terkekeh pelan, sesaat melihat pras tampan kris, hatinya kembali berdegup kencang, apalagi melihat senyum, meski senyuman kecil yang tergambar di wajah pria itu. “tapi kau juga harus pikirkan apa yang akan kau lakukan dimasa depan, jangan hanya berhenti sampai disini saja” lanjut kris, menasihati.

“ne~ sajanngnim!” balasnya sambil tersenyum lebar. Senyuman itu… batin kris terdiam dan terus menatap aeri, “b-bos?”

“o-oh, aku harus segera kembali ke café, kau…hati-hati” ucapnya sedikit gugup lalu bergegas keluar kamar, sedikit membuat aeri bingung.

***

Dua hari kemudian, di The Moon Café, suasana café sore itu terlihat sangat tenang dan lumayan sepi. Aeri pun terlihat semakin semangat bekerja saat kedatangan yerim dan chanyeol yang baru sempat datang ke café.

“caramel coffe jelly and dark cherry mocha, selamat menikmati” ucap aeri sambil menaruh pesanan untuk yerim dan chanyeol, “thank’s clumsy~” canda yerim,

“y-ya!” balas aeri pelan, takut kris menegurnya, karena sedari tadi bosnya itu terus memperhtikan karyawannya dari balik dapur.

“hehe, kutunggu sampai shiftmu selesai, oke?”

“ne! 20 menit lagi” ucapnya dan berbalik meninggalkan meja yerim, mengambil piring kotor di meja sebelahnya untuk dibawa ke dapur, namun saat melewati meja depan, tak sengaja ia jatuh dan…

PRANGG~! Piring kotor pun jatuh berserakan ke lantai dan sempat mengotori baju mahal brand terkenal dari seorang wanita berusia 65 tahun namun masih tetap terlihat muda. “astaga! Joesonghamnida… joesonghamnida… joesonghamnida…” ucapnya terus menerus, langsung menjadi perhatian seisi café.

“ceroboh!” ucapnya dingin. aeri hanya menunduk, sama sekali tak berani menatap wanita tersebut namun bibirnya tetap berucap meminta maaf.

“aeri, kenapa- granny?!” ujar kris dari yang baru datang dari belakang, wanita tersebut tersenyum kecil, “hei~ kris…miss me?” balas wanita tersebut, aeri mendongakkan wajahnya dan makin bingung dengan situasi tersebut. “o-oh, maafkan kecerobohan karyawanku, granny tapi…kenapa kau tidak bilang kalau kesini?!” ucap kris dengan bahasa china, aeri yang mendengarnya hanya bisa bingung, namun ia tahu wanita itu pasti masih ada hubungan darah dengan kris, karena wajahnya amat mirip dengan Mrs. Wu.

“tak apa~ aku juga yang salah, kau…pasti aeri, kan?” ucapnya dengan bahasa korea dasar yang ia bisa. “n-ne?”

“maaf untuk yang tadi, calon menantu”

“c-calon menantu?!” seru yerim yang sedari tadi meperhatikan, aeri hanya menghela nafas berat dan memukul kepalanya dengan nampan, habislah hidupku.

To be continue

sekali lagi, maaf kalau garing dan pendek *peace~!*😀 komen yooo~!

86 thoughts on “Crispy Wifey~! | Part 3

  1. Ya ampun, masih aja bilang takut ganggu aktivitas yerim-chanyeol, emangnya bakal ngapain sih~?
    Hahaha setan emang suka muncul kalo lg ada yg duduaan, pinter tuh dia berarti xD sayang kris nya masih jutek, coba kalo engga haha
    Nah looooh granny dateng~ ketauan deh kalo boong sama yerim~ rame deh rame haha

  2. magnaelover berkata:

    finally part 3!!!! kyaaaaa
    ayo nikah dong kris sama aeri hehehehe …..
    lanjutannya dong !!!! ini lagi rame-ramenya nih

  3. Songri berkata:

    si kris masih cuek aja ya, gapalah. gue ngira si kris am tao ngapain -__- pikiran gue sejalan ama aeri – -” nah itu xiumin siapanya aeri? ada orang ketiga, makin seru sepertinya. lanjut thor lanjut ^^

  4. Selalu deh selaluuu yak!
    Lagi asik2 baca trs tbc (ˇ_ˇ”)
    Yerim mau ngapain emang sm chanyeol?? Hahaha
    Wooowwhoo~ sehun ternyata suka nginep di kosan minyoung?? OUCH!
    Tp kenapa mesti kaya ada hawa2 naksir dr aeri ke sehun disitu yak? Ahahaha
    Granny oh granny.. Kira2 galak gak sih ini si granny??
    Siap2 yerim-aeri ribut yak wkwkwkwk

  5. taeminuna berkata:

    Lebay banget si aeri pake nebar2 garam segala,emang mempan apa?
    Pas partnya minseok langsung bingung, nah ni cowo siapa? *mulai ngebayangin mukana kaya apa* trus ditulis lg xiumin.
    Oh member EXO,googling dulu yg mana mukanya,hehe..

    Ni ff tamat klo cast member EXOnya full ada disini ,kayanya bakal hapal muka2&namanya.
    Cuma tau kai,kris,tao.

  6. hahaha. aeri aeri. lagi tidur pun keingetnya ama kyuhyun. ckck. gimana kalo ntar dia hubungannya berlanjut ama kris? bisa abis dia ama kris. hahaha. nah loh. neneknya kris dateng. pasti ada sesuatu disini., aku mencium bau amis #ikan kali. harusnya cucu menantu say. bukan menantu. :3

  7. sugaaaarcho berkata:

    akhirnya si aeri mecahin piring lagi -.-
    kayaknya di part ini aku rasa si kris udah mulai suka deh.. hehe
    ditunggu part selanjutnya🙂

  8. naranara15 berkata:

    wooaaa…bnran bkin pensaran, apa kris bklan fall in love sm aeri kah??
    Yerim chanyeol akhirnya tauuuu kkekeke :p
    granny? Clon mantu??? Cieee aeriiiiii hehe
    so far critanya kereeen blom ada konflik yg berarti sejauh ini…
    Pokokx d tnggu next story nya😀

  9. bagian AeKris na dikit eon..
    kalau bisa buat bagian AeKris na agak panjang, waktu berdua mereka aja yahh..

    eonnn aku suka bgt couple AeKris.. demen bgt..
    ntr lau ada waktu buat ff ttg AeKris yahh eon..

  10. veelf berkata:

    huawkwkwkk asli ngakak waktu lampu mati
    benar2 penakut tingkat akut nih aeri.hahahha

    omoo kris yang ganteng maksimal di katain GUY.
    OMG buktikan kris klo dirimu sesungguhnya jantan#ehh

    lanjuttt onn😀

  11. ahhhhhh kris mulai merhatiin aeri n simpatik nih,,,, granny y tu halmeoni y kris ya????
    yerim y baru tau deh pa yg disembunyiin aeri…..
    xiumin temen masa kecil y aeri,,,, kyk y bakal tambah seru org2 y udah mulai keliatan n dikit lg konflik y bajak keluar…..
    Lanjut…..

  12. Purple Egg berkata:

    ya ampuuuuun, beneran gak sabar baca lanjutannya…. wah wah wah… kira2 sie granny disuruh ngapain ya sm mrs. wu?? kkk…
    aduh, jd penasaran ini… ditaaaa, ditunggu update-annya ya…😀

  13. Huah makin seru aja deh..wah sosweet juga couple ini..hayo kris,mau nyium aerin yah..wah org ketiga’a dah muncul nih,tinggal konfliknya aja..duh kris jgn jutek bgt dong sama aerin..wah garnny itu bibi’a kris ya..kayanya rencana eomma’a kris mulai di jln kan nih..thor ayo lanjutkan ff nya, secepatnya ya..penasaran ma kelanjutannya nih,jgn sampe mogok di tengah jln ya..

  14. Rihyuk berkata:

    tbc o0ohh tbc~
    lagi pw-pwnya baca dikau malah keluar..ckckkck
    ehm.. Oennie DAEBAK>.<KEREN
    cepetan dipublish ya next chapnya
    penasaran sama kriuknya?! pasangan ini…kekekeke😀

  15. tbc o0ohh tbc~
    lagi pw-pwnya baca dikau malah keluar..ckckkck
    ehm.. Oennie DAEBAK>.<KEREN
    cepetan dipublish ya next chapnya
    penasaran sama kriuknya?! pasangan ini…kekekeke😀

  16. Calon menantuuuuuu?????
    Eaaaaaaaaa hayolooooohhhh aeriii,, keknya si kris salah presepsi tntang ibunyaaa,,, dan hubungan kalian malah direstuin!! Heeeeemmmmm
    Habislah sudah dikerjain balik…. Ckckckckck

  17. Miss k berkata:

    Anneyong,aq reader baru.
    Huwee,makin seru aja ceritanya!kayaknya semau keluarganya kris setuju lo kris ma aeri. :$

  18. aliceappril berkata:

    waduh si Aeri ketakutannya enaknya, sambil di temenin Kris gitu… aku juga mau banget kalo gitu mah, itu. sumpah aku bener-bener gak kebayang kalo Kris sam Tao jadi Gay… gak rela orang ganteng-ganteng jadi gay… next chap

  19. Kyuismine berkata:

    Hahha😀

    ”habislah hidipku”
    #pasrah
    beginilah kalo menyimpan bnyak rahasia.

    Segitu takutkah aeri sama hantu?
    Hahah😀

    ngebayanginnya lucu kali yah..
    Wahwahwah.. Kyanya mulai ada rasa suka nih, yah, walaupun dikit.
    ‘n semoga tambah bnyak..

    Jadi ini granny? Tapi siapa sebenernya granny?

    Tambah lucu ‘n seru
    cerita kelanjutannya juga tambah penasaran
    keren🙂

  20. tiffany1995 berkata:

    hhoo.
    aku bca na lewat hp, trus bru comment skrnggg.
    lupa crta naa…..
    #mnta memori otak na lay.XD

    tp nice ff ni. hho.

  21. cho ji in berkata:

    ahahaha,,,
    Kopalk lah,,,
    Terus berkarya ya thor,,,
    Lah, granny tuh spa pulak yak ?
    Org baru ???
    Plak

  22. Nieza Kim berkata:

    sepertinya kris sudah terpesona dengan aeri.. begitu pula sebaliknya..🙂
    .
    itu yg adegannya kris n tao lucu banget ,, aku sampe ketawa gaje bacanya ,, lololol~😄

  23. Diana Park berkata:

    Ternyata beda…jd py idola br selain kyu..t’nyata kris cakep ya..tp suaranya bgs g?? Gpp yg ptg temperamen ha…

  24. Muthia rahmi berkata:

    Annyeong eonni:-)
    aq reader bru,maaf yya tya bru komen d part ini,
    aeri takut hntu,
    meluk2 kris lgi,#aku
    next part panjjang in dkit ya onn
    keep writing ya eo:-)

  25. “bisakah kau tidak bilang maaf ?”

    “hehe, mianhae~ takutnya kau tidak terbiasa dengan situasi seperti ini” balas aeri.

    Thor Thor, maaf is mianhae is sorry…
    Yasalam aeri.. Kadang2 dah…

  26. Vally berkata:

    Oooohhhhh, calon menantu, xiumin kpn bisa ketemu ama eari soalny pengen liat gimana kris cemburu, hihihihih…:p

  27. FAUSTINAAA berkata:

    itu Yerim sama chanyeol yg ‘melakukan aktifitas’, aktifitas apaan? yang itu ituan bukan? #ITUITUANAPA *yadong*
    kkk, calon menantu? mau dong :3 Yerim pasti marah banget deh tu..

  28. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Kris ga tw pa klo aeri phobia hntu..
    N kya’a co msa lalu aeri comeback ke korea buat nyari aeri tuh..
    N aeri kau hrus siapin mntal krna stlh mom’a kris stju skrg glrn granny’a kris yg dtg..
    N krissss gag tw pa klo smua org itu anggap dy gayyyyyyy..

  29. @depiiLA12 berkata:

    annyeong aku reader baru d blog ini

    kyyaa!!
    Aku ga kebagian tempat komen
    haha😀
    aku suka cast.a kris oppa
    aku minta pw part 10.a boleh tak author sama yg baik hati ini?:D

  30. raraa berkata:

    Neneknya kris sampai ikutan juga ngejalani rencana yng dibuat appanya kris untuk membuat kris mencintai aerin .

    Smoga rencana yng dibuat appanya kris berhasil dan mereka bersatu😀

  31. Haiii eonn:) aku member baru di sini salam kenal:D

    disini aku suka banget ma mommy nya kris oppa🙂 iya ny wu buat putra mu mencintai ae ri eonn:) aku tunggu karya eonn yg lain nya

  32. Granny itu aunty nya kriseu kali ya ????!!!!
    ehm aeri yaaaa siap” deh jd menantu orang kaya , kkkkkkk
    ahh xiumin dateng nyari aeri , wuhuuu pasti bakal seru deh kl ntar aeri uda ketemu xiumin dan bsa bikin krisseu cemburu , hohohoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s