Crispy Wifey~! | Part 6


| Part 1 | Part 2 | Part 3 |Part 4 | Part 5 |

“Ah! Satu lagi” ucap Mrs. Wu seraya mengeluarkan amplop dari tasnya, “sebagai hadiah spes

ial dariku, aku sudah siapkan tiket perjalanan khusus honeymoon!”

“M-mwo?! Omoni tidak usah-“

“Eyyy~ jangan sungkan aeri-ya~ biar kalian lebih konsentrasi buatkan cucu untukku” ujarnya cuek, sontak kembali membuat pipi aeri merah merona.

“Daaaan, tujuan honeymoon kalian ke…BALI~!”

***

Wu’s Resident

Keesokan harinya setelah pesta pernikahan aekris, keduanya langsung diberangkatkan ke Bali untuk bulan madu. kini Mr dan Mrs. Wu serta granny mengantar keduanya hingga ke depan rumah.

“selamat bersenang-senang disana” ucap Mrs. Wu riang.

“semua yang kalian butuhkan tinggal bilang ke guide yang sudah disiapkan ibumu, kris” ujar Mr. Wu,

“yap! Semua reservasi hotel hingga tempat yang harus kalian kunjungi juga sudah kusiapkan, jadi kalian disana tinggal  bersantai dan kalau bisa hanya konsentrasi buat cucu untuk kami” timpal Mrs. Wu sambil memeluk lengan suaminya.

“mom~”

“waeyo? Jangan sampai aku tanya bagaimana malam pertama kalian semalam!” ujarnya lagi, dan makin membuat aeri menundukkan wajahnya malu, apanya yang malam pertama? Batin aeri jika mengingat yang semalam terjadi…

Flashback

“kau bisa tidur disofa” ucap kris,

“m-mwo?! sirreo~! Aku ini wanita! Harusnya kau yang mengalah!” balas aeri tak mau kalah dan langsung duduk di tempat tidur setelah mengganti bajunya dengan piyama.

“ya~ aku tidak muat tidur disana, dan cukup sekali aku tidur disofa saat terpaksa harus menemanimu yang ketakutan di café”

“Siapa yang takut?!” elaknya, kris melihatnya jengkel dan langsung mendekatkan tubuhnya pada aeri, sontak gadis itu hanya bisa merapat pada dinding kasur. “kalau tidak takut lalu kenapa waktu itu memelukku dan melarangku untuk pulang? Atau jangan-jangan kau mencari kesempatan?!”

“k-kesempatan apa maksudmu?!”

“tsk~! Jangan bilang kau mulai menyukaiku? Atau…karena ciumanku tadi, jadi kau suka padaku?” ucap kris dengan husky voice, yang mana bisa membuat gadis manapun bertekuk lutut padanya. “a-apa?! Menyukaimu?! Cish~ kau bukan tipeku!” elaknya namun tak berani menatap kris,

“benarkah? Tapi kenapa kau sampai membuat lengan kemejaku lecek karena cengkeraman tanganmu yang kuat itu tadi?” balasnya lagi, makin memojokkan aeri, pikiran gadis itu pun kembali melayang saat ciuman lembut kris yang tak ia pungkiri jadi ingin merasakan lagi ciuman tersebut.

“y-YA! itu aku…karena kau mengambil ciuman pertamaku! Yang bahkan bukan dengan orang yang aku sukai!” ujarnya sambil mendorong bahu kris kencang. Segera ia ambil bantal dan selimut lalu beranjak ke sofa. Kris hanya menyunggingkan senyumnya, ‘tsk~ benar-benar polos’ batinnya. “baguslah kau tidur disana” balasnya cuek dan langsung merebahkan diri di kasur.

‘aish! bitchfacekris!!!’ runtuknya kesal dan terus mengumpat pria itu.

Flashback end

“haha, sudahlah, cepat kalian berangkat, kris, jaga aeri ya” ucap granny menengahi. Kris tersenyum kecil lalu memeluk granny dan ibunya bergantian. “ka-kami pergi, abeonim, omonim, granny” pamit aeri sambil membungkuk dan masuk kedalam mobil.

***

Incheon Airport

“masih ada waktu satu jam sebelum boarding” ucap kris setelah check-in bagasi dan kembali menemui aeri yang duduk di lounge di bandara. “lalu?”

“ada beberapa barang yang harus kubeli”

“lalu?” tanyanya lagi dengan tatapan polos. Kris memutar kedua bola matanya jenuh, “lalu kau mau ikut atau tidak?!” gerutunya kesal,

“hmm, baiklah, aku ikut” ujarnya yang langsung bangkit dari duduknya, tak lupa mengambil ransel kesayangan yang selalu ia bawa.

Aeri hanya bisa mengikuti kemana kris pergi, hingga masuk ke dalam toko kosmetik, hah? Kenapa kesini? Pikirnya namun ia memilih untuk diam dan mengikuti kris daripada harus berdebat dengan pria dingin ini. dengan cekatan ia ambil beberapa cream perawatan wajah dan melihatnya dengan teliti sedangkan aeri yang tidak mengerti kegunaan apa semua cream kulit yang ada didepannya hanya bisa membuka dan mencium aroma cream tersebut satu per satu.

“apa ada cream malam merk ini?” tanya kris pada salah satu pramuniaga. “ah, mohon tunggu sebentar” ujarnya yang lalu ke belakang mengambil barang yang dimaksud.

“kau memakai semua krim itu?”

“hmm, tidak ada yang mau kau beli?” tanyanya dengan kedua mata focus pada deretan krim perawatan kulit yang lain. “ahni”

“ini krim malamnya”

“aku ambil semua” ucapnya dan memberi 5 botol krim yang ada ditangannya,

“kris? kau pakai semua krim itu?!” tanya aeri takjub.

“keurom~ jangan bilang kau tidak pernah merawat kulit wajahmu?” tanya kris dan hanya dibalas gelengan polos dari aeri. “oh.my.God”

“wae-yo?”

“lupakan!” balasnya, lebih memilih untuk tidak melanjutkan ucapannya karna tahu gadis ini pasti tidak mengerti masalah perawatan kulit.

Setelah keluar dari toko kosmetik, keduanya kembali masuk ke dalam Polo Shirt Shop, dan aeri hanya pasrah saat melihat kris sibuk memilih baju, ia malah teringat pada Zitao, pria yang dulunya ia anggap pasangan Gay dari suaminya itu. “kenapa kau tersenyum seperti itu?”

“eh? aniyo…aku hanya ingat pada Zitao, tidak kusangka pria seperti kalian suka sekali yang namanya belanja, apalagi dia! Gucci freak!” ucapnya, kris hanya tersenyum kecil, ia tahu betul kesukaan adik kesayangannya itu. “…tapi sayang dia tidak bisa datang ke acara kemarin…” lanjutnya lagi, mengingat Zitao yang mendadak ada urusan ke China disaat hari pernikahan mereka.

“umm, kris, aku ke kamar mandi dulu”

“hn, aku tunggu disini” balasnya dengan mata dan tangan yang sibuk memilih kemeja.

Beberapa menit kemudian setelah kembalinya aeri dari toilet, ia lihat beberapa gadis berbisik didepan toko dengan tatapan melihat kearah kris. “aigo~ apa dia idol baru? Wajahnya sangat tampan~” bisik salah satunya.

“molla~ atau jangan-jangan dia masih trainee, tapi sudah setampan itu~” balas yang lain. mendengar ‘suaminya’ dipergunjingkan sedikit membuatnya panas, “ehm! Dia sudah menikah dan aku istrinya” ucapnya tanpa sadar, sontak kedua gadis itu menatapnya dengan tatapan ‘are-you-serious?!’ namun lebih memilih untuk meninggalkan tempat tersebut. Ckckck~ memang setampan apa sih dia?! Masih lebih tampan kyuhyun oppa! Batinnya lalu menatap kris dari ujung rambut hingga ujung kaki dan setelah ia melihat kris dari sisi yang berbeda, ia kembali merasakan debaran jantung yang tak seirama. omo! Kenapa denganku? ani..ani!! he’s not your type, aeri! Ucapnya memperingati dirinya sendiri namun kedua matanya seakan tak bisa beralih dari pria yang memakai baju casual namun terlihat begitu menarik…

Tuk~! “aw! Ya~” pukulan pelan melayang di keningnya, “jangan memikirkan yang tidak-tidak”

“cish~ siapa yang memikirkan diri- ah! Lupakan! Ppali~ pesawatnya sudah mau berangkat” ucapnya dan berjalan lebih dulu, lagi-lagi kris hanya bisa tersenyum kecil sambil melihat aeri berjalan tergesa-gesa, “weirdo~”

@ pesawat

“Kris, boleh tukar tempat duduk?” Pinta aeri yang dapat kursi di pinggir. “Hmm” balasnya hanya dengan dehaman yang lalu pindah. Dilihatnya gadis itu terlihat makin ceria dan sibuk melihat keluar jendela, menghiraukan instruksi dari pramugari. Namun saat pesawat mau take off, raut wajahnya berubah drastis. Ia tidak pernah naik pesawat sebelumnya dan sedikit merasa takut, hal itu pun disadari oleh kris. “Neo…gwaenchana?”

“K-kris…” Refleks ia pegang lengan kris kuat, wajahnya pucat dan tubuhnya gemetar, takut. “Tarik nafas panjang, relakskan tubuh dan pikiranmu” bisiknya dan beralih menggenggam tangan aeri, bisa jelas ia rasakan degup jantung gadis itu.

Beberapa menit setelah take off…

“Aeri?” Panggil kris saat merasa pegangan tangan gadis itu sedikit mengendur.

“…” Tak ada jawaban, yang terdengar malah dengkuran halus, “dia tidur?! Ckckck~ benar-benar gadis aneh!” Gerutunya pelan, namun dengan hati-hati kembali membetulkan posisi duduk aeri agar bisa tidur dengan nyaman serta menyelimutinya. Well…hari-hari berat bersamanya akan dimulai, Batin kris.

***

Setelah menempuh perjalanan selama 12 jam, mereka pun tiba di Bali, Indonesia sore harinya. Sejak turun dari pesawat tak pernah aeri menghilangkan senyum dari wajahnya, ini pengalaman pertamanya ke luar negri dan sudah memantapkan hati sebelum pergi ‘lupakan masalah pernikahan ini dan nikmati liburan! °\(^▿^)/°’ Pikirnya.

“Selamat datang di Bali, Mr. Wu and Mrs. Aeri” sapa guide asal indonesia namun fasih berbahasa korea.

“Just call me, kris” balas kris,

“Ah~ ne, saya lea, yang akan memandu perjalanan bulan madu anda selama di Bali, mari mobilnya sudah siap” jelasnya dan berjalan lebih dulu.

Kuta Beach Hotel

“whoa~ ipputa…” decak kagum aeri saat melihat pemandangan luas laut dari balkon kamar, ia bahkan menghiraukan barang bawaan serta penjelasan dari guidenya dan memilih untuk berkeliling kamar.

“omo~! Benar-benar indah!” ucapnya lagi, mengambil beberapa kelopak bunga yang ada di ranjang dan duduk di pendopo luar kamar.

“makan malam jam 7 dan saya akan menjemput anda sekitar jam 7.30” ucap lea sebelum keluar kamar, kris hanya mengangguk pelan dan mengantar guide hingga luar pintu kamar lalu berbalik duduk disamping aeri. “apa sebelumnya kau pernah kesini?” tanya gadis itu dengan tatapan mata masih melihat pantai.

“hanya beberapa kali untuk urusan bisnis” balasnya pendek, ia sandarkan tubuhnya di salah satu tiang pendopo. “kau ketempat seindah ini hanya untuk bisnis?”

“memang ada masalah?”

“yaa bagiku itu masalah, sayang jika menyia-nyiakan tempat seindah ini…dan selama kita disini harus puas-puasin liburan!” ucapnya menggebu,

“tsk~ terserahmu, clumsy”

“m-mwo? apa kau bilang?” balas aeri namun pria itu hanya memejamkan kedua matanya. Diam-diam aeri mengambil kamera poket dari ranselnya dan mengambil gambar dirinya juga kris yang agak kebelakang. Setelah foto jadi, ditempel dalam buku kecil yang khusus ia siapkan untuk liburan ini dan diberi notes : first holiday with bitchfacehusband KRIS! kekeke~ \(^┌┐^)/

Malam harinya…

“omo~! Ini bukan bajuku!” seru aeri yang baru membuka kopernya, dilihat semua isi baju yang sedikit minim berada dalam kopernya bahkan ada juga lingerie sexy…

“apanya?”

“ini~ tadinya aku tidak bawa baju ini dan aku tidak pernah punya baju ini! atau jangan-jangan tertukar?!” ucapnya panic. Kris hanya menghela nafas, firasatnya mengatakan kalau ibunya lah pelaku dibalik semua ini. “ya sudah, pakai saja yang ada” balasnya,

“haah~! Pakaian apa ini?!” gerutunya, membongkar semua baju dan memilih pakaian yang setidaknya tidak terlalu terbuka, tapi sayangnya semua baju yang ada rata-rata hanya hot pants, tank top serta mini dress.

“aeri-ya~ ppali” ujar kris menunggu di luar balkon. Dan akhirnya setelah menimang-nimang baju mana yang dipakai, pilihannya jatuh pada tube dress berbahan katun warna merah marun.

“kajja” ucapnya sambil menunduk malu, baru kali ini ia memakai pakaian minim, dan jujur membuat kris tertegun melihatnya. Kulit putih mulus terekspose karena dress tersebut hanya menutupi hingga bagian paha. “pakai ini, udara laut tidak begitu bagus” ucapnya yang lalu melepas jaketnya.

“gomawo”

***

Jimbaran beach

“whoa~ daebak~” decaknya kagum *lagi* setelah sampai di jimbaran beach, tempat makan malam romantis, apalagi untuk pasangan yang tengah berbulan madu. “whoa~”

“ya~ tak adakah kata lain selain whoa~?!”

“hehe, hanya mengungkapkan kesenangan, lagian mungkin dalam hidupku hanya sekali seumur hidup aku bisa kesini, jadi…nikmati saja” ucapnya yang lalu melahap semua hidangan yang ada, kembali membuat kris takjub pada gadis disampingnya ini. dia memang bukan ideal type kris, bahkan jauh dari kata gadis idamannya, namun setiap tingkah anehnya seakan membuat hati kris yang selama ini gelap, perlahan menjadi cerah dan ia mulai merasa kenyamanan dengan ada aeri disampingnya.

“kris, aaa~” ucapnya tiba-tiba yang menyodorkan makanan didepan wajah kris. “ya~”

“ppali~ cobalah untuk bersikap romantis sedikit, kau tidak lihat pasangan lain? bahkan sampai ada yang ciuman” ucapnya polos, malah membuat pipi kris merah. “ayo~ makan!” paksanya, mau tidak mau ia pun melapah suapan aeri.

“memang aku kekasihmu?”

“bukan, tapi suami, hehe..anggap saja kita benar-benar sedang bulan madu!” jelasnya dan kembali memaksa untuk menyuapi kris.

Setelah melewati makan malam yang –dibuat- romantis oleh aeri, keduanya kini tengah berjalan menyusuri pantai depan hotel mereka, sebenarnya kris menolak dan memilih untuk istirahat di hotel, tapi bukan aeri namanya kalau tidak memaksa dan kini ia dengan memasang wajah cemberut terpaksa mengikuti kemana gadis ini pergi.

“Ummm..mengenai josephine… aku sudah tahu semuanya” ucap aeri pelan dan langsung menghentikan langkah kris, ia lihat raut wajah pria itu berubah lebih dingin dari biasanya. “mungkin kau berfikir aku ini hanyalah orang asing yang tak mengerti apa-apa, tapi…aku hanya ingin bilang…kau masih punya keluarga yang menyayangimu, mereka benar-benar ingin melihatmu tersenyum seperti dulu lagi, kris…”

Kris berbalik menatapnya dingin, “lalu? Apa kau disuruh mereka untuk bisa membuatku kembali seperti dulu lagi?”

“mereka memang meminta tolong padaku meski awalnya aku menolak, tapi…setelah aku melihat semua ini…aku sendiri yang memiliki kemauan untuk bisa membuat kau tersenyum lagi” balasnya dengan menatapnya dalam. Kris tersenyum picik, “dari pada mengurusiku, lebih baik urusi masalahmu sendiri” balasnya dan berjalan meninggalkan aeri.

“ya! Aku tidak bermaksud mencampuri urusanmu!” teriaknya kesal dan berlari kecil menghampiri pria itu, “ingat perjanjian itu dan secepatnya kita bercerai”

“ini bukan masalah perjanjian itu kris, tapi aku hanya ingin kau lebih membuka hati dan pikiranmu! Kehilangan orang yang kita cintai memang berat tapi jangan sampai berlarut seperti ini! kau masih punya keluarga kris!” ujarnya dengan suara meninggi,

“aku tanya apa kau pernah jatuh cinta?! Apa kau pernah merasa bagaimana kehilangan orang yang setiap hembusan nafasmu selalu kau ingat?!” balas kris lebih kencang lagi, membuat aeri terdiam. “tidak kan? meski aku punya keluarga tapi…KEHADIRAN JOSEPHINE LEBIH PENTING DARI APAPUN!” teriaknya menggema lalu pergi begitu saja.

Sesaat aeri berdiri mematung dengan kedua mata berkaca-kaca, “mungkin…aku baru merasakan yang namanya jatuh cinta kris…dan ingin membuat orang yang aku sukai bisa tersenyum” lirihnya.

Sampai tengah malam, kris belum kembali ke hotel dan itu cukup membuat aeri khawatir dan merasa bersalah karena telah mengungkit-ungkit masa lalunya. “sesempurna itukah Josephine dimatamu, hingga kau menutup hatimu untuk semua orang?” lirihnya. Kembali ia eratkan jaket milik kris, tercium aroma khas pria tersebut. “ottokhae? Kau seperti gunung es yang akan terus membeku, kris…dan aku tak yakin bisa melelehkannya” ucapnya lagi, memeluk kedua lutut dan memejamkan kedua matanya. Kembali mengingat saat bertemu dengan kris, makan malam pertama dengan kedua orang tuanya hingga saat keduanya melakukan fitting baju pengantin. Sentuhan kris yang selalu membuat jantungnya berdebar hebat, serasa bagai ada puluan kupu-kupu menari-nari diatas perutnya. “apa ini yang namanya jatuh cinta…?”

Tak lama setelah itu, terdengar suara pintu terbuka, langsung aeri masuk ke dalam dan melihat pria itu berjalan terhuyung-huyung. “kris! kau…habis minum?!” serunya, reflex menopang tubuh kris agar tidak jatuh. “bukan urusanmu!” rancaunya. Dengan sedikit kesusahan ia baringkan kris di tempat tidur, membuka sepatu dan jaket pria itu.

“aish! apa hanya ini caranya menghilangkan stress, huh?!” omelnya namun tetap menyelimuti kris dan mengelap keringat yang mengucur dari kening suaminya. Kris hanya merancau tidak jelas dan dengan mata terpejam, aeri perhatikan wajah pria dihadapannya ini, wajah yang selalu terlihat kesepian dan sedih. Ia beranikan diri membelai pipi kris namun dengan cepat tangan besar kris menggenggamnya erat dan menariknya dalam pelukannya, “k-kris…”

“jangan pergi…aku…mencintaimu…josephine…” lirihnya pilu. Aeri hanya bisa menatapnya lesu, ada rasa sakit dalam hatinya saat mendengar kata-kata tersebut keluar dari bibirnya, namun ia hanya bisa diam, terus mengingatkan dirinya pada pernikahan kontrak ini, dan mencegah perasaannya untuk tidak terlalu jauh menyukai kris…

***

In the morning…

“Ugh…” Ia mengerjap pelan, berusaha membuka kedua matanya yang terasa amat berat serta sakit kepala yang menyerang akibat vodka yang ia minum tadi malam. Saat hendak bangun, baru ia sadar tangan kanannya memeluk seseorang… ‘Aeri? Ke-kenapa bisa’ batinnya. Ia urungkan niatnya untuk mengangkat tangannya dan beralih memandang gadis yang tanpa ia sadari terus ia peluk semalaman.

Tangannya yang bebas bergerak menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah aeri, dan itu kembali memunculkan debaran jantung tak seirama. Untuk kesekian kalinya kris dibuat tertegun akan kepolosan dari gadis ini. Dia tidak secantik dan tidak pula mempunyai senyum bagai malaikat seperti josephine. Tapi entah mengapa setiap kris melihatnya ada sesuatu yang membuat aeri terlihat spesial dimatanya.

“Hoaaahhmm~…k-kris?!” Serunya yang langsung bangun dan sedikit menjauh dari kris, begitu juga dengan pria itu yang kini duduk menyandarkan tubuhnya di dinding kasur.

“m-mianhae…semalam aku tidak bermaksud untuk-“

“Lupakan” putusnya,

“Eh?”

“Kau kumaafkan dengan syarat jangan pernah ungkit atau campuri urusanku mengenai josephine” ucapnya, singkat, padat dan jelas.

“Ne~! Tapi…izinkan aku untuk memenuhi permintaan granny dan ibumu”

“Mwo?” Aeri bergerak mendekati kris dan menangkup kedua pipi kris, sedikit buat pria itu kaget. Perlahan aeri menarik kedua sudut bibir kris hingga membentuk senyuman. “Tersenyumlah” ucapnya sambil tersenyum lebar. Sejenak keduanya saling diam berpandangan, hingga… “A-aku mau mandi” ucap aeri dan langsung lari ke kamar mandi.

Aigo~kenapa makin berdebar saat didekatnya?! Ani..ani.. Hilangkan perasaan itu, aeri! Batinnya sambil menepuk wajah pelan.

***

“Whoaaaa~” decak aeri kagum untuk kesekian kalinya dan setiap melihat ekspresi aeri, kris hanya bisa menghela nafas, bosan.

Menjelang sore hari di hari kedua di Bali, keduanya diajak berkeliling Tanah Lot, kris masih lebih banyak diam dan bahkan jalan sedikit dibelakang aeri yang serius mendengarkan penjelasan lea mengenai tempat tersebut.

“Lea-ssi, bisa tolong foto kami berdua?” Pinta aeri,

“Keurom~ ayo, kutunjukkan tempat yang bagus” ujarnya dan berjalan ke salah satu bebatuan yang sedikit sepi pengunjung. “Kris, ppali~” ucapnya sambil menarik tangan kris dan sesampainya di tepi tebing, dengan cueknya aeri mengalungkan tangannya di lengan kris.

“kris-ssi, bisa tersenyum sedikit?” ucap lea sebelum mengambil foto, aeri melihat sekilas pria tersebut lalu kembali beralih pada lea, “ambil saja lea-ssi, wajahnya memang seperti itu” ucap aeri dan langsung diberi tatapan tajam kris.

“ini” ucapnya dan kembali menyerahkan hasil foto tadi. “mari, ke tempat selanjutnya” ucap lea dan kembali memimpin jalan didepan.

Menjelang malam, keduanya memilih berjalan disekitar hotel sekalian untuk mencari makan malam. Kris masih tetap lebih banyak diam, berbeda dengan aeri yang memang terlihat menikmati perjalanannya ke bali. Kadang ia berpikir bagaimana bisa gadis itu terlihat menikmati liburan ini sementara kris sendiri terus mencari cara bagaimana bisa lebih cepat menceraikan aeri, pikirnya.

“whoaaa~” decak aeri kagum dan tanpa kris sadari, kini ia sudah berada di depan monumen bom bali. “kris, bisa ambil foto untukku?” pintanya namun lebih mirip menyuruh ketimbang minta tolong, kris menatapnya jenuh namun tetap mengambil kamera poket dari aeri.

“nih”

“sekarang giliranmu”

“what?”

“ayo~ apa kau tidak mau buat kenang-kenangan selama disini?!” ujarnya namun kris tetap menolak untuk di foto. “hahh~ geure, kalau begitu foto bersamaku!” ujarnya yang langsung menarik tangan kris agar pria itu lebih sejajar dengannya dan tanpa babibu langsung mengambil foto bersamanya.

“yaa~ kubilang tidak mau difoto”

“buat kenang-kenangan, ayo makan, aku lapar” ucapnya cuek dan sudah mulai mengerti sifat kris.

Benar-benar gadis aneh! Batinnya kesal.

Salah satu resto di jalan legian…

“kenapa kau bisa bersikap tenang?” ucap kris, memecahkan keheningan dan juga menghentikan gerak garpunya. “maksudmu?”

“kenapa kau bisa bersikap seolah tidak ada masalah? Sementara setelah ini kita harus memikirkan bagaimana caranya bisa cepat-cepat bercerai” jelasnya yang langsung membuat nafsu makan aeri hilang seketika. Gadis itu masih diam, menyingkirkan piringnya dan meminum sedikit minumannya, “bisakah hal itu dibicarakan setelah kita pulang dari sini? Sudah kubilang sebelumnya kalau nikmati liburan selama disini…kau juga tidak perlu khawatir, aku bisa memikirkan cara yang lebih cepat agar kita bisa cerai” jelasnya, terlihat aeri benar-benar kesal.

“kalau mau balik ke hotel, duluan saja, masih ada yang ingin aku cari” ujarnya dan keluar café begitu saja. Kris masih duduk diam, kedua tangannya mengepal kuat, menahan amarah. Ia pun tak mengerti perasaan apa yang ia alami saat ini. kadang ia merasa senang jika aeri berada didekatnya, namun kadang ia juga merasa kesal dengan dirinya sendiri, nasibnya dan bahkan menyesal telah melibatkan aeri dalam lingkup hidupnya.

***

Setelah keluar dari café, aeri terus berjalan tak tentu arah, dan menghentakkan kakinya demi meluapkan kekesalannya atas ucapan kris tadi. Ia pun tak mengerti mengapa saat mengingat kembali pernikahan kontrak ini hatinya jadi kalut dan ada sedikit keinginan untuk tidak terburu-buru menyudahi kontrak tersebut.

“bitchfacekris! Apa yang ada diotaknya hanya gadis itu?! Apa dia benar-benar tidak mau punya hidup lebih baik lagi?!” decaknya kesal lalu kembali menghela nafas berat. ia duduk disalah satu bangku pinggir jalan, menatap lesu jalanan yang makin ramai, berbanding terbalik dengan kondisinya saat ini, sepi.

Hanya satu hal yang membuatku sangat iri denganmu kris, keluarga. Yang aku mau hanyalah merasakan memiliki keluarga yang utuh dan beri aku sedikit waktu untuk merasakan hal tersebut. Batin aeri, ia menghirup nafas dalam-dalam dan menahan agar air matanya tidak mengalir dan berusaha untuk tegar kembali. “kau pasti bisa aeri, kau pasti bisa buatnya tersenyum lagi!” ucapnya menyemangati diri sendiri.

Ia bangkit kembali dan memperhatikan keadaan sekitar… “k-kok…kenapa bisa ada disini?!” Ucapnya panik, melihat keadaan sekitar, jalanan yang hanya muat 1 mobil dan deretan pub disekelilingnya.

Tak lama kemudian, ada 3 pria yang tiba-tiba menghampirinya. Bau alkohol tercium tajam dari mulutnya, sedikit membuat aeri takut. “Hei~ baby~” rancau salah satu pria berbadan kurus namun tinggi, mencoba merangkul bahu aeri, dengan cepat ia mencoba untuk menghindar namun pria itu langsung memegang bahu aeri, bicara dengan bahasa yang tak ia mengerti. ‘Kris… Tolong’ batinnya makin ketakutan dan pasrah memejamkan mata. Namun dalam hitungan detik tangannya ditarik paksa lari dari tempat tersebut. “Yaa! H-help mee!!” Teriaknya berusaha meminta tolong, dan berusaha melepas pegangan pria yang membelakanginya. “YAAAAA-hmmphh!!!”

“Sst! Jangan teriak begitu noona!” Ucap pria tampan bermata panda, membungkam bibir aeri dan kembali membawanya hingga ke pinggir jalan yang lebih sepi.

“Hmmpph!!!”

“Arraseo~” ia lepas bungkaman bibirnya, “zitao! Huweeee~” refleks ia memeluk Tao, “kau berhutang budi padaku, noona~” balasnya, bahagia.

“Tapi…kenapa kau ada disini?!” Ujarnya setelah melepas pelukan dari Tao.

“Nanti saja aku ceritakan, lebih baik kau jelaskan kenapa kau bisa jalan sendirian noona? Mana kris hyung?!”

“Itu…tanya sendiri ke hyung-mu itu!”

“Kalian bertengkar? Disaat honeymoon?!”

“Ish~! Apanya yang honeymoon! Dari awal datang kesini yang ada dipikirannya itu cuma gimana caranya bisa cepat cera-i-eh…”

“Apa?! Cerai?!”

“A-ani…ma-maksudku-“

“jelaskan apa maksudnya noona” ujar Tao geram, aeri hanya menghela nafas berat dan memukul kepalanya sendiri, merutuki bibirnya yang kadang tidak bisa ia control! Aeri dumb dumd!! Kenapa bisa keceplosan! Batinnya kesal.

“noona?”

“arra~ tapi bisakah cari tempat makan? Aku lapar” ucapnya lesu, Tao mengangguk pelan dan mengajaknya ke restoran fast food, masih di kawasan legian.

Tao masih diam memperhatikan gadis didepannya makan dengan lahap, tak peduli cara makannya yang tidak mencerminkan sisi feminimnya. “kapan mulai ceritanya?” celetuk Tao,

“sambil nunggu aku habiskan ini, mending kau duluan saja yang cerita kenapa juga ada di bali, zitao~”

“hmm…geure, aku sebenarnya menyusul kalian”

“hee?! Kenapa?”

“habis di pernikahan kalian aku tidak datang, dan saat tahu kalian langsung honeymoon ke bali yaa~ langsung saja aku menyusul kesini, ya~ sebenarnya karena disuruh ibu mertuamu untuk mengawasi kalian, hehe” jelasnya,

“aish~”

“tapi beruntung aku datang kan? bayangkan kalau tadi aku tidak mengikutimu keluar café, noona?”

“…arraseo…gomawo…” balas aeri, lalu menyudahi makanannya. “siap menjelaskan?” tanya Tao, dan dibalas anggukan kecil dari aeri, sedikit bingung dari mana ia harus menjelaskan, dan masih ragu apa sebaiknya Tao tahu mengenai pernikahan kontrak itu.

“Kami…sepakat menikah kontrak…demi memenuhi keinginan granny” ucapnya pelan dan hal tersebut tidak membuat Tao terkejut, “kau…tidak kaget?”

“Ahni, malah aku sudah menduga sebelumnya noona”

“M-mwo?”

“Kris hyung tak akan semudah itu melupakan mei mei, dan mungkin karena melihat kondisi granny kemarin, jadilah kalian menikah, dan ternyata memang benar” balasnya, aeri kembali menghela nafas berat dan menundukkan wajahnya lesu. “Zitao…janji mau jaga rahasia ini kan? Please~” pinta aeri dengan muka memelas.

“Tapi kalau kalian cerai, bagaimana reaksi granny?” Balas Tao, kembali membuat aeri menciut.

“Semua keputusan untuk cerai ada padanya…aku menyetujui pernikahan ini hanya untuk granny dan juga mrs. Wu, karena mereka lah aku bisa merasakan bagaimana punya seorang ibu” lirihnya, mendengar hal tersebut Tao tersenyum lembut, mengusap punggung tangan aeri, “kenapa noona tidak mencoba untuk mencintainya?”

“m-mwo?!”

“buat kris hyung agar bisa mencintaimu”

“andwae! itu tidak mungkin Zitao, lagian dia juga sampai saat ini masih memikirkan Josephine kan? dia terlalu mencintai gadis itu, yang membuat hatinya jadi membeku…” lirih aeri,

“tapi noona belum mencobanya kan?” balas Tao, namun aeri hanya diam. ia memang belum mencoba membuka hatinya untuk menyukai kris, meski setiap dekat dengan pria itu, ia selalu merasakan debaran jantung yang tak seirama. “kajja~ aku antar kembali ke hotel, pasti hyung khawatir mencarimu” ucap Tao dan menarik tangan aeri keluar restoran.

Sesampainya di depan kamar hotel…

“kau menginap disini juga kan?”

“hmm, kamarku di lantai bawah, besok kita keliling bali, oke?”

“ne~ gomawo Zitao…”

“itu kewajibanku, karna aku akan selalu melindungi noona” ucapnya lalu berjalan meninggalkan aeri. Sesaat gadis itu terdiam memandang punggung Tao dari belakang hingga hilang dari pandangannya, “seandainya kris bisa sepertimu…” lirihnya.

Dan saat masuk ke kamar, dilihatnya kris tertidur di sofa, masih memakai baju pergi tadi. Kenapa tidur disini? batin aeri. Ia ambil bantal dan selimut, dibenarkan posisi tidur kris dan memandang wajah pria itu sesaat. Jika aku menyukaimu…apa bisa kau membukakan hatimu untukku, kris?

***

Keesokan harinya…

Kris jalan sedikit dibelakang, tetap menunjukkan wajah malasnya, apalagi melihat dua orang didepan, Tao dan aeri yang antusias menuju pantai. Sesampainya di kota beach, kris lebih memilih untuk berjemur di pinggir pantai, sementara aeri dan Tao memilih untuk coba naik banana boat.

“Hyung, kau benar tidak mau ikut?”

“No.” Balasnya pendek, ia pakai kacamata hitamnya dan mulai tidur. “Ayo Zitao, biarkan dia disini” ucap aeri dan menarik tangannya, Tao hanya mengangguk pelan, lalu berbalik merangkul aeri, yang tanpa mereka sadari, kris terus memperhatikan keduanya yang kini malah terlihat mesra.

Beberapa menit kemudian keduanya kembali ke tempat dimana kris duduk dan terus mengacuhkannya. Aeri sendiri sengaja bersikap acuh pada kris.

“Noona~ jangan jauh-jauh”

“Arra~ hanya sampai sana” ujarnya lalu beranjak bangun lagi menuju pantai, sementara Tao terus memperhatikannya dari tempat ia duduk.

“Kalian terlalu akrab” celetuk kris, dengan tatapan menatap aeri. Tao tersenyum kecil, “kau cemburu?”

“Ahni…”

“Dia kakak iparku, wajar jika aku jadi akrab dan juga melindungnya, hyung…sama seperti aku melindungi mei mei”

“Jangan samakan dia dengan josephine” balas kris dingin.

“Gege…” Lirih Tao, panggilan kris darinya saat josephine masih ada dulu. Setelah meninggalnya josephine, Tao memutuskan untuk memanggilnya ‘hyung’ karena takut kris akan terus mengingat josephine kalau ia menanggilnya dengan sebutan gege, dan Tao baru akan memanggil kris dengan sebutan itu jika ia benar-benar telah putus asa dengan sikap dingin kris.

“Belajarlah untuk mencintainya, atau setidaknya belajar untuk membuka kembali hatimu…”

“Aeri?”

“Iya, siapa lagi kalau bukan aeri noona”

“itu aeri!”

“Iya~ aeri noona hyu-ng…NOONA!” Seru tao saat melihat sosok gadis yang hampir ke tengah laut. Sontak ia langsung berlari, berusaha menolongnya, sementara kris diam sesaat, ragu apa harus menolongnya atau tidak.

“NOONA!” Teriaknya, berenang secepat mungkin, tubuh aeti makin lemas, dan hampir tak bisa bernafas karena air laut masuk cukup banyak dalam tubuhnya. Tao menarik tubuh mungil aeri, memeluknya erta dan membawanya ketepian.

“Noona! Noonaaaa!” Tao menepuk pelan pipi aeri, namun gadis itu tetap tak bergeming dan memejamkan kedua matanya, ia tekan dada aeri, berusaha mengeluarkan air dalam tubuhnya, hingga hendak melakukan pernafasan buatan, namun… “Zitao minggir” ujar kris, mendorong bahu Tao dan langsung memberi pernafasan buatan.

Aeri?!” Ujarnya panik, dan berkali-kali memberi nafas buatan. Melihat hal tersebut malah membuat tao sedikit lega, setidaknya kris masih mengkhawatirkannya.

“Phuahh!! Uhuk…uhuk…hhh…k-kris?”

“Yah! kau itu! Tidak bisa berenang kenapa berenang kesana, hah?!” Ujarnya, kesal bercampur khawatir.

“M-mianhae”

“Noona! Gwaenchana? Apa ada yang sakit?” Tao beralih memegang kedua pipi aeri dan mengecek seluruh tubuh gadis itu apa ada yang terluka atau tidak. “Ahni, maaf sudah buat kau khawatir…Zitao…aku mau ke hotel” pintanya.

“Geure, naik dipunggung ku saja” ucapnya, ia ambil jaketnya dan memakaikan di punggung aeri sebelum ia gendong gadis itu dipunggungnya. Melihat hal tersebut, cukup membuat hati kris terasa panas, tak mengerti mengapa ia merasa kesal dengan dirinya sendiri juga sikap Tao yang begitu perhatian terhadap aeri.

“Gomawo zitao” lirih aeri,

“Itu kewajibanku melindungimu, noona” balasnya dan aeri hanya diam, dalam hatinya ia senang ada orang yang memperhatikannya, namun akan lebih senang lagi jika orang itu kris, tapi pria itu malah membentaknya dan hanya jalan diam dibelakang.

“Berterimakasih juga dengan kris hyung…dia tadi yang memberimu nafas buatan” ucapnya. na-nafas buatan?! Berarti secara tidak langsung…kami ciuman lagi… batin aeri dengan wajah memerah.

Setelah sampai hotel, aeri putuskan untuk berendam dalam bathub yang sudah diisi dengan air hangat serta aromatherapy ditambah lagi taburan kelopak bunga mawar didalamnya, cukup merelakskan tubuh dan pikirannya. Kembali ia teringat dengan ‘nafas buatan’ yang kris berikan padanya. apa bisa ini disebut ciuman? Dan apa dia benar-benar khawatir padaku? tapi kalau dia memang tidak suka padaku, harusnya membiarkan Zitao yang beri nafas buatan itu…

”aish~ ! apa yang kau pikirkan aeri! Jangan senang dulu dengan sikapnya tadi!” ujarnya sendiri, namun tak bisa ia pungkiri suasana hatinya lebih baik dari sebelumnya, ia raba permukaan bibirnya, dan ingat kembali ciuman pertamanya yang diambil oleh kris saat upacara pernikahan mereka kemarin. Senyum pun mengembang dari bibirnya, ia menyandarkan tubuhnya dan mulai memejamkan mata sejenak.

Satu jam kemudian…

Kris terbangun mendengar deringan ponselnya, dilihat nama Zitao tertera di layar ponselnya. “Zitao?”

“aku tunggu di lobby 30 menit lagi, okay? Jangan lupa ajak aeri noona” ujarnya lalu memutuskan telfon. “aeri?” ia lihat sekeliling gadis itu tak terlihat, ia keluar balkon pun gadis itu tidak ada. “Jangan-jangan…” Sontak ia berlari kedepan pintu kamar mandi, menggedor pintu cukup keras.

“Aeri?! Ya! Kau masih didalam?!” Teriak kris, namun tetap tak ada jawaban, “aish! Terkunci pula!” Kehabisan akal, ia ambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu tersebut dan… Berhasil!

“Aeri?! Yaa!” Dilihatnya gadis itu masih berendam dalam bathub dengan mata terpejam. “Aeri?! Bangun!” Ujarnya dengan menepuk pipi aeri, “u-uhm…”

“Aeri!”

“Kris? KRIS! KYAAAAA!!!” Sontak ia dorong tubuh kris hingga pria itu terjungkal kebelakang. “KENAPA KAU MASUK?!”

“M-mwo?! Yah! Kupikir kau itu pingsan! Satu jam gak keluar dari kamar mandi!”

“A-aku…aku…tertidur” ucapnya pelan dengan wajah merah merona.

“Apa?! Kau teridur?! Bisa-bisany kau tidur dalam kondisi…aish! Pakai handukmu! Dan cepat keluar!” Ujarnya, baru menyadari gadis didepannya ini masih ‘polos’ meski sebagian tubuhnya terendam dalam bathub, namun tetap saja sebagai pria ia merasakan hal berbeda jika melihat kondisi aeri yang seperti itu.

Saat makan malam aeri lebih banyak diam dan menunduk, malu jika harus bertatapan dengan kris yang duduk disebelahnya. Menyadari ada yang aneh dengan aeri, cukup membuat Tao penasaran apa yang telah terjadi diantara keduanya. “Noona, gwaenchana?”

“N-ne…”

“Omo~ tanganmu kenapa keriput gitu? Apa kelamaan berendam?!”

“Eh? Hehe, begitulah” balasnya dan kembali meneguk minuman hingga habis, sedangkan kris, hanya melihatnya sambil menyunggingkan bibirnya.

“Umm, noona, ada tempat yang ingin kau kunjungi lagi, pesawat kalian besok sore kan?”

“Oh…ummm, aku mau mencari oleh-oleh untuk granny”

“Hmmm, okay! Kalau begitu besok pagi cari di legian aja”

***

Hari terakhir di bali…

“Sudah putuskan barang apa yang mau kau kasih?”

“Molla~ aku tidak tahu apa kesukaan granny maupun omoni” jawabnya lesu, ia lihat beragam oleh-oleh khas bali namun tak satu pun menarik perhatiannya.

“Umm…kalau pajangan ini? Atau kain bali ini?” Tunjuk Tao namun lagi-lagi dibalas gelengan oleh aeri. “Haah~ sebenarnya oleh-oleh yang mereka inginkan itu…”

“Apa? Kau tahu?!”

“Hmm, oleh-olehnya…kau cepat hamil sehabis pulang dari sini”

“Yaa~ Zitao!”

“Hahaha, memang benar noona” canda Tao, namun malah membuat aeri kembali bimbang. Memang hal itu yang diharapkan keluarga kris, terutama granny, tapi apa yang bisa ia berikan? Semua ini hanyalah pernikahan palsu…

“…aku ambil ini saja” putusnya mengambil kain khas bali serta pajangan unik.

Menjelang malam ketiganya sudah berada dalam pesawat dan aeri duduk diantara kedua dua pria tersebut. Kris masih lebih banyak diam dan memilih untuk mendengarkan musik, sementara aeri, perhatiannya sedikit teralihkan oleh Tao yang terus mengajaknya ngobrol. Hingga pesawat mulai lepas landas, dilihatnya aeri dan tao terlelap dengan kepala aeri menyandar pada bahu Tao.

Ia perhatikan wajah lelah aeri cukup lama, dalam hatinya bagai ada dua sisi yang saling bertentangan, antara keinginan untuk membuka hati untuk gadis itu dan kesetiaan cintanya yang hanya untuk josephine. Tangan kris bergerak memindahkan tubuh aeri dan menyandarkan kepalanya dibahu kris, tak lupa pula ia menyelimutinya, kembali membuatnya nyaman jika gadis itu berada didekatnya.

***

Seoul, dua hari setelah kepulangan AeKris dari bali…

tumblr_m8w6jlTD1k1r0kg5io1_500_large“tada~ kalian suka?!” ujar Mrs. Wu setelah menunjukkan apartemen baru yang sudah ia siapkan sejak aeri dan kris pergi berbulan madu kemarin. “omoni…ini…”

“setelah menikah kalian pasti butuh privasi sendiri…biar cepat berhasil program baby-nya!” balasnya, aeri hanya diam sambil menatap kris yang tetap memasang wajah dingin. “…omoni…”

“ah~ semua yang kalian butuhkan sudah ada disini, tapi kalau kau mau bawa barangmu dari tempat lamamu, bawa saja aeri”

“ne, kamsahamnida omoni…”

“baiklah! Aku masih ada urusan lagi, dan kris, besok kau ditunggu ayahmu di kantor, okay?” ucapnya, lalu segera pergi. Sesaat setelah Mrs. Wu pergi, aeri masih diam sambil melihat sekeliling apartemen cukup besar dan mewah baginya.

“kamarnya ada dua, kau bisa pilih yang mana” ucap kris lalu kembali masuk ke kamar utama, “hahh~ pria itu makin dingin dan menyebalkan…apa jadinya kalau kami hidup satu atap begini?” lirih aeri pelan.

Setelah merapikan kamar kecil disebelah kamar kris, aeri keluar lagi sudah siap dengan tasnya, hari ini ia berniat untuk mengunjungi panti dan memberitahu mengenai pernikahannya dengan Kim ahjumma. “kris, aku pergi dulu, mungkin sampai malam” ucapnya, namun tak ada jawaban.

Seoul Hospital

Aeri berjalan lebih cepat dan mencari kamar rawat yang dimaksud. Setelah hampir tiga bulan lamanya tak pernah ia mengunjungi panti dan baru tahu Kim ahjumma masuk rumah sakit cukup membuat hatinya makin merasa bersalah…

“mwo?! masuk rumah sakit?!”

“ne…sudah dua hari ini beliau dirawat karena penyakit paru-parunya, aku mau menghubungimu, tapi tak tahu harus menghubungi kemana, mianhae aeri-ya” jelas salah satu perawat disana,

“gwaenchana…harusnya aku yang sering kesini dan meninggalkan nomor ponselku, boleh aku tahu dimana rumah sakitnya?”

“eomma?” ucapnya, sosok wanita berwajah pucat langsung terlihat lebih ceria saat melihat gadis yang sudah ia anggap anaknya sendiri. “aeri…”

“eomma…mianhae…” ujarnya sambil memeluk kim ahjumma erat. “tak apa aeri…eomma yang tak mau buat kau khawatir”

“tapi ini salahku, sudah lama aku tidak menjenguk eomma, apa masih sakit?” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Kim ahjumma tetap tersenyum dan menggeleng pelan, ia usap pipi aeri lembut, “melihatmu baik-baik saja cukup buat kondisi eomma makin membaik”

“sepertinya banyak yang ingin kau ceritakan pada eomma?” tebaknya tepat. Aeri menghela nafas panjang dan menggengam tangan kim ahjumma, dan kembali ia lihat cincin yang melekat dijemari kirinya, yang menandakan ia sudah menjadi milik pria lain.

“eomma…aku…”

“hmm?”

“ada satu hal yang ingin kukatakan padamu”

“eomma juga sayang…ada kabar baik untukmu”

“kabar baik?” tanya aeri tidak yakin, “ada seseorang yang mencarimu”

“eh? nugu?”

Baru kim ahjumma membuka bibirnya, pintu kamar rawat terbuka lebih dulu, sosok pria chubby dengan membawa sebuket bunga serta keranjang buah… “ahjumma…” panggilnya, namun seketika terhenti saat melihat gadis yang wajahnya tak asing baginya, tak banyak yang berubah dari gadis itu dan ia masih bisa mengenalinya dengan jelas, aeri.

“a-aeri?” ucap xiumin perlahan mendekat. “dia min seok, aeri…kau pasti masih ingat kan?” ucap kim ahjumma, aeri masih diam mematung. Tak percaya pria yang sejak dulu ia tunggu kedatangannya, pria yang paling dekat dengannya, ia anggap sebagai kakak yang ia yakini bisa melindunginya.

“m-min seok…oppa…”

To Be Continue
yah~ total 5500 word, kalo masih kurang banyak…mohon maklum, haha~ maaf juga baru sempet pubish sekarang dan mungkin untuk ff selanjutnya dipost seminggu atau 2 minggu sekali, kenapa? karna waktu ngetiknya udah dikiiit *udahgaknganggurlagi*, jadiii mohon sabar menunggu~ gomawooo~🙂

87 thoughts on “Crispy Wifey~! | Part 6

  1. Purple Egg berkata:

    hahahaha….. lucu baca yg part ini… xD
    biar aku tebak, pst km mau bkin kris cemburu Sama xiumin juga… wkwkwk…. #sotoy :p

  2. YunaKim91_EXOGanger berkata:

    Wuaaaaa SERU bnget critanya thor^_^.
    Aku baca dr part 1 smpe 6 loh. Benar-benar KECE lah.
    Bhsanya jga bgus enak di baca.
    Ah author curang nich TT_TT masa partnya min seok oppa dikit bnget.
    Tp ah demi boneka berjalan(bca:luhan) Crita bener-bener super DAEBAK bnget thor^_^.

    Min seok oppa di perbnyak dikit(?) ya thor T_T?

    Min seok oppa ayo rebut Aeri sja dri PANGERAN ES kris(?).
    Ah senang bnget Min seok jga iktan(?)main^_^

    Author tlg jng lama ya?
    SERU KECE BADAI.
    LANJUUUUUT^_^

    FighTAENGGGG^_^

  3. YunaKim91_EXOGanger berkata:

    Wuaaaaa SERU bnget critanya thor^_^.
    Aku baca dr part 1 smpe 6 loh. Benar-benar KECE lah.

    Bhsanya jga bgus enak di baca.
    Ah author curang nich TT_TT masa partnya min seok oppa dikit bnget.
    Tp ah demi boneka berjalan(bca:luhan) Crita bener-bener super DAEBAK bnget thor^_^.

    Min seok oppa di perbnyak dikit(?) ya thor T_T?

    Min seok oppa ayo rebut Aeri sja dri PANGERAN ES kris(?).
    Ah senang bnget Min seok jga iktan(?)main^_^

    Author tlg jng lama ya?
    SERU KECE BADAI.
    LANJUUUUUT^_^

    FighTAENGGGG^_^

  4. YunaKim91_EXOGanger berkata:

    Wuaaaaaa SERU bnget critanya^_^
    thor aku bcanya dri part 1 ampe 6 loh*ngknanya-,-*

    Ah Author part slanjtnya minseok oppa di bnyakin dikit ya(?)

    Tp demi BONEKA BERJALAN(bca:luhan) Critanya bener-bener KECE DAEBAK lah thor^_^.

    Minseok oppa ayo rebut aja aeri dari PANGERAN ES kris(?)
    Buat dia C.E.M.B.U.R.U Okah^_~

  5. YunaKim91_EXOGanger berkata:

    Wuaaaaa GILA SERU bnget critanya thor^_^.
    Aku baca dr part 1 smpe 6 loh. Benar-benar KECE lah.
    Bhsanya jga bgus enak di baca.
    Ah author curang nich TT_TT masa partnya min seok oppa dikit bnget.
    Tp ah demi boneka berjalan(bca:luhan) Crita bener-bener super DAEBAK bnget thor^_^.

    Min seok oppa di perbnyak dikit(?) ya thor T_T?

    Min seok oppa ayo rebut Aeri sja dri PANGERAN ES kris(?).
    Ah senang bnget Min seok jga iktan(?)main^_^

    Author tlg jng lama ya?
    SERU KECE BADAI.
    LANJUUUUUT^_^

    FighTAENGGGG^_^

  6. Makin lama makin bete sama Kris yg ga bisa move on, yaaa walopun udah mulai ada yg geter2 gitu sih kalo bareng aeri haha. Aeri sih ketauan, udah naksir beneran sm kris haha
    Zitao baik sekali ya kamu yaaaa~ ayo bantu kedua manusia itu biar cepet jadinya~ ciyeeee ketemu minseok~ ayo deket2 depan kris, biar cemburu trs sadar deh kalo suka~ #banyakmau
    Titipan tiap part tetep sama kak, skinshipnya banyakin hahahahahaha

  7. JJFact10 berkata:

    Howaa…. Eonni… Paling nggak publish-nya 1 mgg sekali ajaa yaa…. Jgn 2mgg (kelamaan) hahahaha😀. #banyakmaunya

    KRIS!! Ayolahh~~ buka hatimu… Untuk Aeri. (ˇ▼ˇ)-c<ˇ_ˇ)

    Whoahh…. Yg ditunggu akhirnya tiba…
    Xiu min~! Ayoo2… Rebut aeri lagi… Biar si KRIS tahu diri n menyesal!!! Hhaha #evil

    eonni…. Ayo buat Xiumin deket ma aeri didepan kris… Buat kris cemburu! Biar dia sadar dan mulai menghargai aeri dan mencintainya~~ haha!!!

  8. SongRi berkata:

    bitchfacehusband? istri kurang ajar kau aeri -__-

    “KEHADIRAN JOSEPHINE LEBIH PENTING DARI APAPUN” duh kata kata ini nyesek banget dah T.T

    honeymoon.nya miris banyak nyeseknya T.T kamu yang sabar ya aeri *puk puk*
    buka hatimu krissss >< can't wait the next part..

  9. taeminuna berkata:

    Udah sekian lama msh blom bisa move on?? ckckckck
    need more skinship*yadong kumat*
    akhirnya aeri ketemu xiumin,udh deket dong saat2 xiumin ngerebut kembali aeri nya dari tangan ice prince.
    bikin kris nyesek badai, aeri udh capek nungguin kris buka hatinya. Disiksa dikit kris nya..

  10. chava berkata:

    ya ampun itu kris jahat bgt sih sama aer, kata-katanya jleb banget sih T~T
    untung ada tao yg baik bgt mau ngajak main aeri..
    makin seru nih udh ada org ke3nya.. ahh gak sabar nunggu part 7nya

  11. Uwooooooooowwwww baliiiiii,,, ckckckckckck
    Enak bener udah tinggal bawa diri doank lg itu mah!!

    Eaaaaaaa udah liat aeri tanpa sehelai benang dunk kris?? Ciyeeeeeeeehhh,,, ada yg bereaksi minta keluar ga?? Yihaaaaaaaa,,, akakakakakakaa
    Sayang bgt dah si aeri sndrian dibathup, cba kalo berdua sama kris, kan bsa lgs bikin cucu buat omoni,, lalalalalalalalaaa

    Kris kris cembulu yax?? Eciye ciyeeeeeeee,, udah ngapain lg setia sama org yg udah mati?? Kesetian lo ga bakalan diliat ini sama josephin,, ckckckckk
    Udah buka hati dah geura buat aeri biar makin banyak skinshipnya nih ff,, uwooooowww
    Akakakakakakakakakakakakaaaa

  12. parkhyera berkata:

    Ah…
    Gw tau bgt gimana jadi Kris…

    MO emang susah…

    Tapi, asik kali ye kalo aku kyk Kris versi perempuan n dapet cowok seganteng Kriss…

    Aaaa,, Melting…

  13. naranara15 berkata:

    Huahaha, bca part ini bkin ngakak ngebayangin tingkah mreka..
    Will uri Minseok be the third person?? Hope so..biar si gunung es satu ntu mkin jelous haha..
    Cannot wait for the next chap eonn🙂

  14. ckckckck si kris masih aja ye dinginnn sedingin kutub utara..bener2 ga mikirin perasaan aeri..kasian juga ma kris, gimana ngeladenin tingkah lakunya aeri yg serba heboh ngeliat kota bali😀
    untung ada sang penyelamat zitao, kalo ga ada tao aeri pasti sedih terus..ciah kris cemburu nih ma tao, himana nanti ada xiumin di deket aeri..akhirnya ketemu juga aeri ma xiumin..huh hayo kris, kau harus hati2 ma xiumin..buruan buka hatimu buat aeri, nanti direbut xiumin loh…kelamaan mikir sih si kris nya..geregetan ma kris..

  15. q nunggu2 ff ini akhir y dateng juga….
    kris mulai bertentangan hati y,,n udah ada asa peduli n juga aeri y jua dah cinta tapi dua pesimis…
    asik bgt mereka liburan di bali…..so sweet….

  16. magnaelover berkata:

    Finally ~
    Kris kenapa cuek bgt😦 josephine kan udah tiada, buka hatinya buat aeri kenapa sih😦
    Xiumin sama aeri udah ketemu ? Wah wah wah ditunggu kelanjutannya hehehe … Buat kris cemburu doang biar krisnya cepet sadar terus mulai suka deh sama aeri🙂
    Aekris 짱 !!!!!

  17. Shae rin berkata:

    Oke oenni, , sering sih berkunjng ke sini, , menanti crispy wifey chap.6 , , tpi bru skarang dpost. , , rasa.a bhagia bgt, , kalo menunggu 1 ato 2 minggu sh nggk msalh, , ttep semangat ya !!!!!😀

  18. Shae rin berkata:

    Ah ya, , aku lupa, , ngapain sh kris pake bentak aeri sgala, , udh dksi semngt juga, , huh, , untk bgian yang dkmar mandi, , hihi:-D, , aku gk bsa ngbyngin, , trus yg dpnte, , aeri kelelep(?), , rasain kris, , cemburu kau sama tao ?, , hehe, ,
    cuma mengeluarkan emosi aja oen, , jngan dmasukn ke hati ya?, ,

  19. ulala akhirnya publish jugaaa ».«
    beberapa hari sekali pasti ngecek sapa tau part selanjutnya udah publish, lumayan lama juga yah😀

    semoga part selanjutnya gak selama yang part ini publishnya , ditunngu next partnya ya🙂

  20. Wah tambah seru abis ni ff…
    Kenapa ya kris ga mau membuka hatinya ama aeri padahal aeri udah mulai jatuh cinta ke kris kan kasian aeri klu cintanya bertepuk sblh tangan…moga aja kris cepet buka hatinya klu ga bisa2 aeri dsambet cowok lain…
    Dtunggu next part secepatnya…

  21. veelf berkata:

    ya ampun bgt deh si kris ni mah ..
    kayak kulkas sih, dingin bgt ;o
    ayolahh aeri cantik loh, ntar dia disukai ama xiumin tauk rasa loh ..
    ayo aeri keep fighting !

    author juga, keep writing ya🙂

  22. ocha_kyu berkata:

    Akhirnya , kris merasakan cemburu juga ..
    Makin seru aja neh …
    Ada. Tambahan satu cwok lagi Ɣªª yang suka sma aeri ???

    Next part di tggu Ɣªª cingu …

  23. unni sumpah ya part ini keren banget.
    aku jadi ragu ragu sama kris deh unn.. dia kayak nya udah mulai suka gitu sama aeri.. udah mulai jealous gituuu.. tapi tetep aja cuek banget.
    hehehe.. pokoknya unn part ini keren (Y)
    ga sabar nunggu part selanjutnya
    aku penasaran sama minseok itu siapa🙂

  24. mian eon bru komen…
    eon peran Kris masi kurang nihh… kapan dia buka hatina buat Aerii???.. skrg Xiumin udh keluar dan Aeri ma Xiumin udh ketemu…
    aduhh ceritana makin seru aja nihhh…
    geram liat Kris.. koq dingin bgt jadi orang… haduhhh.. rasana mw tokok pake palu tuhh hatina.. wkwkwkwk..*kabuurrr
    Haikkss Si Kris udh pikir cerai pula… padahalkan masi lama lagi.. rugi ntr u Kris.. wkwkw

    Ayo eon part selanjutnya buat Kris cemburu.. Aeri ma Xiumin to ma Zitao jalan bareng” kyk diBali… wkwkwk.. biar tau rasa Kris.. #jahatnya aku.. wkwk

    ditunggu part selanjutnya yahh.. jangan lama” yahh.. hehe
    hwaiting^^

  25. komen ga ya? komen aja deh. wkwkw. aeri aeri. kau ini polos atau begimana sih? dan kris. ish. lama lama pengen aku bejek bejek nih orang. tuh, udah muncul orang ketiga. tau rasa. ntar kalo aeri pergi ga ada yang ngurusin. trus.. kapan punya aegi-nyaaaaa??? ayo bikin! bikin! Bikin! *dilempar author*

  26. Starcraft Master berkata:

    kenapa ga nyoba buka hati ke aeri sih -.-
    entar diambil xiumin lohh~~
    ceritanya bagus banget🙂
    next chapter ditunggu kaka dita ..
    salam kenal^^~

  27. lagu buat Kris -move on- Bruno Mars =.=” sebel deh~ kok ya gak gerak2
    tapi seneng gilak lihat Kris cembokur sam Tao.. Zitao BANSHAI!!!
    Xiumin udah keluar.. asyik pertempuran dimulai… mueheheehehe #tawaiblis
    Penasaran oen~ cepet update ye.. SEMANGAT (^_^)9

  28. Author asli keren ceritanya…. pokoknya ceritanya DAEBAK!!!!
    saya udh bca dari chapter 1-6 loh hehe… maaf baru bisa komen sekarang. dan saya reader baru. salam kenal.

    – FIGHTING-

  29. Hahay Author asli ceritanya keren….
    saya dh baca dr chap 1-6. maaf baru komen sekarang. pokoknya ceritanya DAEBAK!!! saya reader baru dsini, mohon izin baca ffnya ya hahah. slam kenal ya thor.

    buat Author ~ FIGHTING ~

  30. Minta dibelek banget ini hatinya kris ya? Ayo dong bang buka hatimu sedikit buat aeri. Entar nyesel loh kalo udah keduan sama yg laen. Ayo ayo bukaaa hatimu bang hihihii
    Eon ditunggu lanjutannya yaaaaaa😀

  31. Kyuismine berkata:

    Huwa huwa huwa..
    Aeri kasian,
    knpa kris ngk buka hatinya aja sih buat cinta yg baru??

    Untung tadi ada zitao jadi ngk knpanpa kan.

    Uhh.. Dateng lagi kan tokoh atu lagi, gmn tuh?

    Tambah seru
    aku mau baca part selanjutnya🙂

  32. Nieza Kim berkata:

    seruuuu.. honeymoon nya..
    untung ada zitao.. kalo ga bakal ngebosenin banget tuh..
    .
    aeri udah ketemu sama xiumin.. waahh, gimana ya perasaan xiumin kalo tau aeri udah nikah..

  33. oh-sendal berkata:

    ia kenapa Kris gg bisa menikmati seperti liburan aja, sama seperti Aeri mungkin malah bikin mereka deket…
    untung ada Tao tapi iseng banget Tao nyusulin ke Bali padahal nunggu balik aja ._____.
    Xiumin >///<

  34. Muthia rahmi berkata:

    Wwah, part 6 ni, seru bngett onn, lucu lagi,:-)
    ad minseok oppa ugha,
    kyakny ad konflik ni onn,
    part selanjutnya d tunggu onn

  35. Vally berkata:

    Akhirny ketemu juga aeri ama xiumin, tp liat kris yg cemburu ama tao jd makin suka apa lagi pas mau kasih napas buatan n tidur di pesawat itu, hahahah

  36. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Ahhh kris itu knpa msih ingt ma josephine sii, kan ksian aeri.. Untg da tao jdi aeri gag kspian di bali..
    N kris jga lma bgd nydar’a klo dy itu ska ma aeri..
    Ska deh ma kluarga’a kris, waluapun mrka org kaya pi mrka gag malu pnya menantu kya aeri yg ga jlas ltar blkg’a..
    Krisss cptan sdar krna co msa lalu aeri dah ktmu aeri

  37. nurhasanah berkata:

    Wowowoowwowwwww ini yg di tunggu pertemuan aeri sama xiumin,,
    Kekekekke psti ampuh deh buat kris cemburu,,kekekekke

    Eonni lanjut baca ne,,, ˆ⌣ˆ

  38. raraa berkata:

    Xiumin udah ketemu sama aeri ,
    Kira2 apa xiumin bakalan ungkapin perasaannya gag ya sama aeri ?

    terus kira2 apa reaksi xiumin kalau sudah tau aeri sudah menikah ?

  39. kang hae ra berkata:

    halo, aku comment lagi ini, abis gatel banget pengen comment part ini
    duh…kris kalo jealous mah jealous aja kali, jgn dipendem nanti keburu aeri diambil sm xiumin oppa lho
    btw, tao disini keren deh, kyk guardian angel, untung ada tao kalo ga gmn nasib aeri ??
    sempet ngira kalo yg nolongin si kris trnyata si kungfu panda yg dtg tp gpp, tetep sama kerennya kok ^^

  40. Kris tau kah rasa nya cinta bertepuk sebelah tangan😦
    sakit tau gg😥
    sampai kapan pun mereka gg akan bsa bunyi ,. malah cape kl terus di paksain , mungkin itu perasaan yg aeri rasa sekarang:/
    sumpah nyesek banget jd aeri😦
    kkkyyyyaaa finnaly , aeri ketemu xiumin ^^
    semoga aja aeri bsa lebih baik lgy kl ada xiumin dan gg terlalu fokus ke kris dan malah bikin aeri sakit hati -_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s