Crispy Wifey~! | Part 9

cripsy wifey| Part 1 | Part 2 | Part 3 |Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 | Part 8 |

“benar ini café milih kris wu?” tanyanya sedikit terbata bicara bahasa korea.

“n-ne, apa anda ada perlu dengan beliau?”

“aku ingin bertemu dengannya”

“keperluan anda dan nama anda?”

“bilang saja…josephine mencarinya”

***

“manager kim, aku pergi seben…tar…” ucapnya terhenti saat baru turun dari ruangannya. Manager kim dan gadis tersebut sama-sama melihat kearahnya.

“o-oh, ada tamu mencarimu tuan muda, saya permisi” ucap manager kim dan menyingkir dari keduanya. Gadis itu masih menatap kris dari ujung kepala hingga kaki, lalu tersenyum kecil, “long time no see, kris wu”

“kau-kenapa kau bisa-“

“bisakah tidak bicara disini? Aku risih dilihat karyawanmu” balasnya dengan memakai bahasa chinese. Kris mengangguk pelan lalu menginstruksikan gadis itu untuk mengikutinya.

Disalah satu café lain tak jauh dari café miliknya…

 235946467947853987_1toDOSig_c_large

“so, amber-“

“Josephine! Namaku sekarang amber Josephine liu” bantahnya, kris kembali menunjukkan wajah syok-nya. Gadis yang sejak Josephine meninggal hingga beberapa menit lalu tak pernah ia lihat, kini muncul kembali, dengan mengubah penampilan serta menambahkan nama Josephine didalam namanya.

“w-what?! sekian lama kau tidak pernah muncul lalu kini…banyak yang harus kau jelaskan padaku…kenapa kau menghilang setelah Josephine pergi?” ujar kris, sesaat amber terdiam, alasan ia menghilang adalah agar ia bisa menghindar dari kris, dan tidak menyanggupi permintaan terakhir kakaknya, yakni menggantikan posisinya sebagai pasangan kris.

“aku butuh waktu untuk bisa melepas kepergian mei mei, kris…”

“tanpa menghubungiku sama sekali?!”

“I’m sorry…” ucapnya pelan dan menunduk. Kris menghela nafas berat. disisi lain hatinya ia sedikit lega karena bisa melihat kembali sosok gadis yang dulu begitu dekat dengannya, keduanya memiliki banyak kesamaan, amber, adik perempuan Josephine mudah dekat dengan banyak orang, terutama kris. kris sendiri bahkan menganggap amber sudah seperti adik kandungnya sendiri, kadang bisa menjadi adik perempuan atau adik lelaki.

“lalu kenapa kau baru muncul sekarang? Kemana saja kau selama ini?”

“travelling, hanya itu yang bisa kulakukan…dan aku kembali saat mendengar kabar kau sudah menikah” ucapnya, kris kembali menghela nafas berat, menikah. Batinnya, dan kembali teringat pada aeri. “tadinya aku tidak percaya kau bisa melupakan mei mei dan bisa menikah-“

“aku tidak pernah melupakannya, amber…tidak akan pernah” potong kris dingin, amber tersenyum kecil, ia sengaja hanya mengetes sejauh mana kesetiaan kris pada kakaknya dan terbukti kris masih belum bisa melupakan Josephine.

“lalu kenapa kau bisa menikah? Sepertinya banyak hal yang harus kau ceritakan padaku kris” tanya amber, kris kembali diam. batinnya berkecamuk dan bingung harus dari mana ia cerita mengenai pernikahannya ini atau membeberkan semua rahasia nikah kontrak yang ia jalani dengan aeri semata-mata untuk kesehatan granny. “kris?”

“aku percaya kau bisa menjaga rahasia ini, dari keluargaku” ucapnya, amber mengangkat kedua alisnya heran, “I promise!” janjinya.

“semua ini hanya pernikahan kontrak, aku terpaksa melakukan ini demi kesembuhan granny”

“biar kutebak, selama ini granny terus membujukmu untuk menikah dan juga mencari gadis untuk berkencan denganmu?” ujar amber dan dibalas anggukan oleh kris. “tapi kenapa sampai harus melakukan pernikahan kontrak?! Apa jadinya kalau granny tahu?!”

“jangan sampai ia tahu!”

“lalu sampai kapan kau menjalani pernikahan kontrak ini?”

“…entahlah, aku masih mencari cara agar kami bisa bercerai” ucapnya. Keduanya kembali terdiam, kris hanya menunduk sambil terus mengaduk asal kopinya, sementara amber, ia terus menatap pria tampan di depannya. Terbesit rasa kasihan pun melanda, ia tahu sebesar apa rasa cinta kris pada Josephine, namun bukan berarti ia harus menutup hatinya karena kepergian Josephine.

“siapa gadis itu? Kenapa dia mau saja menikah denganmu?”

Kris tersenyum kecil, ingatannya kembali saat pertemuan pertamanya dengan aeri di café. “dia pegawaiku, alasannya…kebutuhan ekonomi”

***

“sampai” ucap min seok membuyarkan lamunan aeri. “gomawo oppa” ucapnya pelan dan mengambil tas ranselnya. Belum sempat aeri keluar mobil, minseok menahan lengannya, “waeyo oppa?”

“tunggu disini sebentar, ada yang harus kucari” ucapnya lalu bergegas keluar mobil. Aeri hanya diam sambil melihatnya berlari kecil keseberang jalan lalu menghela nafas berat.

Selama perjalanan pulang dari villa, ia lebih banyak diam, banyak hal yang mengusik pikirannya dan yang ia butuhkan hanya tidur seharian, mungkin membuat fisik dan batinnya terasa lebih baik.

“makanlah saat sudah sampai rumah, kau belum makan dari pagi tadi” ucap minseok setelah kembali lagi dengan membawa bungkusan makanan cepat saji yang ada tak jauh dari apartemen aeri. “gomawo oppa” balasnya lagi,

“pastikan kau memakannya, arraseo?” ucap minseok meyakinkan. Aeri tersenyum lebar dan mengangguk pasti, sedikit banyaknya dengan ada minseok membuat perasaannya lebih baik dan merasa masih ada orang lain yang memperhatikannya.

aeri berjalan lesu menuju apartenya, pikiran dan hatinya masih dipenuhi oleh pria yang sejak malam kemarin menghilang dan tak ada kabar hingga kini. Baru ia keluar lift, tepat depan pintu aparte berdiri seorang pria… “zitao?”

“o~ noona!” serunya langsung menghapiri aeri dengan lari kecil. “kau…menunggu didepan pintu?”

“hmm, tapi belum lama, hehe” aeri tersenyum kecil dan langsung membukakan pintu untuk zitao yang untuk pertama kalinya datang keaparte tersebut. “maaf berantakan” ucap aeri seraya membereskan barang-barang yang belum sempat ia bersihkan.

“kau sudah makan, zitao?”

“belum, rencananya mau mengajak kau makan siang, noona” ucapnya dan mengikuti aeri ke dapur. “noona sudah beli makanan?”

“o-oh, ne…hmm, sepertinya masih ada bahan makanan yang granny bawa, chakkaman” zitao hanya mememperhatikan aeri dalam diam, bisa ia tebak suasana gadis itu saat ini tidak baik, terlihat dari raut wajah serta matanya yang sedikit sembab, namun ia masih belum bisa mengira-ngira apa yang sudah hyungnya perbuat pada gadis itu.

“mau kubuatkan ramyeon? Hanya itu yang bisa kumasak, hehe”

“gwaenchana noona, kau makan saja dulu, nanti makanan yang kau beli dingin, biar aku yang buat sendiri” ucapnya sambil menarik lengan aeri pelan dan menyuruhnya duduk di meja makan. Aeri tersenyum lembut dan mulai membuka makanan yang dibelikan minseok tadi.

Tak lama ramyeon buatan zitao jadi, keduanya makan dalam diam, meski banyak pertanyaan yang ingin zitao tanyakan pada aeri, namun ia masih mencoba untuk menahannya. “noona…gwaenchana?” celetuk zitao pelan, menghentikan gerak tangan aeri. sesaat gadis itu tersenyum kecil, “bohong jika aku bilang kalau aku baik-baik saja kan?”

“noona-“

“masih banyak yang harus lebih aku pahami dan kumengerti dari diri kris…dan aku akan mencoba untuk mengerti sikapnya…” potong aeri dan kembali melanjutkan makannya dalam diam. zitao pun memilih untuk diam, ia mengerti apa yang dirasakan aeri kini, dan sedikit membuatnya tenang gadis itu tidak menyerah begiu saja dan ada keyakinan dalam dirinya jika aerilah yang hanya akan menjadi pengganti posisi josephine di hati kris.

Hingga menjelang malam, zitao masih menemani aeri seharian penuh. Bermain game atau nonton bersama. Ia pun baru sadar kris masih belum pulang juga, dilihat gadis disampingnya sudah terlelap dengan tubuh menyandar pada bahu zitao. Ia benarkan posisi tidur aeri, memandangnya lekat, gomawo noona, kau bisa mencintai hyung…dan aku hanya berharap kau jangan pernah putus asa untuk mencintainya, aku yakin suatu saat hyung juga akan menyukaimu. Batin zitao. Ia ambil selimut dan menyelimuti tubuh aeri lalu keluar aparte.

Baru ia menutup pintu, kris baru saja keluar lift, masih dengan tatapan datar. “hyung~!” sapanya dan hanya dibalas lambaian tangan singkat dari kris.

“kau kemana saja? Kenapa sulit kuhubungi?” tanya zitao penasaran. “kerjaan kantor…kau kenapa ada disini?”

“seharian menemani aeri noona, aku pulang hyung” balas zitao dan beranjak pergi namun, ia kembali menepuk bahu kris dan berkata, “jangan menyakitinya lebih jauh lagi kalau kau tidak bisa membalas perasaannya” lalu beranjak pergi.

kris hanya diam dan kembali berjalan masuk kedalam aparte. Dilihatnya aeri masih terlelap di sofa. Ia dekati dan pandang lekat gadis itu, kembali membuat hatinya berkecamuk dan tak tahu apa yang harus ia perbuat. Perlahan ia angkat tubuh aeri dan memindahkan ke kamarnya, tak lupa pula ia selimuti aeri lalu keluar kamar.

***

suasana pagi ini berjalan sedikit canggung. tak ada kata yang terucap diantara keduanya meski kini mereka tengah duduk satu meja di meja makan. Sekilas aeri melihat kris yang hanya memainkan garpunya, tanpa berniat untuk memakan sandwich buatan aeri.

“selesai! Aku ke cafe” ucap.aeri pendek dan memindahkan piring kotornya ke dapur.

“aeri-“

dengan tatapan datar, aeri berbalik menatap.kris, dan jika menatap wajah pria itu rasa kesalnya kembali muncul. Kesal karena kris selalu melakukan hal yang sama setelah ia mencium aeri, dan kesal karena ia masih belum bisa juga mendapatkan hati kris…

“wae?”

“kau…kemarin…”

“naega wae?”

“kau-” kris kembali menghentikan ucapannya saat bel aparte mereka berbunyi. Kris mendengus pelan dan beranjak membukakan pintu.

Aeri masih diam ditempat hingga mendengar suara gaduh dari pintu luar. Baru ia ingin mengintip, sosok wanita yang selalu berpenampilan modis dan terlihat lebih muda dari umurnya, Mrs. Wu sudah masuk lebih dulu dan memeluk aeri erat, “aeri~ miss you sooooo much darling~” ucapnya, aeri hanya bisa tersenyum canggung dan menatap kris heran, namun pria itu hanya menghela nafas.

“kau makin terlihat cantik aeri~” puji ibu kris, setelah melepas pelukannya. “g-gomawo…omoni” balasnya lalu sesaat matanya tertuju pada sosok yang berdiri dibelakang kris, sekilas terlihat seperti pria namun…

“ah! Aku datang bersama amber, sepertinya kris tidak pernah cerita mengenai amber padamu, amber ini aeri, kris’s wife~” ucap Mrs. Wu memperkenalkan keduanya. Sesaat aeri terkejut, gadis diharapannya benar-benar terlihat tampan dan cantik diwaktu yang bersamaan.

Amber tersenyum kecil dan mengulurkan tangannya, sedikit ragu aeri pun menyambut tangan amber. “a-aeri imnida…”

“amber, Amber Josephine Liu”

Josephine… batin aeri, sesaat mengingat nama gadis yang belum bisa kris lupakan dan ia pun baru menyadari, kemiripan amber dan Josephine, apa mereka… “mom, kenapa kalian bisa-“ ucap kris membuyarkan lamunan aeri.

“amber yang menemuiku dan langsung aku bawa kesini, hmm…aeri-ya, bantu aku siapkan makanan, oke?”

“n-ne…omonim” ucapnya pasrah dan mengikuti kemana Mrs. Wu pergi.

***

Aeri lebih banyak diam, banyak pertanyaan muncul dalam benaknya. Siapa gadis itu? Apa hubungannya dengan kris atau Josephine? Mengapa ia juga terlihat dekat dengan keluarga Wu?

Sesaat ia melihat kearah kris dan amber yang larut dalam obrolan mereka sendiri, dan baru kali ini ia bisa lihat kris yang bisa tersenyum lepas, atau tertawa dan sesekali mengusap atau pura-pura memukul kepala amber pelan.

“mereka memang dekat, dan kris sudah menganggapnya sebagai adik, sama seperti zitao” celetuk Mrs. Wu, seakan tahu apa yang ada dalam benak aeri.  gadis itu lagi-lagi hanya tersenyum lembut.

“aeri-ya… bagaimana dengan program baby kalian?! Belum ada kemajuan kah?” tanya mrs. Wu mengalihkan pembicaraan. “eh? i-itu…”

“apa perlu kau periksa ke dokter?”

“a-aniyo omonim…”

“hanya medical check up, sekalian konsultasi pada dokter ahli, aeri”

“t-tapi…itu-“

“lusa akan aku atur pertemuan dengan dokter kenalanku, nanti kau tinggal pergi bersama kris, oke darl?” putus Mrs. Wu dan sama sekali ia tidak bisa menolak keputusan tersebut.

Aeri hanya diam sambil menganga lebar, kini yang ada dalam pikirannya bagaimana menghindar dari pemeriksaan tersebut dan bukan tidak mungkin dari hasil nanti akan tahu bahwa sampai detik ini aeri masih virgin.

***

The moon cafe

“ottokhae eonni~?” rajuk aeri bingung setelah menceritakan rencana medical chek up tadi. Minyoung masih diam sambil berpikir keras, “hmmm… Apa mungkin kau meminta untuk merahasiakan virginitasmu?”

“dokter itu kenal baik dengan mrs. Wu katanya… jadi tidak mungkin aku meminta merahasiakannya”

“haah-! Aku selalu pusing setiap mendengar kehidupan rumah tanggamu aeri! Kalian itu pasangan paling aneh!”

“eonni~ kami ini juga bukan pasangan, hanya menikah kontrak” ujarnya murung.

“lalu apa yang akan kau lakukan sekarang? Tapi… Apa boss benar-benar belum menyentuhmu?” bisik minyoung, sontak membuat kedua pipi aeri memerah, “me-menyentuh?”

“lebih dari cium?!”tanya minyoung gemas. “itu…entahlah” lirihnya, membuatnya makin murung, kris menyentuhnya? Bahkan mereka hampir ke tahap yang lebih tinggi, hanya saja aeri selalu bisa menahan. Ia pun masih belum mengerti apa yang kris rasakan ketika pria itu menciumnya? Menyentuhnya tanpa dilandaskan rasa suka? Atau hanya pelampiasan belaka?

“aeri-ya…kau benar-benar sudah jatuh cinta padanya?” tanya minyoung dengan nada suara lebih serius. Lagi-lagi aeri hanya terdiam, tanpa ia jawab pun minyoung sudah tahu jawabannya. “perjuangkan rasa sukamu padanya, secara hukum kau istrinya, tinggal bagaimana kau bisa merebut hatinya… sedinginnya hati pria, ia pasti akan tetap membutuhkan sosok wanita disampingnya, yang bisa mencintainya dan membuatnya bahagia, dan aku yakin kau bisa melakukannya aeri…” jelas minyoung begitu yakin.

“tapi…”

“wae?”

“a-aniyo…gomawo eonni” ucapnya lalu keluar pantry. Bukan merasa lebih tenang, ia malah kembali teringat pada gadis yang tadi pagi baru ia kenal. Gadis tomboy yang dekat dengan kris dan bahkan dekat dengan seluruh keluarga Wu. Amber… wajahnya seperti pernah aku lihat sebelumnya. Apa aku pernah bertemu dengannya?. Batin aeri dan terus berpikir keras, berusaha mengingat apa ia pernah bertemu dengan gadis tomboy itu, hingga…

Tuk~!

“aw~ ya!”

“kau menghalangi jalan” ujar kris yang sudah berada di depannya setelah memukul pelan kepala aeri. “ada yang harus kubicarakan padamu” ujarnya dan menarik tangan kris menuju ruangannya.

“cepat katakan, aku harus ke kantor”

“ibumu menyuruhku ke rumah sakit…periksa kenapa aku belum hamil” ucapnya perlahan makin pelan. Kris hanya mendengus pelan, “lalu?”

“ya! aku tidak permasalahkan pemeriksaan itu tapi…”

“wae?”

Aeri ambil nafas sejenak dan dengan yakin berkata, “apa kau tidak tahu dengan adanya pemeriksaan itu otomatis dokter juga akan tahu kalau penyebab aku belum hamil karena…karena aku masih virgin!” ujar aeri sedikit kencang meski dalam hatinya begitu gugup.

“jadi maksudmu kau mau kita melakukannya sebelum medical-“ BUK! Satu bantal di sofa terdekat melayang dengan mulus ke wajah kris, “ya!”

“aku bukan gadis yang bisa kau tiduri dengan mudah! Dan aku bukan gadis yang bisa kau cium sesuka hatimu lalu kau tinggalkan begitu saja seperti tidak terjadi apa-apa…aku masih punya hati kris…” ucapnya dingin dan keluar ruangan dengan membanting pintu keras. “argh! Bukan itu maksudku gadis aneh!” gerutunya namun kembali diam, merenungkan semua ucapan aeri yang benar adanya. Mengenai insiden di villa dan ciuman yang sebelumnya… itu pun berjalan bukan atas kemauannya sendiri, seperti ada dorongan lain yang membuatnya ingin terus menyentuh aeri.

***

Malam harinya, yerim’s aparte…

Yerim dan chanyeol hanya diam sambil terus memandang gadis didepannya yang sibuk menghabiskan satu mangkuk besar bibimbab. “aeri, pelan-pelan makannya” peringati yerim, namun gadis itu tidak mendengar, ia masih merasa kesal dengan ucapan kris tadi siang, terbesit pula rasa menyesal sudah menyukai pria itu.

“phria mhenyebhalkan! Thidhak phunya hhati!” gerutunya terus menerus. Yerim dan chanyeol hanya saling berpandangan bingung. “haah~ habiskan dulu makanmu, baru bicara!” ujar chanyeol seraya menuangkan air untuk aeri.

Setelah menghabiskan semua makanan yang ada…

“hah~! Gomawo yerim-ah”

“hmm~ lalu apa masalahmu? Datang-datang langsung mengamuk!”

Ia menghela nafas panjang dan menceritakan semua yang terjadi, termasuk kedatangan amber yang sampai saat Ini belum ia tahu apa hubungannya dengan kris.

“jadi kau cemburu pada gadis itu?” tanya chanyeol polos, aeri menatapnya datar, “aish! bukan masalah cemburu park chanyeol! Aku hanya… argh~! Molla! Aku pusing memikirkan itu semua!” gerutunya kesal dan berbalik meringkuk di sofa, sambil memeluk teddy bear milik yerim.

“pikirkan dengan kepala dingin aeri…” ucap yerim pelan. Sesaat ketiganya terdiam hingga akhirnya aeri kembali bicara, “saat aku melihat mereka, aku seperti melihat sosok kris yang sebenarnya…dan disaat itulah aku merasa telah menyukai orang yang salah… dan dengan ucapannya tadi… membuatku yakin kalau aku tidak akan pernah bisa membuatnya menyukaiku…dia terlalu jauh untuk kugapai, yerim-ah” lirihnya.

“aeri-ya…”

“…sejak awal aku sudah berusaha menahan perasaan ini untuk tidak menyukainya lebih jauh, tapi… ia selalu membuatku yakin bahwa ia bisa berbalik menyukaiku namun yang kudapat… ia selalu menganggap tidak terjadi apa-apa, apalagi setiap…setiap dia habis menciumku…” jelasnya lagi.

“..ini lebih sulit dari yang kukira” ucap chanyeol dan dibalas anggukan dari yerim. “tapi kau harus tetap berusaha aeri! aku mendukungmu!” lanjut yerim memberi semangat, namun hanya dibalas helaan nafas berat aeri.

***

Hujan masih turun lebat malam ini, aeri sendiri tidak bisa tidur, antara takut dengan suara petir serta kris yang sampai menjelang tengah malam masih belum pulang. pertengkaran tempo hari lalu makin membuat kris menjaga jarak dengan aeri. Ia pun bahkan jarang pulang rumah dan di café, aeri sulit menemuinya.

Aeri kembali menghela nafas untuk kesekian kalinya dan terus melihat jam yang kini sudah menunjukkan pukul 1 pagi dini hari. “sepertinya dia tidak pulang lagi, tiga-ya” lirih aeri sambil mengelus kucingnya yang sudah tidur nyaman dalam pangkuannya.

baru aeri hendak masuk ke kamarnya, terdengar suara pintu terbuka, segera ia dekati pintu masuk, dan melihat kris melangkah dengan lesu. “kris? gwaenchana?” tanyanya sedikit gugup. Pria itu hanya melihat aeri dan berjalan makin dekat, hingga bisa aeri lihat jelas wajah kris memerah dan deru nafas tak beraturan.

Samar ia tersenyum kecil lalu menaruh wajahnya di bahu aeri dan memeluknya. “k-kris?” seru aeri, ingin mendorong tubuh tinggi kris, namun terhenti saat ia merasakan suhu tubuh yang tinggi padanya. “kau-“

“aeri-ya…” lirih kris, namun masih jelas bisa aeri dengar. Ia pegang pipi kris dan benar saja, panas tubuhnya tidak biasa. “kau sakit?! a-ayo ke kamar” ucapnya sedikit kesulitan memapah kris masuk ke dalam kamarnya. Ia baringkan kris yang langsung terlelap meski masih bernafas tak beraturan.

Dengan gerak cepat, ia ambil air hangat dan handuk kecil untuk mengompres. Hampir semalaman ia terbangun dan mengganti kompres di kening kris hingga akhirnya suhu tubuhnya mulai kembali normal.

Ia duduk dipinggir kasur dan terus menatap kris yang baru bisa tidur dengan tenang. Apa yang sebenarnya kau rasakan kris? kenapa kau terus menyiksa dirimu sendiri? sampai kapan kau akan terus begini?.batin aeri. ada rasa kasihan padanya namun disisi lain, rasa sayang yang selama ini ia tahan, diam-diam berkembang makin besar. Keinginan ingin membuat pria itu tersenyum dan melelehkan hati kris pun makin kuat. Apapun yang terjadi, aku tetap ingin membuatmu bebas dari kesendirianmu ini, kris…

***

Pagi-pagi sekali, aeri sudah sibuk di dapur, butuh waktu lebih dari 2 jam untuk ia bisa memasak bubur, itu pun setelah membuang banyak bahan makanan karena ia gagal terus.

“haah~! Selesai! Dan rasanya… masih dalam batas wajar” ucapnya seraya menaruh bubur dan sup ayam tak lupa juga obat penurun panas di satu nampan.

Ia masuk ke kamar kris dan melihat pria itu masih terlelap. Ia taruh nampan di meja samping tempat tidur, membenarkan selimut kris dan menaruh notes kecil di nampan sebelum ia pergi. “aku pergi, kris” bisiknya lalu keluar kamar.

Menjelang siang, kris baru bangun, dan mendapati dirinya sudah di kamarnya. Kompres? Pikirnya mencoba mengingat apa yang semalam ia alami, ia hanya ingat tubuhnya panas dan menggigil lalu pulang dan melihat aeri. “aeri?” ia lihat nampan makanan yang tadi pagi aeri siapkan.

Makan buburnya, aku jamin tidak akan beracun! Jangan lupa juga minum obat penurun panas, kalau tubuhmu masih panas, banyak minum air putih dan tidur. Aku ke café, mungkin pulang sampai malam, jalja~

Seulas senyum pun terukir diwajahnya setelah melihat pesan dari aeri. ia bawa bubur dan sup ke dapur untuk dipanaskan lagi, dan makan dalam diam. “hmm…tidak terlalu buruk” komentarnya setelah suapan pertama.

***

The Moon Cafe

“aeri!” seru minyoung selalu ceria, seperti biasanya. “ya~ waegeure? Apa ada masalah lagi dengan kris?” tanyanya heran setelah melihat ekspresi lesu aeri.

“ahni…aku hanya kurang tidur”

“kau habis begadang? Atau semalam kau habis melakukan hal itu?!”

“eonni apa maksudmu?! Hampir semalaman aku tidak tidur”

“wae wae wae?!”

“dia sakit” ucapnya pelan dan sambil menunduk.

“kris?!lalu kau menjaganya semalaman suntuk?! Kyaa~! Istri yang baik!’ seru minyoung makin heboh dan malah jadi tontonan beberapa pengunjung cafe. Aeri hanya menatapnya datar, tahu temannya yang satu ini tidak akan bisa berhenti bicara dan diam, kadang ia malah heran kenapa sehun yang amat pendiam bisa tahan dengan tipikal gadis seperti minyoung, yang kalau sudah bicara susah di rem.

“aku hanya tidak mau ketahuan ibunya kalau dia sakit” elak aeri.

“tapi tetap saja! Itu kemajuan dalam hubungan kalian!” ucapnya, aeri hanya diam. Pikirannya melayang pada pria itu. Apa yang tengah ia lakukan sekarang? Apa ia menghabiskan semua makanan yang tadi pagi aeri buatkan atau malah pergi lagi keluar rumah.

Menjelang malam, aeri baru keluar cafe. Dan baru berjalan beberapa langkah menuju halte bus, hujan pun turun deras dan sayangnya ia tidak pernah membawa payung didalam tasnya. “aish! Kenapa harus hujan?!” gerutunya kesal dan berlari ke halte terdekat. Sebagian besar bajunya sudah basah dan membuatnya mulai menggigil kedinginan. Ia lihat ponselnya, berharap ada seseorang yang menanyakan kabarnya, namun hasilnya tetap sama, tidak ada.

“aku pulang” ucapnya setelah memerlukan sedikit perjuangan untuk sampai rumah disaat hujan lebat. Kemana dia? Dilihat seluruh ruangan gelap, ia nyalakan lampu dan hanya melihat piring kotor bekas yang tadi pagi ia siapkan. Seulas senyum pun tergambar, ia senang kris mau makan masakannya.

“hua-huatchim~! Ugh! Pasti jadi flu!” gerutunya dan langsung bergegas berganti pakaian.

***

Ditempat lain, dalam waktu yang bersamaan. Pria tinggi nan tampan masih saja larut bermain basket di lapangan indoor sendirian. Peluh keringat terus mengucur dari tubuhnya, staminanya pun sebenarnya sudah tidak kuat, karena ia juga sudah cukup lama tidak melakukan olahraga kesukaannya ini. Di pinggir lapangan, amber, gadis tomboy itu hanya bisa tersenyum kecil sambil menggeleng pelan melihat kegigihan kris dilapangan.

Ia tahu pria itu masih belum pulih benar, tapi kris tetap bersikukuh mengajaknya main basket dari 3 jam yang lalu. hingga akhirnya kris melakukan three point dan berhasil, pria itu menghempaskan tubuhnya di lantai dengan deru nafas menggebu. Amber mengambil dua botol minum dan berjalan santai ke tengah lapangan.

“jangan salahkan aku kalau habis ini kau masuk rumah sakit” ucapnya dan duduk disamping kris sambil menyerahkan botol minumnya.

Sesaat keduanya terdiam. Amber memeluk kedua lututnya dan memandang luas lapangan kosong. Ingatannya pun kembali teringat saat kakaknya masih ada. Setiap ia dan kris bermain basket, josephine selalu setia menunggu di pinggir lapangan, dan ketika selesai bermain, mereka selalu makan masakan andalan josephine, dan selalu seperti itu.

“jika aku lagi sendiri, aku kembali merasa kesepian dan kehilangan… kadang aku bsia menangis tanpa henti dan menyesali kepergiannya…hingga tak jarang membuatku ingin menyusulnya” ucap amber dengan pandangan menatap kosong lapangan.

kris terdiam dan menaruh botol minum tersebut, ia lebih memilih diam dan berbaring kembali. Amber melihatnya sekilas dan ikut berbaring disampingnya. “…aku tahu kita tidak bisa begini terus…hidup ini harus tetap dijalani ada ataupun tanpanya…benar kan?” lanjut amber dan berbalik menatap kris. Pria itu masih diam, namun terlihat sorot mata kesedihan didalamnya.

“…sampai detik ini pun aku masih belum bisa mengikhlaskan kepergiannya, kris… aku memilih untuk kabur dan pergi kesemua tempat yang kupikir bisa menenangkan pikiranku dan mengikhlaskannya, tapi percuma…semakin aku pergi jauh, kenangan manis dengannya makin teringat jelas…”

Amber kembali duduk dan menatap sedih pria disampingnya. Setelah mendengar semua yang dialami kris selama ini dari zitao, ia pun ingin membuat hidup kris lebih berwarna, ia ingin membuat kris bisa membuka hatinya pada gadis lain dan keluar dari kesendirian yang selama ini mengurungnya.

Flashback…

“sering aku menyerah untuk membuatnya bisa membuka hatinya lagi, hingga tak tahu apa yang harus aku lakukan untuk membebaskannya dari lingkaran kesendirian yang ia buat sendiri…..” jelas zitao, saat kemarin bertemu dengan amber.

“lalu apa yang ia lakukan selama ini?!”

“bekerja dan bekerja…sedikit banyaknya ia berubah jadi orang yang pendiam, ia lebih banyak menyendiri…mungkin kalau kau tidak menghilang, gege tidak akan berubah drastis seperti sekarang” lanjutnya, membuat amber terdiam. “yaa…setidaknya dengan kau ada disampingnya, membuat ia masih merasa dekat dengan mei mei”

“…justru itu…aku berusaha membuat jarak antara diriku dan dia…aku tidak akan pernah mau menggantikan posisi kakakku dihatinya, zitao”

“m-maksudmu mei mei meminta kau untuk…”

“hmm…hanya itu permintaan terakhirnya, tapi aku tidak pernah akan bisa menyukainya…lalu bagaimana dengan gadis itu?”

“hn? Aeri?”

“iya! Menurutku dia gadis yang baik, apa kris tidak berniat untuk menyukainya?” tanya amber, kembali mengingat pertemuan pertamanya dengan aeri. “entahlah…gege masih saja acuh, meski aeri noona sudah mulai membuka hatinya…”

Flashback end

“aeri…gadis yang manis” celetuk amber, sedikit melirik pria disampingnya, namun tetap saja kris hanya memasang wajah datarnya. “…I’m not talking with that ball, right?!” gerutu amber, kesal sedari tadi ia bicara namun tak ada respon sedikit pun dari kris. kris tersenyum kecil dan bangun dari tidurnya.

“ayo pulang, sudah malam” ucapnya dan beranjak meninggalkan lapangan. “y-ya! kris! bicaralah satu atau dua patah kata!” teriak amber mulai kesal.

“kesabaranku mulai habis kris…” ucapnya lagi, cukup menghentikan langkah kris. amber menyusulnya dan berbalik menatap kris emosi. “mau sampai kapan kau begini?!”

“enough amber-“

“aku tidak akan berhenti bicara sampai kau berubah!”

“amber-“ kris masih berusaha untuk sabar, namun… “sampai kapan kau menyiksa dirimu sendiri?! sampai kapan kau membuat ibumu sedih?! Dan sampai kapan kau bisa membuat mei mei pergi dengan tenang?!”

“AMBER!!”

“WHAT?! Sulit memang melepas orang yang kita cintai…tapi tetap saja kita harus mengikhlaskan kepergiannya! bukan berarti kau terus mengurung diri dan menutup hatimu kris!”

“kau tidak tahu-“

“AKU TAHU! Aku tahu rasanya kehilangan! Tapi aku mencari cara agar bisa melepasnya pergi!” balas amber dengan nada tinggi. “… kau mencintai gadis lain bukan berarti kau mengkhianati mei mei dan bukan berarti juga kau melupakan mei mei” lirih amber dan berjalan keluar gedung.

***

Tengah malam aeri kembali terbangun karena batuk dan flunya yang tidak berhenti dan suhu tubuhnya yang mulai panas. “ugh~! Penyakit paling menyebalkan!” gerutunya, dan beringsut keluar kamar, mencari obat batuk atau flu.

Sesaat ia lihat pintu kamar kris, sepi. Apa dia belum pulang juga? Batin aeri, tak ia pungkiri rasa khawatir pada pria itu, takut kris belum sembuh benar. Setelah minum obat, ia kembali duduk di sofa, kedua matanya tertuju pada bingkai foto di meja, foto pernikahan mereka. “pria menyebalkan! Kenapa aku bisa menyukaimu?! Kenapa juga hatimu itu sekeras batu?! Sama seperti isi kepalamu” gerutu aeri sambil memukul pelan wajah kris dalam foto.

Ia kembali terdiam, hatinya terasa begitu berat jika ia mengingat semua hal yang telah ia lewati bersama pria es, kris wu. Pria yang mengubah hidupnya 1800 . yang berhasil membuatnya jatuh cinta untuk pertama kali, mengambil ciuman pertamanya dan yang memberikan pengalaman bagaimana rasanya mempunyai keluarga. Pria yang pada awalnya ia benci, namun perlahan bisa meluluhkan hatinya, hingga ingin membuat kris keluar dari masa lalunya. “…aku menyayangimu…meski aku tidak lagi berani berharap kau bisa menjadi milikku…” lirihnya, memeluk foto tersebut hingga perlahan terlelap.

Tak lama setelah aeri tidur, kris sampai dengan wajah lesu. Setelah sempat adu mulut dengan amber tadi, ia hanya menghabiskan waktu bermain dan terus bermain, berusaha meluapkan semua kegundahan hatinya meski semua yang ia lakukan tak merubah apapun.

Ia lihat aeri yang terlelap disofa, mendekati dan duduk disampingnya. ia lihat foto yang tadi aeri peluk, sempat terlepas dari tangan aeri. dipandangnya dalam wajah aeri, kembali teringat ucapan amber, kau mencintai gadis lain bukan berarti kau mengkhianati mei mei dan bukan berarti juga kau melupakan mei mei.

ia sandarkan tubuhnya di sofa dengan tetap menatap aeri, tangan  kanannya bergerak, menyingkirkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah aeri, sesaat terhenti dan beralih mengusap lembut pipi aeri, bukan merasa tenang, ia malah sedikit terkejut saat merasakan panas yang tidak biasa. Ia periksa kening aeri, memang sedikit panas. “gadis aneh! Tahu sakit kenapa masih tidur diluar?!” gerutunya pelan. Segera ia angkat dengan perlahan tubuh aeri dan membawanya masuk ke kamar.

Diselimutinya aeri dengan tak lupa mengompres kening aeri dengan air dingin, persis seperti apa yang aeri lakukan kemarin malam. Tak sengaja melihat foto yang ada di meja kecil samping tempat tidur aeri, foto gadis itu bersama minseok saat di pantai tempo hari yang lalu. Senyum gadis itu begitu ceria dan terlihat polos, begitu juga dengan minseok.

Ia pandang bergantian foto dan wajah aeri, dan malah kembali terngiang ucapan zitao beberapa ahri yang lalu… jangan menyakitinya lebih jauh lagi kalau kau tidak bisa membalas perasaannya.

Tidak seharusnya aku terus mengekangmu dalam pernikahan palsu ini, mianhae aeri…semua ini akan berakhir, secepatnya…

***

Keesokan harinya aeri terbangun sedikit terkejut melihat ada alat kompres di kepalanya. “apa dia yang semalam…” segera ia bergegas keluar kamar, dan membuka kamar kris, tapi pria itu tak ia temukan. “kemana dia? Apa sudah ke café?!” pikirnya, tak ia pungkiri rasa senang yang meluap saat pria itu memberi perhatian padanya saat sakit semalam.

Dengan penuh semangat ia segera bersiap untuk ke café, tak lupa membeli sandwich untuk ia dan kris sarapan karena ia yakin pria itu pasti belum makan.

The Moon café

Café masih terlihat sepi, namun ia bisa masuk ke dalam karena melihat mobil kris yang ada didepan café. Dilihatnya pria itu tengah sibuk melihat catatan dibalik meja kasir. “kris!” sapa aeri, namun seperti biasa, kris hanya melihatnya sekilas dan kembali berkutat pada buku tersebut.

“aku bawakan sarapan, pasti kau belum-“

“ikut aku keatas, ada yang ingin kubicarakan” ucapnya memotong pembicaraan aeri dan berjalan lebih dulu.

“n-ne…”

Sesampainya di ruang kerja…

“bicaralah, aku dengarkan” ucap aeri sembari mengeluarkan makanan yang ia bawa. Kris masih diam dan terus menatap setiap gerakan aeri, hingga…

“apa yang mau kau bicarakan? Atau mau makan dulu?”

“…aku sudah temukan alasan yang tepat untuk kita berpisah” ucap kris, menghentikan gerak tangan aeri. Gadis itu hanya diam mematung sambil menggengam erat kedua tangannya, kata-kata yang dalam sesaat menghancurkan hatinya berkeping-keping. “m-mwo?”

“kau bisa ajukan surat perceraian kita…biar sisanya aku yang mengurus, dan untuk bayaranmu, akan aku lunasi sesuai perjanjian”

Dengan tenaga yang tersisa, aeri berusaha tersenyum dan berbalik memandang kris, “…g-geure…secepatnya akan kuajukan…ini…makananmu, aku permisi” balasnya dan keluar ruangan.

Gadis itu masih diam, ia berjalan lesu keluar café hingga tak tentu arah, hanya mengikuti kemana kakinya melangkah. Semua terasa begitu cepat baginya, perasaan bahagia yang tadi pagi ia rasakan kini sudah menguap entah kemana.

Sesaat ia terhenti di persimpangan jalan, menatap kosong orang yang berlalu-lalang. Hingga perlahan bulir air mata itu pun mengalir dari kedua matanya. Inikah rasanya patah hati? Inikah rasanya cinta bertepuk sebelah tangan? Batinnya menjerit dan terus menangis, tak hiraukan banyak pasang mata yang melihatnya menangis kencang sambil menutup wajahnya. aku membencimu kris! amat sangat benci padamu!

To Be Continue

Annyeooooong~ seperti biasa emang lama publishnya, hihiii,maap yak! maksud hati mau publish dari minggu kmaren, ehh gak jadi gegara ada masalah psikologis pribadi yang menghambat ide ini ff, tapi moga terhibuuuuur~ diperkirakan ff ini akan tamat di part 10, apa ada yang mau request ensi aekris? Wkwkwkk~  moga suka yaaa😀

146 thoughts on “Crispy Wifey~! | Part 9

  1. Seneng banget liat notif crispy wifey update, ck lama bangett deh thor, kangeen ama copel ini.

    Nyesek banget😦 Duhh Kris move on donkk!! Masa udah mau cerai aja sih?! Kris sadar Kris, mei mei udah ga ada, ikhlas kris #plakk *apaini
    Next part-nya ditunggu ASAP ya…

  2. untuuung aja amber nya ikut dukung aekris, coba kalo engga …. ya ga bakal 10 part jadinya hahaha😄 kris tega banget ye, ini makin lama makin nyebelin aje, padahal udah suka juga tuh, sok sok-an masih cool aja -____-
    entah kenapa.. pas baca bagian yerim-yeol berasa ini couple kok odong-odong banget deh ._. tapi suka kok hahaha
    saya request!!! hahahaha minimal smut nyerempet diskip juga gapapa deh kak😄 yg penting skinshipnya banyakin haha😄

  3. naranara15 berkata:

    Woaahh, finally..ff yg ditunggu” akhirnya posting jgaaa huhuhu xD
    Krissss, angry bird nyebelin! Tega, gk perasa, jahat ih-.- ksian aeri kan
    Oh, Amber critanya adiknya josephine toh😮
    Aigoo, untung aja amber ngedukung, jd ada tmbhan stu cheer lgi*alhamdulillah* tao tao zitao, si panda emg pling pengertian, baek banget dah nih abang satu<3
    YeolRim couple jhoaaaa😀
    Minseok gmna itu klo nnti Aeri berakhir dgn Krisseu hohoho, bakpao sabar yah huhuhu*pukpuk*
    Yaah, udh mau end yah?? x(
    Request: bnyakin skinshipnya eonn hoho *ketauan yadongnya*😄
    Ditunggu chapter 10 ::)

  4. sari choi berkata:

    huwaaa
    akhirnya keluar juga, setelah menunggu 2bulan…

    kmren udh spot jantung aja d kira josephine hidup lagi, tapi ternyata adiknya, dan untungnya amber mendukung hub aekris…

    tapi kris gemesin banget, tetap aja gak ngakuin perasaannya sediri, lebih milih menyakiti perasaan mereka ber2,,
    nyesel lo kris kalo aeri udh pergi,,

    aeri kasian banget, baru dibuat seneng bentar,, ee kyak di sambar petir kris ngsh brta prcraian..

  5. kris knp kayak gitu kaoan kau buka hatimu,,, susah bgt sih kris ngebuka hati buat aeri kasian aeri udah cinta mati gt tp nga direspon sedikit pu,,,, saat kris khilaf ja malah bukan minta maaf tp pergi gt ja kyk ngak terjadi apa2 n jd y kyk aeri y dimaenin…
    author chingu bikin kris ada rasa cinta ke aeri dong, walaupun tau kris dah suka ma aeri tp perlakuan kris ke aeri terlalu cuek n dingin kasih kemajuan dikit dong ini kan udah part 9 kapan mereka lebih deket lg????
    kris bikin aeri oatah hatikanT.T
    Lanjut….

  6. lee berkata:

    Akhirnya publish juga,,,,
    Aduh,,,, kris kok mau cerai,,,,, kesian kan aeri patah hati……
    Mau ending yaa ceritanya!!! Semoga happy ending
    Lanjut thor

  7. akhirnya update juga thor…ampun deh saya sabar menunggu kelanjutannya..
    wah kirain beneran josephine bangkit lagi dari kubur😀 ternyata amber toh…kirain amber bakal menentang kris aeri, eh ternyata dia ngedukung secara ga langsung…hueee sedih liat nasib aeri.gemessss bgt sama sikap batunya kris.susah banget si kris buat buka hatinya, kasian si aeri dah hampir putus asa..ckckck si aeri baru sembuh sakit dah ngasih berita buruk aja, kenapa ga kris aja yg ngajuin surat cerainya,kenapa harus aeri,kan kasian😦 aku nangis baca ending part ini loh thor,kasian bgt ma aeri.NC di part akhir sepertinya boleh tuh thor, biar lebih berwarna😀 yang hot yah thor NC nya.dan yang pasti endingnya happy lah. semoga si kepala batu itu sadar sama perasaannya sendiri..
    Lanjuttt juseyo thor😀

  8. uwaa.. TT.TT sedih pisan euy thorr😥
    jgn smpek pisah donk, kasian aeri😥 pdhal ud cinta bgt ma kris..
    Part 10 end, hehhe..
    cepettt dipublish yoo thor😀 ud gag sbar ni palagi klo di part akhir’a da ensi antara aeri n kris..

  9. Keren habis, aku tak tau harus bilang apa. Tapi satu, kris-a neo naupeun namja, arra. Kris jahat. Eonni aku tunggu selanjutannya dan FF ini lama banget postednya dari dulu ditungguin eh malah hari ini muncul. Tapi gak apa-apa eonni the best ah keep writing eonni. Good luck

  10. eh. temanya ganti. unyuuuuu. fufufu. yak! krisssss. pengin deh kupentung pake pentungan baseball/. grrrr. nggak boleh. nggak boleh putus. TT_TT ayo, granny. buat ulah lagi dong. :3

  11. Starcraft Master berkata:

    ahhh amberr aku mencintaimu :3
    kriss ayolah egonya disingkirin dulu .. mei mei uda ga ada kamu berhak dapet yang baru lagi *plak
    knapa harus cerai? kris ini, pikir lagi lahhh
    btw tbcnya nyesek banget :’
    happy endingg pliss :”
    semangat unn ㅋㅋㅋ

  12. nn berkata:

    waahhhh keren thor bikin deg-deg an kalo ngebaca nya😉 jangan lama-lama ya thor part 10 nya gasabaarrrrrr hihihihihi

  13. Kirain Amber mau jadi pihak ketiga..
    Kris-nya gak bisa move on bikin sebel! Cerai aja gapapa biar Aeri sama Tao biar Kris sakit hati. Mudah2n next partnya gak lama ya chingu🙂

  14. rara berkata:

    hua hua hua
    pokok’a mereka jngan pisah, padahal dua” dah pda cinta tpi belum diungkapin ajah jdi begini, aku harap mereka gak pisah

  15. Shae rin berkata:

    Oenniii !!! Sempet mikir gak bkal dlanjutn ni crita. .
    Tapi, akhir.a dlanjutn jga, ,
    Kriss!!! Kau mengingatkanku pada’nya’ !!
    Begitu dingin,cuek, tidak ber-peri-ke-CINTA-an!!!huft

    dilanjutin ya oen, , dipanjangin n jngan lupa skinship, hahaha, ,
    hwaiting!!!!

  16. Dimaapin deh ~ masalah publish nya.. Haha
    Dan sepertinya endingnya akan lebih menguras hati kalau – Berpisah di akhir (tamat) nya.
    Aku udah muak dengan sikap Kris. mending di pisahin ajalah mereka. Haha
    Hwaiting buat part terakhirnya !~

    Ehm ..Butuh berapa bulan aku menunggu part terakhir? Hahaha😀

  17. Akhirnyaa…. ff yg ditunggu2 muncul juga!!
    Setelah sekian lama menunggu…. Sempet mikir juga, wahh ini ff ga ada kelanjutannya lagi yaaa?? Kok ga ada kabar nya lagi? TT_TT. Dan senangnya dpt email notif, new post Crispy Wifey part.9!❤❤

    •Kukira yg dateng itu siapa?!! Kok Josephine? Ternyata… Adiknya Amber toh. Walau sempet khawatir, gmana dgn Aeri. Well, syukur deh Amber ga mengabulkan permintaan terakhir KK'y utk menikah dgn Kris,,, malah menyetujui AeKris!🙂 yaayy!!

    •Kukira bakal ada perubahan yg berharga buat Aeri, sejak part 8 yg kmaren!! Ternyata NIHIL. Cape dehh KRIS! Jahat banget sihh. Bisa2nya Aeri cm jadi pelampiasan-mu!!😦

    •Kukira part ini jg END. Tapi part 10 yaa.🙂

    •bagian akhir part ini, Sumpah!! Menyedihkan bgt buat Aeri (╥﹏╥)
    . Baru aja merasa diperhatikan, ehh malah kris lontarkan ajuan perceraian!!(╥﹏╥).

    Btw, commentku dah puanjanggg.. Bgt!

    Buat ditta eonni:
    Lanjutannya ASAP yaa… Moga part selanjutnya KRIS sadar, kalau ditinggal Aeri. Banyak Skinship-nya??🙂. And Happy Ending!❤. (Kalau nggak nyesek bgt rasanya… Dah nunggu lamaaa… Ga happy end). *plak! Di bully ditta.
    Hehhehhe… #Reader yg bawel yaa😦.
    v(*.*)^

  18. b2utydw berkata:

    sujud syukur akhirnya part ini keluar juga
    setelah sekian lama mampir dan ngerefresh dan ngerefresh terus , hari ini kebaca juga dan merasa kurang panjang *ditabok!*

    berakhir di part 10 ya? wahhhh aku pikir bakal masih lama sih tamatnya kak, tapi kalo makin panjang partnya, ntar nunggu part selanjutnya publish bikin emosi jiwa sendiri sih wakakakaka

    semangat ngelanjutin part 10 ya kak
    semoga publishnya dalam minggu ini *nyengir bareng kyuhyun*

  19. shellychibi berkata:

    yah..
    Udah tbc aje,,

    hadeuh,
    critanya tmbah seru..

    biarin dak aeri cerai ma kris,
    biar dy ma minseok aja..

    next part nya d tunggu thor,
    gpl..
    Hahaha

  20. anyeong eonni🙂
    ceritanya bagus bgt smoga part 10nya ga lama” ya dipostnya, dan smoga stlh crispy wifey end eonni bsa bkin ff aerikris lgi soalnya aku suka bgt sma karakter mreka brdua pasti klo jdi pasangan bkal jdi pasangan yg unik dehh*senyum” sendiri mulai berkhayal*
    good luck untk next partnya, fighting!!!

  21. Elfatu berkata:

    Thor,, ku sellu nunggu-nunggu ff ni, bahkan sellu mengecek blog ni,,

    aeri ma kris jgn sampe pisah yah..

  22. taeminuna berkata:

    Thanks god, kirain Josephine bener2 balik hidup.
    Special for last chapter, enceh enceh!!
    Tetep ya banyakan Kris yg bikin sakit hati Aeri, Kris krg tersiksa.

  23. hyun-aH berkata:

    ahirrrrnnnyyaaaaaa😄 sekian lama hahaha
    aku mau mau mau mau ensinnnyyyo #plak wkwkwk
    dtunggu endingny ya jangan lama2 klo bisa :p hahaha

  24. annyeong author… aku udah nunggu kelanjutan FF ini akhirnya di lanjut juga, keren banget tapi kasian sama aerinya sakit hati mulu… kalo bisa happy ending ya🙂 lanjutannya di tunggu🙂
    oya salam kenal author hehe

  25. Yaaaamppuuunnnn
    Akhirnya posting juga udah hampir 2 bulan lohh
    Kenapa kris keras kepala banget ya, kan kasin aerinya
    Wuahhh aeri kris jangan cerai dong
    Semoga happy ending ya🙂

  26. magnaelover berkata:

    Aekris must be together ! And some happy ending for this couple please!
    Minseok ? Cari yg lain aja😛 aeri punya kris!
    Dan semoga ga ending di part 10! Buat sequel-sequel lagi !!!!
    Palli juseyo ^^

  27. kyuhae26 berkata:

    thor updatenya lama bingit ><

    pengen nangis bacanya, aeri kris jangan pisah dong…. gue tunggu ya thor kelanjutannya

  28. chava berkata:

    udah seneng karena si amber dukung aekris eh langsung jleb bgt pas si kris malah mau cepet2 cerai sm aeri T~T huwaaa kris jahat banget nih ><
    tinggal 1 part lagi bakal end, seneng karena penasaran sm endingnya tapi pengennya cerita mereka masih panjang, soalnya aku ketagihan(?) bacanya :3

  29. husnawati berkata:

    plis dong kasih kesmpatan bwt aeri,,,, gmana pun kan kris hnya manusia biasa btuh smone…. n jangn lama2 dong nge post.a ga sabar tau…..

    oya mau tnya dong,,,,dimna sy harus gbung biar kalo part 10 udah posting saya tau biar ga stiap hari saya ngechek…..n ini crita ada nvel or film.a ga sich…. makasih tlong di bles yah

  30. Choi Eun Neul berkata:

    akhirnya posting jg part 9 nya ^^
    makin bkn gregetan sama alur critanya .knp kris minta cerai padahal dia udah mulai suka tuh ma aeri.tp knp ? Penasaran bngt nh sma lanjutannya T.T

  31. angrybird_wu berkata:

    Bagus n mkin seru.ini si kris knp minta cerai sih ga kepeka banget jadi suami.ditunggu next kelnjutannya.skin shipnya ditambah lagi thor biar tambah plong bacanya .

  32. ElissaKim berkata:

    Lama bnget nunggu ff ini,,
    smoga nti ending’a Kris ama Aeri gx pisah dan Kris mau buka hatinya buat Aeri >,<
    ceritanya mkin seru aja..
    jadi deg gegan nunggu lnjutannya
    Cepetan ya part 10 nya😀

  33. irma flamer berkata:

    akhirnya di publish juga nih FF,, udh lama banget lo nungguin nya.. hehe…
    yah,, kris jahat deh..😦 kasian aeri..
    lanjut ya author.. jangan terlalu lama..

  34. oh ayolah chinguuuu
    jangan lama2 update nya

    aaaaah si kris itu babo babo babo babooooo

    benci aku sumpah
    dia itu bodoh atau apa hah
    masa dia gak tau kalo aeri mencintainya

    aaaaaah aku mau gigit si bodoh kris ckcckck

    aku kira josephine mana
    rupanya si amber –”
    kkkkkk

  35. issssssssh aku kira josephine emang amber looooooh
    kris jahat ih gw mutilasi juga daaaa
    amber ama tao oke juga tuh #plak
    padahal udah manis gantian kompres gtu eh malah di ajak cere, dasar yipanjeyek..
    unn ayo unn ensi nyaaa Zzzzzz ^^~

  36. issssssssh aku kira josephine emang amber looooooh
    kris jahat ih gw mutilasi juga daaaa
    amber ama tao oke juga tuh #plak
    padahal udah manis gantian kompres gtu eh malah di ajak cere, dasar yipanjeyek.. padahal amber dah kasih ijin..
    unn ayo unn ensi nyaaa Zzzzzz ^^~

  37. nabilalzena berkata:

    setelah nu nggu slm 2 bln akhirnya di posting jg.
    tp kris nyebelin bngt,ga sdr2 jg ama perasaannya
    netx part jgn trll lm ya

  38. Ckckckckckckckckckckck kris kris yakaliiiii org mah diomongin duluuu baik2!!! Langsung mutusin sepihak gtu!!! Ya gimana si aeri ga strez!!!! Org dia beneran suka sama lo!!!! Ckckckckckckck kelakuan deh ah…!!!!!

    Kirain kembaran si donge dtg buat ngerusuhin hubungan aeri-kris ternyata buat nyadarin dia… Yihaaaaaa part selanjutnya ensi bisa kaliiiiiiiii… Uwooooowwwwwww….
    Go ensi go ensi go ensi go ensi gooooo..
    Wakwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  39. Helda-elf berkata:

    part 9 Ini kok sedih ya… kris mw cerai ma aeri… andwae…😦

    ternyata josephine yg dimaksud amber tuh… aku kira td josephine bnr2 hidup kmbli… kekee…

    ditunggu part berikutnya thor..

  40. Leny fauziah berkata:

    Haduh kris,piye to,
    aeri itu udh sayng bngt sma kamu.
    Msa gk ngerasa’n sh.benci deh.
    *plak d’pkul kris pke nampan*
    mian oppa.
    Thur.emang kris x blum jatuh cinta ya ama aeri?
    Mf bru bca.coz bru bka.2bln ini sbuk bgt.bnyk krja’n.*gk nanya neng*
    d’tunggu k’lnjutn aekris ya…author is the beast. . .lanjut.*kajja. . . .

  41. oeni,,,,,,,akhirny keluar jg kelanjutanny,,,
    suka tapi koq kris nyebelin y?
    cepet2 ya part 10 nya!di tunggu lho oen,,,fighting!!! *^O^*

  42. faiqa andien berkata:

    hurraaayyyy….akhirx…keluar jg part 9 nya setelah nunggu berabad2 ( abaikan ^^” ). tambah keren aja neh nulisnya…jng lama2 ya part 10 nya…^^

  43. Akhirnya keluar juga part 9
    Feelnya dapat banget thor,
    Ceritanya makin seru, penasaran krs bakal balas perasaan aeri atau gimana
    Aaaaa, lanjuut thor
    D tunggu next part

  44. ELF BOICE( super junior, cn blue ) berkata:

    Senengnya bisa baca lagi, tp q tambah pppppppeeeennnnnnaaaassssaarrrrraaannnnnnnn

  45. shim berkata:

    annyeonghaseyo~

    setelah sekian lama menunggu akhirnya publish juga part 9 nya kkkk
    daebak buat authornya!!! ^^d
    next chap jangan lama lama yaaa~

  46. kyunie~ berkata:

    Aku request ncnya eon hahahahaha
    crt makin galau dan kris yg bingungin hadeuh~
    pokony next partny g boleh lm2 eonni!!
    Fighting^^

  47. Novi utami berkata:

    Omo. . .Cerai kh? Andwee. . .
    Huwaa. . . .Aku ska ni, marriage life, kris pula. . .
    Next part’y sgra ya chingu ^_^

  48. Nieza Kim berkata:

    huhuhu.. jangan cerai dong.. bener kata amber.. tidak ada salahnya mencintai gadis lain kris….

  49. oh-sendal berkata:

    Amber ternyata :O awalnya mikir Amber bakalan suka sama Kris tapi ternyata enggak…
    kenapa disaat mereka saling ngasih perhatian, eh malah Kris mulai bertingkah minta cerai segala? -…-
    kasihan Aeri udah mulai lagi berharap tapi ternyata yang dihadapinya lebih menyakitkan😐

  50. Annyeong!!!
    Na naen arin reader baru🙂
    Nyesek baca nya,, kasihan liat aeri..
    Aku galauu, kasihan aeri mau cerai sama kris, mreka mau cerai ? T.T
    Astaga nyesek bgt!!!!😥

  51. Indahjoo berkata:

    Jleb banget jadi aeri😥
    aduh kris… buruan sadar kenapa -.-

    ditunggu chap selanjutnyaaaa.. jangan lama lama ya ^^
    dibumbui nc juga gapapa thor

    #yadongmodeon

  52. ya ampun kris cepat sadar dengan perasaan mu ituuuu….
    aeri aku mendukung mu dari rumah hehe

    chingu… kapan kelanjutannya dah gk sabar banget….
    di tunggu kelanjutannya🙂

  53. Dian berkata:

    Ceritanya bagus sekali
    aq menunggu part 10nya..
    Baru buka sudah ada part 10 nya tapi knapa d protect?
    Minta passwordnya dong..
    Hehehe

  54. Muthia rahmi berkata:

    CERRAII??#lebbayy
    aigoo tloonggg siapa saja sdarkan kriiss,,
    gmna nasib aeri eonni??
    Ff ny Daebbakk bsa buat hti tya senang sekaligus nyesekk

  55. Muthia rahmi berkata:

    Eonni, crispy wife part endding ny d proteks yya?
    Cra mintak pasword ny gmana crany?
    Udh ng! Sbar lhat endingg nyaa

  56. annisaCL berkata:

    aaaakhh.. nyesek bgt jadi aeri….
    eonn, aku kra yg bkalan muncul tuh jossephin nya. coba aja kalo yg muncul tuh jossephine, psti tambah nyesek. buat2 aja cerita kalo jossephine nya ga jdi mati #plaak
    hehehe tpi bgus kok eon.
    next part >>>>>>>>>>

  57. Chan Ryn Ah berkata:

    Hai aku readers baru d sini🙂
    Salam kenal Thor…
    Aku udah baca ff ini sampai part ke 9 dan baru koment d part ini jg… mianhe baru komen soalx terlalu terbawa alur ceritannya😀
    Oh ya thor bisa minta sandi untuk part 10 nggak? Soalx d proctec…. gamsahamnida^^

  58. Nadilia berkata:

    kris nyebelin banget.. kenapa harus cerai?? padahal dia udah suka jg sm aeri. ah semoga happy ending..

  59. ninepisces berkata:

    ahhh kriiiiis!!!!!
    padahal aeri dah mulai ngerti tp dirimu malah ngajuin kyk gtoan!!!! nooooo!!!!!

  60. eon sumpah demi apa aku suka FF mu ini , yaaa knpa harus ceraii , sepertinya kris memng tidak bisa melupakan seor Josephine -_- , kasian banget aeri disini , padahal dia udh membuka hatinya . Tapi kenapa kris gk ??

  61. risma berkata:

    Dari kmren autis baca ff ini haha .
    Akhirnyaa tinggal satu part .
    Kris emang bikin geregetan , kesian kan aeri T.T
    Part 10 diprotect ya chingu ?

  62. risma berkata:

    Dari kmren autis baca ff ini haha . Akhirnyaa tinggal satu part . Kris emang bikin geregetan , kesian kan aeri T.T . Part 10 diprotect ya chingu ?

  63. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Huffttt trnyta josephine yg dtg ade’a..
    Krisss smpe kpan mo nyimpe msa lalu pdhl da ce baik hti n tulus syg ma dy..
    N aeri smngat krna co bkan kris duand, n biasa’a org bru mnydari btpa brharga’a org trsbut klo dah khlangn..

  64. raraa berkata:

    Yaaak kris! Knapa kris mengucapkan kata2 perceraian .
    Pdahal aku kira kmu akan memulai semua dr awal dengan mengatakan perasaan mu .
    Knp jd begini .

  65. Annyeong… Vidy reader baru… Maaf bru rcl… Chapt 10nya cepetannya… Penasaran… Jgn bikin nc dunk eon… Yg biasa aja… Ntar vidy gak bisa baca krn d proteks…

  66. Hiks hiks tega banget kris😥
    sampe nanggis aq baca nya😥
    uda aeri cerai kan aja kris itu lebih baik dan km gg akan sakit hati lgy -_-
    dan mulai lh denga xiumin ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s