[drabble] To You,.

rinkyu

Rin’s house…

Masih diselimuti udara dingin serta salju di kota seoul, siang ini kyuhyun sudah siap membawa tas ransel dan duduk tak sabaran di ruang tv, menunggu kekasihnya yang hampir setengah jam belum juga keluar kamar!

“rin-ah~! Ppali~ nanti ketinggalan keretanya” sahutnya, tak ada jawaban.

“aish! tumben sekali dia lama, apa dandan dulu? Atau bingung memilih baju?” ucapnya sendirian namun hanya bisa tersenyum senang membayangkan kekasihnya itu pasti sedang bingung memilih baju yang tepat untuk ia pakai hari ini, demi membuatnya terkesima.

Tak lama kemudian…

“kajja”

“huwaa~! Ya! Kau- rin-ah!” ujarnya gemas setelah melihat penampilan gadisnya, berubah drastis! Memakai topi dan wig pendek, persis laki-laki. “wae? Ayo jalan” ujarnya,

“aish! kenapa kau harus berpenampilan seperti itu?!”

“cho kyuhyun sayang…APA JADINYA KALAU AKU PERGI DENGANMU TIDAK MEMAKAI PENYAMARAN?!” ujarnya sedikit membentak, kembali ia rapikan tatanan rambut palsunya. Kyuhyun menghela nafas berat dan mengusap wajahnya gusar, benar juga ucapan rin rin, apa jadinya kalau gadis ini tidak memakai penyamaran. “geure~! Ayo jalan” putusnya dan menarik tangan rin rin, namun kembali ia lepas, “wae?”

“jalan layaknya sesama lelaki, jangan pegangan tangan” balasnya dan berjalan lebih dulu.

***

Semua bayanganku hancur begitu saja setelah melihat penampilannya yang menjadi lelaki! Inilah salah satu sifat anehnya yang tidak pernah bisa kutebak! Ada saja idenya bocah ini. meski begitu aku tetap menghargai usahanya yang rela berubah menjadi lelaki demi bisa pergi bersamaku kali ini, tapi… buru-buru kulihat kedadanya yang…

“rin-ah”

“wae?”

“itu…dadamu…”

“o-oh, hanya dibalut korset, hehe” balasnya dengan sedikit wajah memerah, aigo~ lucunya! Haha. “oh ya! Jangan panggil namaku, umm…panggil saja…lee!” ujarnya, aku hanya menggeleng pelan, terserah lah apa maunya!

Setengah jam kemudian kami sudah sampai di stasiun. Ia menunggu di depan kereta yang akan kami naiki dan aku membeli sedikit camilan serta minuman hangat untuk kami berdua. Kulihat ia hanya duduk sambil memandang orang berlalu lalang, sesekali mengusap kedua tangannya yang kedinginan namun terlihat jelas raut wajahnya menunjukkan ia begitu senang dengan ideku untuk berlibur semalam di resort ski, tentunya dengan mendapatkan izin sedikit sulit dari chaerim aunty.

“minum”

“gomawo, kapan keretanya jalan?”

“sebentar lagi, umm…coba ambil fotoku, rin-ah” pintaku sambil menyerahkan ponselku padanya. ia hanya diam dan mengikutiku. “sudah?”

“hmm, coba sini” aku menarik tangannya agar kami bisa foto berdua, meski sebenarnya sedikit risih melihat penampilannya yang saat ini -..-

“aku seperti sedang kencan dengan seorang pria” gerutuku pelan.

“haha~ yaa, sekali-kali agar kau bisa merasakannya kyuhyun-ah, ayo masuk ke dalam, disini semakin dingin” balasnya yang lalu kembali merangkul tasnya dan masuk kedalam.

Beruntung penumpang kereta saat ini tidak terlalu banyak, jadi sedikit leluasa jika aku terus menggengam tangannya yang dingin. Ia pun sedari tadi sudah terlelap dan bersandar di bahuku. Aku pun tak bisa menyembunyikan kegembiraanku yang akan menghabiskan waktu semalaman penuh bersamanya, untuk pertama kalinya…

***

Deogyusan Ski Resort

Setelah menempuh perjalanan cukup lama, sampailah keduanya di salah satu resort terkenal, deogyusan ski resort. Sejak turun dari kereta, tak hentinya rin rin berdecak kagum, ia ingat terakhir kali ke tempat ini masih di bangku sekolah, sebelum kedua orang tuanya pindah ke Singapore. “whoa~ banyak berubah disini” ucapnya memandang luas lahan ski.

“kajja, taruh barang di hotel dulu” ucap kyuhyun membantu barang bawaan kekasihnya.

Hotel…

“ayo” ucapnya setelah registrasi di receptionist. Otomatis rin rin mengulurkan tangannya, bermaksud meminta kunci kamar, namun… “wae?”

“mana kunci kamarku?”

“ini”

“hanya satu?!”

“keurom, memang mau berapa? apa Kau takut aku berbuat yang aneh-aneh?” tebak kyuhyun sesuai pemikiran rin rin, langsung membuat wajah gadis itu memerah. “y-ya! Bukan gitu, tapi-“

“lagipula kau sedang jadi lelaki bukan? Tak masalah kan?” balasnya cuek dan berjalan lebih dulu. “a-aish! ya! Kyuhyun-ah!” ujar rin rin menyusulnya namun tetap pria itu mengacuhkannya.

Sesampainya di kamar…

“wow” decaknya lagi, kagum, sibuk melihat interior desin kamar tersebut lalu duduk di pinggir kasur.

“cepat ganti bajumu, kita langsung turun” ucapnya seraya mengeluarkan baju untuk bermain ski. Rin rin hanya mengangguk pelan lalu merebahkan tubuhnya di kasur, “kau dulu saja” ucapnya malas. Sepeninggalnya kyuhyun ke kamar mandi, rin rin kembali tersenyum, jujur ini adalah pengalaman pertamanya bermalam bersama kyuhyun, meski awalnya ia mengira akan beda kamar. “kyudong! Awas kalau kau macam-macam! hihii~” ucapnya sendirian, kembali beranjak bangun dan berkaca, membenarkan wig serta topinya.

Satu jam kemudian keduanya sudah berada dalam area ski, cukup ramai namun masih aman bagi kyuhyun berselancar dan aman pula untuk rin rin yang penyamarannya masih berhasil.

“kyu…aku tidak bisa”

“mwo? kau tidak bisa main ski?” balasnya sambil menahan tawa.

“iya! Mana pernah lagi aku main ski?!” gerutunya lalu perlahan mencoba berseluncur meski pelan-pelan. Bukan kyuhyun namanya kalau tidak membuat kekasihnya itu kesal, ia sengaja berseluncur mendahului rin rin dengan kecepatan cukup tinggi, memperlihatkan bahwa ia mahir.

“cish~ dasar kepala besar!” dengusnya kesal. Ia coba untuk lebih kencang mendorong tongkat ski hingga… “hu-huaa…hiyaaaa~!” BRUK! Dengan mulusnya mendarat dengan kepala mendarat lebih dulu ke salju. “rin?! Gwaenchana?!”

“h-huweee~ sakiiit~!” rajuknya sambil mengusap wajahnya yang memerah dan sakit, namun malah terlihat lucu. “tau begini kau main di tempat ski anak kecil!”

“mwo?! apa kau bilang?!”

***

Yah… disinilah aku berada, TEMPAT SKI ANAK KECIL! (˘_˘”) setelah insiden jatuh tadi, bocah itu tetap memaksaku untuk bermain disini, dan hanya aku orang dewasa disini!!! “hyung…bantu aku buatin manusia salju” celetu salah satu anak kecil, aku menghela nafas pelan dan akhirnya malah ikut membantunya membuat manusia salju yang besar.

Sudah satu jam lebih aku hanya bermain ditempat ini, taulah bocah itu sedang apa, padahal aku sudah membayangkan ia akan mengajariku main ski, seperti yang ada di drama-drama, dan pastinya akan jadi kencan yang romantis! (˘̩̩̩.˘̩ƪ)

Menjelang malam, kulihat ia baru kembali, dasar bocah itu benar-benar lupa waktu! Sedari tadi aku hanya bermain sendirian disini karena semua anak sudah kembali masuk kedalam hotel. “ya! Kenapa lama sekali?!” ujarku kesal.

“mianhae, tadi aku mencoba hingga ke tebing tertinggi, kau lapar?”

“SANGAT! Ayo makan” ucapku menarik tangannya menuju kedai makan tak jauh dari sana.

“selamat makan~” ucapku, begitu antusias, seakan sudah lama tidak makan, begitu juga dengan pria didepanku, sibuk melahap makanannya. Namun baru saja tiga suap nasi yang masuk ke dalam perutku, langsung merasa kenyang dan bahkan sedikit mual. “wae? Apa makanannya tidak enak?”

“ahni…aku hanya kenyang”

“mwo? tapi kau baru makan sedikit, coba paksakan sedikit-sedikit saja” ucapnya sedikit khawatir. Aku tetap mencoba terus makan, karena memang sudah dari siang tadi perutku terasa kosong.

“kenyang!” akhirnya menyerah dan menyandar lesu di dinding. “mau kupesankan susu?” tanya kyuhyun kembali khawatir. “mocachino lebih baik”

“geure, tunggu disini sebentar” ucapnya lalu beranjak ke konter minuman.

Setelah makan malam, kami putuskan untuk kembali ke hotel dan aku merasa kondisi tubuhku makin tidak enak, namun tetap aku berusaha menyembunyikan darinya, takut ia akan khawatir, aku pun tak mau merusak acara kencan ini begitu saja.

Saat kembali ke kamar, aku langsung merebahkan tubuh di kasur dan melepas wig penyamaranku, sedikit membuat tubuhku lebih baik. “kau tidak mau mandi?”

“kau duluan” rancauku dan mencoba memejamkan mata, berharap bisa lebih baik setelah aku tidur sejenak.

***

Hingga aku selesai mandi pun ia masih meringkuk dalam selimut, tanpa melepas mantelnya. “rin-ah, cepat ganti bajumu” ucapku, tak ada balasan. Apa dia tertidur. Kudekatinya dan menyibak selimut, “rin?!” kulihat tubuhnya terasa menggigil dan wajahnya begitu pucat. Segera kubuka mantelnya, ia hanya merancau tidak jelas, keringat pun mengucur dari tubuhnya, tapi anehnya tubuhnya sama sekali tidak panas.

“k-kyu…hhhh…”

“kau sakit! bajumu juga basah” ucapku dan tetap berusaha melepas bajunya yang ada 3 lapis, hingga ke kemeja yang ia pakai, baru kubuka 2 kancing atasnya, ia menahan tanganku, “kyu-“

“rin, dari siang kau belum melepas korsetnya?!” ucapku saat melihat libatan kain yang kencang di dadanya. Ia melihatku sekilas lalu melihat kearah dadanya, menggeleng pelan. “aish! mungkin karna ini kau jadi sakit rin-ah!”

“b-biar aku ganti” ucapnya berusaha bangun menuju kamar mandi. Kutuntun dia dan mendudukkanya di kloset, “tasku…” lirihnya dan tanpa menunggu lama aku keluar dan segera mengambil ranselnya. “aku tunggu diluar, kalau sudah selesai panggil lagi” ucapku dan menutup pintu kamar mandi, menunggu dengan cemas.

Tak lama kudengar suaranya lagi, segera kumasuk ke kamar mandi, wajahnya masih pucat dan terus memegang dadanya. Aku angkat tubuhnya dan kembali menidurkan di kasur. “masih sakit kah? Mau kuambil kompres?” tanyaku, panik. Ia hanya tersenyum kecil dan menggeleng pelan.

“benar kau tidak apa-apa?”

“ne, sudah lebih baik, gomawo…” lirihnya masih lemah. Aku menghela nafas sedikit lega. Kuselimutinya dan ikut berbaring disampingnya. memandanginya yang mulai tertidur meski tetap memegang dadanya yang mungkin merasa sakit. inilah yang membuatku merasa bersalah. Demi bisa berlibur denganku, ia sampai punya ide gila ini. mianhae rin-ah, kalau aku selalu membuatmu susah, batinku, mengecup keningnya lembut dan ikut tidur sambil memeluknya semalaman.

***

Aroma tubuh ini…makin membuatku merasa nyaman dan kembali mengeratkan pelukanku, tangannya yang melingkar di pinggangku pun ikut erat memelukku… eh? “…kyu?” samar-samar kulihat jarak wajah kami begitu dekat. Omo~! Semalaman dia tidur dalam posisi seperti ini?! aku berusaha melepas pelukannya, tapi yang ada dia malah makin mengeratkan pelukannya!

semalam…ia memang terlihat begitu khawatir, memang itu salahku karena tidak melepas korset dari pagi, hingga sesak nafas seperti kemarin. Dadaku juga masih sedikit terasa nyeri.

“kyu~” ucapku masih berusaha lepas dari pelukannya, ia hanya berdeham lalu dengan  berat, ia membuka kedua matanya, entah kenapa membuatku merasa gugup melihatnya yang saat bangun pagi melihatku.

“apa masih sakit?”

“tidak, kau bisa melepaskan pelukanmu, kyu~”

“sirreo~ kau sudah buatku khawatir semalaman!”

“l-lalu?!”

“biarkan seperti ini, lagipula ini masih pagi rin-ah” ucapnya, dan membuatku menyerah. Sesaat kami saling terdiam, aku menyandarkan wajahku di dada bidangnya,nyaman. “enak juga ternyata kalau saat bangun ada kau disampingku”

“m-mwo?” kudongakkan wajahku, kembali menatapnya, raut wajah yang jadi serius. “sebentar lagi…tunggu aku sebentar lagi rin-ah” ucapnya lagi, menunggunya? Bukannya selama ini aku selalu setia menunggunya?

“kyu, aku-“ ia memotong ucapanku dengan mencium bibirku lembut.

Dari ciuman lembut beralih menjadi sedikit memanas. Kedua tangannya memelukku hingga tak sadar kini tubuhku sudah berada dibawahnya. Membiarkannya mendominasi ciuman kami, kupeluk lehernya erat, sesekali mengusap rambut coklatnya. Hingga kurasa tangan satunya mula menyelusup… “stop!hhh…” cegahku dan menyilangkan kedua tangan di dada, “aku lapar kyu” ucapku lagi, seketika raut wajahnya berubah sedikit ceria, tidak seperti tadi yang seperti ingin memangsa (?)

“geure, sarapan disini saja” ucapnya dan beranjak bangun. Aku tersenyum lebar dan terus memandangnya yang tengah sibuk memesan makanan. kyuhyun-ah, aku makin mencintaimu. (ˆ⌣ˆ)

The end

seperti biasa, ff kilat dan pendek! gaje memang dan banyak typo karna gak sempet diedit, tapi…semoga bisa menghibuuuuur~ *balik tidur sama kyu lagi*😄

46 thoughts on “[drabble] To You,.

  1. veelf berkata:

    kyuhyun-ah, aku makin mencintaimu. (ˆ⌣ˆ) >> reader juga makin mencintaimu kyu-ah :*
    hha hampir ajaa tuh kyudong berbuat yang “iya-iya” wkkk

  2. mryeoon berkata:

    Untung gaada yg nyadar kyu megangi tangan rinrin kaloo ada apa jadinyaa kalo dia dianggap gay aaaaahaaaandweee hehehe
    Salut buat rinrin demi bisa pergi sama kyu dia harus kesiksa sama korset itu huhuhu
    Kyu sabar yaa ! Tunggu nikah dulu :p

  3. Jung Ha Rin berkata:

    Kyaaaaaaaaa johaaaaaa neomu neomu johaahaaaeeeyoooo eonnie !!!
    Daebak .. Walopun pendek tp ttp ajh aku suka .. Keren dah ~
    Ahhhh kangen sma couple ini eon .. Sungguuuuh !!!
    RinKyuuuu kapaaan nikah??!!! Hehehehehe … jdi pingin ngeliat RinKyu punya aegiiii ><
    ditunggu eon next storynya .. Semangaat !!

  4. seneng deh sama couple ini,,,,authir daebak q pas baca ff KyuRin selalu ngerasa mereka romantis n saling cinta bgt dgn cara merela sendiri….
    merasa so sweet bgt deh setiap scene mereka n apalagi tinfkah konyol Rin yg selalu ngelindungin kyu….

  5. taeminuna berkata:

    Yaelah bukannya kalian pasangan ajaib,biasa aja kali liat rin rin nyamar jd cowok,wkwkwk..
    Nyaris aja rin rin ga perawan lagi,Kyudong kumat mesumnya,kkkkk~

  6. haiyaaa.. kasian Rinrin mw kencan ma Kyu aja harus nyamar gtuu.. ckckck.. kapan nihh Kyu blg ke smua lau Rinrin yeojana…
    dikit lagi tuhhh.. seru cerita jadina.. hahahaha
    but eon short bgt.. terlalu sebentar buat bacana.. tapi TOP BGT..

    Eon yang Crispey Wifeynaa..
    penasaran ma ceritana AeKris.. Kris ituu udh mulai sukaa apa belum sihh???
    ditunggu lanjutanna.. taon baru, valentine day ma white day… wkwkwk

    hwaiting eon^^

  7. HalcaliGaemKyu berkata:

    ya ampun! knp aku selalu dibuat envy sm karakter kyuhyun yg eonni buat. ada sifat kekanakannya, egois, posesif, lembut, romantis, perhatian daaaannn segala macemnya yg aku suka.
    disini tuh kyu lembut bgt
    scenenya bener2 romantis
    suka bgt eonni
    lanjut ya

  8. Wow kyu banget banget deh kontrol nya , untung gg berlanjut ke arah yg membahayakan tpi nikmat LOL
    asekk yg liburan bareng uda kayak orang hooneymoon aja nieh , hoy hoy

  9. aku jg prnh pake korset seharian,sumpah nyesek bgt napasnya! kapok deh make lagi xD betewe,bagus kok ff nyaa..gk tw mau ngomen apa,karna emang gk ada yg harus dikomen..ini udh bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s