Crispy Wifey~! | Part 10 END [PG 15]

cw ending| Part 1 | Part 2 | Part 3 |Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7 |Part 8 | Part 9 |

“kau bisa ajukan surat perceraian kita…biar sisanya aku yang mengurus, dan untuk bayaranmu, akan aku lunasi sesuai perjanjian”

Dengan tenaga yang tersisa, aeri berusaha tersenyum dan berbalik memandang kris, “…g-geure…secepatnya akan kuajukan…ini…makananmu, aku permisi” balasnya dan keluar ruangan.

Gadis itu masih diam, ia berjalan lesu keluar café hingga tak tentu arah, hanya mengikuti kemana kakinya melangkah. Semua terasa begitu cepat baginya, perasaan bahagia yang tadi pagi ia rasakan kini sudah menguap entah kemana.

Sesaat ia terhenti di persimpangan jalan, menatap kosong orang yang berlalu-lalang. Hingga perlahan bulir air mata itu pun mengalir dari kedua matanya. Inikah rasanya patah hati? Inikah rasanya cinta bertepuk sebelah tangan? Batinnya menjerit dan terus menangis, tak hiraukan banyak pasang mata yang melihatnya menangis kencang sambil menutup wajahnya. aku membencimu kris! amat sangat benci padamu!

***

(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and
o n l y g i r l

“MWO?! DIA HANYA BILANG BEGITU?!”

“yerim-ah, tenang~” ucap chanyeol berusaha menenangkan kekasihnya setelah aeri menceritakan semua yang ia alami pagi tadi. Aeri hanya diam dan kembali meneguk soju. Wajahnya masih memerah dan kedua mata yang sembab setelah menangis hampir satu jam lamanya.

” BAGAIMANA BISA AKU TENANG! DIA ITU BENAR-BENAR TIDAK PUNYA HATI!! aku tidak yakin apa dia masih benar-benar mencintai kekasihnya yang dulu itu!” ujarnya menggebu-gebu.

“yerim-ah…keumanhe…”ucap chanyeol sambil melirik kearah aeri. Bermaksud membuat kekasihnya ini diam, takut makin membuat aeri sakit hati dan juga malu dilihat pengunjung kedai ini tentunya.

“haah~ lalu sekarang gimana? Tapi…Masih ada minseok oppa yang sudah pasti bisa membahagiakanmu dan mencintaimu dengan tulus”

“…dia melupakan josephine saja tidak bisa, mungkin aku juga akan sulit melupakannya…lagipula minseok oppa hanya aku anggap kakak, Tidak lebih” lirihnya mulai mabuk karena sudah hampir 3 botol soju dihabiskan.

“dia bukannya sulit melupakan tapi tidak ada kemauan untuk move on! Hanya pria bodoh yang diam begitu saja kalau ditinggal mati kekasihnya! Dia harus tetap hidup dan mulai membuka hati untuk gadis lain tapi bukan berarti dia mengkhianati mantan kekasihnya kalau dia jatuh cinta lagi!” gerutu yerim, chanyeol diam-diam hanya tersenyum geli. “jangan senyam-senyum saat kondisi seperti ini park chanyeol!” ujarnya berbalik memukul lengan chanyeol.

“ya~ aku hanya terpana dengan ucapanmu” balasnya. Aeri tersenyum kecil dan menggeleng pelan, setidaknya ia bersyukur masih mempunyai sabahat dan juga minseok meski tak lama lagi ia harus siap kehilangan pria yang ia cintai serta keluarga yang selama ini ia impikan…

“ja! Kau tetap harus move on! Masih banyak pria lain yang lebih tampan darinya dan kau bisa mendapatkan pria yang lebih sempurna darinya!”

“betul” timpal chanyeol

“atau kalau kau mau chanyeol bisa kenalkan teman-temannya padamu….hmmm, joonmyun oppa? Dia belum punya pacar bukan?”

“ey~ dia baru saja punya pacar, hyera namanya”

“hmmm… Kalau kyungsoo! Dia pasti belum kan?” tanyanya lagi, belum menyerah. Aeri terkekeh pelan melihat tingkah kedua sahabatnya itu, “gomawo yerim-ah, tapi untuk saat ini aku hanya ingin sendiri” balasnya.

“geure… AERI HWAITING!! Kembalilah jadi aeri yang dulu, yang selalu tersenyum meski banyak masalah hidup”

“ne! Aeri jjang!!” timpal chanyeol tak mau kalah.

Hingga larut malam ketiganya masih menghabiskan waktu di kedai soju. Sudah cukup lama aeri tidak melewati waktu seperti ini, terlalu sibuk memikirkan kehidupan rumah tangga palsunya.

“malam ini kau menginap di tempat yerim saja”

“iya! Temani aku, habis bocah ini harus pulang kerumah orang tuanya” timpal yerim saat tengah bersiap untuk pulang. “geure…”

“kalian duluan saja, biar aku yang bayar” ucap chanyeol. Aeri keluar kedai lebih dulu diikuti yerim yang terlihat sibuk mencari sesuatu dalam tasnya. “omo~ aeri, kau ke mobil duluan saja, dompet kecilku sepertinya tertinggal”

“hmm, aku tunggu diluar” balasnya.

Sambil berjalan pelan, aeri memandang langit malam dan kembali menghela nafas panjang, “…semoga ini memang keputusan terbaik…” lirihnya dengan terus menatap langit luas, tak sadar ia terus berjalan sampai ke pinggir jalanan bersamaan dengan motor yang melaju kencang dari arah berlawanan dan…

“AERIIII!!” pekik yerim dari depan pintu kedai, syok melihat gadis itu terpental beberapa meter setelah sempat motor tersebut menabraknya. “a-aeri? y-ya! c-c-chanyeol…” tak sanggup berkata-kata yerim hanya bisa memeluk aeri yang sudah tak sadarkan diri dengan darah yang mengucur deras dari bagian kepala.

“c-cepat telfon ambulance! TELFON AMBULANCE!!” teriak chanyeol yang juga ikut panik.

Butuh waktu kurang dari 10 menit hingga ambulance datang dan langsung diberi pertolongan pertama. “anda keluarganya?”

“n-ne, aku ikut-“

“anda bisa menyusul ke rumah sakit segera” ucap paramedist seraya masuk ke dalam ambulance dengan aeri yang sudah berada didalamnya.

“aeri…” isaknya,

“ayo kita menyusul yerim-ah” ujar chanyeol sambil memeluk yerim, berusaha menenangkannya.

Seoul hospital…

Yerim masih duduk lesu, rekaman kejadian tadi masih terngiang dalam benaknya, rasa sesal pun melanda, tidak seharusnya ia membiarkan aeri jalan lebih dulu tadi. “aeri pasti baik-baik saja” ucapnya sambil memeluk yerim. “aku takut-… kalau dia…”

“sshh…jangan berpikir buruk…tapi…apa sebaiknya kita beritahu kris…hyung?” tanya chanyeol ragu. Yerim hanya diam, tak menjawab, disisi lain ia malah tidak ingin pria itu tahu kondisi aeri saat ini.

“aku coba hubungi kris hyung”

***

AeKris Apartment

Saat ia baru buka pintu masuk, di kakinya sudah disambut Tiga, kucing aeri. kris hanya melihat sesaat dan berjalan menuju kamar gadis itu, kosong. Kemana dia? apa dia marah? Pikirnya. Ia bersandar di ambang pintu dan menatap kamar kosong tersebut, seperti ada beban dalam hatinya jika membayangkan gadis itu sudah pergi dari kamar ini nantinya. “yeah…kau sudah buat keputusan yang tepat kris” ucapnya pada diri sendiri.

Baru ia menutup pintu kamar aeri, ponselnya berdering, tertera nama chanyeol, sedikit membuatnya heran. “yeobseyo?”

“hyung…aeri…kecelakaan” ujar chanyeol dari seberang telfon. Sontak kris hanya diam membeku, tak tahu apa yang harus ia perbuat, otaknya terasa beku.

“hyung? Kami ada di rumah sakit tak jauh dari hongdae… Dia tertabrak-“

Refleks ia menutup telfon dan segera mengambil kunci mobil. Jantungnya berdegup kencang, sekilas memori detik-detik kepergian josephine kembali muncul dan rasa takut kehilangan lagi pun datang. Andwae…aeri…

Seoul hospital…

“sepertinya dia akan kesini” ucap chanyeol lesu. Dilihat gadisnya masih diam dengan raut wajah cemas, sudah lebih dari 15 menit aeri didalam dan mereka belum tahu kondisi gadis itu.

“dia gadis yang tangguh, pasti tidak akan menyerah begitu saja” ucap chanyeol sambil mengusap punggung tangan yerim, yang malah membuat gadis itu kembali menangis.

“m-minseok oppa… Kita harus…harus beri tahu dia juga” ujarnya disela tangisnya.

“ne, arraseo”

Baru saja chanyeol meraih ponselnya lagi, sosok pria tinggi dengan deru nafas cepat berlari semakin dekat dan dengan wajah yang tersirat cemas. “a-aeri dimana?!”

“h-hyung-“

“kalian keluarga dari gadis itu?” sela dokter yang baru keluar dari ruang ICU. Ketiga pasang mata berbalik menatap dokter tersebut dan tanpa pikir panjang, “saya suaminya” ujar kris lantang, reflex membuat dua orang dihadapannya sedikit terkejut.

“baiklah, langsung saja saya katakan disini, kondisi istri anda masih kritis, ia pun kehilangan banyak darah dan sayang sekali persediaan stok darah di rumah sakit ini kosong-“

“apa golongan darahnya?”

“O, apa ada yang sama?”

“s-saya! Saya juga sama” sela kris, kembali membuat chanyeol dan yerim terkejut.

“baiklah, tapi tetap kami harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu” ucap dokter dan menyuruh kris masuk kedalam ruang ICU.

“yeol-ah…apa menurutmu…mereka bisa tetap bersama?” tanya yerim datar.

“entahlah…tapi semoga saja feelingku tak meleset”

***

kris hanya diam membisu saat melakukan pemeriksaan dan untungnya ia bisa mendonorkan darahnya untuk aeri. saat ini yang ia pikirkan hanyalah keselamatan dari gadis itu dan rasa kewajiban untuk melindungi aeri apapun yang terjadi.

“kami akan melakukan transfusi darah secepatnya, anda mohon menunggu diluar”

“tapi kondisinya…apa aku boleh melihatnya?”

“maaf untuk saat ini belum bisa tuan, kami masih harus memberikan pertolongan pertama” ujar suster seraha mengarahkan kris untuk keluar ruang ICU.

“o-ottokhae hyung? Kau sudah melihatnya?!” seru chanyeol dan yerim bergantian setelah kris keluar ICU. Kris menghela nafas dan menggeleng pelan, “masih kritis…bisakah jelaskan padaku kenapa bisa begini?”

“kalau oppa tidak bilang cerai juga hal ini tidak akan terjadi” celetuk yerim kesal.

“yerim-ah!” sikut chanyeol, “pengendara motor itu sepertinya mabuk dan hilang kendali sampai menabrak aeri…hyung”

“tapi pelakunya sudah langsung ditangkap…hyung” lanjut chanyeol.

“…gomawo…chanyeol-al…yerim…”

“kau masih punya rasa kasihan padanya?! Atau kau menyesal?!”

“yerim! Keumanhae… Masalah itu bisa dibicarakan nanti! Pikirkan kondisi aeri dulu” bisik chanyeol namun tetap bisa didengar kris. Yerim mendengus pelan dan memutuskan untuk duduk sedikit lebih jauh dari kris.

“mianhae hyung…dia sedang panik, jadi emosinya tidak bisa ditahan…” ucap chanyeol sambil menepuk punggung kris pelan. kris hanya tersenyum kecil dan mengangguk pelan, “gwaenchana…aku berhutang budi pada kalian”

Baru ia duduk tak jauh dari ruang ICU, sosok lain berlari cemas dari arah lain, minseok. “dimana aeri?!” serunya tak kalah panik, berbeda dengan kris, minseok benar-benar tidak bisa menyembunyikan kehawatirannya.

“oppa…”

“masih didalam hyung, kondisinya masih kritis…” jelas chanyeol, minseok memejamkan kedua matanya pasrah lalu beralih mendekati kris, “kau! Harusnya kau menjaganya!” seru minseok menuduh kris, tak peduli tubuhnya sedikit lebih pendek dari kris, ia tarik kerah kaos kris kuat.

“h-hyung-“

“kalau kau memang tidak bisa menjaganya, jangan terus mengekangnya!” ujar minseok naik pitam, menumpahkan kekesalannya yang selama beberapa hari belakangan ia pendam.

“tsk~ kau menyukainya? Gadis yang dulu kau anggap adik lalu beralih mencintainya dan merebutnya dariku?!” balas kris tak mau kalah, menghempaskan kedua lengan minseok kasar dan berbalik menarik kerah jaket minseok, sementara chanyeol yang berada diantara keduanya makin panik dan berusaha melerai, “y-yerim-ah! Tolong aku!”

“ya! kalau memang kalian masih bersimpatik pada aeri bisakah diam dan cukup berdoa demi kesembuhannya! Kalau tahu begini jadinya lebih baik tidak usah chanyeol beritahu kalian!” ujar yerim geram lalu menarik tangan chanyeol pergi menjauh.

Suasana makin terasa panas, tak ada kata yang terucap namun tatapan dingin menusuk terus terjadi diantara keduanya. “aku memang tidak tahu apa yang telah terjadi diantara kalian…dan alasan dibalik pernikahan itu, tapi cukup sekali aku melihatnya menangis!… aku bisa membahagiakannya dan bisa mencintainya dengan tulus” ujar minseok datar dan menusuk.

Kris tetap diam namun kedua tangannya mengepal kuat, menahan emosi. Hatinya pun kembali bergejolak, ucapan minseok bagai ancaman baginya dan jelas ia tak ingin aeri jatuh dalam pelukan pria lain…

“d-dokter!” seru keduanya sesaat setelah melihat dokter kembali keluar ruang ICU.

“kondisi istri anda masih kritis, namun pendarahan di kepalanya sudah berhasil kami cegah, tinggal menunggu ia sadar kembali”

“tidak ada cacat atau apapun yang berakibat fatal ditubuhnya dok?”

“dari hasil pemeriksaan tidak ada luka serius, hanya di bagian kepala karena benturan yang cukup keras, ia pun sudah bisa dipindahkan di ruang pemulihan, permisi”

***

Semalaman suntuk minseok hanya duduk diam dan terus memandang aeri tanpa lelah. Melihat kondisi gadis itu yang kini terbaring lemah makin membuatnya merasa bersalah. Beberapa belakangan hari ini pun minseok tak pernah menghubungi aeri ia merasa harus menjauh dari gadis itu untuk bisa melupakannya, tapi melihat kondisi aeri saat ini, membuatnya menyesal sudah menjauhinya. Dan kris, ia menahan diri untuk tidak melihat aeri dari dalam kamar dan memilih untuk menunggunya depan kamar rawat.

“kris! kris is she okay?” ujar Ms. Wu yang baru datang dan baru tahu beberapa saat lalu mengenai insiden kecelakaan aeri. “dia…”

“kenapa kau menunggu disini?! dimana dia?!”

mom…she’s okay…tinggal menunggu ia sadar” ucap kris pelan, mencegah ibunya untuk masuk ke dalam. Ms. Wu kembali duduk disamping kris, mengusap punggung anaknya, “she’s strong and I know she’ll be fine, rite?” ucap Ms. Wu dan dibalas anggukan kecil dari kris.

“aku pulang dulu… Mengambil pakaiannya” ucap kris pelan dan berjalan lesu keluar rumah sakit. Ms. Wu hanya diam memandang kepergian anaknya dan beralih melihat lewat celah kaca, pria lain yang baru kali ini ia lihat. I know she loves you, kris…you just have to take her  back, before it’s to late… Batin ibunya.

***

Recommended song : EXO – Baby Don’t Cry

Kris diam membisu, menatap datar bingkai foto kecil yang ada dipojok kamar aeri. masih ingat dalam ingatannya melihat gadis itu terbaring lemah tak berdaya, wajah pucat pasi yang tak kris sukai dan keinginan kuat untuk melihat gadis itu kembali tersenyum…

Kenangan yang ia ingat selama mengenal aeri pun muncul kembali, dan disaat itulah ia baru menyadari kerinduan yang besar pada gadis itu…

“aku memang tidak tahu apa yang terjadi pada hubunganmu dan gadis itu, tapi…kau harus tetap bersyukur karena masih banyak orang yang menyayangimu, yaitu keluargamu”
*
“cobalah untuk tersenyum, sekali saja, kau pasti akan merasa lebih baik”

“mwo?”

“kau itu kurang vitamin S!”

“vitamin S?”

“iya, vitamin SMILE! Cobalah untuk tersenyum, biar wajahmu tidak cepat keriput”

*

“apa kau…sudah berhasil menemukan belahan jiwamu?” tanya minseok dengan tatapan yang sulit diartikan. Kris pun ikut tertarik dengan jawaban aeri, menatap lekat gadis disampingnya itu. Perlahan aeri tersenyum lembut dan mengangguk pelan, “kurasa sudah…giliranku”

*

“jangan menyakitinya lebih jauh lagi kalau kau tidak bisa membalas perasaannya”

*

“aku bukan gadis yang bisa kau tiduri dengan mudah! Dan aku bukan gadis yang bisa kau cium sesuka hatimu lalu kau tinggalkan begitu saja seperti tidak terjadi apa-apa…aku masih punya hati kris…”

*

“… kau mencintai gadis lain bukan berarti kau mengkhianati mei mei dan bukan berarti juga kau melupakan mei mei”

*
Hati yang membeku, kini perlahan mencair. Ego yang selama ini membelenggu hatinya sedikit demi sedikit mulai terlepas. Satu yang ia tahu dan ia sadari, ia mulai mencintai gadis itu…

Kris memeluk kedua kakinya. menenggelamkan wajah diantara kedua lutut. Isak tangis pun terdengar dan sesekali terdengar nama aeri yang keluar dari bibirnya. “saranghae…aeri…”

***

Keesokan paginya, di rumah sakit…

“oppa bisa istirahat dulu, biar kami yang menjaganya” ucap yerim yang baru datang lagi ke rumah sakit, ditemani chanyeol tentunya.

“gwaencahana…aku ingin menunggu sampai ia sadar”

“kalau ada apa-apa kami pasti langsung menghubungimu hyung, setidaknya kau makan dulu” timpal chanyeol dan akhirnya minseok pun mengangguk pelan. Sebelum ia keluar, ia cium kening aeri terlebih dahulu baru keluar ruangan.

“kenapa jadi terasa lebih sulit? Dua pria itu…aku tidak mengerti…” lirih yerim.

“naddo molla…”

“tapi aku lebih setuju aeri dengan kris!” gerutu yerim pelan, membuat chanyeol menyeringit heran, “tapi kenapa semalam seakan kau membencinya?”

“y-ya…hanya ingin memberinya teguran! Mungkin bisa membuka mata hatinya kalau ada gadis yang mencintainya dengan tulus!” ujarnya.

“ehm…” dehaman suara kris cukup mengagetkan keduanya. “h-hyung!” Kris tersenyum kecil lalu beranjak berdiri disamping ranjang aeri dengan terus menatap gadis itu. “kami tunggu diluar hyung” pamit chanyeol dan menarik tangan yerim keluar.

Kris masih diam dan duduk disamping, tangannya perlahan menggengam tangan aeri, “bukalah matamu, kembali menjadi aeri si gadis aneh…yang aku cintai…” ucapnya pelan lalu mencium lembut kening aeri.

***

“yakin dia sudah berubah pikiran?” tanya chanyeol sambil berusaha mengintip kedalam.

“kurasa begitu-“

“YERIM-AH!” seru minyoung yang baru sempat pagi ini datang, dengan sehun dibelakang tentunya. “eonni…”

“ya! kenapa bisa begini?! Kau lagi bersamanya kan?! tapi kenapa bisa dia tertabrak?!”

“c-chagiya~ pelankan suaramu” ucap sehun berusaha menenangkan kekasihnya ini yang kalau sudah panik suka lupa diri.

“cerita yang panjang eonni…”

“cepat jelaskan padaku!” ujarnya gemas dan yerim pun menceritakan kronologis kejadian kemarin malam, termasuk rencana kris untuk menceraikan aeri.

“MWO?! dia menggugat cerai semudah itu?!” seru minyoung makin meninggi, “eonni~ pelankan suaramu! Aku juga awalnya kaget, tapi…memang begitulah kenyataanya” ucapnnya makin pelan. Minyoung menghela nafas berat, rasa kesal dan kasihan bercampur jadi satu.

“apa maksudnya cerai?” celetuk minseok yang tidak sengaja mendengar kata cerai tadi. “i-itu…chanyeol-ah, ottokhae?”

“mereka mau bercerai?”

“bukan itu maksudnya, tapi- hyung!” seru chanyeol mencoba mencegah minseok yang dengan emosi masuk ke kamar rawat aeri, menyuruh kris untuk keluar ruangan.

Dengan sedikit heran kris mengikuti kemana minseok berjalan hingga ke pelataran parkir. “wae-“ BUGH! Satu pukulan cukup kencang mendarat dengan mulus di pipi kris hingga mengeluarkan sedikit darah di sudut bibirnya. “YA!”

“satu pukulan ini belum sebanding dengan rasa sakit hati aeri, kris wu…”

“w-what?!” kris mencoba berdiri namun kembali minseok memukulnya hingga ia kembali terpuruk. “setelah membuatnya menangis, kini kau mau menceraikannya?! Hingga berujung seperti ini?! inikah maumu?!”

“ya! kalian pisahkan mereka!” seru yerim dan minyoung yang hanya berani melihat dari kejauhan. “ta-tapi…”

“ppali sehun-ah! Chanyeol!” dorong minyoung.

“kenapa kau hanya diam kris? atau kau menyesal melihat kondisi aeri seperti itu? Merasa bersalah atas semua perlakuan yang selama ini kau lakukan padanya?!” ujar minseok terus memancing amarah kris. dengan gerak cepat kris menarik kerah kaos minseok, “YAH!”

“wae? kau ingin menceraikannya bukan? Geure…ceraikan dia dan secepatnya dia akan menjadi milikku-“ BUGH! Satu hantaman kini melayang ke pipi minseok hingga ia tersungkur.

“hyung! Hentikan!” cegah chanyeol menahan tangan kris yang sudah bersiap untuk pukulan kedua. Sesaat terhenti saat mendengar dering ponsel kris, “yeobseyo?…ne…aku segera kesana” ucap kris dingin lalu kembali beralih pada minseok, “jangan pernah bermimpi dia bisa jadi milikmu” ancamnya lalu berjalan sedikit tertatih kembali ke kamar rawat aeri setelah mendapat kabar dari ibunya bahwa aeri baru saja sadar.

***

“kris! oh my… kau habis berkelahi?!” ujar ms. Wu panic, “I-I’m fine…aeri sudah sadar?”

“hmm, saat aku datang kulihat ia sudah membuka matanya namun kini masih diperiksa lebih lanjut” jelas ms. Wu. Terlihat kelegaan di wajah kris setelah tahu aeri akhirnya sadar. Ms. Wu mengusap dada bidang kris, “you love her, don’t you?” tanya ms. Wu

“pantaskah jika aku masih berharap padanya untuk mencintaiku lagi?”

“fight for your love kris… take her back, because I don’t wanna lose my precious girl” ujar ms. Wu, mencoba mengembalikan kepercayaan diri anaknya.

Tak lama dokter didampingi perawat pun keluar dari ruang rawat aeri, dengan wajah sedikit lega, “masa kritisnya sudah lewat, tak ada cidera serius yang dialami istri anda, tinggal menunggu pemulihan saja” ujarnya lalu meninggalkan kris.

Kris masih diam tak bergerak. Rasa takut dan ragu kembali menyelimutinya. Respon apa yang akan ia aeri terima? Dan bagaimana ia bisa menjelaskan perasaannya kini pada gadis itu?

“kris? masuklah, dia pasti menunggumu” ujar ms. Wu seraya mendorong tubuh kris. perlahan ia buka kenop pintu, melihat sosok gadis yang begitu ia rindukan kini hanya diam dan memandang kosong jendela kamar. Wajahnya masih pucat dan perban yang masih membalut kening dan tangan kanannya. Degup jantung pun kembali berdebar kencang, tersirat rasa bahagia bisa melihat gadis itu kembali membuka matanya…

“aeri…” ucap ms. Wu memecah keheningan. Aeri beralih pelan dan tersenyum lesu.

Dengan sedikit berkaca-kaca, ms. Wu mencium kening aeri dan mengusap punggung tangan gadis itu. “jangan buatku khawatir lagi, arraseo?” ucap ms. Wu, bersamaan dengan air mata yang mengalir dari kedua mata aeri. “mi..anhae…” ucapnya terbata-bata.

“gwaenchana…kau harus cepat sembuh, eo?” ucapnya dan dibalas kedipan mata aeri. ms. Wu keluar ruangan sebentar, hendak mengabarkan granny dan suaminya mengenai keadaan aeri. tinggal-lah kris yang masih sedikit kaku  dan tak tahu harus berkata apa pada gadis itu.

“wae?” tanya aeri pelan sambil menunjuk luka disudut bibir kris. kris tersenyum kecil dan menggeleng pelan, “gwaenchana…aku-“

Brak! “aeri!” koor dua pasangan yang langsung membuat gaduh seisi kamar. “ya~ gwaenchana? Apa masih ada yang sakit? kau masih ingat aku kan??” tanya yerim bertubi-tubi, aeri hanya tersenyum dan mengangguk pelan.

“haah~ syukurlah kau tidak amnesia” timpal chanyeol.

Tak lama minseok pun masuk kedalam kamar, kembali membuat suasana panas kembali. Aeri pun makin heran melihat luka di wajah minseok sama dengan kris. “umm…kau harus banyak istirahat aeri, jangan banyak bergerak dulu, oke?” ujar minyoung berusaha mengalihkan pembicaraan.

“b-betul, kami pulang dulu, kris oppa…kalau ada apa-apa cepat hubungi kami ya!” ujar yerim yang lalu menarik tangan chanyeol keluar ruangan beserta minyoung dan sehun.

Diluar rumah sakit…

“tidak apa kita meninggalkan ketiganya disana?” celetuk chanyeol.

“kalau memang sekarang ini dua pria itu sama-sama ingin memilikinya…aeri-lah yang harus mengambil keputusan” ujar yerim.

“aku setuju aeri dengan kris!” seru minyoung. “naddo!” sahut yerim, namun… “tapi bagaimana dengan minseok oppa? sepertinya dia yang lebih bisa mencintai aeri” pikir yerim lagi.

“ya~ itu urusan hati mereka chagiya~” sahut chanyeol. “tapi kalau aeri malah tidak memilih keduanya…ah! Sehun-ah, luhan oppa masih single kan?” seru minyoung,

“m-mwo?!”

***

Dua hari kemudian kondisi aeri makin membaik, meski perban masih membalut lengan kanan yang patah dan beberapa luka kecil yang belum kering. Ia pun lebih banyak diam dan kris sendiri terus berada disampingnya, memenuhi semua keperluan aeri tanpa berkata banyak. Membuat keduanya lebih banyak diam.

“kau mau ke toilet?” ujar kris yang baru kembali dari luar. Aeri hanya diam dan berusaha berjalan sendiri, namun tanpa diminta ia angkat tubuh aeri dan mendudukkannya di toilet kamar mandi. “kalau sudah selesai, panggi aku lagi” ucap kris lalu menutup pintu kamar mandi.

“gomawo…” ucapnya setelah kris kembali menggendongnya dari kamar mandi. “kris…”

“ne?”

“…mengenai…permohonan cerai itu…”

“kita bahas nanti, makanlah dulu” potong kris dan mulai menyuapi aeri, dalam diam. Kenapa kau makin mempersulit keadaan kris? batin aeri.

***

“kau tahu zitao…saat aku tersadar kemarin…ada rasa sesal mengapa aku masih bisa selamat…” ucap aeri saat zitao baru sempat menjenguknya.

“noona~ jangan bicara seperti itu!”

Aeri tersenyum kecut dan menunduk, memegang cincin yang masih melekat dijemarinya. “sempat terpikir untuk apa aku hidup? Toh tak lama lagi aku akan kehilangan sebuah keluarga yang selama ini aku idamkan…dan pria yang aku cintai…” lirihnya. Diam-diam bisa didengar oleh kris yang ingin masuk, namun tertahan saat mendengar ucapan gadis itu.

“noona…aku yakin hyung juga mencintaimu…sekarang ini dia lebih perhatian padamu kan? dia menyayangimu, noona…” jelas zitao, meyakinkan. Aeri tersenyum kecil dan menggeleng pelan, “aku lelah jika terus dipermainkan seperti ini, aku pun tak mau lebih lama menyakiti hati granny dan kedua orang tua kris…”

Mendengar ucapan gadis itu mengurungkan niat kris untuk kembali masuk dan lebih memilih duduk di depan kamar. Rasa bersalah pun kembali muncul, ia pun menyesal saat ego masih membelenggunya, seakan membutakan semuanya.

“kris?”

“a-amber?” amber tersenyum kecil dan ikut duduk disampingnya, sedikit heran melihat gadis itu yang baru lagi ia temui setelah pertengkaran besar tempo hari yang lalu kini ia kembali dengan membawa ranselnya. “maaf aku baru sempat menjenguknya sekarang…dan setelah ini aku akan kembali ke beijing”

“w-what?”

“aku akan kembali pulang ke rumah, dan janji tak akan meninggalkan rumah lagi…and you, please…take care of her, try to love her, because I know she love you too, kris…”

Kris tersenyum kecil dan mengangguk, “I know…” ucapnya sambil mengusap pelan rambut amber. Dan saat itu lah ia merasa kembali mendapat kekuatan untuk bisa membuktikan pada aeri bahwa ia mencintainya dan ia membutuhkannya…

***

Satu minggu kemudian…

“welcome home, dear~” ujar ms. Wu dan mr. wu yang sudah lebih dulu ke aparte aekris, menyiapkan surprise kecil dikepulangan aeri dari rumah sakit.

“o-omoni…”lirihnya makin terharu saat masih bisa menerima perhatian dari seorang ibu. Yang benar-benar merawat aeri, membantu semua keperluan aeri disaat sakit.

“ada yang masih kau perlukan lagi?” tanya ms. Wu setelah mengganti perban di tangan aeri. “aniyo…omoni…jeongmal gomawo”

“tugasku juga untuk merawat anak gadisku” balasnya sambil mengusap pipi aeri lembut. Kata-kata yang selama ini ingin ia dengar dari seorang ibu, langsung membuat air mata itu mengalir, “aeri…”

“baru kali ini…aku benar-benar merasakan bagaimana mempunyai seorang ibu…gomawo omoni…” isaknya, dan makin menangis pilu saat ms. Wu memeluknya, pelukan yang mungkin bisa menjadi pelukan terakhirnya karena setelah ia benar-benar sembuh, ia harus mengurus surat perceraiannya dengan kris.

Jika aku boleh meminta satu permintaan…aku hanya ingin keluarga ini tetap disampingku, Tuhan…

***

“benar kau baik-baik saja?” ujar minseok lewat telfon.

“ne~ oppa…” ucap aeri untuk kesekian kalinya. Minseok kembali diam dan bisa ia dengar helaan nafas berat dari pria itu, “oppa tenang saja, masih ada yerim, chanyeol, minyoung eonni…dan…kris…” ucap aeri makin pelan.

“secepatnya aku akan kembali ke seoul…” lirih minseok. Sejak kepulangan aeri pria itu sudah kembali ke china saat mendapat kabar ayah angkatnya jatuh sakit dan mau tak mau ia yang harus mengambil alih perusahaan.

“arraseo…aku menunggumu, oppa…” ucap aeri, sesaat keduanya terdiam, hingga minseok berkata, “aku selalu menyayangimu…aeri…” ucapnya, membuat aeri diam tertegun.

“o-oppa…”

“ah…aku harus kembali meeting, nanti oppa telfon lagi, eo?”

“n-ne…jaljaeo…” Aeri memandang lesu layar ponselnya, banyak hal yang memehuni pikirannya, perceraian, minseok dan perubahan sikap kris yang kini lebih perhatian padanya.

Perlahan aeri bangun dan dengan bertumpu pada dinding, ia berjalan keluar kamar. Mencari perban pengganti dan obat luka untuk kaki kirinya yang masih belum kering. “ugh! Dimana kotak obatnya?!” ujar aeri makin kesulitan mencari kotak obat dengan satu tangan serta langkah kaki yang masih sedikit pincang hingga tak ia sadari kehadiran kris yang baru kembali sehabis membeli makan.

Dengan diam pria itu mengankat tubuh aeri dan mendudukkannya di sofa, lalu ia berbalik ke lemari dekat dapur mengambil kotak obat tersebut. Saat ia hendak meraih tangan aeri, ditariknya lagi oleh aeri dan mengambil alih kotak obat tersebut. “aku bisa sendiri” ucapnya dingin.

“biar kubantu”

“tak perlu” ujarnya, bercampur rasa kesal dengan sikap kris dan sulit mengganti perban sendiri hingga membuat luka yang belum kering itu kembali mengeluarkan darah.

“biar aku saja-“

“jangan baik padaku!” teriak aeri, habis kesabaran.

Ia tarik paksa tangannya, tak peduli perban masih berantakan. Tak tinggal diam, kris berbalik memaksa aeri untuk kembali menghadapnya dan dengan diam membetulkan balutan perban ditangan gadis itu.

“cukup kris” ujar aeri bergetar dan emosi makin memuncak. kris masih menunduk, namun bisa ia lihat tetesan air mata yang jatuh ke baju aeri.

“…kau baik padaku…lalu kau acuhkan aku, kau baik padaku lagi lalu kau buang aku…mengatakan hal menyakitkan…apa yang kau mau dariku? Kau ingin kita bercerai…aku sanggupi…tapi kenapa kau seperti ini lagi?! Aku punya hati kris…dan aku bukan robot yang hanya menjadi pelamphh-“ ia bungkam bibir aeri dengan bibirnya. Reflex aeri memukul dada bidang kris, berusaha melepas ciuman pria itu yang hanya bisa menyakiti perasaannya lagi.

Kris melepas ciumannya perlahan, masih dengan jarak wajah mereka yang berdekatan, ia usap air mata yang mengalir di wajah aeri. “kau…kau pria jahat yang…pernah…kutemui…” isaknya, masih tak berucap, kris kembali mencium aeri, lebih lembut.

“selama ini aku hanya bisa diam…dan terus menghindar saat kau mulai menarik perhatianku…sulit bagiku untuk kembali bisa mengenal arti dari perasaan ini dan aku baru menyadarinya…aku mencintaimu aeri…” jelasnya, sesaat menghentikan isak tangis aeri. dengan pandangan sedikit kabur, bisa ia lihat wajah sendu pria itu, rasa bersalah dan tak ingin kehilangan.

Kris perlahan menarik tubuh aeri kedalam pelukannya, kembali membuat aeri menangis kencang dan makin kencang saat kris mengucapkan kata maaf dan “Wǒ ài nǐ…”

nzgddgn

***

Ya… Ada yang salah sejak awal, ada yang janggal sejak ikatan terjalin.

Tanpa cinta, tanpa hasrat, tanpa landasan apapun…

Dia bukan dia yang dulu, tidak akan pernah sama dan tidak akan berubah.

Dia yang kini bersamaku bukan sebuah reinkarnasi dirinya yang telah pergi..

Dia yang kini adalah manusia lain, dan dia adalah istriku.

Aku tidak mencintainya, bukan.. Aku belum mencintainya.

Tapi aku takut kehilangannya. Aku takut kehilangan untuk yang kedua kalinya…

Takut akan kesendirian yang seakan terus menghantuiku selama lima tahun ini…

***

Satu bulan berlalu setelah pengakuan hatiku padanya dan hubungan kami perlahan makin membaik. Meski pada awalnya ia masih belum percaya sepenuhnya padaku, takut aku akan bersikap dingin lagi padanya. Tapi dengan semua perhatian yang kuberikan, cukup membuatnya kembali percaya padaku.

Hari baru yang kulalui dengannya seperti aku menemukan cinta baru. Aeri memang berbeda dari josephine, tapi dengan perbedaan itulah yang kini membuat rasa cinta dalam hatiku terus berkembang.

“pantai~!” serunya saat mobil mulai memasuki kawasan pantai. Ya, saat ini chanyeol kembali mengajak kami ke villa miliknya, tanpa minseok tentunya. Bicara mengenai pria itu, aeri tak pernah lagi berhubungan dengannya dan aku pun tidak ada niatan untuk bertanya kemana dia pergi.

“sudah kau ganti plesternya?” tanyaku sebelum kami menuju pantai.

“eo~ kajja~ kali ini aku mau berenang”

“ya~ lukamu bagaimana?”

“sudah kering!” balasnya kekeuh dan berlari kecil menuju bibir pantai. Baru kusadari kini hanya aku dan aeri yang berada disini, “kemana mereka semua?” pikirku,

“kris! ppali~!” ujarnya menyuruhku ke pinggir pantai.

“kenapa mereka cepat menghilang?”

“haha…mereka punya acara sendiri” balasnya, aku terus memandang senyumnya, begitu manis. Sesaat kami sama-sama terdiam, sama-sama memandang hamparan laut luas, sampai ia berkata, “gomawo…”

“hn?” ia berbalik menatapku, “terimakasih karna kau sudah beri kesempatan untukku bisa mencintaimu…terimakasih karna kehadiranmu bisa memberikanku sebuah keluarga…” kuraih tangannya dan menariknya dalam pelukanku. “jangan pernah pergi jauh dariku” ucapku kembali menatapnya dan mendaratkan ciuman lembut di bibir manisnya…

***

Sedangkan dari kejauhan…

“tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi dari hubungan mereka bukan?” ujar chanyeol,

“eo~ syukurlah pria dingin itu bisa sadar, boleh saja ia masih tetap mencintai mantan kekasihnya itu, tapi hidup masih terus berjalan kan?” ujar yerim, chanyeol menunjukkan creepy smilenya, “aigo~ kenapa makin kesini kata-katamu makin bijaksana?” canda chanyeol, makin mengeratkan pelukan yerim dari belakang dan menaruh dagunya di salah satu bahu yerim.

“hmm…tapi sepertinya masih ada yang kurang dari hubungan mereka?” celetuk minyoung yang ada disebelahnya.

“eh?”

“aku berani taruhan kalau sampai detik ini kris masih belum menyentuh aeri” ujarnya yakin.

“chagiya…kau tidak sedang merencanakan hal yang aneh lagi kan?” seru sehun mulai takut dengan ide gila yang suka keluar dari otak kekasihnya ini.

“ah! Eonni kita gunakan game yang waktu itu aja!” seru yerim.

“geure! Demi cepat mendapat baby baru~!” seru minyoung, sementara kedua kekasih mereka hanya bisa menghela nafas pasrah.

Seperti yang direncanakan, malam hari seusai pesta barbeque keenamnya berkumpul di ruang tengah. “game truth or dare lagi??”

“yap~! Sudah siap?!” seru minyoung dan mulai memutar botol dan berheti tepat diarah sehun. “whoa~ sehunie~ truth or dare??”

“umm…t-truth”

“pernah kau merasa bosan menghadapi sikap minyoung eonni yang suka aneh?” celetuk yerim. “e-eh?”

“ppali!”

“t-tidak! Aku mencintainya apa adanya” ucap sehun seraya merangkul bahu minyoung.

“eyy~ kau begitu karna takut dengannya kan?” timal chanyeol.

“ya! park chanyeol!” seru minyoung gemas.

“haha~ lanjut putaran kedua” sela aeri dan kembali memutar botol tersebut hingga berhenti di arah kris. “truth or dare kris?” tanya aeri,

“…truth…” ucapnya, semua terdiam, memberik waktu bagi aeri yang sepertinya ingin bertanya satu hal penting padanya. “…saat aku baru sadar kemarin…apa yang kau lakukan dengan minseok oppa? Saat itu kalian sama-sama terluka?” tanya aeri, sedikit membuat terkejut, karena memang sampai saat ini masih menjadi teka-teki besar bagi aeri.

Kris diam sejenak lalu tersenyum dan menggengam erat tangan aeri, “aku hanya berusaha mempertahankan apa yang menjadi milikku”

“kyaaaa~ kalian itu kenapa jadi pasangan romantis?!” celetuk minyoung, aeri hanya diam menunduk dan tersipu malu. Kris bergantian memutar botol dan kini bergantian botol berhenti di aeri. “aeri, truth or dare?”

“truth!”

“hmm…apa kalian sudah buat program baby?!” celetuk chanyeol, begitu polosnya.

“e-eh?!”

“iya! Kapan aeri, kris??”

“i-itu…ya! tak adakah pertanyaan lain?!” seru aeri kembali memunculkan sifat aslinya dan memilih untuk menghabiskan satu botol soju karena tidak bisa menjawab pertanyaan.

***

“sudah kau minum obatnya?” tanya kris yang baru masuk ke dalam kamar, ikut duduk disamping aeri yang sedari tadi melamun di balkon. “eo~” jawabnya lesu. Pertanyaan mengenai ‘baby’ tadi terus memenuhi pikirannya. Sampai saat ini kris masih belum menyentuhnya, entah memang ingin fokus merawat aeri hingga benar-benar sembuh atau memang ia belum siap sampai ke tahap lebih tinggi?

“masih memikirkan pertanyaan tadi?” celetuk kris, aeri terkekeh dan mengangguk pelan. “tak hanya mereka, granny dan ibumu juga sudah menginginkannya bukan?”

“hmm…mempunyai seorang anak…”

“kalau aku punya anak nanti…aku berjanji akan menjadi ibu terbaik, membuat anakku benar-benar merasakan kasih sayang dariku tanpa kurang sedikitpun…aku ingin ia tumbuh dalam sebuah keluarga yang lengkap…” jelas aeri, ditatapnya sayang aeri, sedikit-banyaknya kris mengerti apa yang gadis ini rasakan. Tumbu di panti asuhan tanpa pernah ia tahu siapa orang tuanya.

“we’re gonna be the best parent in the world” janji kris. Sesaat keduanya terdiam dan saling menatap, tangan kris mengusap lembut pipi aeri dan mulai mendaratkan ciuman lembut di bibirnya.

Kedua tangan aeri mengalungi leher jenjang kris, menikmati tiap detik sensasi ciuman dari kris dan tanpa ia sadari kini tubuhnya sudah mendarat dengan manis di ranjang. Sesaat kris melepas ciumannya, memandang dalam gadis yang kini membuka lembaran baru dalam hidupnya… “aeri…” lirihnya dan kembali menciumnya.

***

Ciuman yang selalu membuatku tak ingin lepas, bagai candu tersendiri bagiku… Inikah saatnya memberikan semua yang ada pada diriku? Tanpa kata terucap, hanya mata yang berbicara. Semua sentuhan lembutnya mengartikan seberapa besar rasa sayangnya padaku. Sisi lain dari kris yang baru kuketahui.

“kris…hhhmp…” sekuat tenaga kutahan desah ini, bukan tidak mungkin bisa terdengar yang lainnya. Tapi tetap saja dia terus menggigit dan…menghisap leherku!

Kedua tangna besarnya mulai menyelusup dibalik kaosku, membuat ukiran hati diperutku hingga, “ughh…kris~”

Senyum kecil kulihat samar dibibirnya, wajahnya kembali mendekat padaku, mencium bibirku sedikit lama dan dengan husky voicenya ia berkata, “this time…you’ll be mine”

***

Deru nafas yang masih belum beraturan mengisi ruang kamar yang kini sunyi senyap. Perlahan ia keluarkan miliknya dan sedikit membuat kotor tempat tidur dengan bercak darah aeri. “maaf kalau membuatmu sakit” ujarnya sambil mengusap pipi aeri dengan jemarinya. “gwaenchana…apa ini yang pertama bagimu?”

“hmm…aku termasuk pria yang menjunjung tinggi virginitas seorang gadis”

“jinja? Tapi kenapa waktu itu hampir melakukannya padaku, padahal saat itu kau masih bersikap dingin padaku kan?”

“i-itu…”

“wae??” tanya aeri makin penasaran.

“itu karena…setiap aku mulai menciummu, sekali pun tak akan cukup gadis aneh” ujarnya menjawil hidung aeri.

“Hmm… Chakkaman…” kris kembali beranjak bangun dan memakai boxernya tetlebih dahulu sebelum mengambil gitar chanyeol yang kebetulan ada dikamar.

sambil menunggu pria itu bersiap dengan gitarnya, aeri sedikit membenarkan selimut yang membaluti tubuh polosnya dan duduk di tengah ranjang. “kuharap kau suka…” ucapnya dan mulai memetik gitar, menyanyikan sebuah lagu, lagu yang sederhana namun bermakna dalam bagi kris, untuk aeri…


I remember this night we had, outside on the grass us two (We were)
Gazin’ at stars who smiled as my eyes only turned towards you (I knew)
There was no one else I needed and my love’s never felt this way (I wasn’t)
Too sure if you would mind I was nervous but I had to say

(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world…

[ http://www.youtube.com/watch?v=1xvGG328HT4 ]

THE END.

Special thanks for @MyYesung824911 yang udah ngasih kata-kata dahsyatnya~~ *peluk nyak* hihii >> ketauan author gak bisa romantissss *peace* moga puas sama endingnya yang garing ini. BIG THANKS buat semua reader yang selama ini selalu nunggu ff abal ini, maaf kalo selalu lama publish ini ff *bow*
buat nc-nya juga, maap kalo garing abisan udah lama gak buat nc, jadi bingung merangkai kata~~😀 ready for the sequel?😉 hohoooo~

138 thoughts on “Crispy Wifey~! | Part 10 END [PG 15]

  1. syarah berkata:

    YA ! Eonni mataku banjir !!!!!!!

    Daebak…….. Keren top abis ….

    SEQUEL~ harus!
    Kris, I wanna eat you !

  2. Huaaa degdegan bacanya. So sweet thor, endingny keren ko walau stgh ga rela jg ceritany berakhir smp dsni.
    Gara2 ff ini aku jd suka baca ff dan jd kepoin EXO :’)

    It ko ad 2 thor? Tp yg 1 mst pke pw. Bedany ap thor?

    Dtgu cerita2 slnjtny.
    Dan brharap bgt ff ini ad sequelny😀
    *bow

  3. angrybird_wu berkata:

    Akhirnya terbit juga ffnya.ups maksudnya post setelah 1bulan nunggu2x bolak balik.
    Akhirnya happy end .selamat cinta aeri terbalas dan mempunyai kluarga yg indah
    Thor dibuat sequelnya dong.anaknya kris sama aeri.hehehehe.oh iya yng crispy pake pwd beda cerita atau sama thor??

  4. -c- aigoo~ bner” pnuh perjuangan si Aeri buat menangin hatinya mas angry bird hiks;)) tp smuanya gk sia”
    dmna ada kemauan disitu ada jlan, aeri daebak!! xD
    Minseok eottheokhae?? Baoxi oppa huhu
    YeolRim couple neomu jhoaaa>.<

  5. shellychibi berkata:

    hah,
    akhirnya tamat…
    Huhu
    sequel donk..

    thor,
    w mw mnta pswrd blh?
    Udah w inbox..

    thanks thor..

  6. Pacaldio berkata:

    Aaa akhirnya dipublish juga dan happy ending :33
    unni dirimu yang terbaik ‘-‘)9
    kata-katanya we o we menyentuh hati. Unnie ada sekuelnya ya?? Pas nnti dia punya baby ;;). Oh ya si miseok kemana? Kok ngilang gitu aja?. Unnie yg di proteksi itu yang mana lagi? Apa bedanya dengan yg engga di protek?. Sekali lagi thank unni sudah bikin ini ff🙂

  7. yuhuuuuu akhirnya dipublish juga ini ff hehe
    kereeen eonn🙂 tapi pas ending’a kurang apa gtu . kurang panjang juga eon pas di ending.

    yes aku siaaaapp untuk sequel’a hehee.. keep fighting ya eonn🙂

  8. cino berkata:

    terbitnya selalu aja pas di hari hari comeback ya, mulai dr munculnya kris yg sempet ilang smp yg br2 ini album exo hehe,,

    daebakkk bgt lahhh!!!!
    eon mw yg pw nya, cara dapetin passwordnya gmn ya?? *o*

  9. akhirnya end jugaaaa TuT sekian lama nunggu
    happy ending!!! yuhuuuuuu
    kris akhirnya ngaku juga kalo dia suka sma aeri–
    minseoknya kasian
    sini minseok mending sma aku aja ;’))))) wkwkwk
    ditunggu ff yang baru ya eon^^

  10. Purple Egg berkata:

    tamat, yeay!!!!!!!!!! \(^o^)/
    nice ending, akhirnya setelah sekian lama.. hihihi..
    bisa kali ya klo misalnya ending nya dibikin aeri akhirnya cerai, yerim putus dr chanyeol, trs jdlah krisyeol pasangan baru.. bahahahahaha *efek foto2 kemaren* ugh~ u.u

  11. Elfatu berkata:

    Hhaaa akhirnya malam pertama juga wkwk.. #mesum

    ada beruntung’y jg aeri kecelakaan, jdi mrka ga jdi cerai deh.. Hahaha

    sequel ya thor,, aku tunggu

    daadaah sampai bertemu lgi aekris

    hwaiting thor..🙂

  12. sari choi berkata:

    huwa akhirnya tamat juga,,
    happy ending… akhirnya kris sadar dan jujur juga kalo dia cinta sama aeri,,,
    perjuangan aeri gak sia-sia karena akhirnya mereka bersatu…

    mauuu sequeeelllnya…
    kehidupan mereka setelah saling cinta, punya anak…
    ditunggu sequelnya…

  13. YES I’M READY FOR SEQUEL HAHAHA
    ah ya ampuuun Kris
    akhirnya kau sadar juga bodoh /duak/
    kyaaaaaaaa aku senaaaaaang
    daebaaaak
    setelah di part2 awal aku mencaci kris sekarang aku ingin memujinya kkkk
    huwaaa kria kata2mu daebak *kata2 author aselinya* kkk
    this part

    Kris diam sejenak lalu tersenyum dan
    menggengam erat tangan aeri, “aku hanya
    berusaha mempertahankan apa yang menjadi
    milikku”

    astagaaaa kkkk
    Hayo sequelnya uda ada baby ya chingu kkk
    yap sekarang tggal nggu sequel and FF RinKyu kkk
    fighting ^^

  14. Novi utami berkata:

    End~ aigo. .Akhrnya bhgia jd kris sma aeri. Wah. . .Aku ska akhrnya. Eh. . .Thor, it yg d protect critanya beda kh?

  15. Leny fauziah berkata:

    Wa. . Ada squel x ya,mau. . Eon. . . .
    Eon,aq minta pw dong mau bca ff yg d’protec.aq kan udh d ats 20,hehe.bleh ya eonni, . .^_^

  16. estaa berkata:

    kyaa , sekian lama .hahaa
    bagus onnie tapi kurang panjang :p tp bersyukur karena happyend
    sekuelny boleh banget eonnie, aku akan selalu menunggu ahahahaha

  17. anyeong!!!!salam kenal oeni aku reader bru!!!*bow
    ff nya bgus2 tpi q bru komen d ff ini aku ngikutin lho oen!
    emang kalo yg bru gak bsa minta password ya oen?
    tpi aku beneran suka oeni bisa bikin q jadi kayak lg nonton sinetron hahaヽ(^。^)
    d tnggu sequel nya ya oen!!!

  18. SongRi berkata:

    finallyyyyy happy ending ^^
    ada sequel? yeyyyy ^u^
    awaited sequel Crispy Wifey, mau liat si aekris punya baby😄

  19. magnaelover berkata:

    I’m ready for sequel !!!!!
    Aekris forever !
    By the way aku minta pw yang protect ya hehehe …
    Oh ya kenapa di sini kayanya maksa banget jalan ceritanya ?
    Alurnya cepet banget !!! Terus kurang penggambaran latar-latarnya, tiba-tiba udah pindah tempat aja … Semoga sequelnya lebih baik dari ini ya …

  20. Eonnnn, koq ga buat Aeri amnesia sementaraaa… biar Kris merasa gimana gtu…. ahahha*evill
    aduhhh Eon dikit banget sihh peran Kris disini,,, banyak diamnaa…
    tapi dia akhirna Kris sadar kalau dia ga mw kehilangan untuk kedua kalinya… so sweet bgt endingnya.. walau sedikit garing.. hehe*mian eon*
    truss ga relaa Crispy Wifey berakhir kyk gtu…. hikz TT
    lanjutkan lagiii eonnn… ntr sequelna yang panjang yahhh… hehe*masihh ga relaa end na..

    eon minta pwna donk??😀

    trus eon buat cerita AeKris lagii yahh.. kmrn kan ada cerita Aekris yang Krisna jadi masuk EXO ituu.. nihh kan Exo lagii comeback, jadii buat ceritana donkk eon??

    hehe.. mian eon byk permintaan >.<..

    eon bb na ga pake lagii yahh???

  21. Shae rin berkata:

    Bakalan ada sequel???bener nih oen??kalo bener, jngan lama2. . .
    Akhir.a mreka bisa brsama, ,sweet banget deh ya, ,
    trus minseok gmana kbar.a nih?,

  22. omo omo omo~~ aeri kris kalian so sweet bgt….

    tuh kan kris kalo udah kyk gtu aja langsung perhatian, dr dlu kemana aja ;3

    tingkah lucu yerim-chanyeol minyoung-sehun jadi bumbu (?) trsendiri buat cerita ini😄

    Keren nih ff-nya gak sia-sia aku nunggu updatenya lg lumayan lama XDD

    siap menunggu sekuel eon XDD

  23. faiqa andien berkata:

    huuuwwaaaaa……akhirnyaaaaa ^^
    setelah hampir tiap hari buka linkx buat nunggu part 10 , akhirnya muncul jg…
    Emang butuh sequel neh Thor…slx bagian Krisx dikit neh…
    tp…endingnya dah keren bngt kok, lbh romantis dikit lg dong Thor ( *di lempat piring sama Author, krn banyak mintax ^^” )
    Sequelx di tunggu ya…jng di peotect klo bisa…hehe…
    gomawo Author yang uda bisa buat aq masuk ke dalam jln ceritax…^^
    Authorx…daebaakkkk….

  24. olgaaa berkata:

    DAEBAKKK!!! Eonnie, keren bangetttt!! Eh eonnie, minta pw yg 1 lagi dungg, aku udah cukup umur kok, udah 23, hihihi, ditunggu yaa

  25. stefani berkata:

    wahhhhhh…… kerennnnnn,,,
    happy ending deh….
    sequel ya chingu,,,
    plisss….
    aq suka AeKris Couple,

  26. Ling_Key berkata:

    Brasa jadi Aeri, pengen bgt punya suami setampan Kris,haha
    AiGO… Mataku melihat adegan itu @.@
    Akhirnya yg lama ditunggu muncul juga, I Love It so much,meski agak sesek jg y
    sequelnya jangan nyesek2 y? Udah bahagia gtu kyaknya:-)
    Oh iya eonn minta PW yg diprotek, boleh y? DM aja, ke @ling_key, aq udah follow eonn kok

  27. Sebelumnya aku boleh tanya, apa bedanya part 10 yang engga di pw sama yang dikasih pw??~~

    Ada perasaan sedih pas part 10 adalah akhir dari cerita Aeri sama Kris😦 tapi kok pendek ya? banyakan kata2 (lirik lagu, dll) hahaha *protes mulu*

    Oooh, aku berharap ada cerita ff lagi tentang mereka dengan alur yang berbeda …~o~
    aku senang mengikuti setiap kelanjutan ff ini~🙂

  28. yoondubong berkata:

    mianhae baru bisa komen di chapter ending ^^
    well, ini salah satu ff yg masuk list favourite aku sebenernya ^^
    jalan cerita yang greget dan gaya tulisan yang oke bikin nagih dan ga bosen buat baca berulang ulang ^^
    sukses terus buat ff nya ~~~ ^^

  29. Sankyoongee berkata:

    Akhrx udah sekian lama end juga
    ^_^
    gomawo thor udah mw selesain nich ff!
    Next sequel te2p aku tunggu

  30. yahh.. udah ending ya *sedih
    tp nice ending

    bagian yg paling aku suka
    waktu game truth or dare
    kris nya bilang “aku cuma mempertahankan apa yang jadi miliku”
    owooooowwooo krisseu

    couple aeri-kris bikin addicted
    need sequel please

  31. Nieza Kim berkata:

    part 10 nya ada 2 ya ,,
    boleh minta pw nya kan..🙂
    .
    Waktu aeri kecelakaan jantungku dag-dig-dug ,, kira.in nasibnya bakal sama dengan josephine ,, sad ending dong jadinya ,,
    untung perkiraanku salah ,, hihihihi ,,😉
    ditunggu sequelnya..😀

  32. huznawati berkata:

    dah lama bnget nunggu ff nich…. eh pas tau hrus msukin pw kecewa sich tapi untungnya sekarang dah bisa baca……. keren,,,

  33. ending yg mengharukan😥
    author daebak !!
    semoga sequelnya cepet dikeluarin yah😉 soalnya aku sllu nunggu aekris.
    sebelumnya gomawo author🙂 krna brkat ff ini aku jdi sngat” suka sma kris ^^ he’s gorgeous, adorable and awesome ¤_¤
    mian aku baru smpet bca skrg, jgn lupa sequel scptnya yah😉 keep fighting !!

  34. taeminuna berkata:

    Kirain ini bakal belum tamat dan masih beberapa chapter lagi. Walaupun agak kurang detail sedikit dan agak buru2 tapi ini tetep oke kok.
    Bakal ada sekuel? Ditunggu!!

    Ada project ff baru lagikah? Gimana make Kris lagi atau member EXO lainnya as a maincast.
    Si epil dipensiunin dulu aja yang muda2 lebih segerrrr *dibuang Kyu ke Mars*

    Btw yg diprotect pwnya by email or twitter?

  35. Udah end udah end udah end.. Akhirnya kris sadar juga kan kalo dia suka aeri, kenapa mesti aerinya ampe sakit dulu sih baru ngerasa peduli. Pasti bakalan kangen ff tentang mereka. Dita eonni sequel ya boleh boleh😀

  36. Diana Park berkata:

    Akhirnya….bs bc, kmrn d protek,
    happy end…thanx ya thor, smg sequelny bs cpt publish ya..hwaiting!!!
    Kira2 konflikny ntar apa ya???
    Minseok dah nyerah ya thor??

  37. nita berkata:

    Hello author ff nya daebak dari part 1 sampe end feel nya dapet suka banget, bikin sequel donk thor kisah kehidupan rumah tangganya

  38. Indahjoo berkata:

    Kyaaa~ happy ending :):)
    selamet ya kris,akhirnya sadar juga wkwk
    aeri.. penantiannya ga sia sia😀

    Chukae~
    ditunggu sequelnya thor ^^
    AeKris Jjang!!

  39. Nadilia berkata:

    happy ending!!
    horeeee #plak haha
    keren banget eon sumpah. makin cinta deh sm author hihihi
    sequel , sequel , sequel !!
    aku tunggu ya🙂

  40. hyerasong berkata:

    Annyeong reader baru maaf ya eon aku baru komen dipart ini soalnya aku bacanya ngebut kalo komen satu-satu aku bingung mau komen apa soalnya udah ada lanjutannya hehehe bener-bener ya eon ffnya seru abis ditunggu sequelnya loh ^^

  41. aaaaaaaa. aku gak tau masa kalo udah selesai. ==” pengingatnya di email yang satunya soalnya dan udah lama ga buka email itu. anyway, chukhae aekris. akhirnya kalian bersatu. >////< dan bisa melakukan ini itu. xixixi. yes yes! need sekuel!! pengen tahu rupanya baby aekris. hihi

  42. im wait for this ff huaa akhirnya end jugaa *terharu
    ituuu si kris bkin aku leleh eon *melt , paling suka adegan berantemnya si kris sma baozi wkwk *bayangin O.O
    di tunggu sekuelnyaaa~ *bwa baner ‘-‘
    hwaitiing eon ‘-‘9

  43. FAUSTINAAA berkata:

    itu, part 10 yg di protect sama yg ini apa bedanya? tadi sih aku udah kirim email gitu buat minta pw. tp ini ada yg gak diprotect .__.

    huaaa,, nice!! happy ending >< ada sequelnya kah? ada dong ada :3

  44. baru inget nama WP y lg setelah ilang dr otak tau ff y n nyari2 tp lupa ma nama WP y kd ketinggaln baca deh…
    seneng y kris haduh asik bener abis malam pertama langsung dinyanyiin pake main gitar mantap…
    kris Aeri y harus ketimoah musibah dulu baru dia sadar klo dia cinta ma Aeri…
    Paus sama ending yg bahagia Aeri punya keluarga lengkap deh n tinggal proses punya Baby…
    baca ff ini pas mau buka puasa jd baca y yg ngak ada Nc y hehehe
    baca yg ada NC y nanti setelah lebaran kikiki…

  45. Robinxhinkyuarchibald berkata:

    Eonnniii wajib seq.. Si aekris blum pnya baby trus si min seok jga gag jlas nsb’a..
    Eonn jgn lma2 seq’a yahh pnsarannnnn akut
    fighting

  46. kim ryesa berkata:

    wah bagus bgt min, pengen dunk jd aeri ny wkwkwkwkwk, keren bgt min critanya gk bosenen wlpun dbca trz , next fanfic lain dtnggu thor
    btw ending lagu yg dnyanyiin kris jdulny apa? bls please ^.^

  47. dheka berkata:

    Ha eonn, aku baca FF ini, rrrr suka bgt sama jalan ceritanyaa, aku as always kalo comment pasti selalu di part end, krn aku bingung tkt spam kalo comment ditiap partnya, hahaha. Ditunggu bgt squel nyaaaa yaaaaaa pleaseeee:'( *nangis2 sambil narik baju author* hahaha

  48. affiasca98 berkata:

    Hai kak, I’m new reader here hehehe.
    Sebelumnya maaaffff banget baru komen di part ini. Baca ff ini juga aku ngebut disela sela tugas sekolah yang menggunung-_-
    Serius deh, part ini menurut aku part yang paling ngena feelnya. Sampe nangis aku wk-,- dan bahkan bekas air mata juga masih blm kering dan bantal masih basah grgr part ini kkkk.
    Duh finally ya kris sama aeri bener bener bersatu setelah melewati pergalauan(?) kris kkk.
    Oh iya it would be great if you make sequel for this ff hehehe that’s just my suggest.
    Duh bingung mau komen apalagi selain I will wait for the sequel

    • gpp, yang penting sempetin komen, heheee…
      makasii yaaa~ sequel udah ada bayangan ceritanya, cuma kyknya makan waktu lama, karna sibuk ngantor dan kuliah, moga sabar nunggu yaaa🙂

  49. ean berkata:

    eonni,
    klw bisa dibuatin sequelnya dong..
    penasaran sm kelanjutan rumah tangga mereka😀

    utk part nc nya aku minta pw nya dong eon..
    Udh email tp blm ada balasan . . .

  50. authooorrr-ssi…. kenapa end???
    pertama mianhae baru komen di part akhir.. terlena dengan cerita soanya…
    author-ssi pleasse SEQUELLLLLLL………
    author-ssi boleh minta PW utk nc-nya ?😉
    ehehehe…..
    PLEASE SEQUELLLL

  51. kang hae ra berkata:

    yeayy…akhirnya happ end, tp ttp gmn gtu ama min seok oppa duh oppa buruan cari pengganti aeri ya jgn kyk kris, move on nya lama bener dah…hehehe
    tp itu kenapa, suho,d.o sm luhan dibawa-bawa jg, aeri laris bgt tuh kayaknya mau dijodohin sm anak2 exo…hahaha
    btw, ak suka banget lah, eon, sm ff ini, bagus ceritanya, ada seneng, sedih, lucu jg
    daebak lah😀

  52. kereen aaah sumpah lope2 sm nih ff. btw kenalin dulu aku readers baru, maap bru koment skrg aku suka banget ffnya sumpah demi apapun haha. aku pendatang bru diblog ini, dan nextnya aku mau bca ff yg castnya kyuhyun tp ada sbagian yg diprotect bisa ga tolong pwnya aku pen banget bacanya makasih🙂

  53. abel berkata:

    akhrny selsai jg,, 1 kta wt author daebaak
    Mianhe ru komen pas part” trakhr bis lola sih
    Blh minta pswdnya wt ff yg d.protec

  54. Grace berkata:

    Fufufu daebak !!!
    Ini Ff kris yang paling daebak yg pernah aku baca ! Suer
    nyari ff kaya buatan author susahnya minta ampun !!! Berkreasi terus thor😀

  55. sala, kenal,,,saya pengunjung baru blog ini,,,awalny iseng iseng cari referensi FF…nah nemu blog ini,,langsung aja baca,,,,aq sdh baca dr part 1-10 dan suka sama jalan ceritanyaaaa….
    semangat nulis ya..
    mohon izin untuk baca baca smua FF mu yaaa…

  56. suka suka suka ending nya >.<
    walau ada air mata dlu gg masalah yg penting berakhir dengan bahagia😀
    wah akhirnya bsa jga malam pertama nya ^^
    ehh tpi gimana am xiumin dy blum tau kah kl aeri gg jd cerai am kris ???!!
    ada after story nya kah ???????!!
    wah aq suka banget deh am ff nie (y)
    ayoo bikin lgy , kkkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s